Home / Romansa / Gairah Terlarang Calon Mertua / Bab 332 Hasrat yang Tak Tertahan

Share

Bab 332 Hasrat yang Tak Tertahan

Author: Cynta
last update Last Updated: 2026-02-21 21:12:18

Trustin masih berdiri mematung di depan Sarah, jantungnya berdegup kencang, sebuah perasaan yang sudah puluhan tahun tidak ia rasakan sehebat ini. Ia menatap lekat-lekat mata Sarah yang tampak berkaca-kaca namun penuh keinginan.

​"Sarah... Aku bertanya sekali lagi," suara Trustin merendah, terdengar berat dan penuh tekanan emosi. Ia menarik pinggang Sarah hingga tubuh wanita itu menempel sempurna pada dadanya yang bidang. "Apa kamu benar-benar menginginkan waktu berduaan denganku? Hanya kita b
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Gairah Terlarang Calon Mertua   Bab 338 Bagaimana Keadaan Mereka?! 

    Denzel segera berbalik dan berlari secepat kilat menuju ruangan sebelah. Di koridor, ia melihat tumpukan mayat musuh yang sudah dilumpuhkan tim elitnya. ​"Jaga pintu ini! Siapa pun yang berani mendekat tanpa izin, tembak di tempat!" perintah Denzel pada dua anggota tim elit yang berjaga di depan kamar Audrey. ​Denzel membuka pintu kamar Audrey dengan kasar. "Audrey!" ​Di dalam, ruangan Denzel melihat Audrey sedang duduk di pojok tempat tidur, meringkuk sambil mendekap erat bayi Kenneth di dadanya. Tubuhnya gemetar hebat, air mata membasahi wajahnya yang pucat. ​"D-Denzel?" suara Audrey bergetar, hampir tidak terdengar di tengah isak tangisnya. ​Denzel langsung menjatuhkan senjatanya ke lantai dan berlari ke arah istrinya. Ia naik ke atas tempat tidur, melingkarkan lengan kokohnya di sekeliling Audrey dan Kenneth. Ia memeluk mereka begitu erat, seolah ingin menyatukan tubuh mereka ke dalam dadanya. ​"Aku di sini, Sayang... Aku di sini. Maafkan aku, aku terlambat," bisik Denzel pa

  • Gairah Terlarang Calon Mertua   Bab 337 Kekacauan di Ruang VVIP

    ​Jendela kamar yang berada di lantai lima itu sudah pecah. Dua orang pria bertopeng sedang mencoba menarik Elena yang berontak di atas tempat tidur, sementara Sarah tergeletak pingsan di lantai dengan luka di kepalanya. ​"LEPASKAN ISTRKU!" teriak Aiden menggelegar. Aiden mencabut pistol dari balik jasnya dan melepaskan tembakan presisi yang menghantam bahu salah satu penculik. Namun, penculik yang satu lagi dengan cepat menarik Elena dan menodongkan pisau tepat di leher istrinya yang sedang pucat pasi. ​"Mundur! Atau istrimu dan bayi di perutnya akan mati sekarang juga!" teriak si penculik dengan suara parau. ​Elena menatap Aiden dengan mata yang penuh ketakutan. "Aiden... Tolong..." ​Di saat yang sama, Denzel dan Trustin sampai di pintu. Trustin langsung berlari menghampiri Sarah yang tidak sadarkan diri, sementara Denzel berdiri di samping Aiden dengan senjata teracung. ​Namun, sesuatu yang lebih mengerikan terjadi. Dari arah luar jendela, terdengar suara helikopter yang mende

  • Gairah Terlarang Calon Mertua   Bab 336 Pemandangan yang Menegangkan

    ​Dokter Maya melepas stetoskopnya dan menatap Aiden dengan ekspresi serius. "Tekanan darahnya sedikit rendah, mungkin karena syok dan kelelahan fisik semalam. Tapi ada hal lain yang perlu kita perhatikan. Elena, apakah kamu merasa ada rasa nyeri di perut bagian bawah?" ​Elena mengangguk pelan. "Sedikit, Dok. Seperti kram." ​Wajah Aiden semakin pucat. Ia menatap Denzel, seolah mencari pegangan. Denzel hanya mengangguk kecil, memberikan kekuatan pada putranya itu. ​"Kita harus melakukan USG ulang untuk memastikan kondisi janinnya. Kejadian pengejaran di hutan semalam pasti memberikan tekanan yang luar biasa pada rahimnya yang masih sangat muda," jelas Dokter Maya. ​Aiden bangkit, ia hendak menggendong Elena menuju ruang radiologi, namun pintu kamar tiba-tiba terbuka kembali. Trustin dan Sarah muncul dengan napas yang sedikit terengah-engah, wajah mereka tampak berseri namun seketika berubah saat melihat situasi di dalam ruangan. ​"Ada apa ini? Kenapa Elena diperiksa?" tanya Trustin

  • Gairah Terlarang Calon Mertua   Bab 335 Cukup Rasakan Milikku

    ​Trustin mendengus keras setelah membaca pesan masuk dari Auden, ia melempar ponselnya kembali ke atas nakas dengan perasaan campur aduk antara kesal dan geli. Pesan dari Aiden benar-benar merusak suasana romantis yang baru saja ia bangun kembali bersama Sarah. ​"Ada apa, Trustin? Kenapa wajahmu jadi merah begitu?" tanya Sarah sambil menarik selimut untuk menutupi dadanya, matanya menatap Trustin dengan rasa ingin tahu yang polos. ​Trustin menoleh, menatap Sarah yang tampak begitu cantik dengan rambut berantakan di atas bantal. Ia menghela napas panjang, lalu menarik Sarah kembali ke dalam pelukannya. "Anak itu... Aiden benar-benar tidak punya sopan santun. Dia menyuruhku mengambil 'pengaman' di kamarnya. Dia pikir papanya ini sudah tidak sanggup mengurus hal seperti itu sendiri?" ​Sarah tertegun sejenak, lalu tawa renyahnya pecah. Ia menutupi mulutnya, mencoba meredam tawa yang membuat bahunya berguncang. "Astaga, Aiden benar-benar perhatian dengan caranya sendiri. Tapi Trustin, m

  • Gairah Terlarang Calon Mertua   Bab 334 Pertama Kalinya..?! 

    Sarah mengangguk pelan, air mata haru sedikit menggenang di sudut matanya. "Aku menunggumu, Trustin. Meski aku pikir kamu tidak akan pernah hadir untuk ku, tapi hatiku tidak pernah bisa menerima pria lain. Aku menyimpan semuanya... Hanya untukmu." “Ini pertama kalinya untukmu?!” tanya Trustin sekali lagi. Sarah mengangguk pelan, “Iya Trustin..” jawabnya lirih. ​Hati Trustin bergetar hebat. Rasa bersalah dan cinta yang luar biasa bercampur menjadi satu. Ia tidak menyangka kesetiaan Sarah begitu murni hingga menjaga kesuciannya selama puluhan tahun. Trustin mengecup kening Sarah dengan sangat lama, menyalurkan rasa hormat dan cintanya. ​"Terima kasih, Sarah... Terima kasih telah menungguku. Aku berjanji akan melakukannya dengan sangat lembut," bisik Trustin dengan suara yang semakin berat oleh hasrat. ​Trustin kembali memulai dengan ciuman yang lebih lembut namun penuh gairah. Ia menjelajahi setiap inci tubuh Sarah, memastikan wanita itu merasa nyaman dan menikmatinya. Saat Trus

  • Gairah Terlarang Calon Mertua   Bab 333 Malam Penuh Gairah

    Saat sampai di dalam, suasana mansion tampak jauh lebih tenang. Aiden dan Elena ternyata sudah lebih dulu sampai dan sedang duduk di sofa ruang tengah sambil menikmati teh hangat. Aiden tampak sedang mengusap perut Elena dengan sangat protektif, sementara Elena menyandarkan kepalanya di bahu Aiden. ​"Wah, calon pengantin baru kita sudah pulang!" goda Aiden saat melihat Trustin masuk sambil menggandeng erat tangan Sarah. ​Trustin mendengus pelan, namun ia tersenyum sambil melangkah menghampiri mereka. "Bagaimana keadaanmu, Elena? Bayimu baik-baik saja, kan?" ​Elena tersenyum cerah. "Dokter bilang semuanya baik, Papa Trustin. Hanya perlu istirahat total selama beberapa hari ke depan. Aiden benar-benar tidak membiarkanku berdiri lebih dari lima menit." ​"Tentu saja! Aku tidak mau mengambil resiko lagi," sahut Aiden sambil mengecup kening Elena dengan penuh gairah. Ia kemudian menatap Trustin dengan tatapan penuh arti. "Jadi, Papa... Apakah kamar utama sudah siap untuk tamu istimewa?"

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status