Início / Fantasi / Grand Duke, Jangan Terlalu Dalam / 51. Siapakah di Antara Mereka?

Compartilhar

51. Siapakah di Antara Mereka?

Autor: VR Lien
last update Data de publicação: 2026-08-24 21:08:51
Pintu mendadak terbuka. Roselline langsung berdiri tegap membusungkan dada, kembali ke mode pengawal siaga.

Evelyn keluar lebih dulu. Wajah gadis itu tampak syok berat—pucat, terkejut, sekaligus kebingungan seolah baru saja menerima kenyataan yang terlalu besar untuk dicerna.

Di belakangnya, berjalan Count Celestia bersama seorang pria berkelembutan kaku dengan pakaian resmi pejabat Istana Kerajaan. Pria itu menggenggam gulungan surat berstempel lilin emas khas Kekaisaran.

"Terima kasih at
Continue a ler este livro gratuitamente
Escaneie o código para baixar o App
Capítulo bloqueado

Último capítulo

  • Grand Duke, Jangan Terlalu Dalam   79. Ekstrak Jamur

    Suasana malam di Lembah Val-Eldoria terasa sangat dingin. Angin malam yang berembus dari arah perbukitan es membawa hawa menggigit yang menusuk kulit. Namun, di dalam salah satu tenda medis yang agak terpencil, suasana justru terasa hangat oleh cahaya lentera yang redup. Roselline sedang duduk bersila di depan sebuah meja kayu kecil. Di atas meja itu, terdapat sebotol cairan bening yang memancarkan pendar kebiruan yang sangat tipis. Dengan sangat hati-hati, Roselline meneteskan sari dari jamur Nero-Glacis yang tadi sore ia petik di tepi hutan. Di balik sudut pandangnya, layar transparan berwarna biru dari Sistem terus mengapung, memberikan petunjuk langkah demi langkah.Ting! [ PROSES EKSTRAKSI SELESAI ] [ TAKARAN: DOSIS RINGAN (MENGATUR SARAF SPIRITUAL TANPA MERUSAK TUBUH) ] Roselline tersenyum lebar. Matanya berbinar riang saat melihat botol kecil di tangannya. "Sempurna!" bisik Roselline pada dirinya sendiri. Di dalam pikirannya, Roselline sudah membayangkan hasil yang sanga

  • Grand Duke, Jangan Terlalu Dalam   Manakah yang Lebih Baik?

    Hallo Readers ... Adakah yang membaca sampai sejauh ini? Jika ada, MinR (Sebutan Author VR) ingin menawarkan sesuatu pada kalian. MinR ingin merevisi beberapa konflik cerita agar lebih menegangkan lagi terutama fokus romansa karena ini Novel Fantasi Romansa. Berdasarkan draft awal MinR untuk cerita ini ada beberapa hal yang ingin Mimin ubah: 1. Pembukaan -> Bab 1 saat ini bagus, namun melihat performa buku ini selama 30 hari terakhir, hasil analisis menunjukkan 3 bab awal Mimin 'Sangat Kurang'. Untuk itu, Mimin akan merevisi ulang adegan agar menampilkan adegan yang kemungkinan 'Lebih Menarik'. 2. Konflik Pemeran Utama -> Ini kesalahan MinR sendiri karena tidak pernah ada penjelasan perihal 'Petaka' untuk Pemeran Utama (Evelyn Celestia) yang mana jumlahnya ada '13 Petaka'. Selain itu, Pertunangan Evelyn sebenarnya awal mula MinR gandeng kan dengan 'Grand Duke Azrael'. Namun pada saat menulis, Mimin tiba-tiba kepikiran untuk merubah pertunangan itu menjadi 'Pangeran Cedric' k

  • Grand Duke, Jangan Terlalu Dalam   78. Perubahan yang Tidak Menyenangkan

    "Suatu kehormatan melihat Anda di sini, Sepupu," tegur Cedric seraya mengangguk sopan, menjaga etika kebangsawanan meski nada suaranya mengeras tipis. "Saya tidak menyangka Grand Duke Azrael Drachenfeld memiliki waktu luang untuk mengunjungi wilayah bencana sepi seperti Val-Eldoria." Azrael meletakkan satu tangannya di gagang pedang di pinggangnya. Iris mata kekuningan nya menatap dingin ke arah Cedric. "Tugas militer dan keamanan kekaisaran berada di bawah pengawasan saya, Yang Mulia Putra Mahkota," sahut Azrael dengan suara berat yang menggema, menggunakan panggilan formal Kekaisaran kepada sepupunya. "Melindungi wilayah perbatasan dari serangan tersembunyi adalah kewajiban Faksi Barat." Kata 'serangan tersembunyi' diucapkan Azrael dengan penekanan yang teramat dalam. Pandangan sang Naga sempat melirik tajam ke arah Roselline sebelum kembali menatap Cedric. Di balik punggung Cedric, Evelyn yang berdiri agak jauh ketakutan setengah mati. 'Atmosfer di antara sepupu ini benar-b

  • Grand Duke, Jangan Terlalu Dalam   77. Menyusul

    Roselline refleks menyembunyikan tangannya yang memegang bungkusan sapu tangan ke balik lipatan gaun indahnya. Ia memasang senyum paling manis dan paling polos yang bisa ia tampilkan di wajah Evelyn. "A-Ah ... Yang Mulia Grand Duke!" sahut Roselline dengan nada suara yang sengaja dibuat agak panik namun diusahakan tetap tenang. "Kami hanya ... sedang menikmati udara segar sore hari setelah menyembuhkan warga desa." Azrael menyipitkan matanya di balik topeng perak. Langkah kakinya yang panjang maju satu tapak, mengikis jarak di antara mereka. Suasana di sekitar mereka mendadak menjadi tegang dan sarat akan tekanan sihir yang berat. "Menikmati udara segar?" ulang Azrael lambat, suaranya terdengar dingin dan penuh selidik. "Dengan berlutut di tanah basah dan menyembunyikan sesuatu di balik punggungmu?" Evelyn seketika menegang kaku, bulu kuduknya berdiri. Ia tahu betul betapa mengerikannya insting sang Grand Duke jika sudah mencurigai sesuatu. Namun, Roselline justru tidak menunju

  • Grand Duke, Jangan Terlalu Dalam   76. Barang Bagus!

    Pendar cahaya suci yang baru saja menyelimuti Lembah Val-Eldoria perlahan menyurut, meninggalkan aroma keheningan yang menenangkan di udara. Luapan es yang semula membeku kaku kini mencair menjadi aliran air jernih, mengalir tenang menyusuri parit-parit desa yang mulai bersih dari lumpur beracun. Warga desa menyeka air mata haru, membungkuk dalam-dalam memberi penghormatan kepada sosok yang mereka yakini sebagai Sang Putri Bulan. "Terima kasih, Lady Evelyn! Kebaikan Anda tidak akan pernah kami lupakan!" seru seorang tetua desa dengan suara bergetar. Roselline menyunggingkan senyum anggun, mengangguk pelan seraya membalas salam warga. Namun, begitu melangkah agak jauh dari kerumunan, ia segera menyikut lengan Evelyn yang berjalan mengekor di sampingnya. "Eve, ayo kita jalan-jalan menyusuri sudut desa," bisik Roselline pelan, matanya melirik ke sekeliling. "Kita harus memastikan tidak ada sisa-sisa sihir hitam atau anomali lain yang tertinggal di daerah ini." Evelyn mengangguk set

  • Grand Duke, Jangan Terlalu Dalam   75. Desa Val-Eldoria

    Dekapan di pinggangnya terasa begitu erat, protektif, dan sarat akan kekuatan yang amat dahsyat. Aroma wangi kayu cendana yang bersatu dengan pendar sihir kegelapan seketika menyengat indra penciuman Roselline. Namun, begitu pandangannya beradu dengan pria bertopeng perak yang memeluknya—Sang Pria Tertinggi di militer Kekaisaran, Grand Duke Azrael Drachenfeld—pikiran Roselline justru berputar ke arah yang sepenuhnya salah. ‘Tunggu dulu ... kenapa Grand Duke Azrael menyelamatkanku seerat ini?!’ batin Roselline panik sekaligus jengkel setengah mati. Sebab di matanya saat ini, ia hanyalah Lady Evelyn Celestia—seorang wanita asing yang tidak ada hubungannya dengan sang Grand Duke! ‘Apa-apaan pria bertopeng ini?! Apakah dia tipe pria yang suka tebar pesona pada wanita bangsawan lain?! Kurang ajar sekali ... Padahal dia sendiri sudah punya tunangan.’ Dengan rasa dongkol yang membakar dada, Roselline mendorong dada tegap Azrael secara kasar. "Lepaskan saya, Yang Mulia Grand Duke!" des

Mais capítulos
Explore e leia bons romances gratuitamente
Acesso gratuito a um vasto número de bons romances no app GoodNovel. Baixe os livros que você gosta e leia em qualquer lugar e a qualquer hora.
Leia livros gratuitamente no app
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status