Share

Ujian Kedua

Author: Hanz Vena
last update Last Updated: 2025-09-06 00:38:10

Ujian pertama merupakan ujian untuk melewati array ilusi dan jebakan yang tersebar di seluruh hutan. Setiap orang bisa mendapat beberapa kali terkena array ilusi yang terpasang, sehingga waktu untuk menyelesaikan ujian pertama bisa sampai dengan 5-7 jam. Untuk orang-orang yang memiliki kemampuan dan bakat unik seperti persepsi bisa memakan waktu 2-3 jam untuk bisa keluar dari hutan, akan tetapi saat ini Wei Yuan keluar dari dalam hutan hanya dengan waktu 20 menit, di mana tidak ada satupun orang dalam sejarah ujian ini yang bisa melakukannya.

Kelima murid inti yang menjadi pengawas itu hanya bisa terdiam dan bertanya-tanya apakah Wei Yuan melakukan sebuah kecurangan atau tidak dalam melakukan ujian ini, akan tetapi mereka merasa kalau itu lebih mustahil karena semua array yang terpasang di hutan dibuat langsung oleh ketua sekte, sehingga mustahil untuk bisa dicurangi.

“Apa kamu menggunakan sebuah artefak untuk bisa sampai disini?” tanya Fu Xian.

Fu Xian merupakan murid inti yang memiliki kedudukan yang cukup tinggi dan dalam ujian kali ini dia adalah ketua pengawas. Dia memiliki hak untuk mendiskualifikasi peserta jika orang itu melakukan kecurangan.

“Apa kamu menggunakan artefak teleportasi?” tambah yang lain.

Wei Yuan menggelengkan kepalanya dan berkata, “Aku tidak menggunakan apapun! Juga, aku tidak memiliki satupun artefak.”

Melihat tatapan polos Wei Yuan membuat Fu Xian dan yang lainnya tahu kalau tidak ada kebohongan dari perkataannya. Namun hal ini benar-benar membuat mereka berlima sangat terkejut sampai tidak bisa berkata-kata lagi.

“Baiklah, sekarang kamu tunggu disini sampai kami kembali! Kamu bisa melakukan apapun disini sampai semua peserta yang lain datang, apa kamu mengerti?”

“Baik, senior!” balas Wei Yuan dengan sebuah anggukan kecil.

“Bagus, sekarang kami akan melihat keadaan dari para peserta yang lain!”

Selepas itu kelima murid inti itu melompat masuk ke dalam hutan dengan sangat cepat dan sekarang hanya tinggal Wei Yuan seorang diri di tempat itu.

Mengetahui hanya dirinya seorang di tempat itu membuat Wei Yuan bosan, akan tetapi dia tetap menunggu di pintu masuk sekte sambil berharap ada peserta lain yang keluar dari dalam hutan. Namun setelah setengah jam berlalu, tidak ada satu orangpun yang keluar dari dalam hutan dan itu membuat Wei Yuan merasa sangat bosan.

“Apa ujiannya memang sesulit itu sampai membuat semua orang lama untuk bisa keluar?”

Wei Yuan hanya mengikuti jalan setapak yang ditunjukan oleh Xiao Bi, di mana itu merupakan jalur yang tidak ada array jebakan atau ilusi sehingga membuat Wei Yuan bisa sampai dengan sangat cepat.

Selang setengah jam berikutnya Wei Yuan mendengar suara langkah kaki yang mendekat dari arah hutan dan tak lama kemudian seorang pemuda berambut emas dengan mata hijau melangkah keluar dari dalam hutan. Meski tidak ada satupun luka di tubuh pemuda itu, Wei Yuan bisa merasakan kalau pemuda itu seperti habis melakukan pertarungan yang sangat hebat.

Pemuda berambut emas itu terlihat sangat terkejut ketika melihat Wei Yuan yang duduk menatapnya di depan pintu masuk sekte, karena dia berpikir kalau dirinya adalah orang pertama yang menyelesaikan ujian pertama.

“Siapa dia? Bagaimana dia bisa lebih cepat dariku?” gumam pemuda berambut emas.

Sepanjang sejarah sekte dao surgawi terbentuk, waktu tercepat dalam menyelesaikan ujian pertama adalah 1 jam setengah dan pemuda berambut putih itu sudah melewatinya dengan menyelesaikan ujian pertama dalam 1 jam 20 menit, lebih cepat 10 menit dari yang tercatat. Namun rasa pencapaian itu seperti dihempaskan ketika melihat Wei Yuan yang duduk memandanginya dengan tatapan orang bodoh.

“Apa kamu juga salah satu peserta?” tanya pemuda berambut emas.

“Ya, aku juga seorang peserta. Namaku Wei Yuan!”

“Aku tidak peduli siapa namamu! Namun saat ujian kedua nanti aku akan mengalahkanmu!” ucap pemuda berambut emas itu dengan tatapan permusuhan.

Wei Yuan tidak terlalu menanggapi hal itu, karena dia sudah merasa cukup senang ada orang lain yang bisa menemaninya menunggu di tempat ini. Setidaknya hal ini membuatnya tidak merasakan kesepian seperti sebelumnya.

Selang 10 menit kemudian ada orang lain yang berjalan keluar dari dalam hutan dan itu seorang pemuda berbadan kekar dengan tinggi badan yang mencapai 2 meter. Dengan menggunakan pakaian lengan terbuka membuat otot-otot milik pemuda itu terlihat menonjol.

Tatapan pemuda itu melirik ke arah pemuda berambut emas yang datang sebelumnya, lalu dia melirik ke arah Wei Yuan.

“Apa kamu juga peserta?” tanya pemuda berotot itu.

“Ya, aku Wei Yuan.”

“Aku Gum Ryu.”

“Kamu memiliki tubuh yang penuh otot, apa kamu berlatih kultivasi tubuh?” tanya Wei Yuan kagum.

“Hahaha... ini karena aku berasal dari wilayah utara, di mana semua orang di sana berlatih kultivasi tubuh. Aku dengar sekte dao surgawi memiliki teknik kultivasi tubuh ras raksasa dan karena itulah aku ingin masuk ke dalam sekte dao surgawi. Lalu, apa alasanmu untuk masuk ke sekte dao surgawi?”

“Alasan? Aku tidak tahu alasanku, tetapi aku hanya ingin melihat banyak hal di dunia ini dan ibuku menyarankan untuk masuk ke sekte ini.”

“Hmm... anggap saja alasanmu itu untuk melihat dunia lebih luas. Aku dengar ada banyak juga orang-orang dari benua sembilan daratan yang masuk ke sekte ini, jadi pilihanmu sudah cukup tepat.”

Selepas itu Wei Yuan berbicara cukup banyak hal dengan Gum Ryu. Lalu dari dalam hutan mulai berdatangan satu persatu peserta, akan tetapi jumlahnya sangat jauh berkurang jika dibandingkan saat sebelum memasuki hutan.

Ju Sun dan kedua orang lainnya dari suku ular langit surgawi berhasil lolos dalam ujian pertama dengan wajah mereka yang terlihat sangat cemas. Wei Yuan tahu kalau kecemasan itu bukan karena ujian ini, tetapi karena mereka mengkhawatirkan dirinya yang menghilang di dalam hutan.

Sesudah 4 jam menunggu, akhirnya tetua Gu datang bersama dengan kelima murid inti yang menjadi pengawas sebelumnya. Tetua Gu mengumumkan kalau dari puluhan ribu orang peserta sebelumnya hanya tersisa kurang dari seribu yang berhasil melewati ujian pertama.

Semua orang yang mendengar itu cukup terkejut, akan tetapi saat melihat sekeliling mereka, apa yang dikatakan oleh tetua Gu benar. Sebelumnya terdapat begitu banyak peserta dan sekarang tidak sampai seribu orang peserta yang berhasil, tentu ini membuat mereka sadar kalau itu bukan sebuah candaan semata.

“Kerja bagus untuk kalian yang sudah melewati ujian pertama, akan tetapi kalian semua jangan berbangga diri dulu karena untuk menjadi seorang murid luar, kalian harus bisa melewati ujian kedua.”

“Seperti yang kalian ketahui kalau ujian kedua adalah ujian bakat. Syarat untuk bisa lulus ujian ini kalian minimal harus memiliki bakat 3 bintang, jika lebih rendah dari itu maka kalian tidak akan lolos. Sekarang silahkan berbaris sesuai dengan urutan mereka yang tercepat dalam menyelesaikan ujian pertama!”

Segera semua orang berbaris sesuai dengan urutan mereka. Saat sedang berbaris terdengar beberapa percakapan di antara para peserta.

“Aku rasa orang pertama yang menyelesaikan ujian pertama adalah Long Jin.”

“Bukankah itu sudah jelas, dia berasal dari suku naga dan memiliki dukungan yang kuat untuk tumbuh. Dia sudah jelas unggul dalam banyak hal.”

“Lihat! Mereka yang berasal dari suku phoenix dan harimau surgawi berdiri di urutan kelima dan keempat. Siapa orang yang berdiri di urutan ketiga itu?” ucap salah seorang peserta menanyai Gum Ryu.

“Tunggu! Kenapa Long Jin berdiri di urutan kedua? Apa bukan dia yang pertama menyelesaikan ujian?”

Perkataan itu terdengar ke telinga semua orang dan membuat mereka semua melihat ke arah urutan paling depan.

Pemuda berambut emas yang bernama Long Jin itu merasa kesal melihat banyak tatapan mata banyak orang yang memperhatikannya, lalu dia berbalik ke arah Wei Yuan yang duduk tidak jauh darinya.

“Mau sampai kapan kau duduk disana? Cepat kesini dan lakukan ujian kedua!” teriak Long Jin dengan wajah memerah.

Seketika semua orang melihat ke arah Wei Yuan yang duduk dengan tatapan bodoh. Semua orang langsung bertanya-tanya apa mungkin untuk orang yang terlihat lemah itu bisa menyelesaikan ujian pertama paling cepat.

Continue to read this book for free
Scan code to download App

Latest chapter

  • JALAN KEKEKALAN ABADI   Perbedaan 3

    Pria berambut hijau yang menyimpan dendam pada Wei Yuan yang memenangkan kompetisi sebagai peringkat pertama, dirinya sangat terkejut saat melihat Ju Ming yang menjadi salah satu 10 besar daftar surgawi diterbangkan seperti seekor anjing keluar arena pertarungan.Pria berambut hijau yang bernama Huang Du, merupakan peringkat kedua dalam daftar surgawi. Huang Du merupakan murid sekte yang berasal dari suku harimau surgawi, di mana itu sebuah suku besar yang tidak kalah dengan suku naga dan phoenix.Dalam sekte ini Huang Du hanya cemas terhadap dua orang yaitu Long Ao dan peringkat pertama daftar surgawi. Setelah mengetahui kedua orang itu tidak ikut ambil bagian dalam kompetisi ini membuat Huang Du merasa kalau kompetisi akan berjalan dengan mudah, akan tetapi setelah melihat kemahiran dari Wei Yuan dan tim 44 membuatnya merasa tertekan.Pertarungan Wei Yuan barusan membuat Huang Du merasakan ancaman besar yang membuatnya kemungkinan bisa tersingkirkan di posisi kedua dalam daftar surg

  • JALAN KEKEKALAN ABADI   Perbedaan 2

    Setelah tahap tim ada satu tahapan lagi dalam kompetisi ini di mana tahap itu semua orang yang berpartisipasi pada kompetisi sebelumnya bisa bertarung satu lawan satu. Mereka yang gagal sebelumnya juga memiliki satu kesempatan untuk menantang mereka yang berhasil, akan tetapi setiap orang dibatasi hanya untuk bisa menantang sebanyak 3 kali.Dalam tahap ini sebagian besar akan menentukan daftar surgawi dan langit. Semakin banyak kemenangan yang diraih maka semakin besar pula peringkat yang akan didapatkan dalam daftar.Namun untuk membuat pertandingan dengan adil, tetua agung memberikan waktu untuk mereka yang berhasil bertahan pada kompetisi sebelumnya untuk beristirahat dan melanjutkan kembali keesokan harinya.Setelah satu hari beristirahat, kompetisi penentuan daftar peringkat dimulai di arena pertarungan.Saat ini orang yang pertama kali naik ke atas panggung besar itu salah satu murid inti dan tidak lama dia menyebutkan nama seseorang yang ingin dia tantang.Wei Yuan mengelus dag

  • JALAN KEKEKALAN ABADI   Perbedaan

    Wei Yuan dan Long Zin kembali ke kawah di atas lubang melalui array yang digunakan oleh wanita sebelumnya. Mereka berdua kembali melihat artefak yang sudah mereka dapatkan sebagai hadiah dan merasa sangat bersyukur bisa mendapatkan artefak itu.Namun saat ini mereka menyimpan artefak itu dan kembali ke tujuan mereka dalam kompetisi ini. Meski sudah mendapatkan poin dalam jumlah yang cukup banyak, masih ada beberapa hari lagi sebelum kompetisi ini selesai dan selama waktu itu mereka harus mendapatkan poin lagi untuk menjadi tim pertama dalam kompetisi ini setelah selesai.Tanpa menunggu lama mereka berdua langsung masuk ke wilayah hutan lagi dan menuju ke arah sisi barat, di mana tempat itu memiliki lebih banyak gerombolan monster yang berkeliaran.Karena sebagian besar tim sudah dikalahkan saat di kawah. Membuat perburuan mereka berdua terbilang sangat lancar tanpa hambatan baik itu tim yang menyergap atau berbagai gangguan lain.Setelah satu minggu berlalu, kristal yang ada pada mere

  • JALAN KEKEKALAN ABADI   Aura Yang Familiar

    Wanita yang duduk di atas tahta itu mengenakan pakaian hitam dengan rambut berwarna merah panjang, serta mata biru seperti permata kristal. Aura di sekeliling tubuh wanita itu sangat pekat sampai membuat Wei Yuan dan Long Zin tertekan hanya dengan berada di dekatnya.Tatapan mata dari wanita itu melirik ke arah Wei Yuan berada dan saat tatapan mata mereka berdua bertemu, Wei Yuan merasakan tubuhnya membeku sejenak.“Aku merasakan aura yang sangat familiar dari dalam tubuhmu. Apa kamu memiliki hubungan dengan seseorang dari suku ular langit surgawi?” tanya wanita itu.“Aku berasal dari sana. Bagaimana kamu bisa mengetahuinya?” balas Wei Yuan.“Sangat mudah untukku mengetahuinya. Namun untuk sekarang aku tidak akan membahasnya dan melanjutkan perkataanku sebelumnya untuk memberikan kalian berdua hadiah.”Wanita itu mengangkat tangannya dan muncul dua buah peti emas. Kedua peti emas itu memancarkan aura yang begitu kuat sampai membuat Wei Yuan merinding.“Dalam peti ini terdapat harta ya

  • JALAN KEKEKALAN ABADI   Sebuah Hadiah

    Jiang Qin yang melihat Wei Yuan dengan keadaan yang cukup buruk, langsung mendekatinya dan memberikan pil yang dia miliki untuk memulihkan Qi miliknya yang sudah habis.Wei Yuan dan Long Zin yang memakan pil pemberian dari Jiang Qin bisa memulihkan sedikit Qi milik mereka. Walaupun tidak sepenuhnya pulih, tetapi itu sebuah bantuan besar bagi mereka untuk bisa bertahan dalam kompetisi ini.Melihat keadaan dari dua orang itu tentu saja membuat Jiang Qin bertanya-tanya apa yang terjadi dan juga kenapa mereka bisa berada di tempat ini yang seharusnya menjadi tempat terlarang dalam kompetisi untuk di datangi.Wei Yuan menceritakan semua yang terjadi di tempat ini pada Jiang Qin tanpa ada satupun yang disembunyikan. Saat mendengar mereka berdua mengalahkan tujuh orang dari dalam 10 daftar surgawi langsung membuat tim Jiang Qin terkejut, sebab mereka bertiga tahu sekuat apa ketujuh orang itu dalam pertarungan.Mereka juga terkejut mengetahui Wei Yuan dan Long Zin masih bisa bertahan setelah

  • JALAN KEKEKALAN ABADI   Hasil Kerjasama

    Setelah ledakan besar dari serangan gabungan Wei Yuan dan Long Zin yang membunuh Hydra, terbentuk sebuah lubang besar yang menguapkan semua air yang ada dalam kawah. Wei Yuan dan Long Zin yang sudah mengeluarkan semua kekuatan mereka pada serangan sebelumnya langsung terjatuh ke tanah dengan tubuh yang kelelahan.Namun disaat mereka berdua kelelahan setelah melawan Hydra, para murid yang menonton dari kejauhan mulai berdatangan mendekati mereka, akan tetapi kedatangan semua orang itu disertai dengan mata yang dipenuhi niat keserakahan.Wei Yuan dan Long Zin yang bisa merasakan niat itu dengan jelas langsung mengambil kembali senjata mereka, bersiap untuk bertarung lagi. Meski saat ini mereka tidak terlalu yakin untuk bisa menghadapi semua murid yang ada di depan mereka saat ini.“Kekeke... tidak aku sangka kalian berdua akan memiliki kekuatan sebesar itu. Namun kalian berdua saat ini berada dalam keadaan yang terlemah.”“Kami akan memberikan kalian berdua kesempatan untuk memberikan s

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status