Share

534.Putus Asa

Penulis: Gibran
last update Tanggal publikasi: 2025-05-02 07:01:18

Sosok wanita bertubuh hitam yang tak lain adalah Mayadwipa itu mencabut tangannya yang penuh darah itu dari tubuh Narashansa sang janin dewa. Lalu kemudian dia pun menendang tubuh waniat itu hingga terhempas ke depan. Gandi segera menangkap dan memeluk tubuh janin Dewa tersebut.

"Narashansa!" teriaknya dengan waja pucat.

Sosok Mayadwipa tertawa melengking melihat kepanikan sang Raja Naga Air.

"Bocah naga, apa kau pikir dengan memiliki senjata pusaka Empu Jagat Martapura kau sudah merasa hebat d
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Geger Kahyangan   964. Kekalahan

    Dewa Perang Ares menatap sekelilingnya dengan napas memburu. Pasukan Dewa yang dipimpin olehnya untuk membunuh Batara Geni, hanya tersisa sedikit. Bahkan dirinya juga terluka oleh ledakan tersebut."Kekuatan yang mengerikan..." batin Dewa Ares.Batara Geni menatap kearah Dewa Perang tersebut lalu sekejap kemudian tubuhnya menghilang. Dewa Ares terkejut. Namun belum habis rasa terkejutnya, sosok Batara Geni sudah ada di belakang tubuhnya. Aura kekuatan yang menekan itu membuat Dewa Ares membeku."Ares, aku beritahu kau sesuatu...Ini peringatan sekaligus ancaman dariku...Sebenarnya, aku bisa saja memusnahkan Olimpus dengan tanganku sendiri. Tapi aku mendapat mandat dari seseorang, agar aku menghormati leluhur kalian. Jadi, sebelum aku melanggar janjiku padanya, lebih baik kau katakan kepada Zeus ayahmu, agar tidak berbuat ulah terlalu jauh." kata Batara Geni membuat Dewa Ares terdiam terpaku. Namun bukannya takut dengan ancaman tersebut, tinjunya malah justru terkepal. Amarahnya mengge

  • Geger Kahyangan   963. Siapa Yang Berani

    Dewa Ares yang sudah sangat marah dan dendam kepada Batara Geni langsung memerintahkan pasukan besar yang dia bawa untuk menyerang Mahadewa tersebut. Para dewa yang berjumlah ribuan itu pun melesat ke arah sang Batara tanpa berpikir seberapa kuat Dewa yang akan mereka serang. Gemuruh teriakan mereka menggetarkan langit. Namun itu tak mempengaruhi Batara Geni sama sekali. Dia masih tetap tenang meski ribuan Dewa menyerang secara bersama-sama. "Tak bisa melihat gunung yang lebih besar di depan mata, kau hanya mencari masalah denganku Ares," kata Batara Geni lalu dari dalam tubuhnya memancar aura merah yang sangat kuat. Ribuan Dewa yang sudah melesat kearah Mahadewa itu terkejut bukan main. Namun mereka tetap menyerang karena perintah dari Dewa Perang Ares. Batara Geni tersenyum kecil dengan mata yang yang berkilat merah. "Kalian ingin menjadi abu ya? Akan aku kabulkan..." ucapnya lalu dia menjentikkan jarinya. Klik! Begitu Batara Geni menjentikkan jari, tiba-tiba dari arah langit m

  • Geger Kahyangan   962.Dewa Ares

    Bara Sena tersenyum lalu menganggukkan kepala. "Kekuatan yang dimiliki oleh Nara Soka memang tidak dapat dipungkiri sangat luar biasa dan mengesankan. Dia adalah salah satu pengikutku yang paling kuat dan tangguh selain tiga dewa lainnya yang juga dikenal memiliki kemampuan dahsyat," ujar Bara dengan nada penuh keyakinan dan kebanggaan, membuat semua orang yang berada di sekelilingnya terkejut dan terdiam sejenak, kecuali Batara Geni yang tampaknya sudah mengetahui dan memahami seberapa besar kekuatan yang dimiliki oleh Nara Soka sehingga tidak menunjukkan reaksi yang serupa."Jadi, ada tiga dewa lagi pengikutmu yang sudah berada di Ranah Alam Nirwana? Siapa saja mereka bocah!" seru Anoman penasaran dengan nada suara yang dipenuhi rasa ingin tahu yang membara dan ketidakpuasan. Keingintahuan ini bukan hanya miliknya, melainkan juga mencerminkan perasaan seluruh orang yang hadir di tempat tersebut, yang sama-sama diliputi pertanyaan dan kekaguman terhadap keajaiban yang mereka saksika

  • Geger Kahyangan   961.Lima Harta

    Kahyangan Barat geger setelah terjadi ledakan yang menghancurkan gerbang Dunia harta. Setelah para dewa menyelidiki tempat tersebut, mereka mendapatkan petunjuk bahwa disana telah terjadi pertempuran hebat yang tak diketahui oleh Istana Olimpus. Apolo dan Artemis yang bertugas untuk menyiapkan formasi ikut menyelidiki tempat tersebut.Setelah penyelidikan itu selesai, disimpulkan bahwa pertarungan itu terjadi antara Pasukan Pemburu Dari Neraka milik Hades dan Hefaistos melawan sesuatu yang masih menjadi misteri. Namun dari kehancuran yang terjadi disana, Apolo dan Artemis yakin, lawan Pemburu dari Neraka sangatlah kuat.Bahkan setelah Apolo dan Artemis melapor kepada Zeus mengenai yang terjadi di tempat kejadian, hampir tak ada yang bisa percaya."Pasukan Pemburu Dari Neraka milik Hades terkenal sangat kuat, bahkan mungkin sulit untuk di kalahkan oleh para dewa sekalipun. Tapi, kau mendapat laporan bahwa jumlah yang tewas dari pasukan itu berjumlah lebih dari sembilan puluh!? Bagaiman

  • Geger Kahyangan   960.Amukan Dasa Bayang

    Sosok pemuda berambut merah keluar dari dalam Busur Matahari milik Bara Sena. Sukma Geni, Gandi, Yao Ling dan Raksa Geni menatap tak berkedip kearah sosok tersebut.Tekanan kekuatan saat Nara Soka muncul membuat semua yang ada disana langsung berlutut saat itu juga kecuali Bara Sena seorang."Sungguh kekuatan yang mengerikan...Siapa orang ini...?" batin Sukma Geni sambil berusaha bertahan agar tidak sampai bersujud. Gandi dan yang lainnya pun sama-sama bertahan sekuat tenaga. Raksa Geni yang hampir saja tumbang segera menggunakan Pedang Maharaja miliknya untuk menahan tubuhnya dari tekanan kuat tersebut."Kekuatan ini...Sepertinya bukan Ranah Alam Semesta...!" batin Gandi."Memang bukan! Itu adalah Ranah Alam Nirwana bocah! Kekuatannya sampai masuk ke dalam Alam Jiwa milikmu ini!" sahut Ki Ageng Samudra Biru di dalam tubuh Gandi. "Kekuatan jiwa yang sangat mengerikan seperti ini, bagaimana bisa bocah Iblis itu memilikinya?" tanya Empu Jagat Martapura.Namun tak ada jawaban karena Gan

  • Geger Kahyangan   959.Pemburu Dari Neraka

    Dewi Saros tertegun setelah lima jarinya yang berniat menjebol tubuh Sukma Geni malah hancur berantakan setelah menghantam tubuh wanita bergelar Ratu Jagat tersebut. Matanya menatap nanar kearah lima jarinya yang patah berantakan."Apa yang terjadi...? Seranganku...Tidak mempan pada tubuhnya? Mustahil..." batinnya.Hanya itu yang sempat terpikir olehnya. Karena sedetik kemudian, tinju kanan Sukma Geni telah menghajar dagunya dengan keras hingga membuat tubuh wanita itu mencelat dan menghantam pilar raksasa.Dum!Setelah menghantam pilar raksasa tersebut, tubuh Saros melayang jatuh ke lantai dengan keras. Bruk!Darah mengucur dari luka parah yang menghancurkan dagunya. Bara dan tiga orang lainnya menatap takjub kearah Sukma Geni."Wah...Kekuatanmu sangat mengerikan Sukma..." ucap Bara tak menyangka putri Batara Geni itu bisa membuat Dewi Saros sekarat hanya dengan sekali pukulan.Sukma Geni tak menyahut. Kedua matanya masih menatap kearah Dewi Saros yang telungkup dilantai dengan waja

  • Geger Kahyangan   311.Lapar(2)

    Krauk! Nyam...Bara dan Gandi sama-sama menikmati banteng bakar yang sudah matang dan mengeluarkan aroma harum semerbak menggugah selera. Semua orang melotot kearah mereka berdua yang seharusnya bertarung malah makan besar bersama sambil berbincang."Apakah ini tidak masalah?" tanya Anoman yang bel

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-23
  • Geger Kahyangan   304.Pertarungan Dua Menantu

    Dentuman demi dentuman terdengar saat dua menantu Batara Geni itu saling adu pukulan. Mereka bertarung sambil beterbangan kesana kemari dan membuat kehancuran dimana mereka berada. Pulau yang cukup besar itu pun seketika menjadi porak poranda karena badai kekuatan dari kedua pemuda tersebut.Wuusss

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-23
  • Geger Kahyangan   320.Kemunculan Leluhur Kuno

    Kedua mata Bara masih terpejam sambil menyatukan tangan di depan dada. Anoman yang saat itu berada di dekat Batara Geni menoleh kearah Mahadewa tersebut. Tahu apa yang dipikirkan oleh Dewa Pelindung tersebut, Batara Geni pun mengangkat tangan kanannya."Biarkan dulu, ini belum berakhir. Pertarungan

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-23
  • Geger Kahyangan   310.Lapar

    Keadaan menjadi terasa lengang setelah ledakan itu mereda. Kobaran api masih menyala bagaikan lautan api sepanjang mata memandang. Begitu juga dengan kekuatan petir yang masih sedikit membias di antara kobaran api. Semua anak Batara Geni benar-benar terpaku terdiam melihat kedahsyatan kekuatan Bara

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-23
Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status