Share

Bab 12

Author: Syara
"Dasar anak durhaka! Berhenti!"

Setelah Anthony melarikan diri dari resepsi pernikahan, Jessica pingsan saking marahnya. Setelah diperiksa di rumah sakit, semua orang baru tahu bahwa dia sudah hamil satu bulan.

Ini seharusnya adalah kabar menggembirakan. Namun, mengingat apa yang telah dilakukan Anthony, orang tua Jessica sangat marah dan hendak langsung mengirim putri mereka untuk melakukan aborsi.

Setelah Juliana membujuk mereka mati-matian, orang tua Jessica baru setuju untuk mengurungkan nia
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Jangan Ceritakan Tentangku Padanya   Bab 23

    Satu demi satu fakta yang dilontarkan Karina membuat Anthony perlahan-lahan memejamkan matanya. Kata-kata yang ingin diucapkannya menjadi sangat sulit diucapkan. Rasa pahit memenuhi mulutnya.Anthony tiba-tiba teringat malam ketika gadis kecil itu terlalu takut untuk tidur. Dia membawa boneka beruang kecil dan duduk di samping tempat tidur gadis itu untuk membacakan dongeng pengantar tidur. Di akhir cerita, dia meletakkan boneka beruang itu di samping bantal si gadis, lalu berbicara dengan lembut tapi tegas, "Kakak akan selalu melindungimu, seperti boneka beruang ini. Aku nggak akan pernah sakiti kamu. Kamu akan selalu jadi pilihan pertamaku." Sekilas keterkejutan melintas di mata gadis kecil itu, tetapi dia segera menunduk lagi. "Kakak cuma mencoba menghiburku.""Nggak. Ayo kita buat janji kelingking.""Oke. Kalau Kakak benar-benar menyakitiku kelak, aku nggak akan pernah peduli sama kamu lagi!" Air mata mengalir tanpa suara di wajahnya. Anthony membuka matanya lagi dan menatap ora

  • Jangan Ceritakan Tentangku Padanya   Bab 22

    Di kuil pegunungan di luar kota. Langit perlahan-lahan memutih dan kabut juga makin tebal. Gumpalan asap putih tebal naik bersama kabut dan menutupi seluruh jalan.Karina dan Jonathan berjalan selangkah demi selangkah di sepanjang jalan setapak batu menuju kuil di puncak gunung. Di kejauhan, terdengar lantunan doa samar dan bunyi lonceng yang panjang. Di halaman kuil, pepohonan tua menjulang tinggi dan batu-batunya ditutupi lumut. Angin yang bertiup membuat daun berguguran dan menimbulkan suara gemerisik. Lonceng perunggu yang tergantung di atap juga bergetar pelan.Karina menarik napas dalam-dalam dan duduk di kursi batu yang ada di sudut halaman. Dia memperhatikan Jonathan melihat ke sana kemari, seperti seorang anak kecil yang penasaran. Momen yang seharusnya indah terganggu oleh kedatangan Anthony. Pria ini benar-benar bagai hantu gentayangan. Itulah pikiran pertama Karina ketika melihat Anthony berjalan ke arahnya."Karin, bisa nggak kita bicara baik-baik?" Kata-kata Juliana ke

  • Jangan Ceritakan Tentangku Padanya   Bab 21

    Jessica pada dasarnya sudah kesal mendengar kata-kata Anthony. Sekarang, pria itu malah bersikap galak padanya. Dia juga tidak perlu bersembunyi lagi. Dia bangkit dan berjalan mendekat, lalu ingin meraih lengan Anthony. Akan tetapi, pria itu menghindar dengan cekatan.Jessica menggertakkan giginya, lalu mengamati Karina dari atas sampai bawah. Pada akhirnya, tatapannya berhenti di kaki Karina. Dia berkata dengan santai, "Kelompok tari kami sudah terima tawaran untuk menampilkan pertunjukan dari Keluarga Kusnadi. Kami awalnya berlatih dengan baik, tapi manajer kami tiba-tiba masuk dan bilang pertunjukan kami dibatalkan.""Setelah ditanyakan, alasannya ternyata karena kamu nggak sanggup nonton pertunjukan menari setelah nggak bisa menari. Tapi, kamu juga payah banget. Kalau nggak bisa nonton pertunjukan, ya jangan nonton. Kenapa acaranya harus dibatalkan? Jadinya, ada begitu banyak orang yang kehilangan penghasilan. Kamu memang masih seegois biasanya!""Diam!""Diam!" Beberapa pria itu

  • Jangan Ceritakan Tentangku Padanya   Bab 20 

    Pertanyaan itu membuat Anthony termenung. Dia membuka mulutnya. Apa yang harus dia katakan? Apa dia harus mengatakan bahwa dia menyadari perasaannya pada Karina setelah Karina pergi. Itulah alasan dia ingin mendapatkan Karina lagi.Mengenai Jessica, Anthony bisa saja mengusirnya setelah dia melahirkan. Lagi pula, mereka belum mendaftarkan pernikahan mereka.Anthony menelan ludah, lalu menatap gadis di belakang kedua pria itu. Hanya dalam waktu setengah tahun, keadaan Karina sudah terlihat jauh lebih baik daripada saat dia berada di Kediaman Keluarga Pangestu. Matanya yang dulu suram kini dipenuhi cahaya."Karin, aku tahu aku salah. Aku nggak seharusnya memperlakukanmu seperti itu. Aku selalu mengira aku nggak menyukaimu. Sampai kamu pergi, aku baru sadar orang yang benar-benar kucintai adalah kamu. Jessica cuma alat yang kugunakan untuk buat kamu kesal. Jadi, bisa nggak kamu kasih aku kesempatan lagi?" Anthony bersikap seperti seorang suami yang akhirnya menyadari kesalahannya setelah

  • Jangan Ceritakan Tentangku Padanya   Bab 19

    Jika itu dulu, Jessica pasti akan menolak. Sekarang, dia tidak punya pilihan selain datang. Jika bisa memenangkan hati Keluarga Kusnadi dengan menginstruksikan tarian ini, statusnya di Keluarga Pangestu akan meningkat. Memikirkan hal ini, dia menegakkan punggungnya dan berseru, "Yang paling kiri, angkat kakimu sedikit lebih tinggi lagi." Saat semua orang berlatih dengan antusias, manajer baru itu tiba-tiba masuk dengan wajah suram dan bertepuk tangan. "Untuk apa kalian masih berlatih? Pulanglah!" Menghadapi amarah manajer yang tiba-tiba, semua orang saling memandang. Bahkan Jessica yang sedang duduk di kursi juga berdiri dan berjalan menghampirinya secara perlahan."Bukannya latihannya berjalan dengan baik? Kenapa tiba-tiba berhenti?" Melihat Jessica, manajer itu langsung kesal. Namun, karena takut pada status Jessica, dia hanya bisa menjawab dingin, "Mana kutahu? Keluarga Kusnadi baru saja kirim orang untuk suruh kita nggak perlu berlatih lagi. Mereka nggak jadi tampil di acara in

  • Jangan Ceritakan Tentangku Padanya   Bab 18 

    Setelah membereskan barang-barang, Karina dan Jonathan mengobrol sebentar dengan ibu Jonathan. Kemudian, mereka baru membawa hadiah dan berjalan kaki ke Kediaman Keluarga Kusnadi untuk mengunjungi mentor Susana.Sebelum pergi, mereka tidak lupa berpesan kepada ibu Jonathan untuk tidak menyisakan makanan untuk mereka. Ibu Jonathan mengangguk, lalu mengingatkan mereka untuk berhati-hati sebelum memperhatikan mereka pergi.Jarak dari Kediaman Keluarga Wijaya ke Kediaman Keluarga Kusnadi tidak jauh. Namun, Jonathan adalah orang yang tidak bisa diam. Dia terus meminta Karina untuk menceritakan kisah tentang ibu kota.Meskipun telah tinggal di ibu kota selama 15 tahun, Karina hanya selalu bolak-balik antara studio tari dan Kediaman Keluarga Pangestu. Dia sangat jarang pergi ke tempat lain. Apalagi setelah Anthony mengetahui perasaannya, dia lebih jarang keluar rumah lagi, kecuali perjalanan ke kuil di luar kota itu.Mendengar tentang kuil itu, Jonathan terus-menerus meminta Karina untuk meng

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status