Share

Bab 218

Author: Musim Gugur
Vivian yang berada di atas kasur masih terlihat berusaha keras memberontak. Sorot putus asa terpancar di kedua bola mata perempuan itu. Saat ini Vivian terlihat sangat ketakutan dan tidak terlihat seperti sedang berbohong. Sedangkan Chris justru sudah mulai melepaskan bajunya sendiri.

Sonia memutuskan untuk menolong Vivian. Terlepas hubungannya dengan Reza, dia tetaplah sendiri dan merupakan seorang seniman bela diri. Dia maju dan mengambil jas yang tergeletak di atas lantai kemudian menggunakan
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2848

    Aska meminum teh dengan tenang. “Meskipun aku pernah mengatakannya, sepertinya waktu itu kamu juga tidak setuju. Kamu bilang, anak muda bebas dalam masalah asmara, sebagai senior tidak seharusnya ikut campur, sekarang sudah tidak tren masalah perjodohan lagi! Kenapa? Setelah Jeje ditemukan, kamu tidak mendukung kebebasannya dalam asmara lagi?”Jemmy menatap Morgan. “Kata siapa tidak tren untuk melakukan perjodohan?”Morgan menggeleng dengan tenang. “Aku tidak ingat!”Aska tersenyum sinis. “Kalian berdua tidak perlu bersandiwara. Kamu pernah mengatakannya. Aku ingat dengan jelas!”Jemmy tersenyum, lalu bertanya pada Morgan, “Bagaimana menurutmu?”Morgan terlihat santai. “Kalau begitu, bebas saja, aku juga tidak masalah.”Jemmy langsung tersenyum. Sepertinya Morgan yakin bisa mendapatkan Theresia!Aska malah berkata, “Tidak, tidak boleh. Intinya, jangan menargetkan Jeje-ku. Aku dan Julia tidak mungkin membiarkannya menikah dengan begitu cepat. Setidaknya, dia mesti tinggal beberapa tahun

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2847

    Julia bertanya pada Morgan, “Apa kamu punya foto masa kecil Theresia dulu?”Morgan melirik Theresia sekilas, lalu berkata dengan mengangguk, “Seharusnya ada. Nanti aku akan suruh orang untuk mencarinya.”“Oke, kamu mesti mencarinya untukku.” Terlihat tatapan penuh penantian di dalam mata Julia.Julia sama sekali tidak tahu apa-apa mengenai Theresia. Dia sudah tidak sabar untuk memahami putrinya.Meja makan itu terbuat dari kayu yang sudah berumur tua. Kebetulan Theresia sedang duduk menghadap jendela. Pohon magnolia di luar jendela sana sudah berbunga. Ketika mendengar ucapan Aska dan Julia, dia tiba-tiba merasakan sesuatu yang pernah dirasakannya dulu.Theresia melihat ke sisi jendela, lalu bertanya, “Dulu ada sebuah rak bunga di sana. Di atasnya dipajang sebuah vas bunga berwarna-warni. Benar, ‘kan?”Aska dan Julia pun terbengong. Aska menatap Theresia dengan kaget. Matanya mulai basah. “Apa kamu masih ingat?”Theresia mengangguk. “Aku merasa seperti pernah melihatnya saja.”Julia me

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2846

    “Kalau begitu, kamu makan dulu, makan!” Aska menatap Theresia. Sepertinya karena terlalu gembira, suaranya pun terdengar sedikit gemetar.Pelayan sudah mempersiapkan makan siang. Semua orang bersama-sama berjalan menuju ruang makan. Dari tadi Julia menggenggam tangan Theresia. Dia masih tidak bisa menenangkan dirinya.“Jadi, di dunia ini tidak mungkin bisa muncul kesan baik terhadap seseorang tanpa alasan. Saat pertama kali kita bertemu, kita bagai sudah kenal lama, ternyata karena punya hubungan darah.”Theresia berkata dengan tersenyum, “Setelah dipikir-pikir saat ini, semuanya terasa sangat ajaib.”Julia menyuruh Theresia untuk duduk. “Kamu makan dulu. Kita ngobrol setelah selesai makan.”Semua orang duduk mengelilingi meja makan. Aska bertanya pada pelayan, “Di mana Hallie? Seharian aku tidak melihatnya.”Pelayan membalas, “Kata Nona, ada sedikit urusan di perusahaan, dia pun sudah pergi bekerja pagi-pagi.”Morgan kepikiran dirinya bertemu dengan Jovita di lembaga forensik. Tatapan

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2845

    Terlihat senyuman di atas wajah tampan Reza. “Hasil ini sangat menggembirakan!”Setidaknya sejak awal, siapa pun tidak akan menyangka hasil ini.Juno mengambil tisu untuk Rose dan Aska. Dia menepuk-nepuk pundak Rose. “Jangan menangis lagi. Kalau kamu menangis lagi, Pak Guru juga tidak bisa merasa tenang.”Rose mengambil tisu untuk menyeka air mata Aska. "Pak Guru jangan menangis lagi. Jangan menangis lagi!”Jemmy juga mengambil tisu yang diberikan Sonia, lalu menyeka matanya. Saat melihat Morgan, dia memberikan tatapan penuh rasa kagum. Cucunya ini memang hebat!Bibir tipis Morgan sedikit melengkung ke atas. Dia mengangkat bola matanya untuk melihat Theresia.Theresia tidak menangis. Tatapan yang diperlihatkan bahkan terasa tidak berdaya. Dia sudah lama tidak memiliki perasaan seperti ini. Hal yang paling berkesan di benaknya adalah masa Morgan membawanya pergi dari Hondura. Theresia duduk di dalam mobil. Dia tidak tahu pria itu hendak membawanya ke mana. Dia tidak tahu apa yang akan d

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2844

    Morgan membawa Theresia kembali ke rumah Aska. Saat melewati halaman, Theresia melihat pemandangan di dalam halaman. Rasa familier yang tak bisa dideskripsikan menyerang hatinya. Sepertinya semua terasa begitu lama. Saking lamanya, semua terasa bagai di kehidupan lampau saja. Sepertinya dia memang pernah datang kemari.“Ada apa?” Morgan menoleh dan bertanya ketika melihat Theresia berhenti.Theresia melihat matanya dan menggeleng dengan perlahan.“Apa kamu merasa takut? Kamu itu Theresia yang tidak takut dengan apa pun, tapi kamu malah takut dengan hal seperti ini?” sindir Morgan, tetapi malah membalikkan tubuhnya dan pergi menggandeng tangan Theresia untuk melanjutkan langkahnya.Mereka berdua memasuki rumah. Semua orang sedang menunggu di dalam ruang tamu. Ketika melihat mereka berdua masuk secara bersamaan, Aska duluan berdiri, lalu bertanya dengan antusias, “Apa hasilnya sudah keluar?”“Sudah keluar!”Morgan menyerahkan tiga set hasil tes DNA kepada Aska, Julia, dan Jemmy.Aska men

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2843

    “Apa kamu merasa gembira?” tanya Morgan.Theresia menggeleng. “Aku nggak tahu.”“Jadi bengong?” Morgan tersenyum.Theresia hanya menatap Morgan tanpa berbicara.Morgan meringankan suaranya. “Tidak apa-apa. Kamu akan mulai terbiasa. Semuanya ada aku, kok!”Theresia mengangguk dengan bingung.“Sekarang, aku bawa kamu pergi cari Bibi Julia untuk beri tahu dia kabar bagus ini.” Morgan tersenyum. Dia melepaskan Theresia, lalu menyalakan mesin mobil.Theresia menurunkan kelopak matanya sembari merenung. Dia bertanya, “Seandainya Bibi Julia itu ibuku, jadi siapa ayahku?”Morgan membantu Theresia untuk menjelaskan, “Ayahku adalah teman kuliah Bibi Julia. Dia tidak kembali lagi setelah kuliah di luar negeri. Seharusnya dia sudah punya keluarganya sendiri. Orang yang memiliki hubungan darah denganmu sekarang cuma Bibi Julia dan … Kakek Aska saja.”Theresia mengangguk dengan datar, lalu bergumam dengan nada ringan, “Jadi, aku juga bukan dicampakkan.”“Tentu saja bukan!” Tatapan Morgan terlihat mu

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2473

    Wajah Rose seketika merona. Dia berkata dengan manja, “Kata siapa, nggak enak banget.”“Bagian mana?” tanya Juno dengan serius.Juno yang serius membuat sekujur tubuh Rose terasa lemas. Dia bersandar di dalam pelukan Juno dan tidak berbicara.Juno menempelkan keningnya di atas kening Rose, lalu berk

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2472

    Rose memeluk pundak Juno dengan erat sembari menggigit bibirnya dengan erat.Juno berbisik di samping telinga Rose, “Sekarang kamu sudah percaya, ‘kan? Kamu memang seharusnya menjadi milikku!”Rose memang ditakdirkan untuk menjadi milik Juno. Setelah melalui banyak hal, pada akhirnya Rose sepenuhnya

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2471

    Juno terus menatapnya, lalu berdiri. “Aku pergi mandi dulu. Setelah minum, kamu baringan di dalam dulu.”Rose hanya mengiakan dengan perlahan.Setelah si pria memasuki kamar mandi, Rose baru menghela napas panjang. Dia sungguh merasa dirinya sangat tidak memiliki pendirian. Kenapa malah tunduk begit

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2469

    “Emm?”Rose menggigit bibirnya sembari menurunkan kelopak matanya. Dia pun berkata dengan nada rendah, “Tadi aku ketemu Matthew!”“Siapa Matthew?” tanya Juno.“Teman sekolah Devin.”Nada bicara Juno menjadi datar. “Emm, apa katanya?”“Sepertinya aku sudah salah paham sama Devin.”“Salah paham apa?”

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status