Share

Bab 6

Penulis: Blessy
"Tracy, kenapa kamu datang?"

Begitu Tracy tiba di pintu, Stanley langsung berlari ke luar.

"Perjanjian yang dulu aku dan Thomas buat dulu masih ada, 'kan?"

Stanley mengantar Tracy ke kantor, lalu mengeluarkan perjanjian mereka berdua.

"Ada di sini."

Itu adalah sebuah perjanjian pranikah.

Orang tua Tracy tidak menyukai Thomas. Ditambah lagi mereka tinggal di luar negeri, takut putri mereka akan diperlakukan tidak adil jika tinggal di dalam negeri. Karena itu, mereka meminta Thomas menandatangani sebuah perjanjian.

Jika selama pernikahan Thomas melakukan tindakan tidak pantas apa pun, seluruh investasi Keluarga Indrawan kepada Keluarga Gumarang selama bertahun-tahun akan segera ditarik kembali.

Jika Tracy mengajukan perceraian kepada Thomas, Thomas harus menyetujuinya tanpa syarat.

Tracy menyerahkan seluruh bukti perselingkuhan Thomas kepada Stanley. "Aku harap kamu bisa membantu mengumumkan semua ini ke publik di pesta ulang tahun Thomas."

"Keluarga Indrawan juga akan segera memulai prosedur terkait untuk menarik kembali investasi."

"Aku juga akan kembali ke Germina. Setelah itu aku nggak akan kembali lagi. Untuk pengalihan restoran, tolong komunikasikan dengan Suri."

Melihat Tracy mengatur semua urusan dengan tenang, Stanley merasa agak iba. "Pengorbananmu selama bertahun-tahun ini ...."

Tracy menggeleng. "Nggak apa-apa. Dari awal memang aku yang keras kepala menikah dengan Thomas. Aku hanya salah menilai orang. Kamu seharusnya mengucapkan selamat padaku karena sadar lebih awal."

"Mm, semoga hari-harimu ke depan bahagia."

Setelah keluar dari kantor pengacara, Tracy menatap langit. Saat orang tuanya memintanya menandatangani perjanjian pranikah ini, Tracy bahkan sempat bertengkar dengan mereka. Dia mengira perjanjian pranikah itu tak akan pernah dia gunakan.

Tak disangka, baru tiga tahun berlalu, dia sudah harus menggunakan perjanjian itu dengan tangannya sendiri.

Tracy hanya merasa dirinya yang dulu begitu memercayai Thomas tampak seperti sebuah lelucon.

Dia berjalan di jalan tanpa tujuan. Tiba-tiba, dia melihat dua punggung yang sangat dikenalnya. Itu adalah Thomas dan Yasmin.

Terlihat Yasmin menunjuk sebuah restoran dengan manja. Itu adalah restoran masakan Germina.

Thomas tidak suka masakan Germina. Saat dulu menemani Tracy pulang ke Germina, dia sama sekali tidak mau menyentuhnya.

Karena itu, selama bertahun-tahun ini, demi menyesuaikan diri dengan Thomas, Tracy tidak pernah membiarkannya makan di restorannya sendiri.

Namun saat ini, dia melihat dengan mata kepala sendiri, Thomas menemani Yasmin masuk ke restoran itu dengan penuh kasih sayang.

Tracy mengikuti mereka dan duduk tak jauh dari keduanya.

"Thomas, kamu juga coba satu suap dong!" Yasmin memotong sepotong daging dan menyuapkannya ke mulut Thomas.

Thomas yang dulu membenci masakan Germina, justru tersenyum dan memakannya.

"Enak?"

"Kalau kamu yang suapi, semuanya enak."

"Terus, kenapa kamu nggak mau makan masakan Tracy? Bukankah dia juga membuka restoran masakan Germina?"

"Dia bukan kamu."

Thomas memotong sepotong daging dan meletakkannya ke piring Yasmin dengan santai.

"Sebenarnya masakan Tracy sama sekali nggak sesuai dengan seleraku, tapi dia nggak seperti kamu yang bisa menyesuaikan diri denganku."

"Kalau begitu, kenapa kamu masih bersamanya?"

Thomas tertegun sejenak. "Yasmin, aku suka Tracy, kamu tahu itu."

"Kalau begitu, kenapa kamu masih bersamaku?" Ekspresi Yasmin tampak terluka.

"Karena aku juga suka kamu. Kamu berbeda dengannya. Sebenarnya dia sangat membosankan. Setiap hari pulang ke rumah, badannya penuh bau minyak karena masak. Jelas-jelas aku nggak suka bau itu, tapi dia nggak peduli. Untung saja karena hamil, dia sudah lama nggak ke restorannya."

"Bicara soal restoran, kadang dia lama sekali nggak pulang. Katanya lagi meneliti menu baru. Bahkan kalau pulang pun, dia langsung mandi lalu tidur."

"Yang paling penting, dia sangat membosankan di ranjang. Kadang aku bahkan merasa itu hanya seperti menyelesaikan tugas."

Thomas minum dua teguk air. Ekspresi di wajahnya membuat Tracy sulit menebaknya.

"Aduh, jangan bicarakan hal-hal yang membuatmu nggak senang. Kalau sama aku, kamu harus bahagia!" Yasmin menggoyangkan tangan Thomas.

"Ya, nggak usah bahas hal-hal yang merusak suasana. Kamu mau ngapain lagi nanti?"

"Mau melakukan hal-hal yang membuatmu senang."

Yasmin menjilat bibirnya dan Thomas pun memperlihatkan senyuman penuh pengertian.

Setelah mereka pergi, Tracy duduk di tempatnya, tak bisa menenangkan diri untuk waktu lama. Pekerjaannya adalah hal yang paling dia banggakan.

Setiap hari meneliti menu baru di dapur adalah momen paling membahagiakan baginya. Namun, semua itu justru menjadi alasan bagi Thomas untuk merendahkannya. Padahal dulu Thomas tidak pernah berkata seperti itu.

Thomas pernah memeluknya sambil berkata, "Aku paling suka melihatmu masak."

Jadi, semua itu hanya sandiwara? Thomas dulu juga menyambutnya dengan pakaian baru saat dia pulang, bahkan membantunya mandi ketika dia kelelahan. Ternyata itu karena dia merasa jijik dengan bau minyak di tubuhnya?

Membosankan di ranjang? Jadi, karena itu dia mencari Yasmin?

Tracy tertawa dingin. Dengan pikiran kosong, dia pulang ke rumah.

"Nyonya sudah pulang? Tuan mengirim banyak sekali barang. Ayo cepat lihat!" Begitu melihat Tracy pulang, pelayan segera menariknya masuk ke rumah.

Melihat lantai penuh dengan perlengkapan ibu dan bayi, pupil mata Tracy bergetar hebat.

"Nyonya kenapa?" Melihat ekspresi Tracy yang tidak beres, pelayan merasa khawatir.

Tracy menepis tangan pelayan itu. "Buang semuanya."

Setelah berkata demikian, dia seperti melarikan diri kembali ke kamarnya. Dia mengunci pintu, langsung tengkurap di atas tempat tidur dan menangis dengan hancur. 'Thomas, aku akan membuatmu menyesal!'

Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi

Bab terbaru

  • Janji Kosong Suami Pengkhianat   Bab 23

    Sejak Thomas kembali ke negara asal, Tracy mulai fokus sepenuhnya mengurus restorannya sendiri.Dia hanya sesekali mengetahui kondisi Thomas lewat percakapannya dengan Shelly."Andai dia tahu hasilnya akan seperti ini, mana mungkin dia melakukan semua itu dulu!"Tracy hanya tersenyum. Menelepon Shelly setiap hari sudah menjadi kebiasaan yang tak pernah berubah. Urusan tentang Thomas dia anggap seperti angin lalu, didengar sebentar lalu dilupakan.Melihat Tracy hanya tersenyum tanpa menanggapi, Shelly tahu bahwa Tracy sudah tidak ingin mendengar kabar apa pun tentang Thomas lagi. Jadi, dia pun mengganti topik."Tracy, hubunganmu dengan Julian gimana sekarang?"Begitu nama Julian disebut, rona merah cepat melintas di wajah Tracy. Sudah lebih dari setahun sejak dia resmi bercerai dari Thomas. Julian juga sudah mengejarnya selama lebih dari setahun."Shelly, menurutmu ... aku bisa percaya pada Julian?"Karena Thomas, Tracy sudah sangat kecewa dengan cinta. Jadi, meskipun selama setahun ini

  • Janji Kosong Suami Pengkhianat   Bab 22

    Thomas benar-benar dikirim kembali ke negara asal dengan aman oleh Julian.Hal pertama yang dia lakukan setelah kembali adalah menyuruh orang-orangnya menjemput David langsung ke rumahnya.Thomas duduk di kursi roda, didorong masuk ke ruangan. Saat melihat orang-orang di dalam ruangan itu, pupil mata Thomas langsung menyempit."Yasmin?""Tuan Thomas, kami menemukan David di vila pinggiran kota. Saat itu Yasmin ada di ranjang David, jadi kami membawa mereka berdua sekaligus."Thomas bukan orang bodoh. Seketika, dia mengerti apa yang sebenarnya terjadi. Namun, Thomas hanya tersenyum tipis. "Siapa yang mau bicara duluan?"David tersenyum menjilat. "Kak Thomas, apa maksudmu? Aku sudah susah payah mengatur agar kamu sampai ke Germina, tapi kenapa setelah pulang dari sana kamu memperlakukanku seperti ini?"Thomas menepuk pahanya dan mencibir sinis. "Kedua kakiku ini adalah hadiah darimu. Masa aku nggak membalasnya sedikit?"Setelah berkata demikian, dia menyuruh para pengawal mengambil tongk

  • Janji Kosong Suami Pengkhianat   Bab 21

    Baru setelah Tracy berdiri di depan pintu rumah, dia akhirnya tersadar kembali."Tracy!" Suara cemas Kate terdengar dari belakang.Tracy menoleh, lalu melihat Kate berlari ke arahnya dengan dahi berkerut. "Katanya Thomas mencarimu?"Kate menarik Tracy, mengamatinya dari atas sampai bawah.Oscar mengikuti di belakang, alisnya berkerut rapat. "Entah bagaimana bajingan itu bisa menghindari pengawasan orang-orangku."Melihat wajah orang tuanya yang penuh kecemasan, hati Tracy terasa hangat. "Tadi Julian ada di sisiku, Thomas sama sekali tidak menyentuhku. Ayah, Ibu, tenang saja."Oscar mengangguk sambil mengerutkan kening. "Aku sudah dengar. Besok kita pergi ke rumah Keluarga Bahari untuk berterima kasih pada Julian."Tracy tersenyum sambil mendorong orang tuanya kembali ke kamar. "Kalian tenang saja, aku benaran nggak apa-apa."Sementara itu, setelah Thomas dikawal naik ke mobil oleh pengawal Keluarga Indrawan, sebelum sempat sampai ke bandara, terjadi kecelakaan mobil.Saat Thomas terban

  • Janji Kosong Suami Pengkhianat   Bab 20

    Tracy mengangguk kepada para pengawal Keluarga Indrawan yang sejak tadi sudah mengepung. Para pengawal pun maju dan menyeret Thomas pergi.Thomas seolah-olah benar-benar terpukul, sampai-sampai tidak mengucapkan sepatah kata pun saat dikawal masuk ke mobil."Nona, maafkan kami. Bocah ini nggak datang dengan pesawat. Saat kami menemukan jejaknya, dia sudah memasuki wilayah Germina."Pengawal yang memimpin melihat Thomas dibawa masuk ke mobil, lalu segera berlari ke hadapan Tracy untuk meminta maaf."Ini kelalaian kami, sampai membuat Nona terkejut."Tracy menggeleng. "Nggak apa-apa. Terima kasih atas kerja keras kalian."Setelah para pengawal membungkuk dan pergi, Tracy tersenyum canggung ke arah Julian. "Maaf, konyol sekali ya. Dia mantan suamiku. Aku memergokinya berselingkuh."Julian menggeleng, menandakan tidak masalah. "Yang penting kamu nggak sampai syok."Karena gangguan Thomas, Tracy juga sudah tidak berminat melanjutkan pemilihan lokasi. "Julian, maaf. Hari ini aku nggak ada mo

  • Janji Kosong Suami Pengkhianat   Bab 19

    Sejak Tracy dan Julian saling bertukar kontak, Julian jadi sering mengundang Tracy untuk bertemu dengan alasan konsultasi.Orang tua Keluarga Bahari tentu memahami maksud putra mereka, jadi membiarkannya saja.Hari itu, Tracy justru yang mengundang Julian untuk menemaninya melihat lokasi calon restoran baru.Karena itu, Julian datang lebih awal ke rumah Keluarga Indrawan."Om, aku datang mencari Tracy." Julian menyerahkan hadiah yang dia siapkan untuk Oscar dan Kate kepada pelayan, lalu menyapa Oscar yang duduk di sofa.Oscar melirik Julian sekilas, lalu mengangguk.Kebetulan Tracy turun dari lantai atas. Dia sedikit terkejut melihat Julian. "Bukannya kita janjian ketemu di restoran?""Pagi tadi ada sedikit urusan. Kebetulan lewat sini, jadi kupikir sekalian menjemputmu." Sebenarnya Julian memang sengaja datang, tetapi karena dia mengatakannya dengan serius, Tracy pun tidak berpikir terlalu jauh.Setelah bersiap sebentar, Tracy pun berangkat bersama Julian."Aku sudah meninjau ruko di

  • Janji Kosong Suami Pengkhianat   Bab 18

    Thomas terpental keras akibat tabrakan. Para pejalan kaki yang terkejut segera menelepon ambulans.Saat Thomas dilarikan ke rumah sakit, dia sudah tidak sadarkan diri. Untungnya dia jatuh ke area taman hijau sehingga tidak sampai mengancam nyawa.Rendy bergegas ke rumah sakit dan melihat Thomas terbaring tak sadarkan diri di ranjang. Hatinya terasa sakit hingga dia terkulai lemas di kursi.Ketika Thomas membuka mata, yang pertama dia lihat adalah wajah Rendy yang penuh kekhawatiran. "Ayah."Rendy segera mendekat ke sisi Thomas. "Dasar bocah, kamu hampir membuat ayahmu mati ketakutan.""Ayah, aku mohon, tolong carikan Tracy ya?" Suara Thomas terdengar lemah.Hati Rendy terasa perih. Dia hanya bisa mengangguk berulang kali dan menyetujuinya.....Di sebuah vila di pinggiran kota, Yasmin berbaring di sofa. Kepalanya bersandar di paha seorang pria.Pria itu menggigit sebatang rokok. Tatapannya muram. Dialah David, orang yang memperkenalkan Yasmin kepada Thomas."Belum mati?" Begitu mendeng

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status