Masuk"Operasinya berjalan dengan lancar, janinnya sudah dikeluarkan, nggak ada sisa di dalam rahim." Pada hari peringatan tiga tahun pernikahan, anak Tracy yang belum sempat lahir telah tiada. "Tracy! Gimana keadaanmu?" Sahabat karibnya, Shelly, mengenakan jas putih dan bergegas mendorong pintu masuk, bertanya dengan penuh rasa iba. "Thomas selingkuh." Ekspresi Tracy tampak suram. Tiga tahun lalu, pada hari dia dan Thomas mendaftarkan pernikahan mereka, dia pernah berkata kepada Thomas, "Kalau kamu selingkuh, aku akan meninggalkanmu selamanya." Saat itu, Thomas bersumpah dengan sungguh-sungguh, "Kalau aku selingkuh, biarlah reputasiku hancur dan biarlah aku nggak pernah bisa bertemu denganmu lagi!" Namun, baru kemarin Tracy mengetahui bahwa ternyata Thomas sudah diam-diam hidup bersama Yasmin selama lebih dari setengah tahun. Bahkan Yasmin sama sepertinya, juga sudah hamil dua bulan.
Lihat lebih banyakSejak Thomas kembali ke negara asal, Tracy mulai fokus sepenuhnya mengurus restorannya sendiri.Dia hanya sesekali mengetahui kondisi Thomas lewat percakapannya dengan Shelly."Andai dia tahu hasilnya akan seperti ini, mana mungkin dia melakukan semua itu dulu!"Tracy hanya tersenyum. Menelepon Shelly setiap hari sudah menjadi kebiasaan yang tak pernah berubah. Urusan tentang Thomas dia anggap seperti angin lalu, didengar sebentar lalu dilupakan.Melihat Tracy hanya tersenyum tanpa menanggapi, Shelly tahu bahwa Tracy sudah tidak ingin mendengar kabar apa pun tentang Thomas lagi. Jadi, dia pun mengganti topik."Tracy, hubunganmu dengan Julian gimana sekarang?"Begitu nama Julian disebut, rona merah cepat melintas di wajah Tracy. Sudah lebih dari setahun sejak dia resmi bercerai dari Thomas. Julian juga sudah mengejarnya selama lebih dari setahun."Shelly, menurutmu ... aku bisa percaya pada Julian?"Karena Thomas, Tracy sudah sangat kecewa dengan cinta. Jadi, meskipun selama setahun ini
Thomas benar-benar dikirim kembali ke negara asal dengan aman oleh Julian.Hal pertama yang dia lakukan setelah kembali adalah menyuruh orang-orangnya menjemput David langsung ke rumahnya.Thomas duduk di kursi roda, didorong masuk ke ruangan. Saat melihat orang-orang di dalam ruangan itu, pupil mata Thomas langsung menyempit."Yasmin?""Tuan Thomas, kami menemukan David di vila pinggiran kota. Saat itu Yasmin ada di ranjang David, jadi kami membawa mereka berdua sekaligus."Thomas bukan orang bodoh. Seketika, dia mengerti apa yang sebenarnya terjadi. Namun, Thomas hanya tersenyum tipis. "Siapa yang mau bicara duluan?"David tersenyum menjilat. "Kak Thomas, apa maksudmu? Aku sudah susah payah mengatur agar kamu sampai ke Germina, tapi kenapa setelah pulang dari sana kamu memperlakukanku seperti ini?"Thomas menepuk pahanya dan mencibir sinis. "Kedua kakiku ini adalah hadiah darimu. Masa aku nggak membalasnya sedikit?"Setelah berkata demikian, dia menyuruh para pengawal mengambil tongk
Baru setelah Tracy berdiri di depan pintu rumah, dia akhirnya tersadar kembali."Tracy!" Suara cemas Kate terdengar dari belakang.Tracy menoleh, lalu melihat Kate berlari ke arahnya dengan dahi berkerut. "Katanya Thomas mencarimu?"Kate menarik Tracy, mengamatinya dari atas sampai bawah.Oscar mengikuti di belakang, alisnya berkerut rapat. "Entah bagaimana bajingan itu bisa menghindari pengawasan orang-orangku."Melihat wajah orang tuanya yang penuh kecemasan, hati Tracy terasa hangat. "Tadi Julian ada di sisiku, Thomas sama sekali tidak menyentuhku. Ayah, Ibu, tenang saja."Oscar mengangguk sambil mengerutkan kening. "Aku sudah dengar. Besok kita pergi ke rumah Keluarga Bahari untuk berterima kasih pada Julian."Tracy tersenyum sambil mendorong orang tuanya kembali ke kamar. "Kalian tenang saja, aku benaran nggak apa-apa."Sementara itu, setelah Thomas dikawal naik ke mobil oleh pengawal Keluarga Indrawan, sebelum sempat sampai ke bandara, terjadi kecelakaan mobil.Saat Thomas terban
Tracy mengangguk kepada para pengawal Keluarga Indrawan yang sejak tadi sudah mengepung. Para pengawal pun maju dan menyeret Thomas pergi.Thomas seolah-olah benar-benar terpukul, sampai-sampai tidak mengucapkan sepatah kata pun saat dikawal masuk ke mobil."Nona, maafkan kami. Bocah ini nggak datang dengan pesawat. Saat kami menemukan jejaknya, dia sudah memasuki wilayah Germina."Pengawal yang memimpin melihat Thomas dibawa masuk ke mobil, lalu segera berlari ke hadapan Tracy untuk meminta maaf."Ini kelalaian kami, sampai membuat Nona terkejut."Tracy menggeleng. "Nggak apa-apa. Terima kasih atas kerja keras kalian."Setelah para pengawal membungkuk dan pergi, Tracy tersenyum canggung ke arah Julian. "Maaf, konyol sekali ya. Dia mantan suamiku. Aku memergokinya berselingkuh."Julian menggeleng, menandakan tidak masalah. "Yang penting kamu nggak sampai syok."Karena gangguan Thomas, Tracy juga sudah tidak berminat melanjutkan pemilihan lokasi. "Julian, maaf. Hari ini aku nggak ada mo












Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.