Share

TERBUKTI

last update Huling Na-update: 2024-05-30 22:37:14

Dan wanita itu tidak lain adalah Clara, namun dengan penampilan yang berbeda dari sebelumnya kini Clara menjadi sangat cantik bahkan melebihi Julie mengenakan pakaian yang terlihat begitu modis dengan rambut ikal di bagian bawah rambut.

"Hai Julie, lama tidak jumpa ternyata kamu masih sama ya udik, Ucap Clara dengan tatapan merendahkan, sejurus kemudian memperlihat kan diri nya sendiri sambil menggoyangkan tubuhnya sendikit dengan maksud menonjolkan dirinya.

saat itu Julie memang sedang sendiri dan berada di dekat tepatnya di sudut rak display sedangkan Ibunya sudah jalan terlebih dahulu dan sedang mengantri di kasir.

Dan tanpa mereka sadari tidak jauh dari tempat mereka berada, tepatnya di depan rak etalase ada Dave Pemilik Restoran tempat mereka bekerja yang sedang mencari barang yang dibutuhkan.

Tentu saja Dave dapat mendengar percakapan mereka, awalnya Ia abaikan, namun setelah Ia mendengar suara Julie, Dave pun akhirnya mencoba memastikan dengan berjalan satu langkah kemudian mengintip dengan mata melihat ke arah sudut etalase sebelah kanan dirinya.

Sehingga Dave dapat melihat dan mendengar semua pembicaraan antara Julie dan Clara.

"Jangan sombong dulu dech kamu, siapa tau aja nanti orang bakal tau uangnya di dapat dari hasil mencuri. tebak Julie

Setelah mengatakan itu Clara tiba- tiba mendekat dengan jarak sekitar kurang dari satu meter kemudian berkata "Memang tapi siapa yang akan percaya! lihatlah diriku bandingkan dengan dirimu" ujar Clara sambil menatap Julie dari atas ke bawah dengan tatapan merendahkan. kemudian berkata lagi "Apalagi, kamu itu cuma anak Panti Asuhan, hahahaha."

Setelah mengatakan itu, Clara berbalik badan dan hendak menuju kasir..

"Tunggu! Jadi benar kamu yang mengambil uang di kasir? tanya Julie menekan kan.

Clara membalikkan badan lagi dan menghadap Julie, kemudian berkata:

"Tentu saja aku yang melakukan semua itu, dan kamu yang akan menanggung akibatnya atas semua perbuatan yang tidak kamu lakukan. ujar Clara dengan seringaian yang terlihat jelas di bibir Clara.

saat berbalik dan berjalan dua langkah, tiba tangan Clara di cekal dari arah sebelah kiri.

sontak Clara pun berbalik dan maju dua langkah, Clara mengira Julie yang mencekal tangan nya kemudian berbicara dengan tajam kepada Julie hingga tak menyadari Seseorang yang berada di belakangnya " Kenapa, tidak terima! jangan salahkan aku salahkan saja Orang Tuamu mengapa membuat Anaknya tinggal di Panti Asuhan dan berekonomian rendah." ucap Clara sinis.

Awalnya Julie terkejut Seorang Pria berjalan cepat dari arah sebelah kiri dekat mereka berada kemudian mencekal tangan Clara, Dave Pemilik Restoran tempat Julie bekerja sebelum nya.

Dave memberi kode kepada Julie agar Julie diam.

Plok plok plok plok!

Mendengar suara tepuk tangan itu sontak membuat Clara beralih melihat ke arah samping belakang arah jam 11. Clara pun terkejut! "Pak Dave.

Namun Julie tidak, sebenarnyd Julie tahu, namun Ia mendapat kode agar diam saja.

"Jadi ternyata kamu dalangnya,...yang mengambil uang di kasir? demi apa ? baju, rambut " ujar Dave Mahendra. Dave mahendra adalah pemilik Restaurant tempat kerja Julie sebelumnya.

Wajah Clara menjadi pucat dan penuh ketakutan, Clara takut di pecat, takut suruh ganti atau parahnya lagi Ia bisa di penjara.

"Pak Maaf, Maafkan saya Pak,...tapi to belum selesai bicara Dave selaku pemilik Restauran memotong cepat.

"Besok datang jam 10 tepat waktu, langsung keruangan saya.

"Baik Pak". Ucap Clara kemudian meninggalkan Julie dengan Dave.

" Julie saya minta maaf karena tidak mempercayai kamu waktu itu.

"Yang berlalu biarlah berlalu namun untuk selanjutnya jika ada masalah seperti yang lalu, alangkah baiknya kalau Bapak menyelidiki terlebih dahulu dan bijaksana sehingga tidak mendengarkan satu belah pihak saja.

"Yah tentu, akan saya ingat.' Julie apa kamu sudah bekerja? bagaimana kalau kamu kembali bekerja di Restaurant?

"Maaf Pak, Tapi saya sudah bekerja." tapi terima kasih atas tawaran Bapak. Setelah mengatakan itu Julie pun pamit undur diri dan menyusul Ibunya yang telah menunggu di depan kasir setelah melakukan pembayaran.

Dalam perjalanan pulang Julie pun bercerita kepada Ibunya

"Syukur puji Tuhan Julie akhirnya kebuka, namamu bersih sekarang.

" iya Ma, Julie gak nyangka ada balasan Sendiri untuk orang yang jahat, kita tidak perlu membalas.

Sesampainya Rumah Julie dan Ibunya segera membuat Kue dan merayakan hari ulang tahun salah satu anak di Panti Asuhan bernyanyi bersama.

****

Keesokan harinya di Restoran di Ruangan Pemimpin Dave sambil menunggu Ia menyiapkan gaji terakhir dan Ia pun ingin tahu apa penyebab yang menyebabkan sampai Pegawainya itu mencuri dan melemparkan kesalahan kepada Julie.

Tok Tok Tok!

"Masuk! Seru Dave memberi izin masuk seseorang yang sudah bisa dia tebak.

Terlihat seseorang membuka pintu pelan, masuk dan menutup pintunya kembali.

dengan terus menunduk sambil berjalan menuju bangku depan meja kebesaran sang Bos. Sejujurnya Ia takut di pecat karena jika di pecat bagaimana Ia dapat melunasi semua hutang nya

"Duduk! perintah nya pada Clara yang terlihat selalu menunduk.

kenapa kamu sampai memfitnah teman mu sendiri? tanya Dave pada Clara langsung to the point.

Clara tidak langsung menjawab Ia terus menunduk. lalu "Maaf Pak, Tolong jangan pecat saya Pak! Saya butuh Pekerjaan ini."

"Jangan mengalihkan pembicaraan Clara! Selama ini Julie bekerja dengan sangat baik sampai akhirnya kamu memfitnah dirinya, dan bodoh nya saya percaya begitu saja dengan kata-kata kamu tanpa menyelidiki terlebih dahulu.

"Julie Julie Julie lagi!, asal Bapak tau ya Julie itu bukan Perempuan baik, Dia saja menggoda kekasih saya Pak! ungkap Clara dengan expresi penuh kebencian.

"Menggoda, bagaimana cara Julie menggoda kekasih kamu? Coba sebutkan seperti apa..." Tanya Dave yang tak langsung percaya pada ucapan Clara.

Tak ada jawaban dari Clara, karena memang Julie tak pernah menunjukkan tanda menggoda kekasih nya, namun kemunculan nya sudah cukup menarik perhatian kekasih nya. bahkan kekasih nya terus menanyakan tentang Julie.

"Tapi sungguh Pak saya tidak bohong! dalih Clara lagi. bahkan saya pernah memergoki Julie terus memandangi Pria Paruh baya salah satu pelanggan kita Pak." ungkap Clara dengan keyakinan. tanpa di ketahui oleh Clara dan rekan kerja yang lain sebenarnya Pria Paruh baya yang di maksud memiliki wajah yang begitu mirip dengan Ayah nya dan saat itu Julie mengira Pria Paruh baya yang sedang makan berdua dengan gadis muda tersebut adalah Ayahnya.

"Sudahlah Clara! cukup ini gaji terakhir kamu. segera tinggalkan Restoran ini."

Clara pun segera pergi meninggalkan Restoran dengan perasaan kesal sekaligus resah.

Di sisi lain Julie selama bekerja disana Julie sudah merasa nyaman bekerja di kantor Perusahaan farmasi. Ia pun bekerja dengan semangat hingga jam makan siang tiba, saat itu Julie fokus melihat seseorang berjalan di lobby bersama dengan Adistennya di belakang nya. dalam hati Julie berfikir

( sudah tampan, baik hati , ramah ,dermawan)

Siapa coba yang tidak menyukai Pria sebaik Dirinya, "Pantas kah jika Aku berharap lebih? gumam dalam hati." gumam Julie.

"Julie,...hei Julie" panggil Mitha yang juga bekerja sebagai resepsionis.

"ya..! Apa?

"kamu melamun, nglamunin apa sich? atau jangan-jangan kamu lagi nglamunin Pak bos ya!"

"Hust, sambil meletakkan jari telunjuknya pada bibir.

"Ha ha ha, gak papa kalau suka tapi hati hati fansnya banyak! terutama sama si Laretta yang judes itu, Dia itu udah ngincer Pak bos sejak lama, tau kan Dia itu orangnya kayak gimana....

Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App

Pinakabagong kabanata

  • HARUSKAH MENJADI YANG KEDUA    RENCANA

    Masih di kediaman Joeseph, Kemala terbangun dari tidurnya di pukul 8 pagi ia terkejut saat itu mendapati dirinya tak berbusana sama sekali bahkan pakaian berikut pakaian dalam pun berserakan di lantai kamar itu. "Apa yang terjadi semalam? Apa semalam kita?" Tanya Kemala kepada Joe. "Maaf semalam aku mabuk berat." Dalih Joe. Joe memang mabuk saat itu namun tak terlalu parah ia masih memiliki kesadaran saat itu. dan dengan sadar ia melakukan hubungan itu pada Kemala. "Sudahlah aku juga mabuk semalam." Jawab Kemala santai karena hal ini memang bukan yang pertama bagi nya, ia mulai berhubungan dahulu saat setelah acara prom night high party yang di adakan di sekolah untuk acara kelulusan. "Mau ku buatkan minuman untuk menghilangkan pengar?"tawar Joe sambil memakai pakaiannya. sama halnya dengan Joe hal ini juga bukan yang pertama bagi Joe, bahkan kejadian semalam adalah yang ketiga kalinya bagi dirinya. "Boleh! Jawab Kemala sambil ia bangkit dari tidurnya dan meraih pakaian nya

  • HARUSKAH MENJADI YANG KEDUA    HUBUNGAN

    PLAAK!! Kemala menampar Julie dengan sangat keras, hingga memberikan bekas tanda merah pada pipi Julie. "Nona apa yang kamu lakukan! kenapa kamu menampar ku!" "HEI PELACUR!" JAUHIN SUAMI KU! AWAS KALAU SAMPAI AKU TAU KAMU MASIH MENGGODA SUAMI KU, 'KU BUNUH KAMU'. Bentak Kemala sambil menarik rambut Julie. AAAaaak , Tolong! Julie berteriak kencang karena sakit dikepala nya, "Aku gak kenal suamimu!" Teriakan itu memancing orang' di lantai dua untuk melihat, namun tak ada yang mendekat ataupun menolong Julie. hanya tatapan orang' yang terlihat menghina dan ada juga yang kasihan. Sedangkan Andrean sendiri memang sedang berada di lantai satu yaitu di ruang laboratorium. "GAK KENAL KAMU BILANG! KAMU KERJA PADA SUAMIKU DAN BAHKAN KALIAN JALAN BERSAMA. KAMU MASIH BILANG GAK KENAL!!" Julie menjadi lemas hingga tubuhnya merosot ke lantai dekat meja kerjanya. Ia tak menyangka dengan kenyataan yang ia dengar barusan, ternyata Bos nya yang bernama Andrean itu telah Menikah. "L

  • HARUSKAH MENJADI YANG KEDUA    POV. ANDREAN

    "Habis dari mana kamu! pertanyaan itu membuat nya emosi, pasalnya mereka tak ada hubungan apapun, memang mereka terlihat sudah menikah namun bukan pernikahan pada umumnya. bagaimana mau mendaftarkan Pernikahan, Pernikahan mereka saja terbilang tidak sah. saat itu sebelum Pernikahan Andrean meminta bantuan kepada kawan lama yang belajar pendeta namun belum di Lantik Sebagai Pendeta untuk berpura pura sebagai pendeta bahkan sertifikat pemberkatan Andrean buat sendiri. menyalahi Hukum memang tapi mau bagaimana lagi Andrean tak ingin terjebak pada hubungan yg tidak semestinya. Andrean yakin bahwa Ia tak pernah menyentuh Kemala sedikit pun, bahkan mengenalnya saja tidak, Ia hanya tau dari bahwa Kemala pernah menempuh Pendidikan di tempat yang sama Massachusetts Institute Of Technology namun beda tingkatan. Andrean memang sudah pernah mengecek CCTV namun hasilnya nihil tidak ada vidio atau gambar apapun di tanggal itu. yang menunjukkan Ia mengajak Kemala ke hotel bahkan sama halnya

  • HARUSKAH MENJADI YANG KEDUA    KETAHUAN

    "Hei... kalian, kalian disini dibayar itu untuk kerja ya bukan untuk enak enakan!" Baru saja mereka membicarakan Seseorang yang sejak lama menyukai Bos mereka, Tiba tiba sekarang wanita itu muncul di hadapan mereka dan menegur mereka. Wanita tersebut adalah Laretta yang terkenal memiliki karakter yang tidak ramah angkuh dan juga judes. Laretta selalu merasa bahwa Bosnya juga memiliki perasaan yang sama dengan diri nya. karena keramahan dan kebaikan sang Bos kepada nya lah membuat Ia berfikir Bos nya yang tidak lain adalah Andrean juga menyukai nya. "Maaf! Julie dan Mita pun kembali bekerja tak ingin meladeni Ucapan Laretta. Laretta pun kembali ke meja kerja nya. "Tuch kan lagaknya itu lho udah kayak Istri Bos aja! Ucap Mita Setelah kepergian Laretta. "Udah ah ngomongin dia gak ada habisnya." "BTW hari Sabtu ini kamu sibuk gak? tanya Mita. "Enggak, Kenapa? "Jalan yuk, nonton, habis gitu kemanalah gitu yang penting cari hiburan, atau makan sambil dengerin live music"...

  • HARUSKAH MENJADI YANG KEDUA    TERBUKTI

    Dan wanita itu tidak lain adalah Clara, namun dengan penampilan yang berbeda dari sebelumnya kini Clara menjadi sangat cantik bahkan melebihi Julie mengenakan pakaian yang terlihat begitu modis dengan rambut ikal di bagian bawah rambut. "Hai Julie, lama tidak jumpa ternyata kamu masih sama ya udik, Ucap Clara dengan tatapan merendahkan, sejurus kemudian memperlihat kan diri nya sendiri sambil menggoyangkan tubuhnya sendikit dengan maksud menonjolkan dirinya. saat itu Julie memang sedang sendiri dan berada di dekat tepatnya di sudut rak display sedangkan Ibunya sudah jalan terlebih dahulu dan sedang mengantri di kasir. Dan tanpa mereka sadari tidak jauh dari tempat mereka berada, tepatnya di depan rak etalase ada Dave Pemilik Restoran tempat mereka bekerja yang sedang mencari barang yang dibutuhkan. Tentu saja Dave dapat mendengar percakapan mereka, awalnya Ia abaikan, namun setelah Ia mendengar suara Julie, Dave pun akhirnya mencoba memastikan dengan berjalan satu langkah kemud

  • HARUSKAH MENJADI YANG KEDUA    INGIN MENCERITAKAN

    "Papa!! Madeline terkejut atas apa yang Putri nya katakan. " Iya Ma Papa, Kenapa sich Mama gak jujur aja sama Julie!" "Papamu memang sudah meninggal Julie, mungkin yang kamu lihat itu Saudara kembar Papamu, mereka itu kembali indentik perbedaan mereka hanya tinggi badan. "Lalu mengapa kita tidak pernah berkumpul dengan keluarga, kenapa kita tinggal disini? "Mama juga tidak tahu, mengapa mereka selalu menyalahkan Mama", ujar Madeline dengan helaan nafas. "Menyalahkan gimana Ma? tanya Julie yang memang sudah lama ingin tahu sebab mereka tinggal di Panti Asuhan. "yahh," (helaan nafas lagi terdengar dari bibir Madeline) cerita nya panjang Julie. "cerita in donk Ma! Julie sebenarnya sudah lama pingin tau kenapa kita tinggal disini? lalu keluarga?" pinta Julie "Disini, kami ini keluarga kamu Julie! "Julie tau Ma! disini lah keluarga Julie, tapi maksud Julie keluarga sedarah" selama ini Julie hanya tau grandma grandpa yang jauh sekali. "Cerita nya nanti saja ya Julie, se

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status