/ Pendekar / Jalan Sunyi sang Pendekar / Bab 39 - Awal Perjalanan

공유

Bab 39 - Awal Perjalanan

last update 게시일: 2025-08-27 12:08:35

“Karena ....” Luo Yi menggantung ucapannya dengan sengaja. Pandangannya menatap ayah dan ibunya secara bergantian sebelum melanjutkan kata-katanya. “Karena kalian satu-satunya kultivator yang memiliki energi Yin dan Yang di Ibukota Ningzou ini. Aku ingin kalian berdua tetap tinggal di Ibukota Ningzou ini, untuk melindungi Ibukota ini dari ancaman yang mungkin akan datang selama aku pergi mengembara.”

Luo Yin menoleh ke arah Luo Yang, dan suaminya itu hanya diam seraya membalas tatapannya dengan
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터

최신 챕터

  • Jalan Sunyi sang Pendekar   Bab 85 - Kisah Pendekar Yin Yang Part 6

    Setelah mengantar para pengungsi dari Kota Baiyun ke Kota Heiyun, Kapten Yu Lei, Luo Han, dan Luo Yunxi disambut sorak-sorai oleh para penduduk yang telah mereka selamatkan."Hidup Kapten Yu Lei!""Hidup Pendekar Yin Yang!""Hidup Kapten Yu Lei!""Hidup Pendekar Yin Yang!"Beberapa saat kemudian, kerumunan manusia itu membelah, membuat jalan untuk dilewati Pemimpin Kota Baiyun dan Pemimpin Kota Heiyun.Setelah kedua pemimpin kota itu berada di dekat Kapten Yu Lei, Luo Han, dan Luo Yunxi, mereka memberi salam hormat sebelum berkata, "Terima kasih telah menyelamatkan para penduduk kota kami dari serangan Singa Seratus Ribu Tahun. Jasa kalian akan selalu kami kenang sampai kapan pun."Pemimpin Kota Baiyun kemudian mengeluarkan sebuah kotak kayu kecil dari balik jubahnya dan menyerahkannya kepada Kapten Yu Lei. "Ini adalah Medali Penyelamat Kota Baiyun. Kami tidak memiliki sesuatu yang cukup berharga untuk membalas jasa kalian, tetapi mulai hari ini, nama kalian akan tercatat dalam sejara

  • Jalan Sunyi sang Pendekar   Bab 84 - Kisah Pendekar Yin Yang Part 5

    Luo Yunxi dengan tulus menyembuhkan semua luka di kaki Singa Seratus Ribu Tahun, membuat binatang spiritual itu bisa berdiri dengan tegak."Terima kasih," kata singa raksasa itu dengan tulus. "Sudah saatnya aku mengaktifkan Teknik Reinkarnasi.""Sama-sama." Luo Yunxi melangkah mundur beberapa langkah. "Lakukanlah!"Singa raksasa itu mengangguk."Teknik Terlarang: Pembuka Segel Inti Jiwa!" Setelah mengatakan kata kunci teknik itu, tiba-tiba cahaya lembut terpancar dari tubuh Singa Seratus Ribu Tahun itu. Bulu-bulunya yang semula rontok dan gosong perlahan tumbuh hingga lebat seperti semula. Kemudian, tubuh singa raksasa itu terangkat, mengambang di udara.Saat tubuhnya terangkat cukup tinggi, sekitar empat puluh tombak di atas daratan, Singa Seratus Ribu Tahun itu mengucapkan kata kunci teknik."Teknik Reinkarnasi: Pemangil Jiwa yang Telah Pergi!"Seketika itu juga, seluruh energi kehidupan di dalam inti jiwa Singa Seratus Ribu Tahun itu keluar dari dalam tubuhnya, membuat cahaya yang

  • Jalan Sunyi sang Pendekar   Bab 83 - Kisah Pendekar Yin Yang Part 4

    "Menebus kesalahan?" Kapten Yu Lei menatap singa raksasa itu dengan heran. Ia dan Luo Han refleks menghentikan serangan ketika mendengar binatang spiritual itu berkata seperti itu. "Apa aku tidak salah dengar?""Aku juga mendengarnya." Luo Han menimpali. Energi Qi kuning yang melapisi pedangnya perlahan meredup. "Dia meminta diberikan kesempatan karena ingin menebus kesalahan."Luo Yunxi berbalik, menatap singa raksasa itu. Gadis itu juga melihat binatang spiritual itu membalas tatapannya. Ia kemudian menoleh ke arah Luo Han dan Kapten Yu Lei. "Tenggorokannya sepertinya terluka. Suara yang barusan dikatakannya parau sekali."Singa Seratus Ribu Tahun itu berusaha bangkit dengan dua kaki depannya yang bergetar hebat, membuat Kapten Yu Lei dan Luo Han mengeratkan genggaman pedangnya. "Tenang saja. Aku sudah tidak memiliki niat sama sekali untuk bertarung," kata singa raksasa itu dengan suara paraunya. "Aku hanya ingin menggunakan Teknik Reinkarnasi untuk menghidupkan kembali orang-orang

  • Jalan Sunyi sang Pendekar   Bab 82 - Kisah Pendekar Yin Yang Part 3

    Bola Simfoni Yin Yang itu melesat bagai meteor raksasa yang jatuh dari langit, menerjang Singa Seratus Ribu Tahun itu tanpa ampun.Singa Seratus Ribu Tahun itu langsung menyalurkan seluruh energinya ke tenggorokannya, mengaktifkan Teknik Auman sang Raja Rimba, mencoba menahan serangan itu dengan seluruh sisa energi Qi yang dimilikinya. Hanya ini yang bisa dilakukannya, karena binatang spiritual raksasa itu tidak bisa menggerakkan tubuhnya yang terjerat jaring laba-laba Arachna.GROAAAR!Auman bertekanan tinggi dan Bola Simfoni Yin Yang itu bertabrakan, saling menekan dengan kekuatan yang nyaris seimbang. Hingga dalam waktu tujuh tarikan napas kemudian, terjadilah ledakan dahsyat di udara.DUAAAR!Tekanan dari gelombang ledakan itu membuat tanah yang dipijak Singa Seratus Ribu Tahun itu ambrol, membentuk kawah berdiameter sekitar tiga puluh tombak. Sementara nasib singa raksasa itu mengenaskan sekali. Tubuhnya tergeletak lemas di tengah-tengah kawah yang baru saja terbentuk itu, seola

  • Jalan Sunyi sang Pendekar   Bab 81 - Kisah Pendekar Yin Yang Part 2

    Dengan Ilmu Meringankan Tubuh, Kapten Yu Lei melesat ke arah Singa Seratus Ribu Tahun itu seraya mengayunkan pedangnya secara vertikal. Menyadari serangan itu, singa raksasa itu langsung mengaum. Auman bertekanan tinggi dari binatang spiritual seratus ribu tahun itu membuat tubuh Yu Lei terdorong ke belakang. 'Kuat sekali tekanan aumannya!' pekik Yu Lei dalam hati seraya melakukan putaran di udara dan mendarat dengan aman di daratan. Debu-debu yang berterbangan membuat penglihatannya sedikit terhalang. Dari jarak seratus lima puluh tombak di atas daratan, dengan Teknik Pedang langit Luo Han dan Luo Yunxi sedang mengawasi pertarungan antara Yu Lei dan Singa Seratus Ribu Tahun itu, bersiap melakukan serangan Teknik Kombinasi Simfoni Yin Yang ketika mendapat instruksi dari sang kapten. Meski Luo Han kultivasinya hanya Ranah Tinggi Tahap Awal dan Luo Yunxi masih berada di Ranah Lanjutan Tahap Sembilan, kekuatan mereka akan meningkat tujuh kali lipat lebih kuat jika mereka menggabungkan

  • Jalan Sunyi sang Pendekar   Bab 80 - Kisah Pendekar Yin Yang Part 1

    Bab 80 - Kisah Pendekar Yin Yang "Terima kasih atas tawarannya, Ketua," kata Luo Yi dengan tenang. "Namun, kami ingin melanjutkan perjalanan mengembara saja, karena saya merasa masih banyak kegaduhan yang belum ditenangkan." "Baiklah kalau begitu," kata Xuan Lu. "Namun, sebelum kalian pergi, bolehkah aku bertanya sesuatu?" Luo Yi mengangguk. "Silahkan, Ketua." "Sebelum menanyakannya, aku ingin memberitahu bahwa pertanyaan ini mungkin akan sedikit menyinggungmu," kata Xuan Lu. "Ketua tidak perlu khawatir soal itu," kata Luo Yi dengan tenang. "Silahkan tanyakan saja." "Baiklah, maaf ...." Xuan Lu lalu mengambil nafas dalam-dalam sebelum bertanya, "Apakah dantianmu cacat?" Alis Yun Xiao terangkat mendengar itu. Luo Yi menatap Xuan Lu beberapa saat, lalu ia mengangguk dengan tenang. "Benar, Ketua. Dantian saya memang telah cacat sejak lahir, karena saya tidak mampu mewarisi kekuatan orangtua saya." Yun Xiao yang sejak tadi hanya diam menyimak akhirnya tak bisa untuk tidak bertany

  • Jalan Sunyi sang Pendekar   Bab 53 - Pertemuan antara Dua Pengembara

    “Tidak akan kubiarkan!” kata seseorang yang berada di belakang Luo Yi. “Tiadak akan kubiarkan kau merebut jatahku!”Meski Luo Yi tidak mengerti dengan maksud ucapan seseorang yang di belakangnya itu, ia tetap tenang dan wajahnya tetap datar—tidak ada kerutan sedikit pun di dahinya.“Apa yang kau ma

  • Jalan Sunyi sang Pendekar   Bab 3 - Latihan Ketenangan

    “Baik, Guru. Saya sudah siap!” jawab Luo Yi dengan antusias, dalam hati ia bergumam, “Aku akan mengembalikan kehormatan keluargaku, dan aku juga akan menjadi kuat, agar semua orang mengakuiku!”Hua Lianyi menggenggam lembut kedua lengan Luo Yi. “Duduklah dalam sikap lotus!” katanya tenang, seraya m

  • Jalan Sunyi sang Pendekar   Bab 2 - Hutan Lianhua

    Jantung Luo Yi berdetak kencang saat suara gemerisik dari semak-semak semakin mendekat. Ia berharap yang muncul bukan hewan buas atau makhluk mengerikan.Namun harapannya sirna, ketika telinganya menangkap suara desisan, suara khas seekor ular.Melihat semak-semak di hutan ini setinggi pohon biasa,

  • Jalan Sunyi sang Pendekar   Bab 1 - Suara dari Alam Mimpi

    PLAK! Tamparan itu datang sebelum Luo Yi sempat menjelaskan apa pun. “Dasar tidak tahu diuntung!” Luo Yang membentaknya dengan wajah merah padam. “Sudah kubilang berkali-kali untuk tidak usah keluar rumah! Bikin malu saja kau ini!” “Tapi, Ayah—” PLAK! Tamparan keras itu mendarat di pipi Lu

더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status