Share

Bab 165

Author: Angin
Toni bangkit berdiri dan menyapa Nova. Seiring waktu, sikap Toni terhadap Nova makin ramah.

Anggota Keluarga Kurniawan yang lain mulai merasa terancam. Mereka berpikir Toni sudah tua, hidupnya tidak akan lama lagi. Dengan kata lain, pembagian saham ini sama saja seperti pembagian harta warisan.

Karena keterbatasan kursi, tidak semua orang bisa duduk. Selain Toni dan keluarga inti Boni, yang lainnya terpaksa harus berdiri, termasuk Chandra.

Toni tidak berlama-lama, dia langsung berkata, "Hari ini, aku ingin mengumumkan dua hal. Yang pertama, Nova akan diangkat menjadi CEO dan mengambil alih seluruh bisnis Keluarga Kurniawan. Yang kedua, aku akan membagi ulang nilai persenan saham."

Sesaat mendengar kata saham, semua orang langsung tegang. Mereka sudah tidak sabar untuk mengetahui nilai pembagian saham yang baru.

Toni menatap Boni dan berkata, "Selama ini, Boni sudah bekerja keras, tapi tidak mendapatkan saham. Mulai sekarang, aku akan memberikan 50% saham kepada Boni. Tidak hanya saham
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Jenderal Naga   Bab 2783

    Cincin di jari Chandra tiba-tiba terlepas setelah semua orang pergi. Kemudian cincin itu berubah bentuk menjadi sebuah istana yang sangat besar dan megah. Chandra tersenyum puas setelah melihat kemunculan Istana Abadi lalu berkata, “Aku akan tinggal di sini sementara waktu sampai keberuntungan ketiga muncul dan para prajurit berhasil menciptakan obat untuk menahan kutukan umat manusia.”Chandra melambaikan tangannya santai lalu pintu Istana Abadi seketika terbuka. Dia bergegas melangkah masuk dan muncul di sebuah pegunungan yang berada di luar area kota. Pegunungan yang ada di sekitarnya memiliki energi spiritual yang sangat melimpah. Selain itu, ada banyak buah ajaib yang tumbuh dengan subur di sana dan semua ini adalah milik Chandra seorang. Chandra merasa memiliki pencapaian yang sangat besar setelah melihat semua ini. Kemudian dia mulai menuruni gunung dan muncul di depan gerbang kota. Dia bergegas masuk ke dalam area kota lalu masuk ke dalam kediaman penguasa kota. Dia berhasi

  • Jenderal Naga   Bab 2782

    Chandra tahu dia yang bersalah kepada Elsa. Dia tidak ingin mengulangi kesalahan yang sama. Oleh karena itu, dia memilih untuk pergi dan kembali ke bangunan tempat dia tinggal.Nova telah kembali. Nova sedang duduk di kursi di halaman. Begitu melihat Chandra pulang, dia tidak terlihat kaget sama sekali. Karena dia tahu orang seperti apa Chandra.Nova berdiri, lalu bertanya dengan nada bercanda, “Kok cepat amat sudah pulang? Nggak temani dia tulu? Selama ini, dia ikut aku ke mana-mana demi cari kamu, loh.”Chandra berjalan mendekat lalu duduk. Dia tertawa tanpa daya, lalu berkata, “Waktu itu aku menikah dengannya hanya untuk curi Pohon Bodhi. Sekarang aku hanya merasa bersalah padanya. Nanti aku akan cari kesempatan untuk menebus kesalahan padanya.”Nova juga ikut duduk. “Ngomong-ngomong, apa rencanamu selanjutnya?”Chandra berpikir sejenak. “Sekarang obat untuk menekan kutukan belum selesai dikembangkan. Aku nggak tahu berapa lama waktu yang dibutuhkan. Aku juga nggak tahu kapan Keberu

  • Jenderal Naga   Bab 2781

    Chandra sama sekali tidak menyangka Elsa akan muncul. Nova melirik Chandra sambil tersenyum usil, lalu berkata, “A-aku masih ada urusan. Aku pergi dulu, ya.”Usai berkata, Nova langsung berdiri dan pergi.“Nova ….”Chandra berdiri, hendak mengejar sang istri. Namun, Elsa mencekalnya, lalu menariknya dan bertanya dengan dingin, “Di mana Pohon Bodhi?”“Elsa, dengar dulu penjelasanku,” kata Chandra sambil menatap Elsa tak berdaya.Elsa melepaskan Chandra, lalu menyilangkan kedua tangannya di depan dada sambil menatap Chandra dengan tajam.Ekspresi Chandra berubah serius. “Kamu juga tahu situasi di Bumi. Manusia sedang menghadapi situasi yang mengerikan. Aku curi Pohon Bodhi bukan untuk diriku sendiri, tapi untuk seluruh manusia, agar manusia bisa bangkit lebih cepat.”“Ta-tapi itu harta klan kami yang paling berharga, fondasi utama kelangsungan hidup kami di Dunia Iblis.” Elsa menatap tajam Chandra dan berkata, “Nggak peduli demi siapa, aku harap kamu bisa kembalikan Pohon Bodhi itu.”“Se

  • Jenderal Naga   Bab 2780

    Pertarungan ini dimenangkan dengan susah payah. Namun, hasilnya memuaskan. Setelah menyepakati tiga aturan dengan makhluk yang datang dari luar, Chandra pergi ke Kota Bushu. Dia menemukan Paul, Jamal dan yang lainnya di sana. Mereka semua baik-baik saja. Setelah menyelesaikan semua masalah, Chandra pun membawa semuanya kembali ke Negara Naga.Chandra tidak menghiraukan manusia yang datang dari 3000 dunia tersebel. Dia telah mengamankan kesempatan bagi mereka yang berada di Gunung Bushu. Selama bukan di Gunung Bushu, mereka dapat menggunakan energi spiritual gunung yang melimpah untuk menekan kekuatan kutukan di dalam tubuh mereka.Sekarang, Chandra lebih mengkhawatirkan manusia biasa dan mereka yang memiliki tingkat kekuatan lebih rendah.Negara Naga.Di aula, Chandra duduk di kursi kebesarannya.Sandar memegang sebuah laporan di tangannya dan berkata, “Chandra, ini ada kabar terbaru. Kutukan sudah menyebar ke seluruh manusia. Sekitar tiga juta orang meninggal karenanya setiap hari. Se

  • Jenderal Naga   Bab 2779

    Sonia tersenyum lembut. Dia mengulurkan tangan, lalu mengelus kepala Amanda dengan lembut dan berkata, “Ceritanya panjang. Nanti, ya. Kuceritakan pelan-pelan.”“Oke,” jawab Amanda sambil mengangguk pelan.Pada saat ini, beberapa jenius dari alam semesta juga datang. Moko yang pertama tiba. Dia berdiri di samping, memandang Chandra yang terbaring di atas batu, fokus menyembuhkan lukanya. Moko tersenyum tipis dan berkata, “Chandra, beberapa tahun nggak ketemu, kamu jadi semakin kuat. Aku lihat pertarunganmu dengan Afa. Bahkan aku yang sekarang pun masih sulit untuk kalahkan kamu.”Moko mengira setelah berlatih keras selama bertahun-tahun, kekuatannya cukup untuk mengalahkan Chandra. Namun, setelah dia menyaksikan pertarungan Chandra dan Afa, dia menyadari kalau Chandra semakin menakutkan. Sekalipun dia mencapai Forma Perang tingkat lima, Moko belum tentu bisa mengalahkan Chandra. Hasil pertarungan mungkin akan sama seperti sebelumnya, dia yang kalah.Chandra hanya tersenyum tipis, tanpa

  • Jenderal Naga   Bab 2778

    Chandra melakukan percobaan awal Alam Pedang ketiga dan keempat, lalu menggabungkannya ke dalam alam pertama dan kedua, yang akhirnya melepaskan kekuatan luar biasa yang meningkatkan kekuatan seni pedangnya ke tingkat yang baru.Bahkan seorang jenius seperti Afa pun tidak mampu melawan ketika menghadapi seni pedang yang begitu menakutkan. Afa telah kalah. Tubuhnya dipenuhi luka. Setelah jatuh dari langit, dia tidak pernah bangun lagi.Chandra masih berdiri di udara, menunggu Afa bangkit. Detik demi detik, menit demi menit berlalu. Sesaat kemudian, setengah jam berlalu.Setengah jam kemudian, seseorang perlahan merangkak keluar dari reruntuhan di bawah sana. Orang itu adalah Afa. Afa kini telah keluar dari wujud transformasinya. Rambutnya acak-acakan, tubuhnya penuh dengan luka. Darah terus mengalir dari tubuhnya, membuat tampak sangat kacau.Afa duduk di atas batu dengan napas terengah-engah. Kemudian, dia mengeluarkan sebutir pil dan menelannya. Setelah lukanya lebih stabil, dia baru

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status