Teilen

Bab 244

last update Veröffentlichungsdatum: 23.06.2026 00:38:21

“Hamil?” desis Helena pelan. “Kau bilang... si licik itu hamil?”

Dunia Helena seakan berhenti berputar.

Anne mengangguk mantap, air mata sudah siap meluncur di pelupuk matanya. “Tabib Elias sendiri yang mengatakannya, Yang Mulia. Pangeran Alex bahkan hampir menangis karena bahagia.”

BRAK!

Helena tidak menggebrak meja kali ini. Dia menendang kursi kayunya hingga terbalik, lalu berdiri dengan napas memburu. Namun, sebelum dia bisa mengeluarkan umpatan atau rencana jahat—yang sebenarnya juga belu
Lies dieses Buch weiterhin kostenlos
Code scannen, um die App herunterzuladen
Gesperrtes Kapitel
Kommentare (6)
goodnovel comment avatar
Red Girl
Bibik Lima ini kocak banget sih.. Kutukan kentut berirama, mokondo.. Wkwk. Waktu itu bukannya bilang ke HELLena kalo dah resign, bik? Kog balik lagi.. . "Cinta ditolak, dukun bertindak" tu berlaku banget ya buatmu, HELLena. Ngeri banget sih. Itu bukan rasa cinta yg tulus ke Alex..
goodnovel comment avatar
Ubara
kalo terlalu bertele2 nanti pembaca pada bosen terus stop baca,,, mending sat set terus segera tamat,,, nanti bikin cerita bagus lagi.....
goodnovel comment avatar
Ubara
mending dibikin sat set,,, gimana alex ngatasi klan moreau,, dll. ini klan moreau udah banyak mengganggu tapi kok alex B aja
ALLE KOMMENTARE ANZEIGEN

Aktuellstes Kapitel

  • ISTRI KEDUA PANGERAN KEJAM   Bab 257

    Malam itu Paviliun Honeysuckle terasa sepi dan horor. Isabella merasa kali ini ia berada masuk ke dalam novel bergenre horor yang dibacanya saat malam hari di malam jumat, sendirian. Jantungnya berdetak lebih liar. Biasanya ia tidak pernah merasa setakut itu dalam menghadapi sesuatu. Namun, ketika ia menyadari ada kehidupan lain di dalam rahimnya, ketakutan itu mulai mengambil alih dirinya. Ia merasa khawatir terjadi apa-apa pada janin miliknya. Kehamilan tanpa direncanakan ini tetap saja harus ia terima dan ia jaga. Apalagi ketika mengingat cara Alex menatapnya lalu menatap perut itu … matanya berbinar seperti nyala kembang api di tahun baru. Indah dan semangat. “Hei, kenapa kau tiba-tiba datang saja? Padahal aku cuman sekali apa dua kali telat minum obat itu,” gumamnya sembari mengusap perutnya dengan lembut. “Karena kau sudah tumbuh tanpa seijinku, kau harus bertahan sampai akhir. Kau harus kuat sampai kau tumbuh dan lahir ke dunia ini.” Isabella bersenandika dengan harapan ag

  • ISTRI KEDUA PANGERAN KEJAM   Bab 256

    Clang!Suara baja dengan baja terdengar saling berdentang. Alex mengayunkan pedangnya dengan kekuatan brutal meski luka di tangannya masih belum sembuh total. Noah yang menjadi lawan tandingnya harus mengeluarkan seluruh kemampuan untuk menangkis setiap serangan Alex yang terasa membabi buta. Bahkan dalam kondisi kurang sehat sekalipun, pria itu mampu mengendalikan pedang di tangannya. Karena Noah kewalahan. Akhirnya pria berambut pirang itu berteriak. “Yang Mulia, Anda terburu-buru.” Napasnya memburu.Alex langsung menarik pedangnya kembali. “Cukup untuk hari ini.”Ia menyeka keringat di dahinya dengan lengan baju, lalu menatap Noah dengan mata yang menyipit tajam. “Sudah lama, tidak ada surat.”Noah yang sedang memperbaiki posisi zirah di bahunya terdiam. Ia tahu arah pembicaraan ini.“Apakah ada surat dari Ibu Kota?” tanya Alex, suaranya datar tetapi tajam seperti silet. Noah menelan salivanya sebelum menjawab. “Belum ada, Yang Mulia,”Alex terdiam cukup lama. Ia menatap bekas

  • ISTRI KEDUA PANGERAN KEJAM   Bab 255

    Otot-otot di wajah Mei Lin menegang. Ia tengah berpikir keras mencari jalan keluar dari kebuntuan ini. Sederhananya, sihir pengikat jiwa hanya bisa dihancurkan oleh penyihir yang setara atau pelaku itu sendiri. Masalahnya, Helena sudah menumbalkan jiwanya sendiri. Dia tidak akan pernah mau membatalkannya.“Nyonya, ini sangat sulit,” suara Mei Lin bergetar. “Saya rasa mencari penyihir hingga ke pegunungan utara adalah jalan terakhir. Tak mudah menemukannya.”Isabella mendengus pelan mendengar fakta pelik itu. Ia terdiam tetapi pikirannya berdesak-desakan. “Nyonya, ritual perlindungan yang saya pasang hanya bersifat sementara. Lama-kelamaan, sihir itu akan menembus pertahanan ini saat pelaku menyempurnakan ritualnya.” Lanjut Mei Lin, suaranya mendadak semakin berat.Isabella menghela napas sesak. Otaknya bekerja cepat, mengabaikan rasa takut yang mulai merayap di dadanya. “Kalau begitu, kau tidak perlu membuang waktu mencari penyihir lain yang belum tentu ada. Sekarang, pergilah ke Ist

  • ISTRI KEDUA PANGERAN KEJAM   Bab 254

    Paviliun Honeysuckle,Sore itu paviliun tampak hening tak biasanya. Padahal sebelumnya, paviliun itu ramai oleh berbagai kegiatan yang di inisiatif oleh Isabella dengan berkebun dan bermain game yang diikuti oleh para pelayan dan dayangnya.Semenjak Isabella hamil muda, paviliun tidak seramai dulu. Sang empunya ide lebih banyak menghabiskan waktu di dalam paviliun karena mengalami morning sickness yang parah. Beruntungnya, ada beberapa pelayan yang merawat dan menjaganya. Oleh karena itu, ia hanya menghabiskan waktu istirahat dan makan makanan yang bernutrisi. Makanan sehat yang sudah disiapkan oleh koki terbaik istana.“Nyonya, sekarang waktunya makan buah,” ucap Sarah mengingatkan Isabella seperti sebuah alarm hidup. Tangannya sibuk menaruh mangkuk berisi potongan buah-buahan segar di atas meja. Isabella menarik napas dalam lalu mengembuskannya perlahan ketika melihat sajian itu. Semenjak hamil, dia memiliki jadwal makan yang disiplin dan diawasi oleh pelayan senior. Tidak hanya

  • ISTRI KEDUA PANGERAN KEJAM   Bab 253

    “Aku baik-baik saja,” jawab Helena pelan, tetapi suaranya terdengar jauh lebih berat dari biasanya.Yolanda, yang sejak tadi memerhatikan sahabat sefrekuensinya itu, menyipitkan mata. Semakin lama diamati, semakin jelas Helena tampak berbeda hari itu. Ada gurat kelelahan yang tak mampu disembunyikan di wajahnya.Wajah cantiknya yang biasanya begitu segar dan bercahaya kini terlihat pucat, seolah seluruh energinya telah terkuras. Bahkan polesan riasan tipis pun gagal menutupi kesan itu. Rasanya seperti... darahnya baru saja diisap vampir semalaman.“Kau begadang melukis?” tanya Yolanda, menebak-nebak penyebab perubahan itu.Seolah mendapat alasan yang tepat, Helena spontan mengangguk. Ia tersenyum kaku. “Benar, ya, aku menghabiskan malam dengan melukis,”Padahal dalam batin ia tengah bermonolog jahat. ‘Aku sedang melukis takdir seseorang. Takdir kelam Isabella Laurent.’“Hei, kau itu cerdas dan pandai melukis tidak diragukan lagi.” Timpal salah seorang bangsawan wanita yang ikut menger

  • ISTRI KEDUA PANGERAN KEJAM   Bab 252

    Isabella duduk dengan napas yang lebih teratur. Kejadian kemarin yang ia alami sepulang dari istana utama seperti mimpi buruk.Tubuhnya masih terasa lemah, tetapi kepingan-kepingan ingatannya perlahan kembali utuh. Semula, Isabella mengira dirinya hanya mengalami demam tinggi, lalu tertidur dan kembali dihantui mimpi buruk seperti biasanya. Namun, setelah mendengar penjelasan Mei Lin tentang apa yang sebenarnya terjadi, ia sempat terkejut.Meski begitu, jauh di dalam hati, ia sudah menduga hal seperti itu memang mungkin terjadi pada zaman ini. Seseorang telah mengirimkan sihir hitam semacam santet untuk mencelakakannya.Ketika keinginan tidak dapat diwujudkan dengan cara yang wajar, sebagian orang memilih menempuh jalan gelap. Mereka rela bersekutu dengan iblis demi mencapai tujuan yang diinginkan.“Mei,” panggil Isabella pada Mei Lin yang tengah duduk dengan kepala yang terantuk-antuk. Semalaman gadis bermata sipit itu kurang tidur karena merawatnya. Isabella memang langsung mengal

  • ISTRI KEDUA PANGERAN KEJAM   Bab 202

    Isabella akhirnya menyerah. Ia membuka satu matanya lebar-lebar dan menatap Alex yang sedang menatapnya dengan tatapan sangat kesal padanya. Sebelum suaminya menginterogasinya, Isabella sudah lebih dulu memberikan klarifikasi. “Aku menyerah suamiku. Aku... aku hanya ingin tahu seberapa besar ancam

  • ISTRI KEDUA PANGERAN KEJAM   Bab 201

    Setelah memastikan Isabella nyaman di tempat tidur, Alex keluar kamar untuk mengecek jendela. Telinganya tidak salah mendengar. Tadi ada suara anak panah yang menancap di bingkai jendela kayu. Seseorang pasti sedang melakukan teror untuknya. Kekhawatiran mulai menyusup ke dalam benaknya. Ia mendug

  • ISTRI KEDUA PANGERAN KEJAM   Bab 200

    Alex membuka pintu ketika pelayan membawakan nampan berisi makan siang untuknya. “Siapa yang menyuruhmu membawakan makan siang untukku?” tanyanya dengan setengah intimidatif. Pelayan wanita itu langsung gemetar ketika mendengar pertanyaan majikannya. Ia menjawab dengan sedikit tergagap. “Duchess

  • ISTRI KEDUA PANGERAN KEJAM   Bab 199

    Isabella merogoh gaunnya dengan penuh kehati-hatian. Naasnya, ia tidak menemukan segel koin yang ia simpan di sana. Tak pantang menyerah, ia kemudian berusaha mencari lagi di tempat lainnya; kantong uang, lipatan gaun, dan saku jubah. Nihil, segel koin dengan motif burung hantu itu tidak bisa ditem

Weitere Kapitel
Entdecke und lies gute Romane kostenlos
Kostenloser Zugriff auf zahlreiche Romane in der GoodNovel-App. Lade deine Lieblingsbücher herunter und lies jederzeit und überall.
Bücher in der App kostenlos lesen
CODE SCANNEN, UM IN DER APP ZU LESEN
DMCA.com Protection Status