แชร์

Bab 6 Suguhan Mbak Tini (2)

ผู้เขียน: Irbapiko
last update วันที่เผยแพร่: 2025-12-20 08:05:47

“Ayo, Mas Arya, lanjutin pijatnya!” pinta Mbak Tini yang jelas makin tak tahan melihat betapa gugupnya Arya. “Mas Arya belum pernah liat perempuan kayak gini, ya?”

Ucap Mbak Tini yang terus menggoda, padahal Mbak Tini tahu bahwa Arya kemarin malam mengintip persetubuhannya dengan Pak Dirman.

“Anu, Mbak ... belum, Mbak!” Arya masih sambil gemetaran meski kemarin malam ia sudah melihat tubuh telanjang Mbak Tini saat bercinta dengan Pak Dirman.

“Hemm ... pasti punya Mas Arya sudah tegang tuh!” uca
อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป
บทที่ถูกล็อก
ความคิดเห็น (24)
goodnovel comment avatar
Tgk Hi Dayah
Ayo lanjut..!
goodnovel comment avatar
Bara Puma
iya bener enak kisah nya..seruuu...
goodnovel comment avatar
Bara Puma
seharus nya sama majikan dulu.........
ดูความคิดเห็นทั้งหมด

บทล่าสุด

  • Gairah Sopir dan Majikan   Bab 939 Penghargaan Tokoh Logistik Nasional

    Lampu sorot megah berpendar keemasan membelah ruang Grand Ballroom Hotel Mulia Jakarta Pusat.Ratusan pengusaha transportasi, pejabat kementerian, dan direktur korporat papan atas duduk memenuhi barisan kursi VIP.Suara pembawa acara bergema lantang melalui pengeras suara, membacakan nominasi utama malam penganugerahan Asosiasi Logistik Nasional."Pemenang penghargaan Tokoh Logistik Terbaik dan Paling Inspiratif Nasional tahun ini jatuh kepada... Bapak Arya Baswira dari Marunda Fast!" seru pembawa acara.Tepuk tangan gemuruh membahana memenuhi seluruh ruangan, diiringi alunan musik instrumental bernada kemenangan yang megah.Arya Baswira berdiri tegap melangkah dari meja VIP, mengenakan setelan jas hitam elegan yang mencetak bahu kekar dan dada bidangnya.Di sampingnya, Sonya Baskoro tampil sangat memukau mengenakan gaun malam sutra bernuansa merah marun yang

  • Gairah Sopir dan Majikan   Bab 938 Ketegangan Kepergok dan Bahagia Pagi

    Celah sinar lampu dapur bersih makin melebar saat daun pintu kayu garasi terdorong dua inci.Sonya Baskoro membelalakkan matanya panik, menahan napas rapat-rapat sambil merapatkan tubuh mewahnya di dada bidang Arya."M-mas Arya... Bi Suci makin dekat... Gimana ini?!" bisik Sonya gagap gemetaran menahan jantungnya yang berdebar kencang.Arya Baswira menyunggingkan seringai Alpha penuh ketenangan, mencengkeram lembut pinggang Sonya lalu menggeser tubuh mereka ke balik pilar garasi.Tangan tegap mantan supir pangkalan itu dengan cepat menyambar tombol kunci pintu garasi otomatis, lalu melangkah santai keluar dari balik bayangan."Bi Suci? Belum tidur jam segini?" sapa Arya bersuara berat nan tenang memecah keheningan.Pintu kayu terdorong penuh, memperlihatkan Bi Suci yang memegang gelas kosong sambil melompat kaget melihat Arya."Waduhhh! K

  • Gairah Sopir dan Majikan   Bab 937 Gairah di Garasi

    Lampu taman rumah mewah itu berpendar remang, membiarkan sudut-sudut garasi privat yang baru dirapikan tenggelam dalam keheningan malam.Jarum jam di dinding korporat ruang tengah sudah menunjukkan pukul sebelas malam lewat.Anya dan Baswira Junior sudah tertidur nyenyak di lantai atas, menyisa desah napas halus dalam kamar yang tenang.Di sudut garasi, Alphard hitam mulus terparkir gagah di atas lantai granit abu-abu yang mengkilap.Arya Baswira berdiri di dekat lemari penyimpanan alat, mengenakan kemeja seragam supir pangkalan warna biru tua milik kerjanya dulu.Kemeja berlogo Marunda Fast itu melekat pas mencetak dada tegap, bahu kokoh, dan lengan kekarnya yang kekar berurat.Sonya Baskoro melangkah anggun mendekati Alphard, mengenakan gaun malam sutra tipis hitam berpotongan rendah yang sangat menggoda.Matanya memancarkan binar lapar

  • Gairah Sopir dan Majikan   Bab 936 Proyek Renovasi di Garasi

    Deru mesin peralatan tukang dan dentupan palu berdengung hangat di area samping rumah mewah Limo sejak pagi hari.Arya Baswira berdiri tegap di tengah pelataran garasi seluas tiga ratus meter persegi yang sedang ditata ulang.Kemeja kerjanya sudah dilepas, menyisakan kaos oblong hitam tanpa lengan yang memperlihatkan lekuk otot bahu tegap dan dada bidangnya.Keringat dingin membasahi leher dan punggung kekarnya, memancarkan aura ketangguhan pria pangkalan sejati.Tangan kapalan mantan supir itu memegang lembaran denah arsitektur garasi dua lantai berkonsep kanopi otomatis."Perkuat tiang penyangga baja bagian timur dua senti lagi, Pak Maman!" komando Arya berbariton berat."Siap, Pak Arya! Landasan beton bawah sudah selesai kita cor tebal!" jawab kepala tukang mengacungkan jempol.Slamet melangkah mendekat membawa dua kaleng cat pelapis a

  • Gairah Sopir dan Majikan   Bab 935 Puncak Kejayaan Semester Pertama

    Ruang rapat pleno lantai tiga kantor pusat Marunda Fast tampak dipenuhi suasana haru dan ketegangan yang membuncah.Layar proyektor raksasa di dinding utama menampilkan angka profitabilitas bersih perusahaan yang melonjak seratus lima puluh persen.Seluruh jajaran komisaris, manajer operasional, hingga perwakilan supir pangkalan duduk mengelilingi meja oval kayu mahoni.Sonya Baskoro berdiri anggun di ujung meja, memancarkan aura Ratu Besi yang sangat berwibawa dengan gaun blazer hitam emas.Di samping kirinya, Arya Baswira duduk tegap mengenakan kemeja batik warna gelap, memancarkan kharisma penguasa pangkalan sejati."Berdasarkan hasil audit akhir semester pertama... Marunda Fast berhasil mencatatkan rekor keuntungan tertinggi dalam sejarah!" seru Sonya.Suara tepuk tangan gemuruh seketika membahana memenuhi seluruh sudut ruangan, disambut sorak-sorai antus

  • Gairah Sopir dan Majikan   Bab 934 Pesta Ultah Pertama Slamet Junior

    Deretan balon warna-warni dan hiasan pita kain tergantung rapi di pelataran rumah kontrakan dua lantai milik Slamet.Aroma harum kue bolu kukus dan nasi tumpeng kuning hangat memenuhi seluruh ruangan tamu yang kini terasa lapang.Seluruh jajaran pimpinan utama Marunda Fast hadir berkumpul merayakan hari ulang tahun pertama putra tunggal Slamet dan Cindy.Arya Baswira melangkah masuk memimpin rombongan, menggendong Baswira Junior sambil menuntun jemari kecil Anya.Di sampingnya, Sonya Baskoro tampil sangat anggun mengenakan gaun santai sutra bernuansa krem yang memikat perhatian.Brian Baskoro dan Jessy menyusul dari belakang bersama Baskoro Junior, membawa kado mainan edukatif berukuran besar."Waduhhh! Selamat datang Bos Arya! Selamat datang Bu Sonya, Mas Brian, Mba Jessy!" seru Slamet menyambut riang di pintu."Selamat ulang tahun untuk

บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status