LOGINLahir tanpa bisa mengalirkan chi di tubuhnya membuat Dao Kian dianggap tak pantas menjadi penerus takhta kerajaan Taiyang. Hal itu menjadi salah satu pemicu pemberontakan yang dilakukan oleh Panglima Kerajaan yang ambisius dan memiliki kultivasi tingkat tinggi. Sang Pangeran Dao Kian harus hidup dalam pelarian tanpa kekuatan selama bertahun-tahun. Namun setelah penantian panjang, akhirnya Dao Kian mendapat sebuah cara untuk membangkitkan kekuatannya meski hal itu membahayakan dirinya dan ketenangan hidupnya yang mulai terbiasa sebagai rakyat biasa.
View MoreDao Kian tertegun mendengar tentang hal yang belum pernah diketahui sebelumnya. “Semangka” beracun yang bisa membunuh ketika dilahap. “Ya, mereka sengaja menaruh racun di dada untuk membunuh target mereka.” Jelas Feng Rou. “Padahal itu bagian paling nikmat yang tak bisa ditolak oleh sebagian pria mana pun di dunia ini.” Gerutu Dao Kian. “Tidak boleh, Dao Kian!” Bentak Feng Rou, kali ini wajahnya gelisah. “Racun mereka sangat mematikan dan tak ada penawarnya. Dao Kian terdiam cukup lama. Sebelum akhirnya kembali melanjutkan langkahnya. “Aku tak peduli dengan itu.” Balas Dao Kian akhirnya. “Yang terpenting kita harus menemukan Feiyan terlebih dahulu.” Feng Rou masih gelisah, seolah tahu bahwa Dao Kian pasti tak akan mendengar nasehatnya. Meskipun Dao Kian sudah bisa mengendalikan emosi tapi dia masih belum bisa menahan hasratnya jika sudah muncul. Dengan berat hati, Feng Rou mengikuti Dao Kian yang semakin jauh melewati koridor istana. Ketika sudah sampai di depan g
“Mi‐Mian!” Dao Kian menggoyangkan tubuh yang sudah tergeletak tak berdaya. Ternyata kondisi Mian sudah tak bernyawa. Ada beberapa luka tusukan di tubuh dayang yang pernah berhubungan dengan Dao Kian. Feng Rou berjalan mendekat. “Apakah ini adalah sebuah serangan musuh?” Dao Kian tak menjawab pertanyaan itu. Pikirannya masih mengingat masa indah yang singkat tentang Mian. Feng Rou menepuk pundak Dao Kian dengan lembut. Memberikan semangat dan rasa turut berduka yang mendalam. Namun Feng Rou teringat dengan Feiyan yang juga tinggal di kerajaan itu. Lalu dia berlari cepat masuk ke dalam istana. “Feiyan!” Teriak Feng Rou penuh kekhawatiran. Dao Kian meletakkan jasad Mian dengan perlahan, sebelum akhirnya ikut masuk ke dalam istana menyusul Feng Rou. Masih dengan genangan air mata yang tersisa, penglihatannya menyusuri setiap sudut istana. Mencari keberadaan Feiyan atau siapa saja yang bisa memberikan petunjuk. “Kak Feng!” Dao Kian melihat Feng Rou yang terpaku di depan s
Mereka melihat tumpukan manusia tak bernyawa yang menggunung. Kemungkinan jumlahnya berkisar delapan puluh sampai sembilan puluh.Puluhan jasad itu terdiri dari pria dan wanita yang sengaja disusun bertumpuk.“Mungkinkah Ratu Xiao Lan yang melakukan ini?” Tanya Feng Rou sambil menunjuk bendera kerajaan Yue yang berkibar di tiang bambu yang menancap di salah satu jasad.“Tidak mungkin kalau Xiao Lan melakukan hal sekeji ini!” Bantah Dao Kian menuju dengan keras.Feng Rou kembali waspada sambil memperhatikan sekeliling. Dia berprasangka, mungkin ada petunjuk yang dapat mengungkap siapa pelakunya.Benar saja, Feng Rou menemukan sebuah coret-coret tulisan di sebuah rumah.“Dao Kian! Lihat ini!” Feng Rou mengamati dan membaca tulisan itu.“Aku tahu kau akan kembali dalam waktu dekat. Jika kau membaca pesan ini, datanglah ke puncak bukit Yuan.”Dao Kian juga membaca pesan tersebut. Tapi dalam tulisan itu tidak ada nama penulisnya.“Satu hal yang aku yakini!” Dao Kian menatap tajam ke arah t
Setelah badai nafsu yang terasa abadi itu akhirnya mereda, keheningan kembali menyelimuti ruangan tersebut, hanya menyisakan suara napas mereka yang saling bersahutan. Dao Kian perlahan menarik diri dari tubuh Feng Rou. Feng Rou tergeletak tak berdaya, benar-benar lumpuh oleh kenikmatan. Matanya setengah tertutup, dadanya naik turun dengan cepat, dan kulitnya masih terasa panas. Seluruh energi Feng Rou terkuras habis oleh stamina yang lebih mirip monster daripada stamina manusia.Dao Kian, yang kini merasa jauh lebih tenang, merebahkan tubuhnya di samping Feng Rou. Ia menarik wanita itu ke dalam pelukannya, membiarkan kulit mereka yang berkeringat saling menempel.“Kak Feng...” bisik Dao Kian, suaranya kembali normal namun terdengar lebih berat dan berwibawa.Feng Rou mengeluarkan desahan panjang, menyandarkan kepalanya di dada bidang Dao Kian.“Jangan lagi... aku tidak kuat...” bisiknya dengan nada yang masih serak. “Kau sudah lakukan padaku tiga kali... seolah kau benar-benar meng
“Aku masih ingat ayahmu setiap hari,” bisik Mei Li akhirnya. “Aku masih ingat bayangan ayahmu ketika melihat kursi takhta kerajaan.”“Lalu Kenapa...?” Dao Kian menyela.“Tapi ada hal-hal dalam hidup ini yang tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata, Dao Kian.” Mei Li menoleh, menatap mata putranya de
Dao Kian tidak sempat berpikir. Waktu serasa berhenti. Itu adalah seekor harimau besar.Dao Kian melihat cakar besar mengembang di hadapannya, taring tajam siap mengoyak dagingnya. Ia tidak bisa bergerak maupun berlari.“PING!”Sebuah suara metalik memotong udara.Sosok Su Rang melesat dari samping
“Iya! Aku yang memimpin semua pasukan Yue!” Su Rang tersenyum lebar, bangga. Lalu tiba-tiba ia menyadari sesuatu. Matanya beralih ke Dao Kian, lalu ke Feiyan, lalu kembali ke Dao Kian. “Eh, kenapa dengan ekspresi kalian?”Dao Kian terbelalak karena panglima yang akan melatihnya adalah seorang wanit
“Apa?!” Dao Kian meraih tangan Feng Rou. “Apa kau sadar?! Kau bisa terbunuh jika melawan komandan itu!” “Aku tahu.” Jawab Feng Rou berusaha tenang. Dao Kian tetap menahan tangan Feng Rou. “Komandan itu seorang kultivator tingkat tinggi.” Feng Rou menghela napas panjang. “Aku tahu.” “Kau buk
Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
reviews