Share

Bab 82+

Author: Malhotra
last update Last Updated: 2026-01-05 19:20:34

"Astaga!" Melodi yang sudah keluar dari kmar mandi terkejut karena melihat Liora tidak berada di tempatnya tadi.

Dia mencari Liora dan bahkan mencari pelayan yang tadi di titipi olehnya.

"Hei!" Melodi memanggil pelayan dan akhirnya menghampirinya.

"Di mana temanku tadi? Kenapa kau membiarkan dia sendirian? Dia sekarang tidak ada." Melodi mengomeli pelayan karena tidak menjaganya.

"Tadi ada temannya, dia membawanya karena teman anda sudah mabuk berat." Jawabny.

"Teman? Yang mana?" Ucap Melodi panik mendengarnya.

"Kalau gk salah tadi dia mengatakan jika dirinya adalah bosnya." Ucap pelayan itu yang membuat Melodi melotot.

"Laki-laki?" Tanya Melodi yang di angguki olehnya.

Dia mengambil ponselnya dan memperlihatkan foto Aiden kepadanya.

"Orang ini?" Tanyanya namun pelayan itu menggeleng.

"Bukan ini."

"Lalu yang mana brengsek!" Melodi bahkan sampai emosi krena setaunya atasannya pria hanya Aiden.

*****

Sedangkan Di tempat lain. Alex terpaksa membawa Liora ke hote
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Gelora Hasrat Sugar Daddy   Bab 103

    Liora sendiri masih shock dengan apa yang di katakan Ares tadi kepadanya. "Aku tidak bisa membedakan dia mengatakan kebenaran atau tidak!" Gumamnya. "Dia mencintaiku karena foto sek-si ku?" Liora menghela nafas panjangnya dan sejujurnya lega dengan penjelasan Alex kepadanya. Dia sangat tau memang Alex adalah orang yang sangat sibuk. Tapi bagaimanaun yang dilakukan Alex, tetap saja dia kecewa karena mementingkan pekerjaan dibandingkan dirinya. Keduanya memang sama-sama tanggung jawabnya, namun biasanya dia selalu meminta bantuan Ares untuk segala pekerjaannya. Seharusnya dia juga begitu saat itu, tapi dia malah tidak melakukannya. ***** Ares yang sedari tadi menunggu di depan menggerutu karena Alex sangat lama di dalam. "Sialan! Dia meminta maaf atau meminta jatah? Lama sekali." Omelnya namun tak lama pintu mobilnya terbula dan ternyaga Alex sudah kembali. "Begini sekali nasibku, aku harus menunggumu bercinta dengan wanitamu." Sindirnya. "Ck! Lebih baik kau diam dan

  • Gelora Hasrat Sugar Daddy   Bab 102

    Liora yang terkejut jelas saja memberontak, namun tenaganya kalah dengan tubuh besar Alex."Aku hanya ingin bicara, tolong jangan menghindar dan memberiku kesempatan untuk berbicara denganmu." Ucap Alex.Setelah Liora sedikit tenang, dia akhirnya melepaskan tangannya yang tadi membekap mulutnya."Bagaimana kau bisa masuk ke sini? Kau seperti pencuri yang—"Bahkan ini pertama kalinya aku melakukan ini, dan aku melakukannya karenamu!" Alex bahkan harus meminta sababatnya Ares untuk datang ke sini dan membantunya, "Bagaimana bisa? Kau sangat tidak sopan krena berani masuk ke kamar wanita." Liora tidak mau mendengar alasan Alex karena menurutnya dia benar-benar tidak sopan."Aku terpaksa melakukan ini karena aku harus bicara denganmu." Alex bahkan memelas yang membuat Liora entah kenapa malah menjadi tidah tega."Kau terlalu lama jika ingin berbicara denganku, ini bahkan sudah lebih dari satu bulan saat aku meninggalkan kantormu," ucap Liora.Meskipun dia baru tau jika ternyata Alex yang

  • Gelora Hasrat Sugar Daddy   Bab 101

    Sampai sore hari saat Leon pulang, dia melihat sekitar mansionnya ternyata Alex suda tidak ada. "Apa Alex kembali sedari tadi?" Tanya Leon kepada penjaga mansionnya. "Mungkin sekitar setengah jam yang lalu, Tuan." Leon akhirnya mengerti dan langsung masuk ke dalam mansionnya. "Dia sepertinya sudah lelah dan hanya segitu saja perjuangannya." Ucap Leon tiba-tiba saat masuk ke dalam kamar. "Dia sudah tidak ada di depan?" Tasya menghampiri suaminya dan membantunya untuk melepaskan pakaian kerjanya. "Hm, dia sudah tidak ada." "Wajar saja, dia sedari tadi menunggu di depan mansion. Dia pasti lapar atau mungkin ingin buang air." Leon tersenyum tipis karena perkataan Istrinya. "Sampai kapan kau akan membuat dia seperti ini? Sejujurnya aku merasa tidak tega," Tasya memang merasa tidak tega, apalagi mereka memiliki banyak yang perlu di bahas. Dan dia merasa jika memang lebih baik Leon menemuinya terlebih dahulu setelah itu barulah bagaimana dia akan memberikan dia pelajaran d

  • Gelora Hasrat Sugar Daddy   Bab 100

    Keesokkan paginya, sebelum sarapan, bahkan pelayan sudah memberitahu jika di depan ada seseorang yang memaksa bertemu dengannya dan Liora. "Namanya Tuan Alex, Tuan!" Ucap pelayan memberitahu. "Astaga! Apa dia tidak sarapan dulu? Rajin sekali datang ke rumah orang." Ucap Tasya. "Biarkan saja, Sayang. Kita lebih baik sarapan dulu, dia tidak akan mendapatkan apa yang dia inginkan." Mereka akhirnya pagih dan sarapan tanpa memperdulikan Alex. Sedangkan Liora sendiri juga hanya diam saja dan tidak menanggapi apapun tentang Alex. Setelah sarapan, Leon berangkat bekerja seperti biasanya karena Hans sudah menjemputnya. Saat keluar dari pagar mewah miliknya, Alex bahkan tadinya ingin mengejarnya. "Sial!" Umpatnya. Dia sebenarnya bingung harus menemui Leon atau menunggu di sini dan mungkin saja Liora mau berbicara dengannya. Saat dia bingung, dia melihat ponselnya yang berbunyi dan mengembangkan senyumnya yang ternyata suruhannya berhasil memberikan dia nomor ponsel Liora. De

  • Gelora Hasrat Sugar Daddy   Bab 99

    Alex bahkan menunggu sampai sore hari, dia berdiri dan menghampiri Leon saat dia sudah ingin keluar dari kantornya."Paman, tunggu! Aku mohon kita bicara sebentar." "Tidak! Percuma saja kau datang dan bahkan menginap di sini sekalipun, aku tidak akan mau berbicara denganmu.""Aku tau apa yang ingin kau bicarakan, dan jawabanku akan tidak dalam semua perkataanmu." Ucap Leon dengan dingin dan langaung pergi dari sana.Alex yng ingin menghampirinya di halangi oleh security yang membuat Alex mengumpat.Alex bahkan pergi ke mansion Leon, dia tidak ingin menyerah begitu saja karena dia tidak bisa membiarkan Liora hamil sendiri tanpa dirinya."Seperti ada kegaduhan di depan?" Tanya Tasya saat suaminya baru pulang dan bahkan tadinya mengobrol sebentar dengannya."Biarkan saja. Jangan menghiraukannya." Ucap Leon yang membuat Tasya mengerutkan dahinya."Ada apa? Kau menyembunyikan sesuatu dariku?" "Dia Alex." Jawabnya yang membuat Tasya jelas saja terkejut."Dia datang ke sini?""Dia bahkan k

  • Gelora Hasrat Sugar Daddy   Bab 98

    Keesokkan paginya, Liora yang sudah lebih baik ikut sarapan, sejujurnya dia juga penasaran dengan apa jawaban Alex saat ayahnya menghampirinya. "Makanlah dulu." Leon yang tau dari arah pandangan putrinya memintanya untuk makan dulu sebelum dia menceritakan tentnag Leon kepadanya. Liora mengangguk dan akhirnya memulai sarapan terlebih dahulu karena dia sendiri juga sangat lapar. Saat dia sudah tidak mual muntah, namun ternyata malah rasa laparnya menjadi lebih besar. "Apa kau mencintai Alex, Liora?" Bukan Leon namun Tasya yang bertanya kepada putrinya yang membut Liora baru menyelesaikan makanannya menoleh ke arahnya. "Tidak, Mom! Aku hanya menghormatinya karena dia bosku." "Dia tidak mau bertanggung jawab?" Tebaknya yang sejujurnya tersenyum getir karena bisa menduganya. "Jangan hiraukan dia, jikapun dia tidak bertanggung jawab biarkan saja. Daddy akan mengenalkanmu dengan— "Tidak, Dad! Aku tidak mau di jodohkan. Aku akan merawatnya sendiri." Ucap Liora menolak. "Ta

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status