Home / Male Adult / Hasrat Wanita Desa / Bab 197 Mulai Curiga!

Share

Bab 197 Mulai Curiga!

Author: Tristar
last update Petsa ng paglalathala: 2026-01-27 09:15:36

Tak terasa perjalanan pun sudah hampir 2 jam. Erfan melajukan mobilnya dengan pelan karena dia mengikuti laju bus.

"Sayang, duluan aja gak apa-apa, gak perlu ngikutin bus," ucap Shara.

"Tapi kalo mereka istirahat nanti, kita gak bisa kumpul sama mereka," balas Erfan.

"Sebelum masuk tol, sudah di jadwalkan beristirahat dulu!" Dosen Erika menyela.

"Kalo gitu, nanti pas masuk tol salip aja," ucap Diva.

Erfan mengangguk.

"Sayang, boleh gak nanti aku yang menyetir di tol?" tanya Shara, tatapan
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter

Pinakabagong kabanata

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 347 Keterampilan Wanita Bersuami, Sudah Di Asah

    Erfan bisa merasakan, kalau apem wanita itu masih sangat sempit. Rasanya, masih sangat nikmat, tidak jauh lebih buruk, dari para wanitanya yang belum pernah melahirkan. "Bu Dita, vaginamu... masih sangat sempit!" ucap Erfan sambil terus mendorong batangnya ~ secara perlahan. "Ahhh... itu... karena batang Tuan Muda, terlalu besar!" balas Bu Dita dengan suara berat. Ekspresinya tampak mengernyit, seperti sedang menahan rasa sakit. Setelah batang itu masuk setengahnya, Erfan menghentak kuat, sehingga dengan cepat ~ batang itu masuk sepenuhnya. "Ahhhh...." desahan nikmat keluar dari mulut keduanya, ketika sensasi nikmat dari penyatuan sempurna itu, bisa mereka rasakan."Shh... ahh, sangat sesak! mentok di dalam lagi," ucap Bu Dita dengan nada penuh kenikmatan.Erfan tak mengatakan apapun. Dia tampak memejamkan matanya, sedang fokus menikmati.Setelah cukup menikmati sensasi itu, Erfan mulai menggerakkan batangnya di dala

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 346 Bu Dita, Lebih Nikmat

    Bu Dita langsung saja mengulum batang itu dengan ganas. Tampak, batang besar itu keluar masuk ke dalam mulut Bu Dita dengan gerakan cepat."Ahhh... kuluman-mu sangat enak, ahh..." Erfan di buat ke enakan oleh permainan Bu Dita.Mendengar itu, Bu Dita bermain lebih ganas lagi. Dia menyertakan jilatan, di sela-sela mengulumnya.Erfan meremas payudara Bu Dita semakin keras, serta dia meremas-remas rambutnya dengan tangan lainnya.Setelah cukup lama mengulum, Bu Dita mengeluarkan batang itu dari mulutnya."Tuan Muda sangat kuat!" puji Bu Dita. "Apa Tuan Muda mau terus di kulum sampai keluar?" tanyanya."Terserah kamu. Kalau kamu mau, silakan!" balas Erfan dengan nada main-main."Kalau sampai keluar, nanti gak bisa lanjut ke permainan inti dong," ucap Bu Dita dengan nada ragu."Tenang saja, aku bisa keluar berkali-kali!" balas Erfan meyakinkan.Walaupun telah mendengar pernyataan itu, Bu Dita tetap saja mera

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 345 Bu Dita, Agresif

    Beberapa saat kemudian, kenikmatan puncak itu berlalu. Erfan membalikkan tubuh Mira, menekannya di bawah tubuhnya kembali. "Ayo, lanjut!" ajak Erfan. "Masih kuat?" tanya Mira dengan heran. "Tentu saja masih kuat! lihat, batangku masih sangat keras!" ucap Erfan sambil menunjuk batangnya. Mira melirik sekilas batang Erfan. Benar saja, batang itu masih sangat keras. "Tuan Muda, aku tidak mengira... kamu sekuat ini," ucap Mira dengan nada takjub. "Keluar sekali atau dua kali gak cukup untukku. Aku bisa keluar berkali-kali! bahkan aku mampu meniduri beberapa wanita sekali gus," ucap Erfan dengan nada bangga, sambil memosisikan batang kerasnya itu di lubang apem itu. "Kalau itu benar... ayo tiduri aku sampai aku lemas," ujar Mira dengan nada provokatif. "Oke. Aku pastikan kamu akan lemas!" balas Erfan, sambil mendorong masuk batangnya. Tak lama kemudian, suara-suara menggairahkan itu kembali bergema

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 344 Gempur Mira, Sang Model Cantik

    Apem wanita itu masih sangat sempit, yang membuat Erfan perlu sedikit waktu untuk menerobosnya sampai ujung."Ahhh... Tuan, sangat sesak ahh..." ucap Mira dengan suara berat. Matanya terpejam, dia dengan fokus menikmati proses penyatuan itu."Milikmu... masih sangat sempit!" balas Erfan, sambil mendorong batangnya lebih keras lagi.Pada akhirnya, batang besar itu tertelan sepenuhnya di dalam apem sempit itu."Ahhh..." keduanya mendesah nikmat hampir bersamaan dan tubuh mereka tampak sedikit menegang."Ahhh... mentok sampai ujung, ini... aa-sangat nikmat!" ucap Mira."Remasan apemmu, sangat nikmat!" sahut Erfan.Selama beberapa detik, keduanya menikmati sensasi penyatuan itu terlebih dahulu. Kemudian, barulah Erfan memutuskan untuk bergerak.Erfan memaju mundurkan batang besarnya itu, dengan tempo yang tampak pelan. Namun, lama kelamaan pergerakan batangnya itu semakin cepat.Rasa yang teramat nikmat bisa di rasakan oleh Mira, yang membuat wanita itu terus menerus mengeluarkan desahan

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 343 Pemanasan Sebelum Pertempuran

    Melihat Erfan yang tampak menikmati, Mira bermain lebih ganas lagi. Jilatan dan isapannya semakin liar di batang besar itu. "Ahh... kamu sudah sangat pandai, yah," ucap Erfan dengan nada nikmat bercampur puas. Mira menatap Erfan dengan tatapan panas, raut wajahnya tampak sangat nakal. Dia memulai permainan yang lebih liar. Batang besar itu di masukkan ke dalam mulutnya, lalu dia mengulumnya dengan ganas. "Ahhh... ahh... enak, terus!" Erfan semakin merasa nikmat, saat mendapatkan kuluman itu. Satu tangan Erfan menggenggam payudara Mira, lalu meremasnya dengan keras. Sementara tangan lainnya, meremas-remas rambut wanita itu.Cukup lama Mira mengulum batang itu, tapi belum juga bisa di taklukkan. Wanita itu mengubah cara mainnya. Dia melepaskan bra yang dia kenakan, lalu menjepit batang itu di antara payudaranya.Melihat itu, Erfan hanya menyunggingkan senyuman tipis."Tuan Muda, mau di mainkan sampai mencapai puncak, atau mau langsung di masukkan?" tanya Mira. "Mainkan dulu saja.

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 342 Memilih Karier Dari Pada Cinta

    Setelah menunggu hampir satu jam, model wanita itu datang bersama kekasih Reza. Kedatangan mereka tentu saja menjadi kehebohan di cafe tersebut. Erfan menatap kedua wanita cantik yang sedang berjalan ke arahnya. Namun, fokusnya tertuju kepada model wanita itu. "Wanita yang satunya adalah wanitaku," ucap Reza memberi tahu. Erfan mengangguk mengerti. Ketika dua wanita itu sampai di hadapan Erfan, mereka langsung memperkenalkan diri. "Halo, Tuan Muda, saya Mira," ucap model wanita itu. Matanya menatap Erfan dengan sorot mata penuh kekaguman, dan ada terlintas sinar panas di pupil matanya. "Halo, Tuan Muda, saya Rika, kekasih Reza," ucap kekasih Reza dengan hangat dan sikapnya tampak sopan. Namun, jika di lihat dengan jelas, terlintas sebuah sinar kekaguman dan sinar panas di sorot matanya. "Saya Erfan. Silakan duduk!" balas Erfan. Kedua wanita itu pun duduk. Rika duduk di samping Reza, sementara

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 82 Membantu Mengganti Pembalut

    Dewi mengangguk,"Dia bukan hanya loyo, senjatanya pun tidak bisa berdiri, walau pun aku sudah menggunakan cara apung untuk membuatnya berdiri," jawab Dewi, nadanya sedikit jijik.Erfan hampir tertawa, mendengar hal tersebut."Jadi kamu masih segel dong?" tanya Erfan."Tentu saja. Jadi kamu sangat

    last updateHuling Na-update : 2026-03-21
  • Hasrat Wanita Desa   Bab 83 Pergi Ke Kampung Mawar

    Erfan kembali ke vila terlebih dahulu. Sampai di vila, Erfan langsung berganti pakaian, lalu pergi ke perusahaan. Erfan tidak mampir untuk sarapan di warung Bu Susan, karena dia sudah sarapan tadi bersama Dewi.Sampai di perusahaan, Erfan seperti biasa saling sapa dengan para karyawan perusahaan.

    last updateHuling Na-update : 2026-03-21
  • Hasrat Wanita Desa   Bab 72 Serina Lecehkan Sepupunya!

    Wandi mengumpat, di sebuah ruangan kosong, yang berdekatan dengan toilet. Saat Serina keluar dari toilet, Wandi langsung menariknya masuk, ke dalam ruangan kosong itu, Serina ingin berteriak, tapi Wandi langsung menutup mulutnya."Emp emp," Serina memberontak, sambil menatap Wandi dengan

    last updateHuling Na-update : 2026-03-20
  • Hasrat Wanita Desa   Bab 74 Hukuman Wandi

    Tiba-tiba di luar, terdengar Sirene mobil polisi. Beberapa polisi langsung menyerbu masuk ke dalam rumah Wandi yang semakin membuat ketakutan Lusi.Para warga kampung tersebut, berdatangan, termasuk keluarga Lusi, karena mereka di beri tahu oleh warga, ada polisi yang mencari Wandi. "Sialan, lepas

    last updateHuling Na-update : 2026-03-21
Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status