Share

Mengigau

Author: Aldra_12
last update publish date: 2026-08-16 17:02:52

Freya melihat dada Keano naik turun tak beraturan. Pelipis serta dahi pria itu dipenuhi bulir-bulir keringat, padahal pendingin udara di dalam kamar tidur mereka berembus cukup dingin.

Freya semakin panik saat melihat Keano mengerutkan kening dan tampak gelisah, bahkan bibirnya meringis seolah sedang menahan rasa sakit yang begitu menyakitkan dalam tidurnya.

Tanpa memikirkan batas ranjang lagi, Freya bangkit dari posisinya lalu duduk lebih dekat dengan Keano.

“Pak … Pak Keano, panggil Freya pe
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Istri Rahasia Bos Dingin   Mengigau

    Freya melihat dada Keano naik turun tak beraturan. Pelipis serta dahi pria itu dipenuhi bulir-bulir keringat, padahal pendingin udara di dalam kamar tidur mereka berembus cukup dingin. Freya semakin panik saat melihat Keano mengerutkan kening dan tampak gelisah, bahkan bibirnya meringis seolah sedang menahan rasa sakit yang begitu menyakitkan dalam tidurnya.Tanpa memikirkan batas ranjang lagi, Freya bangkit dari posisinya lalu duduk lebih dekat dengan Keano.“Pak … Pak Keano, panggil Freya pelan sembari menepuk-nepuk lengan Keano. “Pak Keano, bangun.” Freya mencoba membangunkan.Namun, tidak ada respon. Keano masih memejamkan mata dengan kerutan di kening yang semakin kentara. Kepala Keano bergerak gelisah seolah sedang mengalami kecemasan yang luar biasa.“Pak Keano. Anda baik-baik saja?” Freya kembali mencoba membangunkan. Namun, usahanya sia-sia.Freya ketakutan melihat Keano masih tidak bereaksi dengan panggilan yang dia lakukan.Freya takut terjadi sesuatu pada Keano jika terus

  • Istri Rahasia Bos Dingin   Suka Ceroboh

    Freya membeku. Dia menatap panik saat melihat mata Keano menyipit, seolah sedang mengintimidasinya.Seketika Freya meneguk ludah kasar, wajahnya kini memerah padam. Dia memeluk piyama satin di dadanya semakin erat, berusaha keras menyembunyikan kepanikan di balik senyuman yang sangat canggung.“E-eh? Tidak ... tidak ada, Pak,” elak Freya dengan nada suara yang sedikit meninggi karena gugup. “Saya tidak memikirkan apa-apa, kok,” katanya lagi meyakinkan.Senyum samar nyaris tak terlihat terangkat di bibir Keano saat melipat kepanikan di wajah Freya. Sebelum Keano kembali bicara, suara Freya sudah lebih dulu terdengar.“Saya mau ganti baju dulu, Pak.” Freya bicara dengan sangat cepat.Tanpa menunggu balasan Keano, Freya bergegas melangkah menuju pintu walk in closet. Namun, karena langkah kakinya yang terlalu terburu-buru dengan gerakan panik, dia justru tersandung oleh ujung kakinya sendiri.“Akh ….” Freya menjerit pelan saat tubuhnya mendadak limbung ke depan. Dia memejamkan mata rapat

  • Istri Rahasia Bos Dingin   Semua Sudah Disediakan

    Freya semakin menunduk mendengar ucapan Nadine. Bibirnya dia gigit kuat-kuat, jantungnya berdegup cepat mendengar kalimat menuntut dari mertuanya.Bagaimanapun Freya tidak bisa membantah dan menjelaskan kalau pernikahan mereka disembunyikan jadi tak ada yang tahu dan takkan mempermalukan keluarga Pradipta, seperti kesepakatan antara dia dan Keano.Hingga sekarang, Freya hanya bisa menunduk diam. Sampai ….“Semua yang Freya lakukan sudah atas izinku, Ma,” balas Keano dengan nada suara yang begitu tenang tapi tak terbantahkan. “Statusnya sebagai pekerja meski dia istriku, tidak ada yang memalukan selama aku yang memberinya izin.”Freya tersentak kesekian kalinya saat mendengar ucapan Keano. Pria ini benar-benar membantah semua ucapan ibunya sendiri untuk melindungi Freya?Atau, Keano melakukan ini untuk menutupi pernikahan kontrak mereka?Mata Nadine membola lebar mendengar Keano terus saja melawannya. Dia mendengkus kasar, napasnya seolah berembus pasrah karena sanggahan dari putranya.

  • Istri Rahasia Bos Dingin   Dilindungi

    Freya terkejut mendengar ucapan Keano. Keningnya berkerut dalam, lalu dia memberanikan diri bertanya, “Anda belum makan sejak sore tadi?”Freya memperhatikan Keano, tapi bosnya ini tak membalas sama sekali.Freya menundukkan kepala. Dia memilih diam lagi daripada salah bicara.Mobil terus melaju. Sampai akhirnya berbelok ke salah satu restoran bintang 3 yang ada di jalur mereka.Freya turun dari mobil mengikuti Keano, keduanya lalu masuk ke dalam restoran.Restoran bernuansa privat yang dipilih Keano terasa begitu tenang. Pencahayaan temaram dan alunan musik instrumental lembut mengiringi suasana.Freya duduk berhadapan dengan Keano. Pelayan yang datang melayani langsung mencatat hidangan yang mereka pesan.Susana canggung kembali menyelimuti begitu pelayan pergi. Freya duduk sambil sesekali meremas jari-jarinya yang ada di atas pangkuan.Keheningan menyelimuti, sampai tak lama kemudian pelayan kembali datang menghidangkan makanan dan minuman yang dipesan.Freya menatap steak yang ada

  • Istri Rahasia Bos Dingin   Lapar Tak Tepat Waktu

    Freya tersentak mendengar ucapan Keano. Dia memutar tubuhnya dengan cepat, berbalik menghadap ke arah belakangnya, sampai pandangan ke sepanjang bahu jalan. Freya melihat keberadaan mobil sedan hitam mewah yang terparkir tenang di bawah remang lampu jalan di bahu jalan, tak jauh dari tempatnya berdiri. Kaca mobil yang gelap membuat sosok di dalamnya sama sekali tak terlihat dari luar.Freya masih mempertahankan ponsel di telinganya. Tatapannya tak teralihkan dari mobil mewah milik bosnya ini.“Pak Keano ….” Freya bingung harus berbuat apa. “Kenapa Bapak—”“Masuk,” potong Keano singkat dari seberang panggilan.Freya baru saja ingin membalas, tapi panggilan itu diakhiri lebih dulu.Freya menurunkan ponselnya dari telinga, dia menggigit bibir bawahnya kuat-kuat karena canggung.Situasi malam ini masih cukup ramai oleh orang-orang yang baru pulang kerja. Freya mengedarkan pandangan ke sekeliling untuk memastikan tidak ada rekan kerjanya atau orang yang mengenalnya berada di dekat sana.

  • Istri Rahasia Bos Dingin   Takut Ketahuan

    Freya mengamati perubahan raut wajah Brian dengan kening berkerut halus. Ada sesuatu yang janggal dari nada suara Brian yang terdengar menyimpan rasa penasaran dan keingintahuan yang besar.Namun, Freya memilih tidak terlalu menanggapi berlebihan sikap Brian ini. Mungkin Brian seperti Melissa yang cemas jika terkena masalah karena pemanggilan dirinya ke lantai atas.“Tidak ada masalah besar, Brian.” Freya memasang senyum kecil setelah membalas pertanyaan antusias dari Brian. “Hanya ada sedikit komplain dari pengunjung soal pelayanan, jadi tadi sudah diselesaikan kok,” kata Freya memanfaatkan tuduhan Melissa untuk menutupi hubungan antara dia dan Keano.Begitu mendengar jawaban dari Freya, satu sudut bibir Brian terangkat, membentuk senyuman miring yang begitu licik. Ada binar lega yang terpancar jelas di matanya, ternyata dugaannya soal Freya dipanggil untuk dijadikan manager toko tidaklah benar.“Baguslah kalau hanya karena itu,” ucap Brian tanpa sadar dengan binar kelegaan dan rasa

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status