Share

Bab 2855

Author: Angin
“Milikku.”

Baru saja Elsa mengambilnya, ada seorang prajurit kuat datang. Telapak tangan Langga mengenai tubuh Elsa. Elsa langsung terhempas ke belakang. Namun, dia sudah menyimpan Keberuntungan yang di dapatkannya ke ruang penyimpanannya.

Chandra turun dari langit dan muncul di depan Elsa. Dia tertawa, lalu berkata, “Kamu beruntung sekali, langsung dapat.”

Elsa tersenyum usil, “Aku juga nggak menyangka. Aku sama sekali nggak berniat untuk merebut Jurus Pemurnian Tertinggi. Tapi siapa sangka, di
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Jenderal Naga   Bab 2855

    “Milikku.”Baru saja Elsa mengambilnya, ada seorang prajurit kuat datang. Telapak tangan Langga mengenai tubuh Elsa. Elsa langsung terhempas ke belakang. Namun, dia sudah menyimpan Keberuntungan yang di dapatkannya ke ruang penyimpanannya.Chandra turun dari langit dan muncul di depan Elsa. Dia tertawa, lalu berkata, “Kamu beruntung sekali, langsung dapat.”Elsa tersenyum usil, “Aku juga nggak menyangka. Aku sama sekali nggak berniat untuk merebut Jurus Pemurnian Tertinggi. Tapi siapa sangka, dia malah muncul di depanku.”Makhluk-makhluk lainnya menatap Elsa dengan wajah muram. Langga datang sambil mengulurkan tangannya dan berkata, “Berikan padaku.”Elsa berjalan ke belakang Chandra. Chandra menatap Langga dan berkata dengan nada meremehkan, “Barang yang sudah di tangan mana bisa diserahkan ke orang lain lagi. Terakhir kali kita bertarung tanpa pemenang yang jelas. Hari ini mari kita bertarung dengan adil.”Chandra melihat makhluk lainnya di arena dan berkata, “Sekarang yang lain jang

  • Jenderal Naga   Bab 2854

    Setelah melalui pertarungan yang begitu panjang, semua makhluk yang bertahan telah kehabisan sebagian besar kekuatan abadi mereka. Demi mempersiapkan diri untuk pertarungan selanjutnya, Moko memutuskan untuk tidak melanjutkan pertarungan. Dia berencana untuk beristirahat dan memulihkan kekuatan abadinya dulu.Demikian pula Langga dan Naima. Sekarang, mereka ingin pergi ke level berikutnya dengan aman. Oleh karena itu, mereka akan fokus memulihkan kekuatan mereka dulu di level ini.Wujira panik ketika melihat ini. Sementara itu, Chandra menatap Wujira yang memasang wajah muram. Chandra tertawa. Sekarang, tinggal Wujira seorang diri. Menyingkirkannya adalah hal yang sangat mudah.Chandra pun mengeluarkan Pedang Suci Zuwei dan melangkah menuju Wujira selangkah demi selangkah. Februari dan Gurji mengikuti di belakang.Begitu melihat tiga prajurit kuat berjalan ke arahnya, hati Wujira dipenuhi amarah. Jika dia tahu akan seperti ini jadinya, dia pasti akan memilih untuk tidak bertarung di le

  • Jenderal Naga   Bab 2853

    Sebuah kekuatan mengerikan memenuhi udara, memaksa semua makhluk untuk mundur. Pada saat ini, sebuah prasasti ajaib muncul di langit. Prasasti itu memancarkan kekuatan yang sangat dahsyat, yang menyebar dan melumpuhkan semua makhluk hidup, membuat mereka tidak dapat bergerak untuk sementara.“Hahaha. Itu milikku.”Moko tertawa terbahak-bahak. Dia pun cepat-cepat mengambil potongan giok itu dan menyimpannya. Dia menggunakan Prasasti Langit untuk menahan semua orang. Setelah Chandra dan yang lainnya berhasil membebaskan diri dari belenggu Prasasti Langit, 36 Jurus Bintang Iblis sudah diambil Moko.Setelah mendapatkan 36 Jurus Bintang Iblis, Moko segera mundur ke tepi arena. Dia melihat makhluk-makhluk di sekitarnya dan tertawa. “Saudara-saudara sekalian, orang yang berjodoh dengan teknik mahasakti kuno yang bisa mendapatkannya. Sekarang aku dapatkan 36 Jurus Bintang Iblis ini. Berarti aku berjodoh dengannya. Kalian nggak usah rebut. Toh, masih ada lagi di level selanjutnya. Mari kita lan

  • Jenderal Naga   Bab 2852

    Saat ini, hanya delapan orang yang tersisa di arena. Chandra, Februari, Gurji, Elsa, Moko, Langga, Naima dan Wujira. Si penjaga sudah datang. Pertarungan berhenti sementara. Semua mata seketika tertuju pada si penjaga.Si penjaga berdiri di tengah arena. Dia mengenakan jubah hitam panjang dengan tudung besar yang menutupi wajahnya, sehingga wajahnya tidak terlihat.“Zaman Hemel Kuno adalah zaman yang gemilang. Banyak prajurit kuat lahir di zaman itu. Kalau bukan karena langit dan bumi nggak mengizinkan, membuat mereka nggak bisa masuk ke Alam Kekaisaran dan menjadi leluhur agung, Zaman Hemel Kuno akan menghasilkan banyak leluhur agung,” kata si penjaga.“Sekalipun tanpa leluhur agung, ada banyak orang yang hampir setara dengan leluhur agung di Zaman Hemel Kuno. Para prajurit kuat tingkat atas ini mewarisi banyak jurus mahasakti. Dari sekian banyak jurus, hanya beberapa jurus terkuat yang ada di tempat peninggalan Hemel Kuno. Di beberapa tingkat terakhir dari arena 33 tingkat.”Setelah

  • Jenderal Naga   Bab 2851

    Hanya dalam hitungan beberapa detik, tubuh Afa terkena ratusan tebasan pedang. Setiap serangan menghabiskan energi kristalnya. Chandra juga sedang berspekulasi. Dia memperkirakan energi Afa hampir habis. Dalam waktu sekitar sepuluh menit, Afa pasti akan tersingkir.“Argh!” Afa meraung marah.Setelah itu, Afa mulai menggunakan jurus rahasia. Dia membakar pembuluh darahnya sendiri untuk mendapatkan peningkatan kekuatan. Setelah kekuatannya meningkat, dia mulai bertarung melawan Chandra lagi.Setelah membakar pembuluh darah, kekuatan Afa meningkat secara signifikan. Setidaknya membuatnya mampu melawan Chandra, juga bisa menembus pertahanan Tugu Langit Tanpa Batas dan melukai Chandra.Selama itu, Wujira dan Moko juga menemukan kesempatan untuk melancarkan serangan mematikan terhadap Chandra.Di atas arena, pertarungan terus berlanjut. Februari juga bertarung sengit dengan Langga. Mereka menggunakan berbagai jurus terlarang dari zaman kuno. Gurji dan Naima juga terlibat pertarungan. Sedangk

  • Jenderal Naga   Bab 2850

    Chandra mengerahkan kekuatan Tugu Langit Tanpa Batas. Energinya menyebar dan menahan gempuran serangan dari Moko dan Wujira. Namun di saat yang bersamaan, dia juga mengerahkan seluruh kekuatannya untuk menyerang Afa. Bagaimanapun juga, kekuatannya sudah jauh melampaui Afa. Bahkan Afa sampai tidak memiliki kesempatan untuk membalas serangan Chandra. Mungkin saja, Chandra sudah menghancurkan seratus Afa kalau saja tidak ada kristal di dalam tubuh Afa. Moko dan Wujira terus melancarkan serangan mereka. Wujira adalah sosok yang sangat kuat. Dia mampu membuat Tugu Langit Tanpa Batas melayang hanya dengan satu pukulan saja. Dia memanfaatkan momentum ini untuk menyelinap dan muncul di belakang Chandra lalu menghantam pemuda itu dengan pukulan dahsyatnya. Perhatian Chandra sepenuhnya tertuju kepada Afa. Dia sudah tidak lagi sempat menghindar ketika Wujira melayangkan serangannya. Sebuah tinju menghantam punggung Chandra dan menghasilkan lubang berdarah menganga di punggung Chandra. Tidak

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status