LOGINPada suatu malam di tahun 1983. Di luar sudah gelap gulita, yang tersisa hanya cahaya redup di ruang tamu Keluarga Pangestu. "Ayah, Ibu, aku mau tinggal bersama kalian di luar negeri." Di ujung telepon, setelah mendengar kata-kata putri mereka, pasangan suami istri dari Keluarga Rahman yang berada di seberang lautan langsung terharu hingga menangis.
View MoreSatu demi satu fakta yang dilontarkan Karina membuat Anthony perlahan-lahan memejamkan matanya. Kata-kata yang ingin diucapkannya menjadi sangat sulit diucapkan. Rasa pahit memenuhi mulutnya.Anthony tiba-tiba teringat malam ketika gadis kecil itu terlalu takut untuk tidur. Dia membawa boneka beruang kecil dan duduk di samping tempat tidur gadis itu untuk membacakan dongeng pengantar tidur. Di akhir cerita, dia meletakkan boneka beruang itu di samping bantal si gadis, lalu berbicara dengan lembut tapi tegas, "Kakak akan selalu melindungimu, seperti boneka beruang ini. Aku nggak akan pernah sakiti kamu. Kamu akan selalu jadi pilihan pertamaku." Sekilas keterkejutan melintas di mata gadis kecil itu, tetapi dia segera menunduk lagi. "Kakak cuma mencoba menghiburku.""Nggak. Ayo kita buat janji kelingking.""Oke. Kalau Kakak benar-benar menyakitiku kelak, aku nggak akan pernah peduli sama kamu lagi!" Air mata mengalir tanpa suara di wajahnya. Anthony membuka matanya lagi dan menatap ora
Di kuil pegunungan di luar kota. Langit perlahan-lahan memutih dan kabut juga makin tebal. Gumpalan asap putih tebal naik bersama kabut dan menutupi seluruh jalan.Karina dan Jonathan berjalan selangkah demi selangkah di sepanjang jalan setapak batu menuju kuil di puncak gunung. Di kejauhan, terdengar lantunan doa samar dan bunyi lonceng yang panjang. Di halaman kuil, pepohonan tua menjulang tinggi dan batu-batunya ditutupi lumut. Angin yang bertiup membuat daun berguguran dan menimbulkan suara gemerisik. Lonceng perunggu yang tergantung di atap juga bergetar pelan.Karina menarik napas dalam-dalam dan duduk di kursi batu yang ada di sudut halaman. Dia memperhatikan Jonathan melihat ke sana kemari, seperti seorang anak kecil yang penasaran. Momen yang seharusnya indah terganggu oleh kedatangan Anthony. Pria ini benar-benar bagai hantu gentayangan. Itulah pikiran pertama Karina ketika melihat Anthony berjalan ke arahnya."Karin, bisa nggak kita bicara baik-baik?" Kata-kata Juliana ke
Jessica pada dasarnya sudah kesal mendengar kata-kata Anthony. Sekarang, pria itu malah bersikap galak padanya. Dia juga tidak perlu bersembunyi lagi. Dia bangkit dan berjalan mendekat, lalu ingin meraih lengan Anthony. Akan tetapi, pria itu menghindar dengan cekatan.Jessica menggertakkan giginya, lalu mengamati Karina dari atas sampai bawah. Pada akhirnya, tatapannya berhenti di kaki Karina. Dia berkata dengan santai, "Kelompok tari kami sudah terima tawaran untuk menampilkan pertunjukan dari Keluarga Kusnadi. Kami awalnya berlatih dengan baik, tapi manajer kami tiba-tiba masuk dan bilang pertunjukan kami dibatalkan.""Setelah ditanyakan, alasannya ternyata karena kamu nggak sanggup nonton pertunjukan menari setelah nggak bisa menari. Tapi, kamu juga payah banget. Kalau nggak bisa nonton pertunjukan, ya jangan nonton. Kenapa acaranya harus dibatalkan? Jadinya, ada begitu banyak orang yang kehilangan penghasilan. Kamu memang masih seegois biasanya!""Diam!""Diam!" Beberapa pria itu
Pertanyaan itu membuat Anthony termenung. Dia membuka mulutnya. Apa yang harus dia katakan? Apa dia harus mengatakan bahwa dia menyadari perasaannya pada Karina setelah Karina pergi. Itulah alasan dia ingin mendapatkan Karina lagi.Mengenai Jessica, Anthony bisa saja mengusirnya setelah dia melahirkan. Lagi pula, mereka belum mendaftarkan pernikahan mereka.Anthony menelan ludah, lalu menatap gadis di belakang kedua pria itu. Hanya dalam waktu setengah tahun, keadaan Karina sudah terlihat jauh lebih baik daripada saat dia berada di Kediaman Keluarga Pangestu. Matanya yang dulu suram kini dipenuhi cahaya."Karin, aku tahu aku salah. Aku nggak seharusnya memperlakukanmu seperti itu. Aku selalu mengira aku nggak menyukaimu. Sampai kamu pergi, aku baru sadar orang yang benar-benar kucintai adalah kamu. Jessica cuma alat yang kugunakan untuk buat kamu kesal. Jadi, bisa nggak kamu kasih aku kesempatan lagi?" Anthony bersikap seperti seorang suami yang akhirnya menyadari kesalahannya setelah












Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.