Home / Male Adult / Hasrat Wanita Desa / Bab 297 Modal 100 Triliun

Share

Bab 297 Modal 100 Triliun

Author: Tristar
last update publish date: 2026-03-05 12:00:00

"Ahh... ahh... Sinta sayang, goyang mu sangat nikmat ahh... sebentar lagi, aku mau keluar!" Erfan merasakan puncaknya akan segera tiba.

"Aku juga.... ahh.. ahh.. aku juga mau keluar!" balas Sinta, dia pun merasakan hal yang sama.

Saat puncak kenikmatan semakin dekat, Erfan membantu menggempur dari bawah untuk mempercepat puncak itu tiba.

"Ahh... ahh... tuan muda, aku gak tahan lagi!" teriak Sinta. Dia tampak berusaha mati-matian menahan puncaknya yang kapanpun bi
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 416 Paksa Dikit

    Karena tak ada sedikitpun penolakan fisik dari Alana, tindakan Erfan selanjutnya tentu lebih berani lagi. Dia melingkarkan tangannya di pinggang Alana, lalu menarik tubuh wanita itu, sampai payudara wanita itu menekan dadanya. Alana merasa sedikit terkejut dengan tindakan yang jauh lebih berani dari Erfan. "Tuan Muda, kamu..." sebelum dia sempat menyelesaikan perkataannya, Erfan meletakkan jari telunjuknya di bibir merah wanita itu. "Sstt... kamu yakin mau nolak aku?" tanya Erfan dengan nada main-main. Sorot matanya tampak sangat panas. Alana tampak linglung. Saat ini, perasaan di dalam hatinya sedang bertarung hebat. Rasa ingin menyerah dan rasa penolakan itu terus beradu hebat. "Alana, masa sih kamu selingkuh! Tapi... pesona Tuan Muda ini benar-benar sangat besar! Aku enggan menolaknya," gumam Alana. "Gimana? Kamu mau nolak, gak? Kalau kamu gak jawab, aku anggap kamu gak nolak," ucap Erfan dengan nada menggoda. Tangannya tampak sudah berkeliaran di tubuh wanita itu. "Ak

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 415 Goda Alana

    Karena rasa penasarannya, Alana ingin mengorek lebih banyak informasi tentang seberapa perkasa Erfan. "Aku sangat penasaran. Kalian kan sangat banyak, terus setiap berapa minggu sekali kalian dapet jatah di ranjang," ucap Alana. "Kita semua pasti dapat jatah setiap minggu juga. Pria nakal ini sangat kuat, bahkan dia mampu tidur sama kami semua," ucap Dewi sambil mencubit pipi Erfan. Mendengar itu, Alana benar-benar di buat tercengang. "Kamu jangan berbohong!" "Eh, siapa yang bohong. Buat apa aku berbohong," ucap Dewi. "Itu kenyataan, Alana! Kalau gak percaya, kamu coba langsung saja," ucap Calista dengan nada main-main. Satu persatu wanita Erfan, mulai menyatakan seberapa kuatnya Erfan. Pada akhirnya, Alana pun percaya, kalau semua itu adalah kenyataan. Sebuah perasaan aneh, mulai menyebar di hati wanita itu. Selain Alana, ada wanita lain yang memiliki perasaan tak karuan saat ini. Wanita itu adalah Riana. Setelah tinggal di vila selama dua hari, wanita perasaannya ter

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 414 Alana Terus Di Goda

    Erfan hanya tersenyum, saat mendengar ocehan para wanitanya ~ yang sedang menggoda Alana. Alana tak pernah mengira, kalau ternyata ~ beberapa wanita Erfan pada awalnya punya suami. "Tuan Muda, kamu jahat banget, yah... suka merebut istri orang," ucap Alana sambil menatap Erfan dengan tatapan main-main. "Hey, aku merebut ada alasannya. Buka berati aku jahat! Aku merebut karena aku gak tega melihat wanita cantik gak bahagia," ucap Erfan dengan ekspresi wajah yang dibuat seperti orang bijak. Kemudian, dia menatap para wanitanya. "Iya gak sayang? Ucapanku benar, kan?" "Iya, iya... gimana kamu saja sayang," ucap Bu Sandra. Erfan terkekeh pelan. "Sayang, kalau Alana gak bahagia sama suaminya, apa kamu mau merebutnya juga?" tanya Jessy dengan nada main-main, sambil melepaskan lirikan menggoda ke arah Alana. "Tentu saja! Kalau dia mau... aku gak akan nolak! Sangat di sayangkan menolak wanita cantik," balas Erfan dengan berani, tanpa malu sama sekali. Mendengar itu, seketika jan

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 413 Saran Bisnis Untuk Alana

    Setibanya di vila, Alana langsung di buat terkejut oleh banyaknya wanita cantik di sana. Bahkan ada satu yang dia akui ~ lebih cantik dari Viona. Tentu saja, wanita itu adalah Dewi. Erfan memperkenalkan Alana kepada semua wanita. Pada akhirnya, mereka pun berkenalan dengan penuh kehangatan. Di antara para wanita Erfan, hanya dua wanita yang Alana kenali. Dua wanita itu adalah, Calista dan Tante Yurike. Setelah berkenalan, mereka pun duduk di sofa. Beberapa wanita Erfan, dengan cepat mengambil minuman dan makanan untuk di nikmati Alana dan mereka semua. "Tuan Muda, anda gak pernah berubah!" ucap Alana sambil tersenyum penuh arti. "Hahaha, aku lebih suka seperti ini... jadi buat apa berubah," balas Erfan sambil tertawa. Setelah makanan dan minuman di sajikan, Erfan menceritakan tentang persoalan Viona. Mendengar cerita itu, tentu saja semua wanita sangat terkejut. "Nona Alana, apa kamu gak be

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 412 Selidiki Kembali

    Telepon tersambung. "Halo, Tuan Muda. Sudah lama anda tidak menelepon saya. Ada yang bisa saya bantu?" terdengar suara pria yang terdengar sangat bersemangat. "Tolong gali lebih dalam masalah Viona! Soalnya... ada hal yang gak beres," ucap Erfan dengan suara tegas. Di seberang telepon, tampak hening sejenak. Tak lama kemudian, terdengar kembali suara pria di sana. "Maaf, Tuan Muda, bak beres gimana maksudnya?" tanya pria itu dengan nada serius. "Pokoknya cari tahu saja! Kalau bisa korek informasi dari orang terdekatnya! Bagaimana pun caranya!" tegas Erfan. "Baik, Tuan Muda! Saya lakukan hari ini juga!" balas pria itu, tanpa banyak bertanya lagi. Erfan pun menutup panggilan telepon tersebut. Melihat Erfan yang langsung menelepon bawahannya, diam-diam Alana bergumam di dalam hatinya. "Dia ternyata masih sangat peduli. Vio, kalau kamu tahu, Tuan Muda Erfan masih sangat peduli sama kamu, kamu pasti merasa senang." Erfan meletakkan ponselnya, lalu menatap Alana kembali.

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 411 Kebenaran Tentang Viona

    Erfan menghela nafas dalam-dalam, dia berusaha menenangkan kembali hatinya yang terasa campur aduk itu. "Huh, ternyata Nona teman dia! Pantas saja saya merasa familier," ucap Erfan. Dia berusaha tetap tenang, tidak menunjukkan ekspresi yang salah. Namun, tetap saja, Alana menyadari sesuatu. Dia melihat ada percikan kekecewaan di sorot mata Erfan. Bukan hanya Alana, bahkan Jessy dan Erika pun menyadari itu. Jessy dan Erika secara refleks memegang tangan Erfan. Merasakan sentuhan kedua wanita itu, Erfan merasa lebih tenang. Walau Erfan tidak ingin membahas Viona lebih jauh, namun tiba-tiba dia sangat ingin menanyakan sesuatu tentang Viona kepada Alana. "Gimana kabar dia sekarang?" Itulah yang ingin di tanyakan Erfan. Alana menghela nafas panjang. "Huh... sekarang dia sangat menyedihkan! Sejak keluarga Tuan Muda menyuruh semua perusahaan hiburan memblokirnya, dan semua asetnya di ambil sama keluarga Tuan Muda, dia benar-benar sengsara! Bahkan suaminya pun sama! Gak ada perus

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 126 Wisata Pantai

    Pantai tidak lah jauh dari hotel, cukup beberapa menit, mereka sudah sampai di pantai. Saat mobil Erfan masuk ke dalam parkiran pantai, itu langsung menjadi pusat perhatian. Selain suaranya yang merdu, mobil Erfan terlihat sangat mewah. "Itu Lamborghini Urus!" ucap Seorang pria, sambil menyenggol

    last updateLast Updated : 2026-03-24
  • Hasrat Wanita Desa   Bab 108 Shara Sangat Kejam

    Erfan dan para wanita sampai di hotel. Mereka tidak langsung bermain, karena perut mereka semua merasakan lapar, dan akhirnya mereka memesan makanan terlebih dahulu. "Sambil menunggu makanan, aku akan menepati taruhan tadi!" ucap Shara, sambil berjalan menuju Erfan. "Kamu beneran mau putus denga

    last updateLast Updated : 2026-03-23
  • Hasrat Wanita Desa   Bab 109 Putri Angkat Erfan

    Tidak lama Erfan kembali, membawa beberapa tas belanja. Dia membagi rata tas belanjaan itu. Dewi tidak melihat belanjaan lainnya, dia hanya fokus mencari pesanannya. Setelah menemukannya, Dewi mengeluarkannya. Melihat barang di tangan Dewi, membuat Bu Evi membelalak. "Itu dalam? sangat seksi," u

    last updateLast Updated : 2026-03-23
  • Hasrat Wanita Desa   Bab 112 Kematian Suami Bi Ayu dan Bu Susan

    Tapi alam berkehendak lain, beberapa menit kemudian, Pak Jukri suami Bu Susan meninggal, tidak lama setelah itu, Ningsih juga meninggal.Akhirnya Erfan memutar balik mobil, tidak ada gunanya melanjutkan perjalanan ke rumah sakit.Di jalan pulang, Pak RW menelepon salah satu warga di kampung, member

    last updateLast Updated : 2026-03-23
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status