Accueil / Male Adult / Hasrat Wanita Desa / Bab 360 Emily Pamer

Share

Bab 360 Emily Pamer

Auteur: Tristar
last update Date de publication: 2026-04-04 14:48:26

"Sayang, kamu boros banget sih. Mobil kayak gitu pasti mahal," ujar Bu Susan dengan nada tak berdaya.

"Gak apa-apa, yang penting kalian suka, masalah uang gak masalah sama sekali," balas Erfan dengan nada santai.

Bu Susan hanya bisa menghela nafas.

Walau dia merasa enggan saat Erfan menghamburkan uang untuk membeli hal seperti itu, dia diam-diam senang karena Erfan selalu berusaha agar wanitanya bahagia.

Sementara itu, Bu Dita merasa semakin iri.

"Huh, andai saja aku wanitanya. Past
Continuez à lire ce livre gratuitement
Scanner le code pour télécharger l'application
Chapitre verrouillé

Latest chapter

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 361 Membujuk Tante Yurike

    Para wanita menatap Erfan. "Apa benar begitu? Kamu punya bawahan petarung wanita?" tanya Serina tampak masih sedikit ragu. Erfan mengangguk menegaskan. "Iya, ada beberapa. Tapi cukup, kalau untuk mengawal kalian semua." "Tapi... bagusnya sih, kalian belajar beladiri, biar bisa melawan kalau ada yang macam-macam," lanjut Erfan. "Nah, itu lebih bagus!" Tante Yurike setuju dengan perkataan Erfan. "Kamu sangat pandai bertarung, kamu saja ajari kami," ucap Dewi. "Boleh. Nanti aku ajari kalian," Erfan langsung setuju. "Tante Yurike juga pandai bertarung, kalian juga bisa belajar dari dia juga," ucap Erfan dengan nada main-main, sambil menoleh ke Tante Yurike. "Bocah, kamu menambah lagi kesibukanku," tegur Tante Yurike ketus. Erfan terkekeh pelan. Para wanita itu menatap Tante Yurike dengan sorot mata berbinar. Jessy menghampiri Tante Yurike, lalu duduk di sisinya. Dia meletakkan tangannya di bahu Tante Yurike dan mulai memberikan pijatan. "Tante, ajari aku yah," bujuk Jessy. Wa

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 360 Emily Pamer

    "Sayang, kamu boros banget sih. Mobil kayak gitu pasti mahal," ujar Bu Susan dengan nada tak berdaya. "Gak apa-apa, yang penting kalian suka, masalah uang gak masalah sama sekali," balas Erfan dengan nada santai. Bu Susan hanya bisa menghela nafas. Walau dia merasa enggan saat Erfan menghamburkan uang untuk membeli hal seperti itu, dia diam-diam senang karena Erfan selalu berusaha agar wanitanya bahagia. Sementara itu, Bu Dita merasa semakin iri. "Huh, andai saja aku wanitanya. Pasti aku pun dapat bagian," gumamnya di dalam hati. Karena rasa iri nya itu, dan juga dia telah memiliki perasaan kepada Erfan, rasa cinta kepada suaminya pun mulai memudar. === Di sisi lain, tampak Inka masuk ke ruangan yang tadi di jadikan tempat bercinta oleh Erfan dan Emily. Karena Emily tak kunjung keluar dari ruangan tersebut.Saat di melihat kondisi Emily, matanya membelalak. Emily belum membersihkan tubuhnya dari sisa-sisa permainannya bersama Erfan tadi. Tubuhnya masih polos tanpa pak

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 359 Cukup Dua Ronde

    Emily tak ingin membuang waktu, dia langsung saja bergoyang. Baru saja di goyang, Erfan sudah bisa merasakan rasa nikmat dari goyangan itu. "Emm... ahhh, goyanganmu... terasa nikmat, ahh..." ucap Erfan dengan nada penuh kenikmatan. "Ahhh... ahhh, Ini baru awal, Tuan Muda. Aku... aku akan mengeluarkan semua keterampilanku," balas Emily dengan nada genit, sambil terus meningkatkan keterampilan goyangannya. Benar saja, semakin lama, keterampilan goyangan wanita itu semakin lincah. Rasa yang di rasakan Erfan pun terasa semakin nikmat. Erfan berpikir, jika Emily di bandingkan dengan para wanitanya, Emily tak kalah sama sekali dalam keterampilan goyangannya ini. Bahkan, wajah dan bentuk tubuh, tak kalah dari beberapa wanita Erfan. === Di luar ruangan tempat Erfan dan Emily bercinta. Tampak Inka berdiri di sana, dengan wajah merah, dan mata sayu. "Ahhh... ahhh, terus... enak banget, ahh..." desah Erfan. "Tuan... batangmu sangat nikmat, ahh..." desah Emily. Suara-suara menggairahkan

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 358 Jangan Di Dalam!

    Erfan bergerak cepat, merebahkan wanita itu di sofa, lalu menekannya. "Nona, kamu sangat cantik... tapi kenapa mau tidur dengan banyak pria? Apa kamu hyper, atau terpaksa?" tanya Erfan, sambil menggesekkan ujung batangnya di apem wanita itu. "Emmm... ahhh, aku... terpaksa! Tapi itu semua... demi uang," balas Emily terus terang. "Yang penting semua kebutuhan terpenuhi, aku rela melakukan apapun." Erfan mengangguk mengerti. Memang tak sedikit wanita seperti Emily, yang rela menjual tubuhnya demi uang. Bahkan, awalnya beberapa wanita Erfan pun begitu."Aku masukin, yah," ucap Erfan, sambil menekan masuk batangnya ke apem wanita itu."Ahhh..."Desahan panjang keluar dari mulut Emily, dan tubuhnya tampak menegang, ketika dia merasakan batang besar itu merasuk masuk ke dalam tubuhnya."Ahhh... Tuan Muda... batangmu... besar banget, ahh... terasa sesak di dalam milikku," ucap Emily dengan suara berat, tertahan."Wajar saja... milikmu belum pernah di masuki batang sebesar milikku. Jadi ma

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 357 Emily, Sales Menggoda

    Beberapa menit kemudian, pembelian 20 unit mobil Porsche telah selesai. "Tuan Muda, semuanya sudah selesai. Jadi kita bisa mulai," ucap Emily, sambil duduk di pangkuan Erfan. Tangannya di lingkarkan di leher Erfan, sikapnya itu tampak sangat menggoda. Erfan melirik Inka yang masih duduk di sampingnya. "Apa kamu mau menonton?" tanya Erfan dengan nada main-main. Inka bangkit berdiri, raut wajahnya sedikit cemberut. "Tuan Muda, jangan lupa! Kalau Tuan Muda ke Kota Hua, Tuan Muda harus mengabariku," ucap Inka dengan tegas. "Hey, ini seperti aku yang punya hutang kepadanya. Padahal dia lah yang punya hutang tubuh kepadaku," gumam Erfan di dalam hati dengan nada heran. Pada akhirnya, Erfan mengangguk kepalanya sebagian jawaban. Inka menyunggingkan senyuman menggoda, sambil mengangkat rok mini nya dengan jarinya ke atas. Sampai, Erfan bisa melihat jelas, CD renda ungu yang di kenakan wanita itu. Karena CD itu sangat tipis, Erfan bisa melihat samar-samar belahan apem serta bentuk ape

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 356 Dua Sales Menggoda

    Beberapa saat kemudian, mereka tiba di dealer mobil. Erfan mengajak para wanita itu untuk masuk, namun mereka memilih tetap menunggu di dalam mobil, karena Bu Dita enggan ikut masuk. Pada akhirnya, Erfan masuk seorang diri ke dalam dealer tersebut. Sesampainya di dalam dealer, Erfan langsung disambut oleh dua sales wanita berpenampilan menarik. Namun, di antara mereka, dia tak melihat Sania ~ sales yang biasanya melayaninya. Kedua sales yang menghampiri Erfan tampak jelas sudah mengenalnya. "Selamat datang Tuan Muda, ada yang bisa kami bantu," ucap sales wanita berambut coklat. "Saya ingin membeli mobil Porsche 20 unit, apa dealer ini biasa menyediakannya?" tanya Erfan tanpa basa basi. Mendengar itu, kedua sales itu mematung sejenak. Tak lama, mereka kembali sadar. "Apa Tuan Muda serius? Ingin membeli mobil Porsche sebanyak itu?" tanya sales berambut hitam bergelombang. "Tentu saja saya serius," balas Erfan dengan nada santai. Kedua sales itu saling menatap, tampak kilatan p

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 215 Diva Sangat Tangguh++

    Tidak lama Diva kembali. Saat Erfan menatap penampilan wanita itu, api hasrat di tubuhnya semakin membara.Diva mengenakan lingerie seksi berlubang berwarna hitam, yang yang menempel erat di tubuh menggodanya itu."Sayang, apakah indah?" tanya Diva sambil berpose menggoda.Erfan menelan ludah, lalu

    last updateDernière mise à jour : 2026-03-29
  • Hasrat Wanita Desa   Bab 204 Selalu Ada Orang Iri

    "Sayang, mau makan di mana?" tanya Shara. "Bebas! mau di hotel apa di luar terserah kalian!" balas Erfan dengan nada santai. "Di luar aja yuk! sekalian menikmati suasa malam Kota Su. Kota Su adalah kota besar, pasti kalo malam sangat ramai," ucap Diva. Semu orang mengantuk setuju. Mereka masuk

    last updateDernière mise à jour : 2026-03-29
  • Hasrat Wanita Desa   Bab 205 Dosen Erika ++

    Dosen Erika melepaskan bibirnya dari bibir Erfan lalu mendorong Erfan sampai terlentang di atas kasur. Dosen Erika melepaskan pakaiannya dengan gerakan menggoda, tatapan panas itu terus menatap Erfan. Dalam sekejap tubuh yang dilapisi pakaian seksi tipis berongga itu terpampang jelas di

    last updateDernière mise à jour : 2026-03-29
  • Hasrat Wanita Desa   Bab 211 Rencana Erfan Dan Para Wanita

    Erfan berpikir, lalu berkata. "Sebaiknya jangan hubungi secara langsung!" Erfan merubah ide untuk menghubungi Rido. "Ehh, kenapa sayang?" tanya Dosen Erika dengan bingung. Wanita lainnya pun menatap Erfan kebingungan. Erfan melanjutkan perkataannya. "Jika kita menghubunginya langsung dia akan

    last updateDernière mise à jour : 2026-03-29
Plus de chapitres
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status