Short
Jangan Ceritakan Tentangku Padanya

Jangan Ceritakan Tentangku Padanya

By:  SyaraCompleted
Language: Bahasa_indonesia
goodnovel4goodnovel
23Chapters
3.9Kviews
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

Pada suatu malam di tahun 1983. Di luar sudah gelap gulita, yang tersisa hanya cahaya redup di ruang tamu Keluarga Pangestu. "Ayah, Ibu, aku mau tinggal bersama kalian di luar negeri." Di ujung telepon, setelah mendengar kata-kata putri mereka, pasangan suami istri dari Keluarga Rahman yang berada di seberang lautan langsung terharu hingga menangis.

View More

Chapter 1

Bab 1

Pada suatu malam di tahun 1983. Di luar sudah gelap gulita, yang tersisa hanya cahaya redup di ruang tamu Keluarga Pangestu.

"Ayah, Ibu, aku mau tinggal bersama kalian di luar negeri."

Di ujung telepon, setelah mendengar kata-kata putri mereka, pasangan suami istri dari Keluarga Rahman yang berada di seberang lautan langsung terharu hingga menangis.

"Baguslah, Nita! Kalau bukan karena gempa itu, keluarga kita nggak akan terpisah selama bertahun-tahun. Ayah dan Ibu bukan sengaja mau telantarkan kamu. Kami akan pergi menjemputmu sekarang juga."

Mendengar tangisan orang tuanya, Anita Pangestu merasakan kesedihan yang mendalam. Dia menarik napas untuk menenangkan diri dan berujar, "Beri aku waktu satu bulan. Masih ada beberapa urusan yang harus kuselesaikan di sini. Setelah semuanya beres, aku akan pergi ke sana. Kelak, aku akan selalu berada di sisi kalian."

Mendengar ini, orang tua kandung Anita yang bernama Anwar dan Susana itu juga sepertinya teringat sesuatu. "Benar, benar. Ayah dan Ibu yang ceroboh. Bagaimanapun, Keluarga Pangestu sudah besarkan kamu selama bertahun-tahun. Dengar-dengar, kakakmu itu juga sangat manjakan kamu sejak kecil. Kamu memang perlu pamitan sama mereka dengan baik."

Begitu mengungkit tentang kakaknya, hati Anita sedikit bergetar. Perasaan campur aduk muncul di hatinya.

Saat Anita berusia enam tahun, pernah terjadi sebuah gempa besar. Dia terpisah dari orang tuanya, lalu organisasi akhirnya mengatur agar Keluarga Pangestu mengadopsinya.

Keluarga Pangestu adalah keluarga terpandang dari kaum elite yang benar-benar berpengaruh dan memiliki latar belakang kuat. Pasangan suami istri Keluarga Pangestu, Andre dan Juliana, memiliki tugas resmi dan sangat sibuk. Meskipun sudah mengadopsi Anita, mereka tidak memberinya terlalu banyak perhatian.

Dibandingkan dengan mengatakan bahwa dirinya dibesarkan oleh Keluarga Pangestu, Anita sebenarnya dibesarkan oleh kakaknya, Anthony Pangestu.

Saat berusia tujuh tahun, Anita takut pada guntur. Anthony yang memeluk dan menidurkannya dengan menyanyikan lagu pengantar tidur.

Saat berusia sepuluh tahun, Anita tergoda pada camilan dan mainan teman sekelasnya. Anthony pun memborong habis semua barang di sebuah toko kelontong. Anthony memanjakannya seperti seorang tuan putri dan membuat semua orang iri.

Saat berusia 14 tahun, Anita mulai menstruasi. Anthony yang sibuk mengajarinya pengetahuan tentang menstruasi, bahkan secara pribadi menyuapinya minum air gula merah dan memijat perutnya.

Dari barang-barang kecil seperti jepit rambut, sepatu, dan pakaian, hingga barang-barang besar seperti gramofon dan mobil, apa pun yang diinginkan Anita, Anthony akan langsung memberikannya.

Orang yang mengenal mereka sering bercanda, dengan sifat Anthony yang begitu protektif terhadap adik, entah pria mana yang bisa menikah dengan Anita kelak.

Pada saat itu, Anthony hanya tersenyum, lalu menarik Anita ke dalam pelukannya dan menyahut, "Mau nikahi adik kesayanganku? Buktikan dulu dia bisa bersikap lebih baik ke Nita dari aku."

Sementara itu, Anita hanya membenamkan kepalanya dalam pelukan Anthony. Jadi, Anthony tidak melihat wajah merahnya yang tersembunyi di dadanya. Tak seorang pun tahu bahwa pria di hadapannya adalah orang yang dicintainya.

Setelah melalui malam-malam saling bergantung yang tak terhitung jumlahnya, Anita telah lama jatuh cinta pada Anthony. Namun, dia tidak berani menyatakan perasaannya karena tahu jelas bahwa perasaan seperti itu tidak dapat diterima oleh masyarakat. Jadi, dia hanya berani diam-diam menumpahkan rasa sukanya di buku harian atau curhat kepada sahabatnya, Jessica Juskitar.

Tak disangka, Jessica malah memberi tahu Anthony.

Malam itu, Anthony tiba-tiba menerobos masuk ke kamar Anita. Dengan wajah muram, dia menemukan buku harian itu dan merobeknya hingga hancur sebelum melempar serpihan kertas itu ke arah Anita. Kertas yang tajam itu melukai wajah Anita dan menyebabkannya memalingkan wajah akibat kesakitan.

"Anita, bisa-bisanya kamu jatuh cinta sama kakakmu! Apa kamu nggak tahu apa itu etika dan rasa malu!"

Itu adalah pertama kalinya Anita melihat Anthony begitu marah. Beberapa patah kata singkat itu sangat menusuk hatinya dan membuat hatinya terasa tercabik-cabik. Dia menatap kosong ke arah Anthony. Matanya yang cerah berkaca-kaca dan air mata mengalir tanpa suara di pipinya.

Sebelum Anita sempat berbicara, Anthony membanting pintu dan pergi dengan marah. Setelah itu, Anthony berusaha keras untuk menghindarinya. Bahkan ketika mereka bertemu sesekali, tatapan Anthony yang tertuju padanya sangat dingin, seolah-olah melihat orang asing.

Seminggu kemudian, Anthony langsung mengumumkan kabar pernikahannya dengan Jessica di depan semua orang. Anita bahkan tidak tahu sejak kapan mereka mulai bersama. Jadi, berita itu membuatnya sangat terguncang.

Setelah pesta berakhir, Anita ingin bertanya jelas. Tak disangka, dia malah mendapati Anthony yang biasanya dingin mendorong Jessica ke sudut ruangan dan menciumnya dengan penuh gairah.

Malam itu, Anita menangis hingga hampir kehabisan air mata. Dia tahu dirinya tidak akan mendapatkan jawaban atas beberapa hal. Lagi pula, dia juga tidak perlu tahu lagi.

Akhir-akhir ini, sebuah lembaga pencari keluarga menghubungi Anita dan mengatakan bahwa mereka telah menemukan orang tua kandungnya.

Setelah terpisah dengan Anita, orang tuanya sangat sedih untuk waktu yang lama. Bahkan ketika dikirim untuk menetap di luar negeri sebagai diplomat, mereka tidak pernah menyerah dalam mencarinya. Sekarang, mereka akhirnya mendengar kabar tentangnya dan hampir pingsan saking gembiranya.

Pada saat ini, Anita merasa bahwa ada banyak hal yang mungkin memang sudah ditakdirkan. Dia dan Anthony memang ditakdirkan untuk tidak bisa bersama. Tahun-tahun yang dihabiskannya di Keluarga Pangestu juga tidak lebih dari mimpi semu.

Sekarang, sudah saatnya untuk kembali ke jalan asalnya. Jadi, Anita mengambil sebuah keputusan. Dia akan kembali kepada keluarganya, juga melupakan rasa suka bertahun-tahunnya terhadap Anthony.

Keesokan harinya, Anita turun ke lantai bawah lebih awal. Melihat orang tua angkatnya mengajaknya sarapan dengan hangat, dia memasang senyum manis dan duduk di samping mereka. Kemudian, Anita memberi tahu orang tua angkatnya bahwa orang tua kandungnya telah menemukannya, sedangkan dia juga memutuskan untuk pergi ke luar negeri untuk menemui mereka.

Setelah mendengarnya, Juliana langsung menggenggam tangan Anita. Suaranya dipenuhi kegembiraan untuk Anita. Hanya saja, saat memikirkan entah kapan mereka baru dapat bertemu lagi setelah berpisah, sedikit keengganan untuk berpisah juga terdengar dari nada bicaranya.

"Ini kabar baik, Nita! Ibu sangat senang kamu bisa temukan keluarga aslimu. Ngomong-ngomong, kamu sudah beri tahu kakakmu tentang ini?"

Anita tertegun sejenak. Haruskah dia memberi tahu Anthony? Saat ini, seluruh perhatian Anthony sepenuhnya tertuju pada Jessica. Apa bedanya dia memberi tahu Anthony atau tidak?

"Mau beri tahu aku apa?"

Sebuah suara dingin terdengar dari belakang. Anita langsung menoleh dan melihat pria yang berdiri di ambang pintu. Dia sangat tampan dan tinggi.
Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

reviews

Yenita Siregar
Yenita Siregar
Antony si bodoh dan egois, nikmati penyesalan muuu
2026-05-03 21:20:05
2
0
23 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status