Home / Rumah Tangga / Ipar Pengusir Sepi / MENUNTUT KEADILAN

Share

MENUNTUT KEADILAN

Author: ARY
last update publish date: 2026-01-23 23:59:30

*

“Stop-stop! Sampai sini saja pak!”

“Dua puluh ribu mbak.”

“Mahal banget pak!”

“Ini juga sudah murah, bensin sekarang mahal apa lagi malam-malam biasanya jam segini sudah ndak ada ojek!”

“Yaudah nih-nih!” Tasya menyodorkan uang dua puluh ribu rupiah dengan tampang kesal.

Wanita yang sedang dipenuhi dengan kecemburuan itu, nekat menantang malam memberanikan diri menghilangkan kecurigaannya.

TOK! TOK! TOK! [Tasya menggedor pintu rumah dengan keras]

“Astagfirullahaladzim, siapa sih ma
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Ipar Pengusir Sepi   PERBEDAAN KEBIASAAN

    “Kamu kenapa? Kamu masih merasa ndak enak soal kemarin?”Angel senyum tipis, “Dikit.”“Udah ndak usah dipikirin, ayok tidur sudah larut malam.”“Rik, eee lampunya bisa dihidupin ndak?”“Dihidupin? Kenapa, kamu belum bisa tidur?”“Bukan begitu, aku biasanya tidur lampunya dihidupkan karena aku takut gelap.”“Loh, bukannya kalau tidur lebih baik lampunya dimatikan yo? Jadi tidurnya bisa lebih berkualitas dan nyaman, selama ini kamu ngidupin lampunya terus yo?”“Iya aku tahu soal itu tapi aku takut gelap, dari kecil sih lebih tepatnya ndak tahu kenapa,” jelasnya sedikit sungkan.“Kalau begitu kamu ndak usah takut lagi, kamu tidurnya yang tenang kan ada aku sekarang yang bakalan jagain kamu aku ndak akan pergi kok, ndak papa ya?”“Iya, tapi aku perlu terbiasa dulu kalau sekarnag-sekarang aku belum bisa.”“Ya sudah kalau begitu, ndak papa.”“Tapi kamu sendiri ndak papa lampunya dihidupkan? Takutnya malah kamu yang ndak nyaman.”“Aku ndak papa, yang ndak nyaman kan kamu apa lagi sampai taku

  • Ipar Pengusir Sepi   DIBANDINGKAN

    “Erik! Jadi ini to istri kamu yang sekarang?”“Iya buk, kenalin namanya Angel.”“Lumayan cantik, terus yang dulu ke mana? Cantik sih yang ini tapi tak lihat-lihat lebih cocok sama yang sebelumnya,” celetuknya tanpa berperasaan sedikit pun.“Astagfirulahalazim buk! Ibuk ini sadar ngomong begini di depan istri saya? Jaga perasaan dikit buk karena ibuk ndak punya hak untuk membanding-bandingkan kehidupan saya dengan istri saya yang sekarang dengan masa lalu saya!” Erik geram.“Loh kok malah marah-marah? Saya kan jujur to, saya cuman mengutarakan pendapat saya lebih baik dari pada saya ngomongin dibelakang mending saya langsung kasi tahu di depan orangnya! Lagian sudah tua masih mikir nikah apa ndak malu sama anak-anaknya? Lihat saya single parent besarin anak sendirian ndak nikah lagi apa itu nikah kalau ujung-ujungnya nanti cerai lagi nanti jadi janda dua kali loh!” ucapnya nyelekit.“Maaf ya buk! Hidup-hidup saya ibuk ndak usah ikut campur dan memaksakan prinsip hidup ibuk ke kehidupan

  • Ipar Pengusir Sepi   HAPPY ENDING?

    “Bagaimana para saksi? Sah?”“Sah!” Mentari pagi kala itu terasa sangat hangat di antara kerumunan orang yang menjadi saksi pernikahan dua orang insan yang saling menemukan penyembuhan lukanya masing-masing. Angel terlihat sangat manis dengan balutan gaun putih susu, bermotif simpel namun tampak elegan semakin memancarkan aura ketenangan raut wajah Angel yang memang sejuk, sedangkan Erik tampak gagah dengan tampilan pakaian yang memang diserasikan dengan gaun pasangannya tak banyak pernak-pernik membuat keduanya tampil elegan dengan auranya masing-masing.“Ibuk ndak nyangka kamu bakalan ada di posisi seperti ini lagi Nduk! Maafin Ibuk yo selama ini Ibuk ndak punya kuasa buat nolongin kamu.” Surti menangis haru menyaksikan pernikahan putri pertamanya, bahkan tampilan suasana seperti ini tak pernah singgah dibenaknya setelah kejadian masa lalu yang begitu suram yang terjadi di antara mereka.Angel meraih tangan ibunya, menggenggamnya lembut seakan saling menguatkan, “Buk, ju

  • Ipar Pengusir Sepi   SURAT UNDANGAN

    Tak ada senyum merekah, rumah berantakan, anak tak terurus.“Sialan Erik! Dia pasti sengaja ngasi tahu semua ini ... sekarang manusia itu bisa puas tapi aku ndak akan nyerah untuk merebut Angel dari hidupku! Dia pikir aku akan takut dengan dia begitu saja? Cuihhhh!” Amarah Malikh sudah mendidih.“HAHAHHAHAHAAA!” Tasya tertawa lebar tanpa rasa sungkan sedikit.BRAKKK! Malikh menggebuk meja di depannya, rahangnya mengeras tatapannya tajam mengarah ke Tasya.“Apa? Kamu mau marah? Suami macam apa kamu Mas di depan istri sah kamu masih ngarepin mantan istri secara terang-terangan!”“Seorang istri yang secara terang-terangan tidur dengan laki-laki lain ndak pantas membandingkan dirinya dengan kelakuanku! Kamu itu ndak usah sok baik Tasya, kamu pikir kamu adalah orang yang bersih dari dosa?”“Haduh susah ngomong sama orang yang buta hatinya! Kamu ndak pernah ngaca atau bagaimana sih? Kamu lihat dong dirimu sekarang, cacat ndak bisa kerja! Terus kamu mau sok-sokan ngerebut mantan

  • Ipar Pengusir Sepi   WILL YOU MARRY ME?

    “Buk aku ke rumah sakit dulu yo! Loh, semua orang pada ke mana kok ndak ada siapa-siapa? Anak-anak juga ndak ada tumben pergi ndak ada bilang-bilang.” Pagi ini Angel tampak kemas namun terburu-buru, ia seperti kebingungan melihat kondisi pagi ini rumahnya sepi melompong tak ada siapa pun yang biasanya pagi-pagi akan diisi suara riuh pertengkaran dari Rafa dan Aira.“Hmm, aku lagi buru-buru anak-anak pasti ikut Ibuk aman! Mudah-mudahan Erik ndak kenapa-napa.” Rupanya yang membuat pagi Angel was-was adalah sesosok yang tengah mengisi hatinya. Pagi-pagi sekali Angel yang panik bergegas pergi ke rumah sakit untuk memastikan keadaan Erik baik-baik saja. Entah apa yang sebenarnya sedang terjadi, semua orang yang dihubungi Angel pagi ini seakan enggan mengangkat telepon darinya. Ia merasakan ada sesuatu hal yang aneh, pasalnya saat ia pergi ke rumah sakit tak ada nama pasien atas nama Erik di sana, perasaan Angel pun makin tak karuan.TINGG! [Suara pesan masuk]“Loh,

  • Ipar Pengusir Sepi   HADIAH RATUSAN JUTA!!!

    “Astagfirullahalazim Buk! Apa ini? Kok banyak banget dari siapa?”“Loh, bukan kamu yang mesen? Tadi Ibuk kira kamu yang mesen jadi Ibuk terima saja, terus kalau bukan kamu siapa?”Drrrt! Drrrt! Drrrt! [Gawai Angel berdering][Halo, assalamualaikum Rik! Ada apa tumben nelpon pagi-pagi sekali?][Waalaikumsalam, a-anu Ngel ... emmmm][Kamu mau ngomong apa to Rik? Kok ndak jelas gini!][Ekhmm, itu barangnya sudah sampai?][Barang? Maksudmu barang yang pagi ini baru sampai di rumahku itu kamu yang ngirim?][Lebih tepatnya sih Mama Ngel! Aku juga sudah ngasi tahu kalau memang mau ngasi secukupnya saja tapi ya taulah Mama ndak dengerin aku, maaf yo jadi menuh-menuhin rumah kamu.][Yak ampun, aku kira tadi paket nyasar! Ini kok banyak banget, sampai repot-repot begini loh aku jadi ndak enak ... lain kali tolong bilangin mama kamu jangan repot-repot begini lagi!][Aku tahu kamu bakalan bilang kayak begini Ngel makanya aku sudah ngasi tahu Mama duluan tapi tetap saja ya seperti yang kamu lihat

  • Ipar Pengusir Sepi   KONFLIK HEBAT

    “Kamu ndak usah jadi merasa sok suci begitu dong Ngel! Aku dan Tasya adikmu sudah berbesar hati mau nerima kamu, kalau kamu ndak egois memikirkan perasaanmu sendiri kita masih bisa kok hidup rukun-rukun saja!”“Mas, kamu kapan sadarnya sih? Kenapa dari tadi kamu masih bisa ngasi pernyataan begitu,

    last updateLast Updated : 2026-03-20
  • Ipar Pengusir Sepi   RAYUAN MAUT

    Malikh dan Tasya mulai gelisah, mereka panik kehabisan cara untuk membujuk Angel tak mengusir mereka dari rumah itu. Tentu saja, mereka akan berjuang keras untuk mempertahankam rumah itu pasalnya tanpa seorang Angel mereka berdua hanyalah sesosok benalu yang menempel pada inangnya dan t

    last updateLast Updated : 2026-03-21
  • Ipar Pengusir Sepi   MALIKH SERANGAN JANTUNG!!!

    “Kenapa kamu kaget begitu? Bukannya kamu sudah buang keluargamu, tega kamu dengan anak-anakmu!”“Jangan sembarangan ngomong buk! Aku ndak ada buang keluargaku apalagi anak-anak, aku selalu memenuhi kebutuhan mereka semua selama ini sampai sekarang!” jelasnya.“Heh, nafkahin pakek uang haram saja ba

    last updateLast Updated : 2026-03-20
  • Ipar Pengusir Sepi   MEMBALIKKAN FAKTA

    “Loh, ndak bisa begitu!”Wajah Angel mendatar, reaksi Malikh terlihat begitu menjijikkan. Pria tak tahu malu itu seakan-akan pernah berkontribusi dalam membangun rumah itu, hingga menolak keras tindakan Angel mengusirnya dari rumah.“Mbak ndak usah seenaknya begitu ngusir kita! Mbak jangan lupa sela

    last updateLast Updated : 2026-03-21
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status