Share

BAB 53

Author: Nona Mentari
last update publish date: 2026-06-12 01:01:10

"Suamiku itu udah berbulan-bulan nggak pulang dari Singapura, Her. Daripada kamu capek jagain rumah Sintya, mending malam ini kamu ikut aku aja. Kita check-in di hotel sebelah, aku yang tanggung semua.

“Kamu kelihatan masih segar banget, pasti sanggup kan muasin hasratku yang udah lama dianggurkan?" bisik mami Amel dengan suara serak yang sarat akan berahi, jemarinya semakin berani merayap naik dari bisep menuju pundak kokoh Heri.

Heri tidak langsung menjawab. Sud

Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Jatah Malam Nyonya Besar   BAB 83

    Heri tidak terpancing oleh kemarahan Sintya. Alih-alih panik atau melepaskan cengkeraman kasar wanita itu dari kerah seragamnya, ia justru menatap Sintya dengan senyum miring yang tenang, sebuah ketenangan yang mematikan.Dengan satu gerakan dominan yang cepat dan terukur, Heri mencengkeram pergelangan tangan Sintya, memutarnya dengan lembut namun mengunci pergerakannya, lalu mendorong tubuh ramping itu mundur hingga punggungnya membentur dinding di balik pilar taman yang tertutup rimbunnya pohon puring."Lepas, Heri! Kamu keterlaluan!" desis Sintya, mencoba meronta, namun tubuh kekar Heri sudah terlanjur mengungkungnya, menutup semua celah pelarian.Heri menundukkan kepalanya, mendekatkan wajahnya hingga jarak di antara mereka mengikis habis.Napas hangat Heri menerpa kulit leher Sintya, membuat wanita itu seketika menahan napas. Heri menatapnya lurus-lurus, menggunakan tatapan matanya yang kelam dan intens untuk meredam histeria wanita kaya di hadapannya."Kenapa? Kamu cemburu melih

  • Jatah Malam Nyonya Besar   BAB 82

    Heri menarik napas panjang, menatap wanita yang masih gemetar di lantai semen yang lembap itu. Otak taktisnya langsung bekerja. Ia lalu berlutut, dan mencengkeram kedua bahu Sintya dengan cengkeraman yang kuat namun terukur, sebuah tindakan penegasan dominasi sekaligus penenangan."Tenang, Sintya. Pakai otakmu, jangan pakai ketakutanmu," bisik Heri, suaranya rendah dan tajam, menusuk langsung ke kesadaran Sintya."Reno tidak tahu apa-apa. Dia hanya curiga karena kamu tidak ada di ranjang. Kalau kamu terus bersikap seperti mayat hidup begini, justru itu yang akan membongkar semuanya."Sintya mendongak, matanya yang biasa memancarkan keangkuhan kini meredup rapuh. "Kamu tidak mengerti, Heri. Reno itu licik. Cara dia menatap pos ini tadi...""Aku yang menghadapi tatapannya, bukan kamu," potong Heri dingin. Ia membantu Sintya berdiri, merapikan gaun tidur wanita itu yang kusut dengan gerakan efisien."Sekarang, kembali ke rumah melalui pintu belakang seperti yang aku katakan tadi. Masuk k

  • Jatah Malam Nyonya Besar   BAB 81

    Heri melangkah keluar dari kamar kecil dengan tenang, mengunci pintu tripleks di belakangnya sebelum Reno sempat melongok ke dalam pos.Sambil membenarkan seragamnya yang sedikit kusut, memastikan kancing kerah dan sabuk kulit kopelnya terpasang rapi, Heri menyapa Reno dengan sikap formal yang dingin. Tatapannya lurus, menyembunyikan badai adrenalin yang sedang mengamuk di dalam dadanya."Malam, Pak Reno. Ada yang bisa saya bantu?" suara Heri memecah keheningan dini hari, terdengar berat dan datar, tipikal seorang petugas keamanan yang terjaga di posnya.Reno tidak langsung menjawab. Pria kaya itu berdiri di ambang pintu pos jaga yang terbuka separuh, mengenakan piyama sutra mahal dengan tangan kanan yang masih bertumpu pada gagang pintu besi luar.Matanya yang merah karena kurang tidur langsung menyapu interior pos yang sempit. Tatapannya tertuju pada kasur kapuk reot di sudut ruangan yang sprainya sedikit berantakan, lalu beralih perlahan ke arah Heri."Kamu tidak mendengar saya mem

  • Jatah Malam Nyonya Besar   BAB 80

    "Jangan remehkan orang-orang di kasta bawah seperti kami, Sintya. Di luar kompleks mewah ini, uang lima puluh juta bisa membuat mata dan telinga berada di setiap sudut hotel bintang lima di Bali. Aku punya teman yang bergerak di bidang itu. Begitu Reno menginjakkan kaki di bandara Ngurah Rai, setiap langkahnya akan terekam."Ia menegaskan pada Sintya bahwa ia siap membantu wanita itu sepenuhnya untuk menyelidiki dan mencari bukti perselingkuhan Reno, memanfaatkan jaringannya di luar. Otak taktisnya langsung menghubungkan rencana ini dengan Maman, spekulan sekaligus makelar yang baru saja ia hubungi.Jaringan Maman di dunia bawah dan perantara informan bank pasti memiliki akses atau rekanan detektif swasta kelas teri yang bisa disewa dengan murah menggunakan sebagian kecil dari uang setengah miliar di rekeningnya.Sintya menghela napas panjang, kali ini bukan karena frustrasi, melainkan karena rasa lega yang luar biasa. Beban berat yang selama ini menghimpit pund

  • Jatah Malam Nyonya Besar   Bab 79:

    Sintya menyandarkan kepalanya yang terkulai lemas di dada bidang Heri. Deru napasnya yang memburu berangsur-angsur mereda, meninggalkan detak jantung yang masih berdegup kencang di dalam rongga dada mereka yang saling menempel.Kamar kecil berukuran dua kali tiga meter itu seketika menjadi saksi bisu dari luapan gairah yang baru saja mereda, menyisakan bau keringat yang bercampur dengan aroma parfum mahal Sintya yang kian menguar hebat.Sambil mengatur napasnya yang masih tersisa, Sintya berbisik di dada Heri bahwa ia sudah benar-benar bosan berumah tangga dengan Reno yang abai dan egois.Suaranya terdengar bergetar, sarat akan kombinasi antara kepuasan fisik yang baru saja diterimanya dan kebencian mendalam yang telah lama mengendap di dasar hatinya. Jemarinya yang lentik dengan kuku berpewarna merah marun meremas pelan seragam satpam Heri yang teronggok di atas kasur kapuk."Aku sudah nggak sanggup lagi, Heri. Setiap hari di rumah itu rasanya seperti di

  • Jatah Malam Nyonya Besar   BAB 78

    Di atas kasur tipis yang sempit di dalam kamar pos jaga, keduanya bercinta dengan beringas tanpa memedulikan risiko. Kontras dengan permainan Reno yang payah, Heri menghajar tubuh Sintya dengan gaya doggy style yang kasar, membiarkan kulit mereka beradu dengan ritme cepat.Heri mencengkeram pinggul Sintya yang lebar dan montok dengan kuat, jarinya menekan daging lembut hingga meninggalkan bekas merah. Batangnya yang tebal dan berurat sudah sepenuhnya tertanam dalam vagina Sintya yang basah kuyup.Dengan geraman rendah, Heri mulai menghantamkan pinggulnya dari belakang seperti binatang liar. Setiap hantaman menghasilkan suara "plak-plak-plak" keras yang bergema di ruangan kecil pos jaga."Aaaahhh! Heri... keras banget! Hancurkan milikku!" jerit Sintya tertahan, wajahnya terbenam di bantal tipis sambil pantatnya mendongak tinggi, menyambut setiap tusukan.Tubuhnya bergoyang maju-mundur hebat, payudaranya yang besar bergantungan dan bergoyang liar. Heri mena

  • Jatah Malam Nyonya Besar   BAB 40

    "Nggak usah ngarang kamu, Her!" Sintya mencelos, matanya melotot tajam menatap Heri yang masih memamerkan senyum tipisnya. Wanita itu menoleh ke kanan dan kiri, memastikan Reno tidak mendadak muncul dari balik pintu kaca teras."Aku cuma nggak mau berbagi apa yang udah jadi milikku dengan orang lai

  • Jatah Malam Nyonya Besar   BAB 39

    Sintya sempat tertegun sesaat mendengarkan tuduhan telak yang keluar dari mulut Karin. Detak jantungnya berdegup dua kali lebih cepat, memicu kepanikan yang hampir saja meruntuhkan topeng angkuhnya.Namun, sebagai wanita yang terbiasa bersandiwara di lingkungan sosialita, dengan cepat ia kembali me

  • Jatah Malam Nyonya Besar   BAB 38

    Heri yang sedang memegang kain kanebo basah merasakan otot-otot punggungnya mendadak menegang. Sudut matanya melirik tajam ke arah dua wanita borjuis itu. Kata-kata Karin barusan seolah melemparkan sumbu api ke dalam tumpukan bensin.Sialan, batin Heri, dadanya bergemuruh oleh kombinasi rasa dongko

  • Jatah Malam Nyonya Besar   BAB 37

    Sintya mendengus kencang mendengar alasan Karin yang terlampau percaya diri. Wanita itu melipat kedua tangannya di dada, menatap sahabatnya dengan pandangan mencemooh yang tidak ditutup-tutupi.Sebagai sesama wanita yang paham betul bagaimana tipu daya lelaki kelas atas, Sintya merasa isi kepala Ka

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status