Share

INGIN MENCERITAKAN

Penulis: NiaVanyaChristi
last update Terakhir Diperbarui: 2024-05-30 01:09:54

"Papa!! Madeline terkejut atas apa yang Putri nya katakan.

" Iya Ma Papa, Kenapa sich Mama gak jujur aja sama Julie!"

"Papamu memang sudah meninggal Julie, mungkin yang kamu lihat itu Saudara kembar Papamu, mereka itu kembali indentik perbedaan mereka hanya tinggi badan.

"Lalu mengapa kita tidak pernah berkumpul dengan keluarga, kenapa kita tinggal disini?

"Mama juga tidak tahu, mengapa mereka selalu menyalahkan Mama", ujar Madeline dengan helaan nafas.

"Menyalahkan gimana Ma? tanya Julie yang memang sudah lama ingin tahu sebab mereka tinggal di Panti Asuhan.

"yahh," (helaan nafas lagi terdengar dari bibir Madeline) cerita nya panjang Julie.

"cerita in donk Ma! Julie sebenarnya sudah lama pingin tau kenapa kita tinggal disini? lalu keluarga?" pinta Julie

"Disini, kami ini keluarga kamu Julie!

"Julie tau Ma! disini lah keluarga Julie, tapi maksud Julie keluarga sedarah" selama ini Julie hanya tau grandma grandpa yang jauh sekali.

"Cerita nya nanti saja ya Julie, sekarang mending kamu bantuin Mama bikin kue, besok ada yang ulang tahun lho!

"Pasti yang ulang tahun si kecil Mira ya! ya udah ayo bikin kue Ma! Mama pinter banget masak, cocok kalau Mama buka Restoran.

"Dulu Mama dan Papa memang pernah buka Restoran lho Julie, dari hasil tabungan kami.

" Serius Ma! tanya Julie yang antusias.

"yuk ikut Mama ke Supermarket samping ya!

Madeline dan Julie pergi ke Supermarket dengan berjalan kaki di sepanjang kira kira tiga ratus meter dari Panti Asuhan sambil bercerita

Dulu Mama dan Papa sama seperti kamu Julie gak pernah makan di luar, Mama selalu bawa bekal double untuk Mama dan Papamu, uang gaji selalu kami simpan.

kebetulan cita-cita Mama dan Papa sama yaitu punya Restoran sendiri. Papamu itu Juga bisa masak lho! Papa bisa bikin California Roll lho dan beberapa makanan asal Korea.

Tapi yahh karena Papamu ketipu temannya akhirnya kandas.

"Ketipu gimana Ma? Tanya Julie akhirnya

"ketipu iming iming investasi, dulu padahal Restaurant kami cukup ramai sampai akhirnya temen Papamu Dateng nawarin investasi, Papa mu tergiur lalu menanam modal satu juta dollar.

"yahh, awalnya memang kita merasakan keuntungan itu lalu Uang itu sebagai Papa gunakan untuk DP Rumah sederhana dengan dua kamar tidur, dengan cara menyicil dan membeli perabotan kebutuhan Rumah beserta box bayi untuk kamu.

*Menceritakan*

Hingga suatu Saat Brian Suami Madeline Ayah Julie semakin tergiur pun memutuskan menambah infestasi besar besaran, Madeline Ibu Julie awalnya menolak dan mengungkapkan pendapatnya namun tetap saja Brian bersikeras.

dengan alasan, "Ini Demi putri kita yang akan lahir nanti!"

Seberapapun Madeline menolak tetap saja gagal, Brian bersikeras hingga menanam kan modal besar besaran.

Namun setelah inves besar besaran keuntungan dari bunga yang seharusnya di trima oleh Brian ternyata tidak di trima, bahkan sampai lima bulan lamanya keuntungan di berikan, teman Brian Mr. Brown tidak bisa di hubungi, Di Rumahnya pun kosong tidak ada keluarga nya.

Brian pun melapor kan ke pihak berwajib namun tak kunjung ada hasil.

Sedangkan Ia butuh uang untuk keperluan Resto, biaya persalinan, cicilan Rumah, makan, keperluan sehari hari dan membayar pegawai karena semenjak mengandung Madeiline tidak lagi ikut bekerja di restoran.

Sehingga Brian memutuskan untuk menjual Restoran tersebut, kebetulan ada seorang pengusaha yang tertarik dengan Restoran tersebut.

Uang itu kemudian di serahkan kepada Madeleine untuk biaya persalinan, makan dan keperluan sehari hari dan Brian hanya mengambil beberapa untuk keperluan mencari pekerjaan mengurus kepolisian dan bayar pegawai. Untuk cicilan Rumah belum di sisihkan karena keuangan tidak mencukupi.

Namun dalam perjalanan setelah dari kantor polisi dan hendak mencari pekerjaan, Brian mengalami kecelakaan hingga meninggal dunia. Pihak keluarga Brian menyalahkan Madeleine atas semua yang menimpa Brian. Keluarga dari pihak Brian memfitnah Madeiline dan menganggap Madeiline adalah seorang wanita yang materialistis selalu menuntut sehingga membuat Brian tergiur investasi.

Tepat di kehamilan 9 bulan lewat atau lebih tepatnya sepuluh bulan kurang satu Minggu, Rumah yang ia tempati di sita oleh bank karena tunggakan yang sangat besar, Madeline di minta untuk segera meninggalkan rumah. ia hanya di beri waktu sebanyak dua hari untuk segera membereskan barang- barang nya.

Setelah membereskan semua yang penting -penting dan dimasukkan nya kedalam travel bag besar dan tas besar. Beruntung baju sepatu Madeiline tak terlalu banyak sehingga muat satu travel bag besar, satu tas besar yg Ia taruh di atas travel bag, tas ransel dan tas slempang berukuran sedang.

Karena kelelahan Madeline mengalami kontraksi, ia pun segera pergi menuju ke Rumah sakit dengan membawa baju bajunya Dan barang-barang yang sudah Ia kemas ke dalam tas kemudian langsung menuju IGD.

Madeline melahirkan dirumah sakit seorang diri tanpa ada suami di sisinya dan keluarga.

Madeiline juga tak bisa memaksa orang tuanya menemani, karena tempat tinggal mereka sangat jauh terlebih lagi orang tua Madeiline sudah tua, Hanya vidio call dari orang tuanya yang menguatkan Madeleine.

Setelah melahirkan Madeline harus bersiap untuk pulang sebelum tarif perawatan persalinan semakin membengkak.

Sebelum keluar dari rumah sakit tak lupa Madeline membayar biaya rumah sakit dari uang yang diberikan suami nya hasil menjual restoran.

Sisa uang rencananya akan di pergunakan Madeline untuk mencari apartemen kecil yang murah dan untuk biaya hidup sehari hari sambil mencari pekerjaan yang bisa membawa anak ataupun yang bisa di kerjakan di Rumah.

Dengan menggendong bayi, membawa barang barang bawaan yang berat, Madeline berusaha berjalan sambil mencari apartemen murah.

Sesekali ia akan duduk di pinggir jalan karena sangat lelah apa lagi setelah melahirkan.

Lelah, nyeri itulah yang di rasakan oleh Madeiline, terlebih lagi Putrinya yang mulai rewel meski sudah minum asi, namun mau bagaimana lagi Ia harus tetap berjalan agar segera menemukan tempat tinggal.

Dalam sebuah perjalanan tiba tiba hujan turun, Madeline langsung menutupi Putrinya yang baru dilahirkan dengan apron menyusui sambil mendekap nya dengan lengan agar tak kedinginan.

Beruntung setelah berjalan sekitar beberapa kilo dari rumah sakit ada sebuah yayasan kasih panti asuhan, Madeline berencana ingin berteduh dahulu dan tinggal satu hari agar putri nya tak kehujanan. Begitu juga dengan Madeleine yang sudah sangat lelah.

Madeline pun masuk ke halaman Panti Asuhan itu, lalu mengetuk pintu, dan meminta ijin kepada pengurus panti asuhan itu yang tak lain adalah Bu Catrine.

Bu.Catrine seorang wanita paruh baya yang berusia 47 tahun yang sudah sejak lama di percaya untuk mengurus panti asuhan bahkan ketika Ia masih muda.

Karena iba dan kebetulan Ia sempat meminta kepada Pemilik untuk menambah pengurus, akhirnya Pengurus panti aSuhan mengijinkan Madeleine tinggal dan menetap saja sambil bantu bantu. Karena Bu catrine adalah satu Satunya pengurus panti asuhan dengan jumlah anak mencapai 20 orang. dimulai dari bayi hingga usia 18 tahun sehingga Ia cukup kewalahan.

Setelah mendengar cerita dari mama nya, Julie kini mengerti mengapa ia tinggal di panti asuhan. Dan karena nya justru itu semakin membuat Julie bertekad untuk bekerja lebih rajin, menabung agar dapat membahagiakan Ibunya, mengajak Ibunya berlibur, makan di Restoran.

Kini Madeline dan Julie telah selesai belanja kebutuhan Kue beserta lilin Ulang Tahun.

saat hendak membayar di kasir tak sengaja bertemu dengan seorang wanita yg memfitnah Julie di Restoran tempat kerja Julie sebelum nya.

Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi

Bab terbaru

  • HARUSKAH MENJADI YANG KEDUA    RENCANA

    Masih di kediaman Joeseph, Kemala terbangun dari tidurnya di pukul 8 pagi ia terkejut saat itu mendapati dirinya tak berbusana sama sekali bahkan pakaian berikut pakaian dalam pun berserakan di lantai kamar itu. "Apa yang terjadi semalam? Apa semalam kita?" Tanya Kemala kepada Joe. "Maaf semalam aku mabuk berat." Dalih Joe. Joe memang mabuk saat itu namun tak terlalu parah ia masih memiliki kesadaran saat itu. dan dengan sadar ia melakukan hubungan itu pada Kemala. "Sudahlah aku juga mabuk semalam." Jawab Kemala santai karena hal ini memang bukan yang pertama bagi nya, ia mulai berhubungan dahulu saat setelah acara prom night high party yang di adakan di sekolah untuk acara kelulusan. "Mau ku buatkan minuman untuk menghilangkan pengar?"tawar Joe sambil memakai pakaiannya. sama halnya dengan Joe hal ini juga bukan yang pertama bagi Joe, bahkan kejadian semalam adalah yang ketiga kalinya bagi dirinya. "Boleh! Jawab Kemala sambil ia bangkit dari tidurnya dan meraih pakaian nya

  • HARUSKAH MENJADI YANG KEDUA    HUBUNGAN

    PLAAK!! Kemala menampar Julie dengan sangat keras, hingga memberikan bekas tanda merah pada pipi Julie. "Nona apa yang kamu lakukan! kenapa kamu menampar ku!" "HEI PELACUR!" JAUHIN SUAMI KU! AWAS KALAU SAMPAI AKU TAU KAMU MASIH MENGGODA SUAMI KU, 'KU BUNUH KAMU'. Bentak Kemala sambil menarik rambut Julie. AAAaaak , Tolong! Julie berteriak kencang karena sakit dikepala nya, "Aku gak kenal suamimu!" Teriakan itu memancing orang' di lantai dua untuk melihat, namun tak ada yang mendekat ataupun menolong Julie. hanya tatapan orang' yang terlihat menghina dan ada juga yang kasihan. Sedangkan Andrean sendiri memang sedang berada di lantai satu yaitu di ruang laboratorium. "GAK KENAL KAMU BILANG! KAMU KERJA PADA SUAMIKU DAN BAHKAN KALIAN JALAN BERSAMA. KAMU MASIH BILANG GAK KENAL!!" Julie menjadi lemas hingga tubuhnya merosot ke lantai dekat meja kerjanya. Ia tak menyangka dengan kenyataan yang ia dengar barusan, ternyata Bos nya yang bernama Andrean itu telah Menikah. "L

  • HARUSKAH MENJADI YANG KEDUA    POV. ANDREAN

    "Habis dari mana kamu! pertanyaan itu membuat nya emosi, pasalnya mereka tak ada hubungan apapun, memang mereka terlihat sudah menikah namun bukan pernikahan pada umumnya. bagaimana mau mendaftarkan Pernikahan, Pernikahan mereka saja terbilang tidak sah. saat itu sebelum Pernikahan Andrean meminta bantuan kepada kawan lama yang belajar pendeta namun belum di Lantik Sebagai Pendeta untuk berpura pura sebagai pendeta bahkan sertifikat pemberkatan Andrean buat sendiri. menyalahi Hukum memang tapi mau bagaimana lagi Andrean tak ingin terjebak pada hubungan yg tidak semestinya. Andrean yakin bahwa Ia tak pernah menyentuh Kemala sedikit pun, bahkan mengenalnya saja tidak, Ia hanya tau dari bahwa Kemala pernah menempuh Pendidikan di tempat yang sama Massachusetts Institute Of Technology namun beda tingkatan. Andrean memang sudah pernah mengecek CCTV namun hasilnya nihil tidak ada vidio atau gambar apapun di tanggal itu. yang menunjukkan Ia mengajak Kemala ke hotel bahkan sama halnya

  • HARUSKAH MENJADI YANG KEDUA    KETAHUAN

    "Hei... kalian, kalian disini dibayar itu untuk kerja ya bukan untuk enak enakan!" Baru saja mereka membicarakan Seseorang yang sejak lama menyukai Bos mereka, Tiba tiba sekarang wanita itu muncul di hadapan mereka dan menegur mereka. Wanita tersebut adalah Laretta yang terkenal memiliki karakter yang tidak ramah angkuh dan juga judes. Laretta selalu merasa bahwa Bosnya juga memiliki perasaan yang sama dengan diri nya. karena keramahan dan kebaikan sang Bos kepada nya lah membuat Ia berfikir Bos nya yang tidak lain adalah Andrean juga menyukai nya. "Maaf! Julie dan Mita pun kembali bekerja tak ingin meladeni Ucapan Laretta. Laretta pun kembali ke meja kerja nya. "Tuch kan lagaknya itu lho udah kayak Istri Bos aja! Ucap Mita Setelah kepergian Laretta. "Udah ah ngomongin dia gak ada habisnya." "BTW hari Sabtu ini kamu sibuk gak? tanya Mita. "Enggak, Kenapa? "Jalan yuk, nonton, habis gitu kemanalah gitu yang penting cari hiburan, atau makan sambil dengerin live music"...

  • HARUSKAH MENJADI YANG KEDUA    TERBUKTI

    Dan wanita itu tidak lain adalah Clara, namun dengan penampilan yang berbeda dari sebelumnya kini Clara menjadi sangat cantik bahkan melebihi Julie mengenakan pakaian yang terlihat begitu modis dengan rambut ikal di bagian bawah rambut. "Hai Julie, lama tidak jumpa ternyata kamu masih sama ya udik, Ucap Clara dengan tatapan merendahkan, sejurus kemudian memperlihat kan diri nya sendiri sambil menggoyangkan tubuhnya sendikit dengan maksud menonjolkan dirinya. saat itu Julie memang sedang sendiri dan berada di dekat tepatnya di sudut rak display sedangkan Ibunya sudah jalan terlebih dahulu dan sedang mengantri di kasir. Dan tanpa mereka sadari tidak jauh dari tempat mereka berada, tepatnya di depan rak etalase ada Dave Pemilik Restoran tempat mereka bekerja yang sedang mencari barang yang dibutuhkan. Tentu saja Dave dapat mendengar percakapan mereka, awalnya Ia abaikan, namun setelah Ia mendengar suara Julie, Dave pun akhirnya mencoba memastikan dengan berjalan satu langkah kemud

  • HARUSKAH MENJADI YANG KEDUA    INGIN MENCERITAKAN

    "Papa!! Madeline terkejut atas apa yang Putri nya katakan. " Iya Ma Papa, Kenapa sich Mama gak jujur aja sama Julie!" "Papamu memang sudah meninggal Julie, mungkin yang kamu lihat itu Saudara kembar Papamu, mereka itu kembali indentik perbedaan mereka hanya tinggi badan. "Lalu mengapa kita tidak pernah berkumpul dengan keluarga, kenapa kita tinggal disini? "Mama juga tidak tahu, mengapa mereka selalu menyalahkan Mama", ujar Madeline dengan helaan nafas. "Menyalahkan gimana Ma? tanya Julie yang memang sudah lama ingin tahu sebab mereka tinggal di Panti Asuhan. "yahh," (helaan nafas lagi terdengar dari bibir Madeline) cerita nya panjang Julie. "cerita in donk Ma! Julie sebenarnya sudah lama pingin tau kenapa kita tinggal disini? lalu keluarga?" pinta Julie "Disini, kami ini keluarga kamu Julie! "Julie tau Ma! disini lah keluarga Julie, tapi maksud Julie keluarga sedarah" selama ini Julie hanya tau grandma grandpa yang jauh sekali. "Cerita nya nanti saja ya Julie, se

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status