Share

POV. ANDREAN

last update Last Updated: 2024-06-20 10:10:29

"Habis dari mana kamu! pertanyaan itu membuat nya emosi, pasalnya mereka tak ada hubungan apapun, memang mereka terlihat sudah menikah namun bukan pernikahan pada umumnya.

bagaimana mau mendaftarkan Pernikahan, Pernikahan mereka saja terbilang tidak sah.

saat itu sebelum Pernikahan Andrean meminta bantuan kepada kawan lama yang belajar pendeta namun belum di Lantik Sebagai Pendeta untuk berpura pura sebagai pendeta bahkan sertifikat pemberkatan Andrean buat sendiri. menyalahi Hukum memang tapi mau bagaimana lagi Andrean tak ingin terjebak pada hubungan yg tidak semestinya.

Andrean yakin bahwa Ia tak pernah menyentuh Kemala sedikit pun, bahkan mengenalnya saja tidak, Ia hanya tau dari bahwa Kemala pernah menempuh Pendidikan di tempat yang sama Massachusetts Institute Of Technology namun beda tingkatan.

Andrean memang sudah pernah mengecek CCTV namun hasilnya nihil tidak ada vidio atau gambar apapun di tanggal itu. yang menunjukkan Ia mengajak Kemala ke hotel bahkan sama halnya ditempat Acara CCTV disana rusak.

Dan kejadian beberapa waktu lalu sebelum terjadi nya kecelakaan, membuat Andrean berfikir bahwa orang orang itu yang menusuk dan memukuli nya adalah orang suruhan istri palsu nya Kemala atau mungkin keluarga Kemala entahlah namun lagi lagi Ia tak memiliki bukti.

Memang Ayah Kemala seorang pebisnis seperti nya bergerak dibidang yang sama yaitu Farmasi namun selama ini Ia tak pernah menghalalkan segala cara atau pun menjelekkan kompetitor.

"Apa hubungan nya dengan mu! setelah mengatakan itu Andrean segera menuju ke kamar nya yang berada dilantai dua. semenjak Kemala tinggal dirumah nya Ia tak pernah lagi menikmati hari hari nya dirumah untuk sekedar bersantai, menonton televisi ataupun berenang.

karena tempat tempat itu telah menjadi tempat favorit Kemala untuk bersantai selain kamar nya sendiri yang berada di lantai satu dekat dengan ruang tamu.

Di pagi ini Andrean memutuskan untuk tidak ke kantor setelah pertemuan nya dengan client selesai, Ia membuat janji lain kepada Orang suruhan nya tentang hasil penyelidikan.

Bukan meminta tolong sahabat nya, Ia menyewa orang yang sudah Profesional dibidang nya bukan nya Ia tak percaya temannya mampu, justru mampu karena pernah menyelidiki mantan tunangan yang membawa kabur uang temannya yang bernilai cukup fantastis meskipun sudah di simpan di bank tetap saja ke bobol juga keuangan temannya itu habis habisan. hingga temannya berhasil mantanya masuk bui uang kembali meskipun bukan seratus persen.

namun Andrean tak ingin terlalu merepotkan temannya, karena temannya sudah sibuk dengan urusan kantor.

Tepat pukul sebelas siang Andrean yang hanya mengenakan kemeja lengan panjang yang lebih santai berwarna abu-abu ke biru an dengan celana bahan berwarna soft grey pun tiba ditempat yang sudah dijanjikan disebuah Restoran kecil Andrean duduk agak cukup jauh dari kaca namun bangkunya menghadap ke arah kaca, setelah

Disisi lain, di kantor, Julie akhirnya memilih untuk makan di kantin, ia tak lagi makan bersama Andrean. entah apa penyebabnya benar-benar sibuk atau ada hal lainnya.

Namun Julie merasa seolah Andrean sedang menghindarinya, padahal pagi tadi saat bertemu masih baik-baik saja Andrean masih baik dan perhatian seperti biasa. Entah mengapa siang ini tiba-tiba berubah.

Di kantin Julie duduk sendiri membelakangi para pegawai lain di bangku paling pojok barisan pertama. agar Julie tak bisa melihat para pegawai yang terus memperhatikannya.

Karena beberapa pegawai di perusahaan itu pernah melihat Julie keluar di jam makan siang bersama dengan Bos mereka. Dan berita tersebut akhirnya meluas hingga hampir semua tahu.

"Hai Julie, Boleh aku duduk di sini?" Tanya salah seorang pegawai bernama Maya, Sambil tangan nya mengarah pada sebuah bangku yang masih kosong di depan Julie.

"Boleh, Silahkan.....," Jawab Julie yang menggantung kan ucapan nya.

Seakan tahu yang di maksud oleh Julie, "Perkenalkan Aku Maya."

"Hallo." Jawab Julie.

Mereka pun akhirnya mengobrol dan bercanda tanpa memperdulikan orang di sekeliling mereka.

Julie senang telah memiliki teman, bahkan di waktu yang tepat

Maya ia bekerja sebagai administrasi gudang di lantai satu. Ia adalah seorang wanita yang easy going, enak di ajak ngobrol. teman curhat yang baik

Bahkan mereka membuat rencana untuk pergi jalan ke salah satu mall di hari Sabtu ini.

Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 4 sore. jam pulang kerja.

Julie pun berjalan dari tempat kerja hingga stasiun kereta bawah tanah.

Dalam perjalanan Tanpa di sadari oleh Julie, Ia di ikuti oleh seorang pria dengan mengendarai mobil nya. Pria itu adalah Joseph.

Joseph mengikuti kemanapun langkah Julie dengan mengendarai mobil nya sangat pelan.

Hingga sampai stasiun Joe masih mengikuti Julie, bahkan Joe berniat memarkir kan mobilnya dan naik kereta mengikuti Julie dengan jarak yang tak terlalu dekat.

Bahkan Joe hendak mengikuti Julie sampai tempat tinggalnya. Julie yang tak sadar bahwa ia di ikuti terus saja berjalan hingga sampai Panti asuhan.

"Jadi kamu tinggal di panti asuhan." Gumam Joeseph

Setelah mengetahui rumah Julie, Segera ia menelepon kekasih nya.

"Hai, Sayank. sesuai permintaan mu, aku sudah menemukannya bahkan tempat tinggalnya."

"Benarkah itu?" Terimakasih. Kamu memang selalu bisa di andalkan. Ujar Kemala.

"Tentu Sayank," Apapun yang kamu mau. Ujar Joe

"Kalau begitu, Dimana Rumah nya?"

"Eits Buru-buru banget, Bagaimana kalau kita ngomongin ini sambil jalan?" Besok aku jemput kamu jam 10. Ujar Joe dan langsung menutup telponnya.

Joe tahu Andrean keluar dari rumah pukul 7.30 atau pukul 8.00. Sehingga Joe menjemput Kemala pukul 10.

Ke esokan hari tepat pukul 10 Joe datang menjemput Kemala di rumahnya, Rumah Kemala dan Andrean. Ia pun keluar dari mobil dan hendak mengetuk pintu rumah Kemala.

Baru beberapa langkah Kemala membuka pintu rumah nya dengan penampilan yang sudah memukau.

Balutan dress span warna merah, dengan model krah rendah berbentuk v lebar, berlengan setali pendek sehingga memperlihatkan lekuk tubuhnya yang berisi bak Gitar spanyol dan Belahan dada yang tampak besar menonjol.

Sapuan make up flawless dengan lipstik berwarna merah darah. anting bulat berkilau menghiasi telinga Kemala dan sepatu high heels warna hitam menunjang penampilan nya.

Membuat Joe terpaku karena penampilan Kemala yang begitu mempesona hingga meneteskan air liur nya.

"Wow Sexy," Gumam Joseph.

"Ayo jalan!" Ajak Kemala.

Mereka pun berangkat rencana mereka akan menuju sebuah cafe sambil berbincang.

Dalam perjalanan, karena penasaran Kemala akhirnya Kemala memutuskan untuk bertanya.

"Ngomong-ngomong pacar Andrean siapa sich, Artis? atau pengusaha?" Tanya Kemala sambil memiringkan tubuhnya menghadap Joe.

"Bukan dia karyawati di Perusahaan Andrean, lantai dua dekat dengan ruang kerja Andrean."

"KARYAWATI! Hanya karyawati?"

"Ya," Dia seorang karyawati dan tinggal di Panti Asuhan.

"WHAT!! Panti Asuhan?" Geram Kemala yang merasa tak terima dirinya di kalahkan oleh orang yang tak sebanding dengan dirinya.

"Kita ke Kantor Andrean dulu!" Ajak Kemala yang emosi nya mulai tersulut.

"Apapun yang kau, Sayank." Ujar Kemala sambil pandangan matanya tertuju pada dada Kemala yang menonjol.

Sampai kantor Andrean, Joe mengantar kan Kemala ke lantai dua dan menunjukkan tempat dimana meja kerja Julie.

Kemala segera mendekat menuju meja kerja Julie yang terletak di depan ruangan Andrean, lebih tepatnya di seberang samping lift. Sedang Joe menjauh, bersembunyi diarea kerja administrasi di lantai dua.

PLAAK!!

Sebuah tamparan yang sangat keras mengenai pipi Julie.

Continue to read this book for free
Scan code to download App

Latest chapter

  • HARUSKAH MENJADI YANG KEDUA    RENCANA

    Masih di kediaman Joeseph, Kemala terbangun dari tidurnya di pukul 8 pagi ia terkejut saat itu mendapati dirinya tak berbusana sama sekali bahkan pakaian berikut pakaian dalam pun berserakan di lantai kamar itu. "Apa yang terjadi semalam? Apa semalam kita?" Tanya Kemala kepada Joe. "Maaf semalam aku mabuk berat." Dalih Joe. Joe memang mabuk saat itu namun tak terlalu parah ia masih memiliki kesadaran saat itu. dan dengan sadar ia melakukan hubungan itu pada Kemala. "Sudahlah aku juga mabuk semalam." Jawab Kemala santai karena hal ini memang bukan yang pertama bagi nya, ia mulai berhubungan dahulu saat setelah acara prom night high party yang di adakan di sekolah untuk acara kelulusan. "Mau ku buatkan minuman untuk menghilangkan pengar?"tawar Joe sambil memakai pakaiannya. sama halnya dengan Joe hal ini juga bukan yang pertama bagi Joe, bahkan kejadian semalam adalah yang ketiga kalinya bagi dirinya. "Boleh! Jawab Kemala sambil ia bangkit dari tidurnya dan meraih pakaian nya

  • HARUSKAH MENJADI YANG KEDUA    HUBUNGAN

    PLAAK!! Kemala menampar Julie dengan sangat keras, hingga memberikan bekas tanda merah pada pipi Julie. "Nona apa yang kamu lakukan! kenapa kamu menampar ku!" "HEI PELACUR!" JAUHIN SUAMI KU! AWAS KALAU SAMPAI AKU TAU KAMU MASIH MENGGODA SUAMI KU, 'KU BUNUH KAMU'. Bentak Kemala sambil menarik rambut Julie. AAAaaak , Tolong! Julie berteriak kencang karena sakit dikepala nya, "Aku gak kenal suamimu!" Teriakan itu memancing orang' di lantai dua untuk melihat, namun tak ada yang mendekat ataupun menolong Julie. hanya tatapan orang' yang terlihat menghina dan ada juga yang kasihan. Sedangkan Andrean sendiri memang sedang berada di lantai satu yaitu di ruang laboratorium. "GAK KENAL KAMU BILANG! KAMU KERJA PADA SUAMIKU DAN BAHKAN KALIAN JALAN BERSAMA. KAMU MASIH BILANG GAK KENAL!!" Julie menjadi lemas hingga tubuhnya merosot ke lantai dekat meja kerjanya. Ia tak menyangka dengan kenyataan yang ia dengar barusan, ternyata Bos nya yang bernama Andrean itu telah Menikah. "L

  • HARUSKAH MENJADI YANG KEDUA    POV. ANDREAN

    "Habis dari mana kamu! pertanyaan itu membuat nya emosi, pasalnya mereka tak ada hubungan apapun, memang mereka terlihat sudah menikah namun bukan pernikahan pada umumnya. bagaimana mau mendaftarkan Pernikahan, Pernikahan mereka saja terbilang tidak sah. saat itu sebelum Pernikahan Andrean meminta bantuan kepada kawan lama yang belajar pendeta namun belum di Lantik Sebagai Pendeta untuk berpura pura sebagai pendeta bahkan sertifikat pemberkatan Andrean buat sendiri. menyalahi Hukum memang tapi mau bagaimana lagi Andrean tak ingin terjebak pada hubungan yg tidak semestinya. Andrean yakin bahwa Ia tak pernah menyentuh Kemala sedikit pun, bahkan mengenalnya saja tidak, Ia hanya tau dari bahwa Kemala pernah menempuh Pendidikan di tempat yang sama Massachusetts Institute Of Technology namun beda tingkatan. Andrean memang sudah pernah mengecek CCTV namun hasilnya nihil tidak ada vidio atau gambar apapun di tanggal itu. yang menunjukkan Ia mengajak Kemala ke hotel bahkan sama halnya

  • HARUSKAH MENJADI YANG KEDUA    KETAHUAN

    "Hei... kalian, kalian disini dibayar itu untuk kerja ya bukan untuk enak enakan!" Baru saja mereka membicarakan Seseorang yang sejak lama menyukai Bos mereka, Tiba tiba sekarang wanita itu muncul di hadapan mereka dan menegur mereka. Wanita tersebut adalah Laretta yang terkenal memiliki karakter yang tidak ramah angkuh dan juga judes. Laretta selalu merasa bahwa Bosnya juga memiliki perasaan yang sama dengan diri nya. karena keramahan dan kebaikan sang Bos kepada nya lah membuat Ia berfikir Bos nya yang tidak lain adalah Andrean juga menyukai nya. "Maaf! Julie dan Mita pun kembali bekerja tak ingin meladeni Ucapan Laretta. Laretta pun kembali ke meja kerja nya. "Tuch kan lagaknya itu lho udah kayak Istri Bos aja! Ucap Mita Setelah kepergian Laretta. "Udah ah ngomongin dia gak ada habisnya." "BTW hari Sabtu ini kamu sibuk gak? tanya Mita. "Enggak, Kenapa? "Jalan yuk, nonton, habis gitu kemanalah gitu yang penting cari hiburan, atau makan sambil dengerin live music"...

  • HARUSKAH MENJADI YANG KEDUA    TERBUKTI

    Dan wanita itu tidak lain adalah Clara, namun dengan penampilan yang berbeda dari sebelumnya kini Clara menjadi sangat cantik bahkan melebihi Julie mengenakan pakaian yang terlihat begitu modis dengan rambut ikal di bagian bawah rambut. "Hai Julie, lama tidak jumpa ternyata kamu masih sama ya udik, Ucap Clara dengan tatapan merendahkan, sejurus kemudian memperlihat kan diri nya sendiri sambil menggoyangkan tubuhnya sendikit dengan maksud menonjolkan dirinya. saat itu Julie memang sedang sendiri dan berada di dekat tepatnya di sudut rak display sedangkan Ibunya sudah jalan terlebih dahulu dan sedang mengantri di kasir. Dan tanpa mereka sadari tidak jauh dari tempat mereka berada, tepatnya di depan rak etalase ada Dave Pemilik Restoran tempat mereka bekerja yang sedang mencari barang yang dibutuhkan. Tentu saja Dave dapat mendengar percakapan mereka, awalnya Ia abaikan, namun setelah Ia mendengar suara Julie, Dave pun akhirnya mencoba memastikan dengan berjalan satu langkah kemud

  • HARUSKAH MENJADI YANG KEDUA    INGIN MENCERITAKAN

    "Papa!! Madeline terkejut atas apa yang Putri nya katakan. " Iya Ma Papa, Kenapa sich Mama gak jujur aja sama Julie!" "Papamu memang sudah meninggal Julie, mungkin yang kamu lihat itu Saudara kembar Papamu, mereka itu kembali indentik perbedaan mereka hanya tinggi badan. "Lalu mengapa kita tidak pernah berkumpul dengan keluarga, kenapa kita tinggal disini? "Mama juga tidak tahu, mengapa mereka selalu menyalahkan Mama", ujar Madeline dengan helaan nafas. "Menyalahkan gimana Ma? tanya Julie yang memang sudah lama ingin tahu sebab mereka tinggal di Panti Asuhan. "yahh," (helaan nafas lagi terdengar dari bibir Madeline) cerita nya panjang Julie. "cerita in donk Ma! Julie sebenarnya sudah lama pingin tau kenapa kita tinggal disini? lalu keluarga?" pinta Julie "Disini, kami ini keluarga kamu Julie! "Julie tau Ma! disini lah keluarga Julie, tapi maksud Julie keluarga sedarah" selama ini Julie hanya tau grandma grandpa yang jauh sekali. "Cerita nya nanti saja ya Julie, se

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status