Share

77 ~ Jebakan

Penulis: MAMAZAN
last update Tanggal publikasi: 2025-11-11 18:53:57

Bab 77

Berbeda dengan keadaan Irene yang kini menemukan kedamaian dalam pelukan Gerald, Owen saat ini sedang menjalani nasibnya. Ia sudah tiba di kantor kepolisian. Berjalan dengan pengawasan ketat oleh dua petugas berwajah dingin. Borgol perak melingkari pergelangan tangannya, menghancurkan sisa-sisa arogansinya.

Begitu masuk ke dalam lorong yang sepi dan remang-remang, ia berjalan menuju ruangan di mana ia harus diinterogasi. Ia terkejut melihat sosok yang ia kenal. Sosok yang baru tadi ia te
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Hasrat Terlarang : Dijual Suami Dimanja Presdir   Bab 101 | Happy Ending (Tamat)

    Bab 101 (Last Chapter)Austin yang tidak tahan pun hendak bergerak, namun Bella dengan cepat menahan tangan suaminya. “Why love?” tanya Austin.Bella menggelengkan kepalanya pelan. “Apa kamu tidak lihat kesungguhan Irene? Percayakan padanya.”Pria bertubuh tegap itu membuang nfas halus dan menyunggingkan senyum merekah. Ia paham dengan maksud sang istri.Jika sampai wanita yang bertindak saat ada gangguan dari wanita lain dan berani menghadapinya langsung, maka wanita itu benar-benar percaya akan pasangannya.Austin pun kembali merangkul pinggang istrinya, mengamati apa yang akan terjadi. Lagi pula di ruangan ini hanya berisi keluarga inti dan para sahabat dekat.Jadi apapun yang terjadi tidak akan menjadi omongan public.Dan inilah, Alea tiba di depan pengantin, namun Irene tak sedikit pun terintimidasi dengan tatapan penuh amarah dari Alea.Lagi pula ia sudah mendengar semua cerita dari Gerald. Percaya? Tentu saja ia percaya dengan apa yang calon suaminya itu katakan.Irene melangkah

  • Hasrat Terlarang : Dijual Suami Dimanja Presdir   Bab 100 | Pernikahan Impian?

    Bab 100“Oh Gerald… Sayang…” jeritan kuat lolos dari mulut Irene saat mendapatkan pelepasan dan merasakan hangatnya cairan yang memenuhi perutnya.Tubuhnya bergetar hebat karena nikmat yang ia rasakan itu.Ia memeluk erat lelakinya itu.Yang selama ini ia tidak pernah rasakan ternyata bercinta bisa membuatnya menjadi seseorang yang liar. Dan sensasi itu yang hanya ia bisa dapatkan dari Gerald.Nafas mereka berdua masih tersengal-sengal.“Terimakasih sayang,” bisik Gerald kemudian kembali melumat bibir Irene penuh cinta. Begitu dalam dan penuh kelembutan.Mereka berdua menyatu dengan begitu hebatnya.Gerald merasa begitu luar biasa, karena bisa melihat kekasihnya itu yang bisa mengekspresikan dirinya. Dan itu membuat adrenalinnya semakin berpacu.“Kamu tidak kembali ke kantor, sayang?” tanya Irene yang terdengar seperti bisikan halus.Gerald menyunggingkan senyum tipis nan hangat, “Bagaimana mungkin aku ke kantor di saat seperti ini sayang.” Ia menggigit bibit bawahnya, tersenyum naka

  • Hasrat Terlarang : Dijual Suami Dimanja Presdir   Bab 99 | (21+) Bergeraklah Untukku, Love

    "Sayang..." Irene berbisik sambil menggigit bibir bawahnya, menatap Gerald dengan sorot mata yang menantang.Gerald memejamkan mata, menahan erangan yang hampir lolos dari tenggorokannya. Ia turun dari sofa dan meloloskan celana bahannya hingga jatuh ke lantai. Irene ikut bergeser, tangannya menyentuh bagian menonjol di balik boxer ketat Gerald. Ia memberikan kecupan-kecupan kecil di sana, menciptakan rangsangan yang membuat napas Gerald memburu."Love..." Gerald mengerang, tangannya mengusap rambut Irene dengan posesif.Irene menengadahkan kepalanya. Tangannya bergerak lincah menarik karet boxer Gerald, membebaskan kejantanan pria itu yang sudah mengeras sempurna dan penuh urat. Irene menjulurkan lidahnya, membasahi bagian kepalanya dengan sapuan yang pelan, lalu menghisapnya dengan ritme yang stabil."Oh, damn! Love!" Gerald menggeram keras. Ia mendongakkan kepala, menikmati setiap sensasi liar yang diciptakan mulut mungil Irene."Sayang... ah, terus... I like it, my love!" Gerald m

  • Hasrat Terlarang : Dijual Suami Dimanja Presdir   Bab 98 | (21+) Don't Stop Ge'

    Bab 98“I want to—”Belum sempat Irene menyelesaikan kalimatnya, Gerald sudah menarik tengkuknya, menyatukan bibir mereka dalam ciuman yang menuntut. Pagutan itu terasa panas dan haus, seolah membuktikan betapa mereka saling menginginkan.Gerald tidak berhenti di bibir. Ia menciumi rahang Irene lalu turun ke ceruk lehernya. Pria itu menyesap kulit lembut di sana cukup dalam hingga meninggalkan jejak kemerahan yang mencolok.“Euhm… Ge…” Irene mendesah rendah.Tangan Irene bergerak aktif. Ia menarik dasi Gerald hingga terlepas, lalu dengan jari yang sedikit gemetar, ia membuka satu per satu kancing kemeja pria itu. Begitu kemeja itu terbuka, Irene menyentuhkan telapak tangannya ke dada bidang Gerald, merasakan detak jantung pria itu yang berpacu kencang di balik kulitnya.Gerald mengerang pendek di tenggorokan. Ia menatap Irene dengan sorot mata gelap, lalu merebahkan wanita itu di atas sofa. Tubuh kokoh Gerald menindih Irene, mengunci setiap gerakan wanita itu.Tangan Gerald mulai menj

  • Hasrat Terlarang : Dijual Suami Dimanja Presdir   Bab 97 | Membuka Semuanya

    Irene mengepal tangannya erat, kuku-kukunya memutih saat ia menahan gejolak emosi di dalam dadanya. “Dan sekarang?” tanyanya, suaranya sedikit bergetar.Gerald menarik napas dalam, memejamkan mata sejenak seolah sedang mengumpulkan kepingan memori yang selama ini ingin ia kubur dalam-dalam.“Alea adalah putri salah satu rekan bisnis orang tuaku. Kami tumbuh bersama sejak bangku kuliah. Aku akui, dulu aku menyukainya—setidaknya, aku mengira begitu. Namun, jujur saja, belum pernah terlintas di pikiranku untuk menjadikannya pendamping hidup,” tutur Gerald dengan nada yang kini terdengar lebih tenang, meski ada jejak kepahitan di sana.Ia berhenti sejenak, menatap mata Irene dalam-dalam sebelum melanjutkan. “Kemudian, Austin Harold masuk ke dalam hidup kami. Kami bertiga menjadi sahabat karib. Namun, aku sadar bahwa Alea menaruh hati pada Austin.”Gerald tersenyum tipis, sebuah senyuman getir yang tak sampai ke matanya. Ia mendaratkan kecupan lembut di pipi Irene, sebuah tindakan yang bert

  • Hasrat Terlarang : Dijual Suami Dimanja Presdir   Bab 96 | Kebusukan

    “Tanyakan apa saja. Aku akan menjawab semuanya sekarang juga.”Irene menatap manik mata Gerald. Ada gejolak emosi di sana yang sulit ia definisikan—campuran antara kecemasan, dan keinginan untuk jujur. Irene menghela napas panjang, meredam rasa sesak yang sempat muncul.“Cukup ceritakan semuanya saja, Ge,” suaranya lembut namun sarat akan ketenangan yang menuntut. “Aku sendiri tidak tahu harus mulai dari mana.”Gerald mengusap pipi Irene dengan ibu jarinya, sentuhan yang sarat kasih sayang dan permohonan maaf tanpa kata. “Baik, Love. Akan aku ceritakan semua untukmu.”Saat pintu lift berdenting terbuka di lantai dasar, Gerald langsung merangkul pinggul Irene dengan posesif, seolah ingin memastikan wanitanya itu tidak akan pernah beranjak dari sisinya.Sementara itu, di lantai atas, atmosfer ruangan kerja Gerald telah berubah menjadi medan perang.“Lepas!” pekik Alea. Ia yang sudah kehilangan kewarasan akibat penolakan Gerald, melayangkan tamparan keras ke wajah Victor.PLAK!Suara itu

  • Hasrat Terlarang : Dijual Suami Dimanja Presdir   Bab 93 | Berapa Lama?

    Mobil Rolls-Royce hitam berhenti tepat di depan lobi utama. Victor membukakan pintu, dan Gerald turun lebih dulu sebelum mengulurkan tangannya pada Irene. Begitu kaki Irene memijak lantai marmer lobi, seluruh atensi di ruangan luas itu seolah tersedot ke arah mereka.Irene tampil memukau, memancark

  • Hasrat Terlarang : Dijual Suami Dimanja Presdir   91 ~ Sesuatu Yang Menanti

    Bab 91"Ka-kamar kita?" tanya Irene gugup. Yang ada dipikiran Irene saat ini adalah kenapa harus kamar kita? Apa artinya ia akan tidur bersama Gerald?Gerald menaikkan satu alisnya. “Apa ada yang salah?”“Uhm… Maksud kamu kamar kita?” tanya Irene hati-hati, berharap Gerald paham maksud pertanyaanny

  • Hasrat Terlarang : Dijual Suami Dimanja Presdir   86 ~ Aku Bodoh Bukan?

    Bab 86Gerald dan Victor berjalan cepat, meninggalkan kantor polisi dengan aura kemenangan yang tegas. Mereka tidak menyisakan satu pun keraguan bahwa ini adalah akhir dari kisah Owen dan Bertha.Mereka tiba di parkiran VIP bandara. Sampai di mobil, Gerald tersenyum lembut, senyum yang murni dan ha

  • Hasrat Terlarang : Dijual Suami Dimanja Presdir   85 ~ Kesempatan terakhir

    Bab 85"Pertemuan dua kekasih yang sungguh mengharukan…"Suara bariton yang dalam dan dingin itu memecah keheningan di lorong sel penahanan. Suara yang kini paling mereka benci dan takuti. Pandangan Owen dan Bertha mengangkat wajah mereka, tertuang pada sosok yang ada di sana.Berdiri di luar jeruj

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status