LOGINTerdapat beberapa tingkatan yang ada dalam peringkat para monster, dimana semua monster akan semakin kuat semakin tinggi peringkat yang dimilikinya. Monster yang belum bisa menggunakan kekuatan alam memiliki 3 peringkat, ketika monster sudah bisa menggunakan kekuatan alam ke tubuhnya mereka akan menjadi monster tingkat roh, selain itu ada juga monster raja, monster kuno dan monster suci. Sangat jarang untuk bisa melihat seekor monster raja dan di atasnya, sehingga mereka sangat langka.
Singa ekor ular merupakan monster tingkat roh yang memiliki kekuatan api ganas. Semburan api yang dikeluarkan ekor ular miliknya bisa membunuh seorang di tingkat Inti Emas dalam sekejap. Namun singa ekor ular yang ada di depan Wei Yuan saat ini sedang terluka dan kekuatan miliknya menurun menjadi monster tingkat 1.
Meski kekuatannya sudah menurun, singa ekor ular masih memiliki tubuh yang kuat dan serangan yang sangat ganas dari api miliknya. Jika satu serangan milik singa itu berhasil mengenai Wei Yuan, mungkin akan langsung membakar habis Wei Yuan.
Namun yang mengejutkan saat ini adalah tetua Gu sendiri, karena dia orang pertama yang menyarankan ujian seperti ini untuk Wei Yuan dan akan bertanggung jawab penuh jika terjadi sesuatu pada Wei Yuan saat ujian. Fu Xian sebagai penguji hanya bisa mengikuti arahan dari tetua Gu dan melanjutkan perintahnya, sembari bersiaga untuk melindungi Wei Yuan.
Para murid sekte yang berada di bangku penonton terlihat sangat terkejut ketika singa ekor ular muncul di atas panggung arena pertarungan, terlebih lagi lawan yang ada di depannya adalah seorang pemuda lemah yang terlihat kesulitan menggunakan Qi.
“Apa-apaan ini! Bagaimana bisa ujiannya bisa berbeda dengan peserta yang lain? Apa yang akan terjadi jika terjadi sesuatu pada tuan muda?” Ju Sun meremas rambutnya dengan wajah yang panik.
Tidak hanya Ju Sun, kedua orang lainnya dari suku ular langit surgawi terlihat sangat panik dengan apa yang mereka lihat saat ini. Tuan muda Wei Yuan yang mereka tahu tidak bisa menggunakan Qi dan harus melawan seekor monster kuat seorang diri. Meski monster itu hanya satu, kekuatannya masih berada jauh di atas tiga monster tingkat satu yang dilawan para peserta sebelumnya.
“Sialan! Kita harus memberitahu tetua Myung secepatnya untuk menghentikan ujian ini!”
“Terlambat! Tuan muda sudah melakukan gerakan menyerang!” tunjuknya ke atas arena.
Di atas panggung, Wei Yuan dengan menggunakan sebilah pedang melangkah maju mendekati singa ekor ular yang memiliki ukuran tubuh 3 kali lebih besar darinya.
GGRRRRR...
Tatapan tajam dari singa itu menembus mata Wei Yuan dan membuat tubuhnya seperti mematung.
WHOOOSSHH...
Cahaya putih menyala sebentar di tubuh Wei Yuan dan membebaskannya dari pengaruh singa ekor ular. Ketika Wei Yuan tersadar, dia melihat cakar besar milik singa itu mendekatinya dengan sangat cepat.
DOOOOOMMM...
Lantai tempat Wei Yuan berdiri barusan retak oleh serangan itu. Untungnya Wei Yuan melompat mundur tepat waktu, sehingga bisa menghindari serangan mematikan itu.
“Apa serangannya memang sekuat itu?”
Wei Yuan tiba-tiba merasakan hawa panas dari arah depannya dan melihat sebuah semburan api yang mendekat dengan sangat cepat.
Dengan mata yang dipenuhi semangat juang, Wei Yuan menggenggam erat pedangnya dan menebas semburan api yang mendekat itu.
BWOOOOSSHHH...
Semburan api itu terpotong menjadi dua dan membentuk jalan Wei Yuan melarikan diri, segera setelah itu Wei Yuan melompat ke depan dan melakukan serangan ke arah kepala singa.
Ketika ingin mengayunkan pedang miliknya, Wei Yuan mengingat kembali ajaran yang diberikan oleh Callista saat masih ada di istana dan itu adalah satu serangan membunuh yang memfokuskan tumpuan dari kekuatan ayunan pedang pada satu titik.
“Memfokuskan satu ayunan pada satu titik.”
Dengan menggunakan kedua tangannya Wei Yuan menebas ke arah bawah dan menyerang kepala singa ekor ular.
KLAAANKKK...
Pedang milik Wei Yuan terhenti dan itu dihentikan oleh sisik dari ekor singa yang berbentuk kepala ular. Lalu kepala ular itu membuka mulutnya dan menyemburkan api ke arah Wei Yuan.
Kugh...
Wei Yuan melompat mundur dan menggunakan momentum dari ayunan pedangnya yang terhenti, akan tetapi sebagian pakaian miliknya terbakar memperlihatkan tubuh bagian atasnya yang dipenuhi otot.
“Wow... Sangat tampan.”
“Meski tidak bisa menggunakan Qi, dia masih memiliki daya tarik yang begitu hebat.”
Beberapa wanita yang melihat itu terlihat sangat tertarik pada Wei Yuan. Bagaimanapun Wei Yuan memiliki wajah yang tampan dengan rambut putih perak dan ketika tubuh kekarnya sedikit terlihat, membuat penampilannya semakin gagah.
Beberapa pria yang sebelumnya meremehkan Wei Yuan terlihat kesal dengan pemandangan ini, apalagi setelah melihat banyaknya wanita yang tertarik padanya.
“Apa-apaan anak yang tidak bisa menggunakan Qi itu! Kenapa dia tidak mati saja oleh singa ekor ular itu!”
“Sialan! Wanita yang sudah aku incar terlihat sangat tertarik padanya dan mengabaikanku!”
“Singa ekor ular... bunuh dia untukku!”
“Bakar dia menggunakan apimu!”
Teriakan dari peserta dan murid pria yang ingin singa itu membunuh Wei Yuan menggema ke seluruh arena. Tentu saja para murid dan peserta wanita yang mendengar itu malah mendukung Wei Yuan untuk bisa mengalahkan singa ekor ular.
Wei Yuan yang berada di atas panggung menekuk dahinya dengan bingung, “Kenapa mereka ingin aku mati terbakar oleh singa ini? Apa aku membuat kesalahan?”
Ketika Wei Yuan teralihkan sejenak, singa ekor ular itu menyerang ke arahnya dengan cepat dan itu membuat Wei Yuan terdorong mundur.
Teriakan dari para pria terdengar jelas saat Wei Yuan terdorong mundur dan itu teriakan dari kebahagiaan para pria.
Wei Yuan menancapkan pedangnya ke lantai untuk menghentikannya terdorong lebih jauh dan menatap ke arah monster itu.
“Ada terlalu besar celah perbedaan kekuatanku dengannya. Aku perlu mencari kelemahannya untuk bisa mengalahkannya dalam waktu singkat.”
Ketika Wei Yuan terfokuskan pada singa itu, dia mendapati cara jalan singa itu sedikit aneh dan menyadari kalau ada sebuah luka yang cukup dalam di bagian kaki kiri belakang singa itu.
“Sepertinya itu luka yang membuatnya jadi lemah. Jika aku menyerang tepat di luka itu pasti akan membuatnya kesulitan bergerak dan untuk selanjutnya itu bisa menjadi kemenanganku.”
Wei Yuan mencabut pedang miliknya dan sekali lagi berlari menuju ke arah singa itu. Sama seperti sebelumnya, singa itu melakukan serangan cakar untuk menyerang Wei Yuan dan kali ini Wei Yuan tidak menghindarinya dan melompat ke atas lengan singa itu. Lalu dengan menggunakan momentum dari dorongan lengan singa, Wei Yuan melompat ke bagian belakang singa itu, akan tetapi kepala ular sudah menunggunya untuk menyerang dengan semburan api.
“Memfokuskan pada satu tumpuan serangan!”
Wei Yuan menggenggam erat pedang miliknya dan mengayunkannya ke arah kepala ular itu.
SRAAATTT...
Ayunan pedang itu berhasil membelah kepala ular itu.
GRRAAAHHHH...
Tidak hanya berhenti disana, Wei Yuan langsung mendekati kaki bagian kiri belakang singa itu dan menusuknya dengan pedang ditangannya.
CRAAATTT...
Pedang itu menusuk begitu dalam pada bagian kiri belakang kaki singa sampai membuatnya terjatuh, akan tetapi serangan itu membuat pergelangan tangan kanan Wei Yuan terluka.
Semua murid sekte yang melihat itu langsung berdiri dengan tatapan terkejut. Mereka semua tidak menyangka untuk seseorang seperti Wei Yuan bisa mengalahkan singa ekor ular tanpa menggunakan Qi.
Tetua Gu yang juga melihat itu langsung tersenyum lebar, bahkan kelima penguji sampai membuka lebar mulut mereka karena terkejut. Tidak ada satupun dari mereka yang berpikir kalau Wei Yuan akan mengalahkan singa ekor ular.
Pria berambut hijau yang menyimpan dendam pada Wei Yuan yang memenangkan kompetisi sebagai peringkat pertama, dirinya sangat terkejut saat melihat Ju Ming yang menjadi salah satu 10 besar daftar surgawi diterbangkan seperti seekor anjing keluar arena pertarungan.Pria berambut hijau yang bernama Huang Du, merupakan peringkat kedua dalam daftar surgawi. Huang Du merupakan murid sekte yang berasal dari suku harimau surgawi, di mana itu sebuah suku besar yang tidak kalah dengan suku naga dan phoenix.Dalam sekte ini Huang Du hanya cemas terhadap dua orang yaitu Long Ao dan peringkat pertama daftar surgawi. Setelah mengetahui kedua orang itu tidak ikut ambil bagian dalam kompetisi ini membuat Huang Du merasa kalau kompetisi akan berjalan dengan mudah, akan tetapi setelah melihat kemahiran dari Wei Yuan dan tim 44 membuatnya merasa tertekan.Pertarungan Wei Yuan barusan membuat Huang Du merasakan ancaman besar yang membuatnya kemungkinan bisa tersingkirkan di posisi kedua dalam daftar surg
Setelah tahap tim ada satu tahapan lagi dalam kompetisi ini di mana tahap itu semua orang yang berpartisipasi pada kompetisi sebelumnya bisa bertarung satu lawan satu. Mereka yang gagal sebelumnya juga memiliki satu kesempatan untuk menantang mereka yang berhasil, akan tetapi setiap orang dibatasi hanya untuk bisa menantang sebanyak 3 kali.Dalam tahap ini sebagian besar akan menentukan daftar surgawi dan langit. Semakin banyak kemenangan yang diraih maka semakin besar pula peringkat yang akan didapatkan dalam daftar.Namun untuk membuat pertandingan dengan adil, tetua agung memberikan waktu untuk mereka yang berhasil bertahan pada kompetisi sebelumnya untuk beristirahat dan melanjutkan kembali keesokan harinya.Setelah satu hari beristirahat, kompetisi penentuan daftar peringkat dimulai di arena pertarungan.Saat ini orang yang pertama kali naik ke atas panggung besar itu salah satu murid inti dan tidak lama dia menyebutkan nama seseorang yang ingin dia tantang.Wei Yuan mengelus dag
Wei Yuan dan Long Zin kembali ke kawah di atas lubang melalui array yang digunakan oleh wanita sebelumnya. Mereka berdua kembali melihat artefak yang sudah mereka dapatkan sebagai hadiah dan merasa sangat bersyukur bisa mendapatkan artefak itu.Namun saat ini mereka menyimpan artefak itu dan kembali ke tujuan mereka dalam kompetisi ini. Meski sudah mendapatkan poin dalam jumlah yang cukup banyak, masih ada beberapa hari lagi sebelum kompetisi ini selesai dan selama waktu itu mereka harus mendapatkan poin lagi untuk menjadi tim pertama dalam kompetisi ini setelah selesai.Tanpa menunggu lama mereka berdua langsung masuk ke wilayah hutan lagi dan menuju ke arah sisi barat, di mana tempat itu memiliki lebih banyak gerombolan monster yang berkeliaran.Karena sebagian besar tim sudah dikalahkan saat di kawah. Membuat perburuan mereka berdua terbilang sangat lancar tanpa hambatan baik itu tim yang menyergap atau berbagai gangguan lain.Setelah satu minggu berlalu, kristal yang ada pada mere
Wanita yang duduk di atas tahta itu mengenakan pakaian hitam dengan rambut berwarna merah panjang, serta mata biru seperti permata kristal. Aura di sekeliling tubuh wanita itu sangat pekat sampai membuat Wei Yuan dan Long Zin tertekan hanya dengan berada di dekatnya.Tatapan mata dari wanita itu melirik ke arah Wei Yuan berada dan saat tatapan mata mereka berdua bertemu, Wei Yuan merasakan tubuhnya membeku sejenak.“Aku merasakan aura yang sangat familiar dari dalam tubuhmu. Apa kamu memiliki hubungan dengan seseorang dari suku ular langit surgawi?” tanya wanita itu.“Aku berasal dari sana. Bagaimana kamu bisa mengetahuinya?” balas Wei Yuan.“Sangat mudah untukku mengetahuinya. Namun untuk sekarang aku tidak akan membahasnya dan melanjutkan perkataanku sebelumnya untuk memberikan kalian berdua hadiah.”Wanita itu mengangkat tangannya dan muncul dua buah peti emas. Kedua peti emas itu memancarkan aura yang begitu kuat sampai membuat Wei Yuan merinding.“Dalam peti ini terdapat harta ya
Jiang Qin yang melihat Wei Yuan dengan keadaan yang cukup buruk, langsung mendekatinya dan memberikan pil yang dia miliki untuk memulihkan Qi miliknya yang sudah habis.Wei Yuan dan Long Zin yang memakan pil pemberian dari Jiang Qin bisa memulihkan sedikit Qi milik mereka. Walaupun tidak sepenuhnya pulih, tetapi itu sebuah bantuan besar bagi mereka untuk bisa bertahan dalam kompetisi ini.Melihat keadaan dari dua orang itu tentu saja membuat Jiang Qin bertanya-tanya apa yang terjadi dan juga kenapa mereka bisa berada di tempat ini yang seharusnya menjadi tempat terlarang dalam kompetisi untuk di datangi.Wei Yuan menceritakan semua yang terjadi di tempat ini pada Jiang Qin tanpa ada satupun yang disembunyikan. Saat mendengar mereka berdua mengalahkan tujuh orang dari dalam 10 daftar surgawi langsung membuat tim Jiang Qin terkejut, sebab mereka bertiga tahu sekuat apa ketujuh orang itu dalam pertarungan.Mereka juga terkejut mengetahui Wei Yuan dan Long Zin masih bisa bertahan setelah
Setelah ledakan besar dari serangan gabungan Wei Yuan dan Long Zin yang membunuh Hydra, terbentuk sebuah lubang besar yang menguapkan semua air yang ada dalam kawah. Wei Yuan dan Long Zin yang sudah mengeluarkan semua kekuatan mereka pada serangan sebelumnya langsung terjatuh ke tanah dengan tubuh yang kelelahan.Namun disaat mereka berdua kelelahan setelah melawan Hydra, para murid yang menonton dari kejauhan mulai berdatangan mendekati mereka, akan tetapi kedatangan semua orang itu disertai dengan mata yang dipenuhi niat keserakahan.Wei Yuan dan Long Zin yang bisa merasakan niat itu dengan jelas langsung mengambil kembali senjata mereka, bersiap untuk bertarung lagi. Meski saat ini mereka tidak terlalu yakin untuk bisa menghadapi semua murid yang ada di depan mereka saat ini.“Kekeke... tidak aku sangka kalian berdua akan memiliki kekuatan sebesar itu. Namun kalian berdua saat ini berada dalam keadaan yang terlemah.”“Kami akan memberikan kalian berdua kesempatan untuk memberikan s







