Share

Bab 1590

Penulis: Angin
Di luar Paviliun Pedang Suci, Chandra dan Kadir menjauh dari Paviliun Pedang Suci, masuk ke dalam hutan yang lebat. Mereka akhirnya menemukan sebuah tanah kosong di dalam hutan purba.

Chandra duduk di atas sebuah batu besar, mengambil sebatang rokok dan memberikan satu kepada Kadir. "Apa yang terjadi di sana?" tanya Chandra.

Kadir menerima rokoknya, wajahnya menjadi serius. "Aku pergi ke tempat mereka menempa pedang dan melihat pedang sakti itu. Namun, tujuanku bukan pedang itu. Dari percakapank
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Jenderal Naga   Bab 2923

    Andai saja Chandra bisa menjadi pasangannya, maka hal itu akan menjadi karma baik bagi Ayu. Namun, Ayu hanya bisa memimpikan hal tersebut. Karena dia sadar kalau dirinya tidak pantas untuk Chandra. Sosok yang layak untuk Chandra hanyalah putri para tokoh dan para bangsawan. “Sekarang, ayo kita keluar,” ajak Chandra lalu meninggalkan Istana Abadi bersama Ayu. Kemudian mereka kembali ke Kota Tianja lalu ke Toko Pavilion Pil. Di sisi lain, Danya menggunakan jaringan intelijennya untuk mencari tahu segala hal tentang Chandra. Jarak Dunia Taniora dan Singhen relatif cukup dekat. Danya mengetahui kalau Chandra mengikuti kompetisi alkimia di Dunia Singhen. Danya seketika tercengang setelah mengetahui kalau pil yang dijual Chandra adalah hasil pemurnian Chandra sendiri. “Senjata tingkat Kaisar, tungku alkimia tingkat Kaisar .... Siapa pemuda ini sebenarnya?” gumam Danya lalu merenung selama beberapa saat. “Tok .... Tok ....”Sampai akhirnya, sebuah ketukan pintu membuyarkan renungannya. “

  • Jenderal Naga   Bab 2922

    Danya kembali ke ruang kantor setelah Chandra menunggu selama beberapa saat. Kemudian dia mengeluarkan sebuah tas yang sangat indah lalu menyerahkannya kepada Chandra. “Tas ini berisi batu roh hasil dari penjualan pil-pilmu,” ujar Danya. Chandra mengambil tas itu lalu membukanya. Walaupun tas itu tampak kecil, bagian dalamnya cukup luas. Chandra melihat ada banyak batu roh berwarna-warni yang sangat indah di dalamnya. Dia tidak berusaha menghitung jumlah batu roh di dalam tas karena sudah terlalu malas. Dia percaya kalau Pavilion Pil pastinya tidak akan menipunya. Akhirnya, dia menyimpan tas itu dengan tenang. Danya tampak tersenyum lalu bertanya, “Kamu sempat mengatakan kalau Senior itu berniat untuk bekerja sama dengan Pavilion Pil dalam jangka panjang?”Chandra langsung mengangguk seraya berkata, “Benar, senior itu masih memiliki sejumlah pil lainnya. Aku akan pergi ke sana dan kembali lagi ke sini dalam beberapa hari lagi.” Dia berdiri dan pergi setelah selesai melontarkan kat

  • Jenderal Naga   Bab 2921

    “Meningkat sembilan kali lipat?” ujar Danya terkejut. “Ya.”Chandra mengangguk seraya kembali bertanya, “Jadi, berapa harganya?”Danya kembali berpikir. Pil peningkat kekuatan dan pil penerobosan adalah dua jenis pil yang sangat sulit dimurnikan. Pil ini adalah pil tingkat satu Dewara. Selain itu, di dalamnya terkandung prasasti alkimia yang luar biasa hebat. Khasiat pil ini terjamin kemanjurannya karena ada prasasti alkimia. Pil ini bagaikan pil penyelamat hidup. Biasanya, para prajurit rela membayar tinggi untuk mendapatkan pil ini. Danya berkata sambil menatap Chandra setelah berpikir sejenak, “Kalau memang ini adalah pil tingkat satu Dewara, biasanya harganya adalah tiga miliar batu roh. Namun, pilmu ini mengandung prasasti alkimia di dalamnya, jadi harganya juga akan berlipat ganda. Sayangnya, Pavilion Pil adalah sebuah bisnis, jadi kami tidak bisa memberikan harga terlalu tinggi.”Dia kembali berkata setelah melihat ekspresi tenang Chandra, “Pavilion Pil bisa menjualnya dengan

  • Jenderal Naga   Bab 2920

    Ruang kantor Danya sangatlah luas dengan perabotan yang bergaya retro. Danya duduk terlebih dahulu lalu menunjuk sebuah kursi yang mengisyaratkan agar Chandra duduk. Perempuan itu terus memperhatikan Chandra setelah Chandra duduk. Ada banyak Kaisar Agung di Dunia Tawang, tapi senjata tingkat Kaisar sangatlah sedikit. Dia merenung dan mencoba untuk mencari tahu, senjata tingkat Kaisar yang mana yang berbentuk pedang panjang seperti itu. Namun, dia tidak mendapatkan jawabannya, sekalipun sudah merenung cukup lama. Hal yang diketahuinya saat ini adalah siapa pun yang bisa memiliki senjata tingkat Kaisar pastinya bukanlah sosok sembarangan.“Siapa namamu? Kamu tampak asing,” ujar Danya sambil mengembangkan senyuman indah yang memperlihatkan lesung pipi di wajahnya. Dia mengenakan gaun dan duduk dengan menyilangkan kakinya. Hal ini menyebabkan gaunnya tersingkap sampai pahanya dan menunjukkan kakinya yang jenjang dan putih. “Namaku Chandra. Aku hanyalah orang biasa, jadi wajar saja kalau

  • Jenderal Naga   Bab 2919

    “Tekanan kekuatannya sungguh menakutkan.”“Aku merasa seperti sedang menghadapi prajurit tingkat atas ketika melihat senjata itu.”“Terlalu menakutkan.”*** Para Peramu Pil yang berbaris di belakang, mulai melangkah mundur. Di sisi lain, Chandra masih menggenggam Pedang Suci Zuwei sambil menatap para penjaga di sekitarnya lalu mengalihkan pandangannya ke arah Jeno. Dia mendengus dingin lalu berkata, “Aku datang ke sini karena ketenaran Pavilion Pil. Aku pasti tidak akan mungkin menginjakkan kaki ke sini kalau saja aku tahu hal seperti ini akan terjadi.”“Siapa yang membuat keributan?”Sebuah suara tiba-tiba saja terdengar. “Nona,” ujar Jeno dengan penuh hormat tanpa kesombongan sama sekali ketika melihat sosok yang datang. Chandra menoleh dan melihat sosok perempuan muda berusia sekitar dua puluh tahunan sedang berjalan mendekat ke arahnya. Perempuan itu mengenakan gaun warna-warni dengan tubuh ramping dan wajah yang cantik. Dia juga tampak mengenakan lencana berkilau di dadanya.

  • Jenderal Naga   Bab 2918

    Di depan Chandra, ratusan Peramu Pil sedang mengantre untuk penilaian pil mereka. Para peramu pil ini adalah prajurit independen yang menjual pil buatan mereka ke Pavilion Pil karena sangat menguntungkan. Pavilion Pil selalu membeli pil-pil mereka dengan harga yang lebih tinggi daripada tempat lain. Proses penilaian pil di sini terbilang cukup lambat. Karena Chandra belum juga mendapat gilirannya setelah menunggu hampir sepanjang hari. “Hari ini sampai di sini saja. Silakan datang lebih awal esok hari.”Namun, seorang Peramu Pil muda tiba-tiba saja melangkah ke depan ketika hampir tiba giliran Chandra. Pemuda itu menyampaikan pesan agar para Peramu Pil yang tersisa untuk datang esok hari. Kemudian pemuda itu berbalik untuk pergi. Chandra seketika merasa cukup kesal. Bagaimanapun juga, dia sudah menunggu sepanjang hari. Jadi, bagaimana mungkin penilaian pil untuk hari ini berakhir sekarang?“Berhenti!” seru Chandra cepat. Si Peramu Pil langsung berbalik lalu mencibir dan menghampiri

  • Jenderal Naga   Bab 70

    Chandra mengendarai motornya dan membawa Nova ke sebuah pusat rekrutmen yang ada di sekitar sana. Saat tiba di depan pintu, Nova berkata, “Chandra, kamu tunggu aku di luar. Aku sendiri saja yang keliling di dalam.”“Kenapa? Kamu keberatan karena malu kalau aku jalan sama kamu?” tanya Chandra dengan n

  • Jenderal Naga   Bab 114

    Nova yang akhirnya sadar kembali setelah termangu selama beberapa detik buru-buru memapah Tendi bangun dan berkata kepadanya, “Pak Tendi ngapain? Cepat bangun.”“Nova, tolong maafin keponakanku ini.”“Oh ya, tadi keponakan kamu minta Nova temani dia selama tiga hari,” celetuk Chandra.“Apa?”Amarah Tend

  • Jenderal Naga   Bab 123

    Belum sempat si lelaki bersinglet hitam menembak, pergelangan tangannya ditembak, dan dia pun kesakitan hingga pistol di tangannya pun terjatuh.Chandra langsung bergelinding di atas meja, muncul di hadapan lelaki bersinglet putih. Dia menendangnya, lalu memungut pistol di atas lantai.Semuanya terjad

  • Jenderal Naga   Bab 79

    Para anak buah Arya langsung menjalankannya dan menyiapkan mobil untuk Chandra.“Bawa pergi semua CCTV di gedung ini! Atur para keluarga dari orang yang dibuat terluka oleh Chandra! Yang harus diobati segera diobati, yang harus diberikan kompensasi juga berikan pada mereka.”“Bawa pergi semua sekuriti

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status