Beranda / Fantasi / Geger Kahyangan / 478.Pintu Rahasia

Share

478.Pintu Rahasia

Penulis: Gibran
last update Tanggal publikasi: 2025-04-19 10:04:24

Raksasa es menatap kearah raksasa merah yang sudah keluar dari dalam lingkaran merah. Kedua mata raksasa itu menyala biru sebelum dia menyemburkan bola biru dari dalam mulutnya yang memancarkan cahaya dingin.

Duaaarrr!!!

Bola besar itu pun menghantam perut raksasa merah hingga membuatnya terpental ke belakang dan menabrak perisai yang melindungi reruntuhan kuno.

Zrrttt! BLAAARRRRR!!!

Tubuh raksasa merah kembali terpental setelah tubuhnya menghantam perisai kuning dari reruntuhan kuno. Rupanya p
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Geger Kahyangan   970.Naga Petir Terkuat

    Aung Ma menatap kearah Alessa yang sudah berada di dalam arena pertarungan. Seringai menghiasi bibir pria tersebut. "Cih, kau sama sombongnya dengan teman bodohmu itu." ucapnya dengan nada sinis.Tak ada suara, tiba-tiba tubuh Alessa lenyap dari pandangan mata membuat Aung Ma terkejut dan langsung menciptakan perisai api yang mengelilingi dirinya.Duar!Terdengar suara ledakan keras dari arah atas perisai. Aung Ma terkejut dan menatap kearah atas. Namun ledakan kembali terjadi di sisi sebelah kanan. Duar!Aung Ma kembali terkejut kemudian menoleh. Namun lagi-lagi dia tak bisa melihat keberadaan lawan. Yang ada hanyalah aura petir di sekitar bekas ledakan."Apa yang tengah dia lakukan dasar bodoh! Serangan mu tak akan mempan pada perisai api milikku!" ucap Aung Ma.Alessa terus menyerang dari berbagai arah dan berbagai titik membuat para penonton bingung dengan apa yang tengah wanita itu lakukan.Berbeda dengan para penonton yang tidak tahu siasat apa yang Alessa rencanakan. Batara

  • Geger Kahyangan   969.Aung Ma

    Kong Li menoleh ke atas. Dia terkejut saat Tombak Petir Raksasa melesat begitu cepat kearahnya. Dewa Gajah Emas itu pun tak sempat untuk menahan serangan tersebut sehingga tombak itu menghujam tubuhnya dengan telak.BLEGAR!Ledakan besar terjadi setelah Tombak raksasa itu menembus tubuh Kong Li. Teman-temannya menatap tanpa kedip menyaksikan Dewa Gajah Emas itu terkena serangan.Icarus melayang di udara menatap kearah bawah sana. Kedua matanya menyala melihat Kong Li yang kini sudah kembali seperti semula namun dalam keadaan tubuh berlubang."Pertahanan nya memang sangat kuat. Bahkan setelah menerima serangan dariku, dia masih dalam keadaan hidup. Sungguh menakjubkan." batin Icarus. Saat dia hendak mengerahkan kekuatan kembali untuk menyerang, tiba-tiba Kong Li mengangkat tangannya pertanda dia telah menyerah karena lukaya yang terlalu parah dan tentu saja dia tak bisa lagi melanjutkan pertarungan. "PERTARUNGAN PERTAMA DI MENANGKAN OLEH ICARUS DI KUIL NAGA PETIR!" seru Poseidon.Par

  • Geger Kahyangan   968.Icarus Vs Kong Li

    Poseidon mempersilahkan kelompok yang memegang plat Giok nomor satu untuk sama-sama naik ke arena pertarungan yang megah. Para Dewa yang menyaksikan terlihat tegang, menebak-nebak, kelompok mana yang akan naik untuk bertarung lebih dulu.Sepuluh Dewa pun melesat ke atas arena. Ternyata mereka adalah kelompok dari Dewa Binatang dan Kuil Naga Petir. "Cih, ternyata lawan kita adalah para Naga...Ini akan menjadi pertarungan yang merepotkan." bisik Kong Li si Dewa Gajah Emas."Tak masalah. Kemampuan kita adalah pertahanan. Di pertarungan bersama, kita akan bertahan lalu menyerang balik." sahut Dewi Raksasa Basundari."Aku akan menghancurkan mereka dengan kekuatan api neraka milikku. Jadi, bantu aku mengalihkan perhatian mereka agar aku bisa merapal kekuatan pamungkasku." ucap Dewa Elang Neraka Aung Ma."Kita masih beruntung melawan Kuil Naga Petir, daripada bertemu dengan orang mengerikan itu...Melawan satu orang pun, sepertinya adalah hal yang mustahil." bisik Yukari, Dewi Phoenix Biru.

  • Geger Kahyangan   967.Turnamen Kembali Digelar

    Gelanggang raksasa terlihat meriah kembali setelah dua purnama berlalu. Semua peserta yang mengikuti babak pertama Turnamen Dewa kini telah berkumpul di satu tempat untuk mengikuti babak kedua yang akan segera di gelar. Para penonton dari berbagai penjuru terus berdatangan tidak ada habisnya.Poseidon yang sebelumnya menjadi Pembawa acara di babak pertama, dia langsung membuka acara besar itu dengan pertunjukan tarian Dewi Laut. Semua Dewa yang menyaksikan terkesima dengan tarian yang indah tersebut. Bukan karena tariannya saja, kebanyakan dari Dewa pria suka karena paras para Dewi Laut itu sangat cantik dengan pakaian yang begitu terbuka dan tipis hingga hampir semua lekuk tubuhnya terlihat.Batara Geni melirik kearah Dewi Iyana istrinya. Pandangan matanya bertemu dengan mata ungu wanita itu. Mereka berdua pun saling tersenyum penuh arti."Kau suka dengan pertunjukan seperti ini istriku?" tanya Batara Geni melalui telepati."Bukankah seharusnya aku yang menanyakan hal ini kepadamu ka

  • Geger Kahyangan   966.Jahilnya Batara Geni

    Batara Geni dan semua orang yang ada di dalam penginapan itu merasakan getaran yang kuat dari atas langit. Semua menebak-nebak, siapa yang datang kali ini. Mereka satu pemikiran soal kali ini, yakni Mahadewa Kahyangan Barat, Dewa Petir Zeus."Akhirnya datang juga," ucap Batara Geni lalu kemudian melangkah keluar dari dalam penginapan. Di halaman penginapan tersebut ada meja kecil untuk bersantai dan dua kursi batu putih. Disana, telah duduk seseorang bertubuh kekar dengan pakaian selempang putih yang menutupi sebagian tubuh berotot miliknya. Jenggotnya yang panjang dan putih, menjuntai hingga ke dada. Pria itu duduk di kursi sambil menopang dagu. Batara Geni menatap sosok yang tak lain adalah Dewa Petir Zeus, Mahadewa Kahyangan Barat tersebut."Dia bisa menembus formasi milikku dengan mudahnya. Dewa yang satu ini cukup Misterius. Menarik sekali," batin Batara Geni lalu melangkah mendekat dan duduk di seberang meja di hadapan Zeus."Apa yang membuat Mahadewa Zeus sampai datang kemari?

  • Geger Kahyangan   965.Utusan Sang Pencipta

    Anoman, Ganesha, Iyana Tunggadewi dan yang lainnya menatap kearah Batara Geni seolah meminta penjelasan. Mereka semua belum tahu mengenai jati diri Batara Geni yang sesungguhnya. Hanya Bara Sena yang sudah mengetahui sedikit tentang Mahadewa tersebut."Kalian tak perlu melotot seperti itu. Aku bukan setan. Anoman, Ganesha, kalian berdua pasti tahu siapa Wisanggeni. Jadi, sedikit banyak kalian sudah menduga tentang diriku bukan?" kata Batara Geni."Kami memang tahu tentang Wisanggeni. Tapi, kami tak menyangka jika ternyata kau adalah dirinya." kata Anoman."Aku bukanlah dirinya...Aku ini hanyalah serpihan kecil dari sisa jiwa yang tersebar di seluruh alam semesta. Entah ada berapa alam yang menerima pecahan jiwa Wisanggeni ini, dan ada berapa jiwa yang mampu bertahan...Aku sendiri belum tahu itu. Tapi, Sang Hyang Wenang memberitahu satu hal padaku, tentang rahasia alam ini...Termasuk Kahyangan Barat yang ternyata bukanlah bagian dari dunia ini." kata Batara Geni."Apa maksudmu kakang?"

  • Geger Kahyangan   808. Janin Dewa

    Sukma Geni terpana melihat apa yang terjadi di depannya Tubuh jiwa Dewa Bumi itu hancur begitu saja sebelum dia menyelesaikan perkataannya. Ki Sabrang dan semua orang yang ada disana pun nampak ketakutan setelah melihat hal itu."Paman Anoman...Kenapa kau melakukan ini!?" geram Sukma Geni."Kau tah

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-04-02
  • Geger Kahyangan   807. Pasak Keabadian

    Sukma Geni terperanjat setelah mendengar nama sosok Dewa yang pernah datang ke desa kecil tersebut dari pria tua yang merupakan kepala suku atau kepala desa di sana."Ganesha!? Mungkinkah dia datang kesini hanya untuk berlatih? Atau Anoman yang menyuruhnya kesini untuk mengambil Batu Bumi namun tid

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-04-02
  • Geger Kahyangan   806.Batu Bumi

    Indrakila hanya bisa terpaku saat melihat aura petir dari tubuh Gandi. Tak hanya itu, dia juga merasakan kekuatan Gandi yang sebenarnya, yakni Puncak Ranah Alam Dewa!"Mustahil! Dia menyembunyikan kekuatannya...! Ternyata dia adalah Puncak Ranah Alam Dewa...Pantas saja seranganku tak berarti apa-ap

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-04-02
  • Geger Kahyangan   805. Indrakila

    Bssshhh!Pusaran air raksasa milik Gandi secara perlahan mulai membeku menjadi es. Gandi yang berada di dalam tersenyum melihat perubahan kekuatan air miliknya."Lumayan, tapi masih terlalu lambat!" ujarnya lalu dia menebas ke depan.Wus!Cahaya putih terang berbentuk sabit raksasa melesat kearah e

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-04-02
Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status