登入Entah siapa yang memulai namun dua pemuda itu telah saling menyerang dan melayangkan serangan masing-masing. Kilatan cahaya perak dan biru saling bersahutan saat keduanya melancarkan serangan. Diiringi suara petir dan hujan yang semakin deras, pertarungan dua tuan muda dari dua klan besar itu terasa semakin sengit. Ethan tongkat sihir peraknya dan Nerwin bersama tombak birunya.
Seluruh pasukan Redrock yang berada di tempat kejadian terlihat waspada melihat pertarungan kedua pemuda itu
"Tugasmu hanya satu, mengembalikan semua kepada tempatnya."---Bisikan itu, seakan menjadi penuntun Rachel. Gadis itu bangkit dan lekas mendekati Sigrid. Menatap tubuh lemah wanita itu yang telah tak berdaya. Jiwa keadilannya sebagai Neith sang Pemburu mengingatkannya untuk tak lagi memburu lawan yang lemah. Jadi Rachel dengan kekuatan magisnya mengangkat tubuh Sigrid dan membawanya pergi. Kenneth yang melihat hal itu segera mengikuti Rachel di belakangnya. Pemuda itu masih diam tak berani bersuara, namun dalam benaknya, ia telah memanggil seluruh rekannya untuk segera menyusulnya. Karena entah bagaimana, keempat Guardian itu kini seakan merasakan hal yang sama. Jiwa mereka resah. Selayaknya mereka telah berada di ujung jalan yang hampir menuju sebuah jurang. Ada ketakutan dan rasa dingin yang tiba tiba timbul dalam benak mereka. ---Elise yang pertama tiba di Atiria. Melihat Nerwin dan Ethan yang berlari dari kejauhan menuju tempatnya. Ketika ketiganya telah berada di tempat yan
Dalam Benua Sevara yang dipenuhi dengan para pemilik kekuatan luar biasa, ada satu tabu yang selalu mereka hindari.Ketika Kekuatan mereka mengalami peningkatan, maka proses yang harus mereka lalui akan sangat menyakitkan dan dipastikan saat itu adalah saat terlemah dari tubuh dan kekuatan mereka.Seringkali dalam upacara kebangkitan para siswa akademi akan didampingi oleh guru atau pelatih mereka untuk melakukan ritual kebangkitan. Bahkan tak jarang mereka memilih tempat terpencil untuk menghindar dari serangan tersembunyi ketika mereka sedang dalam kondisi tersebut.Kini, di sinilah Rachel berada.Ketika Jiwa dan kekuatan sejati Neith, sang Amethyst sedang menyatu, saat inilah rachel berada dalam kondisi terlemahnya.Cangkang cahaya keemasan yang melingkupi tubuh gadis itu kian berpendar terang seiring dengan berjalannya proses peleburan jiwa Rachel dan Neith. Sinar terang layaknya matahari terbit perlahan muncul di langit Crator. Diiringi dengan rintihan kesakitan Rachel yang entah
Kekuatan. Kekuasaan. kebebasan.Hal yang tak pernah lelah untuk di cari dan dikejar oleh semua orang. Setiap mereka yang hiduo pasti mendambakan kekuatan. Setiap mereka yang Kuat, pasti menginginkan kekuasaan, dan siapa yang berkuasa dialah yang memegang kebebasan. Begitulah kiranya rantai kehidupan yang saat ini tercipta. Buah dari keinginan dan hasrat yang tak ada habisnya. Setiap orang berlomba mencapai kesempurnaan untuk mengejar kekebasan tertinggi. Namun, tahukah mereka arti sejati dari sebuah kebebasan?***"Bydd yr Enaid Sanctaidd bob amser yn effro yn y Corff Mawr." (Jiwa Suci akan selalu terjaga dalam Raga sang Agung)Rachel, sang Jiwa Suci yang terlahir dalam Raga Sang Agung. Inang yang paling tepat untuk kekuatan terakhir dari para Velaryon. Kekuatan kuno yang selama ini menjaga alam semesta.Namun, mereka kadang lupa, bahwa selain para kekuatan kuno nan agung, ada entitas lain yang lebih luar biasa di banding mereka. Sang Jiwa Suci. Cahaya terang itu berpendar keluar da
Di empat penjuru kerajaan Crator, ke-empat Guardians yang tersisa perlahan bangkit. Ada sebuah dorongan dalam diri mereka untuk mengeluarkan kekuatan mereka ketika cahaya ungu pekat itu memenuhi langit. Perlahan, Trisula Aquamarie, Tombak Mitah, Pedang Shadowfall dan Belati Snowbell menunjukkan kekuatannya. Keempat guardians itu memejamkan mata mereka di waktu yang hampir bersamaan dan perlahan cahaya masing-masing armor menyelimuti mereka. Dengan cahaya itu kekuatan masing-masing guardians meningkat secara bersamaan. Ketika kekuatan itu telah berkumpul cahaya itu melesat ke langit, memunculkan cahaya biru, hijau, coklat, dan putih menyatu dengan langit gelap di atasnya. Untuk sejenak gejolak petir itu berhenti. Sejenak, sebelum gelombang besar bencana datang. Angin berhembus kuat menyelimuti Crator. Menerbangkan appaun yang bisa di bawanya. Puing-puing reruntuhan, pohon dan tanaman, kereta, kuda, dan bahkan manusia. Segalanya ikut terbawa oleh amukan angin yang muncul tiba-tiba.Te
Rachel menatap tubuh Sigrid yang penuh luka. Entah berapa kali wanita itu terus mengulang kesalahan yang sama, membalas setiap kali Rachel mengobati lukanya. Niat awal Rachel untuk mengingatkan Sigrid atas rasa sakit berulang yang terus wanita itu torehkan pada penduduk Crator, tapi sayangnya wanita itu seperti tak menunjukkan sedikitpun rasa penyesalan. Rachel ingin mmebuat wanita itu mengingat rasa lelah dan ketakutan karena ancaman yang berulang, tapi Sigrid terlihat sangat berambisi untuk membalas Rachel di setiap kesempatan.‘Kenapa kemarahan wanita ini tak kunjung padam? Kehidupan seperti apa yang sudah dia lalui sebelumnya?’ batin Rachel bertanya-tanya.Rachel kembali menyentuh puncak kepala Sigrid, tapi kali ini sebelum wanita itu bangkit menyerang sebuah rantai hitam muncul dari tanah dan mengikat Sigrid.Arrghhh ... Sigrid menggeram marah dan meronta. “Menyerahlah maka hukumanmu akan lebih cepat selesai,” ucap Rachel.“Kau! Atas hak apa kau memiliki hak menghukumku? Kau sam
Seringai tipis muncul di wajah Sigrid. Hanya beberapa saat sebelum tawa melengking wanita itu terdengar menggema di kastil Enver. Ha... ha... ha... “Kalian semua sama saja,” tukasnya. Sigrid menatap Rachel dengan ekspresi mengejek. Terlihat tenang namun juga menghina di saat yang sama. Sedangkan dalam dada itu sedang ada gemuruh kemarahan yang sedang dia tahan. “Jadi, selain menghukumku kau tidak memiliki tujuan lain datang kemari?” tanya Sigrid. “Sepertinya Para Velaryon itu benar-benar memberikan perhatian istimewa padaku.” Sumpah serapah dan hinaan keluar dari mulut wanita itu. Segala bentuk cercaan dan berbagai macam umpatan dia layangkan pada Rachel dan sosk Velaryon. Rachel hanya diam. Satu tangannya bergerak di atas halaman kastil dan tanaman tumbuh di sekitarnya, membentuk sebuah tempat duduk dari sulur tananam dengan bunga-bungan berwarna ungu dan hitam. Dengan kedua tangan dia letakkan di dada, Rcahel mundur
Samantha berjalan mengikuti ketiga orang itu secara sembunyi sembunyi. Mereka menyusuri lorong-lorong istana dengan sangat tenang dan santai. Padahal seingat Samantha, ini adalah kali pertama Putri Florian berkunjung ke Jetstorm tapi semua gerak geriknya sekana wanita itu sangat mengenal tempat ini.
Jetstorm adalah sebuah wilayah yang berada di pesisir timur. Dikelilingi dengan hutan hujan di sepanjang perbatasan wilayah nya dan sebuah padang pasir di sebelah baratnya. Padang pasir yang tak pernah dilalui karena terik mataharinya. Juga karena tak ada sumber kehidupan yang ada di wilayah itu unt
Ketika Kenneth tiba di Dewwy, keadaaan kota itu tak ubahnya layaknya sebuah medan perang yang hampir ditinggalkan. Penduduk terlihat bergerombol di setiap sudut jalan. Meringkuk dan bergumam lirih memohon bantuan. Para Prajurit kerajaan tengah berlalu lalang membag
Rachel tidak pernah mengira jika maksud Adish memanggil Jade Amora adalah dengan melakukan pertarungan tanpa akhir seperti ini. Segera setelah Adish mengutarakan tujuannya gadis itu langsung menerjang Rachel dan menghujaninya dengan berbagai serangan mendadak. Rach







