Home / Male Adult / Hasrat Wanita Desa / Bab 254 Kesempatan Bagus

Share

Bab 254 Kesempatan Bagus

Author: Tristar
last update Petsa ng paglalathala: 2026-02-11 12:18:49

Beberapa menit kemudian, seorang dosen mengumumkan bahwa mereka akan berangkat ke sebuah tempat bersejarah. Perjalanan tersebut akan dipandu oleh suami penjaga warung wanita itu. Untuk sementara, tempat tersebut akan ditutup sehingga pengunjung lain tidak diizinkan masuk dan harus menunggu di gerbang luar, karena penjaga tiket sekaligus penjaga area parkir—yang merupakan suami penjaga warung itu—sedang tidak berada di tempat.

Erfan menitipkan para wanitanya kepada para dosen, dan juga kepada B
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter

Pinakabagong kabanata

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 452 Kak Gisel Menyaksikan

    Setelah pintu itu terbuka, Kak Gisel perlahan masuk ke dalam kamar, dengan langkah pelan ~ agar tidak menimbulkan suara. "Untung saja mereka gak mengunci pintu," gumam Kak Rita. Setelah melangkahkan kakinya beberapa langkah, Kak Rita akhirnya bisa melihat dengan jelas pemandangan di atas tempat tidur. Terlihat, saat ini Erfan yang sedang memacu keras Kak Rita dari belakang, dengan posisi Kak Rita yang masih menungging. Erfan dan Kak Rita, tak menyadari ~ kalau Kak Gisel sedang mengintip mereka. "Ahhh... ahhh... kamu sangat hebatnya, Fan.... enak banget, ahh..." racau Kak Rita. Ekspresi wanita itu tampak sangat menikmati dan ada ekspresi nakal di wajahnya. Kak Gisel merasa sedikit terkejut, saat melihat ekspresi adiknya itu. Dia menutupi mulutnya, yang sedikit terbuka."Apa dia masih adikku yang dingin itu?" gumam Kak Gisel di dalam hatinya.Erfan secara tidak sengaja melirik ke arah tempat Kak Gisel berada. Saat melihat kepala Kak Gisel yang menjulur di sisi tembok, dia mengedip

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 451 Sikap Dingin Kak Rita Lenyap

    Perlahan Erfan membuka matanya, lalu menatap kakak iparnya itu. "Punya kakak... sangat enak! Gak kalah sama sekali... sama wanita yang baru di jebol segelnya," ucap Erfan sambil perlahan menurunkan tubuh bagian atasnya. "Kamu enak! Aku yang sakit ~ udah kayak di pecahkan segel lagi," gerutu Kak Rita. "Nanti juga enak!" balas Erfan dengan nada main-main. Kak Rita melingkarkan tangannya di leher Erfan, lalu dia menariknya ke bawah, sampai wajahnya dan wajah Erfan hanya berjarak tidak lebih dari dua senti. "Cium aku dulu! Jangan mulai dulu, sampai rasa sakit aku hilang!" ucap Kak Rita. Tanpa basa basi, Erfan langsung saja memberikan apa yang di inginkan wanita itu. Mereka berciuman dengan panas, sampai suara decak lidah terdengar cukup jelas. Ciuman itu berlangsung cukup lama. Pada akhirnya bibir mereka terpisah, saat Kak Rita sudah tak merasa sakit lagi. "Kamu boleh mulai!" ucap Kak Rita. "Oke.. aku mulai!" Erfan bangkit ke posisi tegak, tangannya memegang kedua kaki wan

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 450 Seperti Masih Segel

    "Mau... aku mau! Aku pengen tau rasanya di jilatin kayak gitu," balas Kak Rita.Mendengar ucapan wanita itu, Erfan jadi tahu sebuah kemungkinan. "Kak, apa suamimu belum pernah menjilati apem mu?"Kak Gisel menggelengkan kepalanya."Hehe, kalau gitu... aku bakalan jadi yang pertama menjilati apem kakak," ucap Erfan dengan penuh semangat. Erfan turun ke bawah tubuh Kak Rita, melepaskan CD wanita itu, lalu melebarkan kakinya, sampai pahanya terbuka lebar. Pemandangan apem berbentuk tembem, mulus, dan lumuri cairan bening, terpampang jelas dengan mata Erfan.Erfan merasa semakin bernafsu, saat melihat keindahan apem itu."Ketiga putri Tuan Gubernur memang sangat mengagumkan. Mereka semua punya apem yang sangat mantap," gumam Erfan di dalam hati.Dia menunduk, mendekatkan wajahnya ke apem basah itu. Setelah jaraknya tinggal beberapa senti dari apem, aroma harum yang manis, menyeruak masuk ke dalam hidungnya."Apem kakak... sangat wangi!" ucap Erfan sambil memasang ekspresi menikmati.Men

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 449 Ahh, Fan... Enak Banget

    "Sisi panasku ini... sudah sangat lama gak keluar! Kamu yang membangkitkan lagi sisi panasku! Jadi... kamu harus tanggung jawab," ucap Kak Rita dengan suara pelan. "Tentu saja, dengan senang hati!" Erfan memeluk erat tubuh wanita itu, lalu dia berguling ~ merubah posisi wanita itu menjadi di bawahnya. Erfan menunduk, lalu dia mencium ganas bibir merah merona wanita itu. Tanpa banyak berpikir, Kak Rita langsung menanggapi ciuman tersebut. Bibir mereka saling menghisap dan lidah mereka saling terjerat ~ dalam ciuman panas yang tampak penuh gairah. Erfan meremas payudara besar itu dengan keras, sampai tubuh Kak Rita mengejang ~ sebagai respons dari remasannya. "Mmm...Mmm.." Desahan-desahan tertahan terus keluar dari mulut Kak Rita, yang berarti wanita itu sangat menikmati permainan Erfan. Setelah puas berciuman, bibir Erfan turun ke leher Kak Rita, lalu jilatan dan isapan di daratkannya di sana. "Ahhh... ahh..." Kak Rita terus mengeluarkan desahan indah, yang membuat Erfan semak

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 448 Ternyata Sangat Liar

    Erfan menurunkan ritsleting celananya, lalu mengeluarkan senjata andalannya.Melihat benda besar itu, mata Kak Rita membelalak. Meskipun, dia sudah pernah melihat di video, tapi tetap saja dia merasa terkejut, saat melihatnya secara langsung."Kak, apa kakak yakin... gak mau mencicipi tusukan batangku?" tanya Erfan dengan nada main-main, sambil mengelus batangnya yang sudah tegak itu dengan tangannya."Fan... kamu!" Kak Rita buru-buru menarik pandangannya dari batang Erfan, lalu membuang wajahnya.Wajah Kak Rita semakin merah karena hasratnya yang terus meronta-ronta. Saat melihat langsung keperkasaan seperti itu, bahkan wanita sepertinya ~ sulit kalau tidak tergoda.Erfan meraih tangan Kak Rita, lalu dia meletakkan paksa telapak tangan wanita itu di batangnya.Merasakan batang besar itu secara langsung, membuat jantung Kak Rita semakin berdebar hebat. Matanya pun menjadi sayu, karena hasratnya yang sedikit demi sedikit menghapus akal sehatnya.Kak Rita menoleh ke arah Erfan."Fan, ka

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 447 Mulai Bertindak

    Kak Rita menghela nafas panjang, berusaha menekan gejolak hasratnya yang meronta-ronta. Setelah sedikit tenang, dia dengan mantap mengarahkan pandangannya kepada Erfan. "Oke... jadi gini Fan, kakak punya rencana membuka toko aksesoris sama toko pakaian di Mal yang kamu bangun," ucap Kak Rita dengan serius. Saat Erfan hendak menjawab, Kak Gisel terlebih dahulu berkata. "Kalian ngobrol dulu aja, yah... aku mau menghubungi seseorang dulu," Kak Gisel turun dari pangkuan Erfan, sambil merapikan pakaiannya. Setelah itu, dia melangkah pergi ke arah pintu keluar kamar. Melihat kakaknya yang pergi, Kak Rita menjadi sangat gugup. "Dia... dia pasti sengaja membiarkan aku berduaan sama Erfan," gumam Kak Rita di dalam hatinya. Erfan tak gugup seperti Kak Rita. Pria itu malah tampak santai seolah-olah tidak peduli. Setelah Kak Gisel keluar dari kamar, Erfan bergeser semakin dekat dengan Kak Rita. Melihat pergerakan Erfan, Kak Rita sangat bingung ~ antara berusaha menjauh, dan hanya patuh teta

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 270 Dosen Salwa Sangat Nakal

    Melihat Erfan yang sudah menikmati, Dosen Salwa mulai memberikan yang lebih panas pagi. Dia menjulurkan lidahnya, kemudian menjilati batang itu dengan jilatan yang tampak liar. "Ahh...enak terus ahh....jilatanmu sangat nikmat!" Erfan semakin merasa nikmat. Setelah puas menjila

    last updateHuling Na-update : 2026-04-02
  • Hasrat Wanita Desa   Bab 253 Rahasia Dosen Salwa

    Malam berlalu, pagi hari pun tiba. Erfan yang sedang tidur, terbangun, karena para wanita membangunkannya. "Sayang, bangun! ayo kita sarapan," ucap Shara sambil menepuk-nepuk pipi Erfan pelan. Mata Erfan perlahan terbuka, lalu dia bangkit dari tidurnya dan duduk. Mata kantuk Erfan, menyapu wajah

    last updateHuling Na-update : 2026-04-01
  • Hasrat Wanita Desa   Bab 233 Malam Panas Bersama Yesi++

    Setelah Yesi tampak tenang, Erfan langsung menerkamnya kembali. Dia melebarkan paha Yesi, memosisikan tubuhnya di antara paha itu, berniat memulai permainan yang lebih nikmat lagi. "Sayang...aku mulai yah!" ucap Erfan dengan penuh keinginan. Yesi mengangguk kecil. "Masukkan sayang! jadikan aku s

    last updateHuling Na-update : 2026-03-31
  • Hasrat Wanita Desa   Bab 232 Yesi Minta Jatah++

    "Sayang, malam ini aku tidur sama kamu yah!" ucap Yesi, karena malam ini gilirannya.Erfan tersenyum, lalu menarik gadis cantik dan seksi itu ke pangkuannya."Malam ini giliranmu kan?" goda Erfan."Iya. Kau sudah menahannya, kamu harus membuatku puas!" balas Yesi dengan tegas."Tentu saja, aku akan

    last updateHuling Na-update : 2026-03-31
Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status