Masuk
Yarika sudah tinggal di Pavilion Pil selama beberapa zaman, jadi dia sudah cukup familier dengan situasi di sana. Namun, ada banyak area terlarang yang tidak bisa dimasuki oleh sembarang orang, bahkan seorang Tetua Tamu sekuat Yarika. Namun, semua larangan itu tidak berlaku untuk Banyu. Dia justru bisa memasuki banyak area sesuka hatinya. Bahkan dia bisa keluar masuk berbagai puncak utama tanpa halangan sama sekali. Oleh karena itu, Yarika selalu berusaha mengingat formasi dari puncak-puncak utama selama dia mengendalikan Banyu. Dia bisa menghancurkan semua formasi itu setelah mengingatnya. Dengan begitu, dia bisa menghancurkan semua formasi itu dengan mudah ketika perang besar pecah. Tanpa perlindungan dari Formasi Penjaga Gunung, maka Pavilion Pil akan menjadi tidak berarti. Tiga hari berlalu dalam sekejap mata. Chandra pergi meninggalkan Kota Langit menuju Kota Pil yang berada di luar Pavilion Pil. Kota Pil adalah kota terkuat di dunia ini. Keadaan Kota Pil cukup ramai hari ini.
“Senior Chandra, aku sudah beri perintah. Kalau Senior butuh sesuatu, katakan saja. Semuanya akan turuti permintaanmu.”Usai berkata kepada Chandra, Banyu langsung pergi. Namun, begitu dia berbalik, Chandra tiba-tiba merasakan aura kutukan dari tubuh Banyu.“Tunggu sebentar.” Chandra menghentikan Banyu.Banyu berbalik dan bertanya, “Ada apa?”Chandra memperhatikan Banyu. Baru saja, dia merasakan kehadiran kekuatan kutukan. Meskipun hanya sesaat, Chandra merasakannya dengan jelas. Namun sekarang, dia sedang memperhatikan Banyu dan tidak mendapati ada jejak kutukan pada Banyu.“Ng-nggak ada apa-apa. Mungkin aku yang salah. Sudah, pergilah.”“Baik.” Banyu mengangguk dan langsung pergi.Setelah Banyu pergi, Chandra masuk ke Istana Abadi. Kaisar Ceptra masih mengasingkan diri. Lembu Dewa juga masuk ke Istana Abadi dan berlatih di Ruang Waktu. Lembu Dewa adalah seorang prajurit Alam Kekaisaran, bahkan Alam Kekaisaran tingkat empat. Dia ingin memurnikan Air Tian yang dia dapatkan yang bisa me
Banyu telah tiba di lokasi yang disepakati, tapi dia tidak melihat siapa pun di sana. Dia pun memanggil dengan suara keras. Sementara itu, di kejauhan, Yarika sedang mengamati sekitarnya. Dia sedang mengamati apakah ada prajurit kuat Pavilion yang mengikuti Banyu. Setelah mengamati selama sekitar sepuluh menit dan tidak melihat siapa pun yang membuntuti Banyu, Yarika baru keluar dari persembunyiannya.“Guru.”Begitu melihat Yarika, Banyu segera berjalan mendekati perempuan itu. Dia yang merasa bingung langsung bertanya, “Sebenarnya ada apa ini, Guru? Kenapa ayahku bawa prajurit kuat Pavilion Pil ke Gunung Rika tempat Guru tinggal?”Yarika mengenakan gaun ungu panjang. Dia tampak begitu memikat dengan tubuhnya yang ramping. Parasnya cantik menawan, memancarkan pesona menggoda. Sambil menatap Banyu, sebuah tawa ringan lolos dari bibirnya.“Memangnya bisa terjadi apa? Sebenarnya, nggak ada apa-apa.”“Kalau begitu, kenapa kamu pergi dari Pavilion Pil?” tanya Banyu lagi. Nalurinya mengataka
Banyu bermaksud mencari Yarika untuk mendapatkan penjelasan. Namun, setelah mencari selama beberapa hari, Banyu tidak dapat menemukannya.“Senior, bahan-bahan yang aku janjikan sementara belum bisa kasih ke kamu. Tunggu ayahku keluar dari pengasingannya, aku akan kenalkan kamu ke ayahku. Sekarang ayahku yang pegang kendali Pavilion Pil. Butuh izinnya untuk dapatkan bahan-bahan tersebut.”Chandra mengangkat tangannya dan berkata, “Nggak perlu buru-buru.”Alasan Chandra masih berada di Pavilion Pil adalah untuk mengumpulkan bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membangkitkan Kaisar Ceptra. Kaisar Ceptra adalah prajurit kuat Alam Kekaisaran tingkat sembilan. Persyaratan untuk tubuh fisiknya sangat tinggi. Semakin kuat tubuh yang dibuat ulang, semakin kuat pula kekuatannya. Selain itu, kekuatannya akan pulih dengan semakin cepat.Pavilion Pil adalah kekuatan terkuat di dunia. Dengan bahan-bahan dari Pavilion Pil, Chandra telah menemukan sebagian besar bahan yang dibutuhkan. Sisanya akan jauh l
Pavilion Pil memiliki basis kekuatan yang dalam dan kokoh. Istana Hitam memang merupakan organisasi misterius yang pernah menimbulkan kericuhan besar dalam sejarah. Namun, jika Istana Hitam berani menunjukkan diri, Pavilion Pil pasti akan membuat mereka tidak akan pernah bisa kembali.“Selain itu, rahasiakan dulu masalah ini. Jangan sampai tersebar supaya nggak menimbulkan kekacauan,” perintah Darun.“Baik, akan kami laksanakan sesuai perintah Ketua.”“Bubar.”Darun mengibaskan tangannya. Para anggota inti yang ada di sana pergi satu per satu. Setelah mereka pergi, Darun terduduk lemas di kursinya. Wajahnya pucat pasi. Segel Durganya hancur. Meskipun dia belum mati, jika dia terus membiarkan Segel Durganya hancur, dia akan binasa. Tanpa berlama-lama, dia pun pergi mengasingkan diri.Chandra sama sekali tidak tahu hal ini. Chandra sementara tinggal di Kota Langit. Dia sudah tinggal di sana selama beberapa hari. Hari ini, matahari bersinar terang di luar. Chandra sedang duduk, istirahat
Tanpa berlama-lama lagi, Darun langsung pergi. Setelah itu, dia mengeluarkan perintah untuk mengaktifkan formasi pelindung Pavilion Pil. Untuk saat ini, siapa pun tidak boleh keluar masuk wilayah Pavilion Pil. Selain itu, Darun juga mengumpulkan semua prajurit kuat Pavilion Pil.Pavilion Pil adalah kekuatan paling menakutkan di dunia. Mereka yang memegang posisi inti di dalam Pavilion Pil adalah prajurit kuat sejati. Kalau bukan prajurit di Alam Kekaisaran, berarti ada di Alam Kaisar Semu.Pada saat ini, aula utama telah dipenuhi oleh ribuan prajurit kuat. Mereka semua adalah anggota inti Pavilion Pil. Yang terlemah juga sudah mencapai Kaisar Semu tingkat lima.“Kenapa ini, Ketua? Apa yang terjadi? Kenapa tiba-tiba mengaktifkan formasi? Kenapa tiba-tiba panggil semua prajurit kuat di Pavilion Pil?”“Pergi ke Puncak Rika. Tangkap semua makhluk hidup yang ada di Puncak Rika!” perintah Darun.Semua orang terkejut ketika mendengar perintah itu. Puncak Rika adalah tempat tinggal tetua tamu
Untuk menghadapi Afa yang begitu kuat, Nova tidak punya pilihan selain menggunakan jurus pamungkasnya. Begitu kekuatan Empat Hewan Keberuntungan di dalam tubuhnya sepenuhnya aktif, energi pedang yang mengerikan terwujud hanya dengan lambaian tangannya. Kekuatan itu melesat ke langit dan membentuk ke
Chandra menghela napas lega karena waktu yang berlalu tidaklah lama. Dia sangat khawatir akan waktu yang berjalan selama tiga puluh ribu tahun di Dunia Bencana, maka waktu yang sama juga berlaku di dunia luar. Tiga puluh ribu tahun adalah waktu yang sangat panjang dan terasa bagai selamanya bagi Ch
Nova tampak bingung dan bertanya, “Apa yang terjadi?”Nova sudah lama bersama Elsa, tapi Elsa tidak pernah mengungkit hal ini. Manik hitam Elsa berputar, melirik Chandra, Dorsi dan Gurji secara bergantian.“Benar bukan kalian?” tanya Elsa.Chandra mengangkat bahu dan berkata, “Aku nggak tahu apa yan
“Katakan saja,” ujar Harla tenang.Kemudian Josan berkata dengan cepat, “Aku ingin tahu lebih banyak tentang Pedang Suci Zuwei.”Harla berkata, “Entah sudah berapa miliar tahun Pedang Suci Zuwei menghilang. Jadi, bagaimana mungkin aku tahu benda yang sudah hilang selama itu?”Namun, Josan tidak sepe







