Teilen

34. Intimidasi Elroy

last update Veröffentlichungsdatum: 21.03.2026 09:08:12

Setelah pasangan suami istri itu selesai salat subuh berjamaah, Lana menyiapkan sarapan ringan berupa sandwich dan secamgkir kopi, Rey naik ke atas untuk berolah raga untuk mengelola emosinya. dipukulnya dan ditendangnya samsak itu hingga peluhnya berjatuhan.

"Rey, mandilah. Kita sarapan setelah ini." suara Lana berteriak dari lantai satu.

"Ya, Sayang. sebentar." jawabnya.

Lana merapikan baju koko yang dikenakan Reyner untuk ijab kabul dengan Kimmy nanti. Tanga
Lies dieses Buch weiterhin kostenlos
Code scannen, um die App herunterzuladen
Gesperrtes Kapitel

Aktuellstes Kapitel

  • Jerat Manis Istri Siri   131. Rencana Lana

    Sore itu, Lana duduk di ruang kerjanya yang berpenerangan redup, menatap layar monitor yang menampilkan real-time log activity dari sistem logistik perusahaan Reyner. Di sudut bibirnya, tersungging senyum tipis yang dingin saat melihat akun bernama "Mitha_Admin" baru saja melakukan perubahan status pada manifes pengiriman bernomor fiktif yang sengaja ia siapkan.​"Kena kau," bisik Lana sambil tersenyum miring.​Ternyata, pengiriman bahan mentah dari Afrika besok pagi hanyalah umpan. Berlian-berlian asli itu sudah aman berada di gudang rahasia Lana sejak dua hari lalu melalui jalur logistik pribadi yang tidak diketahui siapa pun. Dokumen yang sengaja ia biarkan "terbuka" di meja Reyner tadi pagi adalah jebakan fiktif dengan nilai asuransi yang sengaja digelembungkan untuk memancing kerakusan dan kelicikan Mitha.​Lana meraih ponselnya, lalu melakukan panggilan singkat. "Dante, umpan sudah dimakan. Siapkan tim hukum dan pastikan orang-orang di Bea Cukai

  • Jerat Manis Istri Siri   130. Reyner Mulai Jengah

    Di kantornya, Reyner mulai jengah saat Mitha terus memanggilnya "Mas" sejak identitas wanita itu sebagai adik tiri Lana terungkap. "Mitha, jaga profesionalisme kerja saat di kantor meski hanya ada kamu dan saya. Panggil Pak! Kamu paham tidak? Sudah berapa kali saya ingatkan?" Mitha mengerucutkan bibirnya, lalu mendekat ke meja Reyner dengan tatapan manja. "Galak sekali, Pak. Apa ini karena Kak Lana? Padahal dulu Bapak tidak keberatan." Reyner langsung berdiri, menciptakan jarak tegas saat Mitha mulai melangkah terlalu dekat. Ia merasa muak dengan gelagat wanita di depannya ini. "Segera verifikasi kiriman bahan mentah milik *L'Aura by Lana*. Kamu tahu, kan? Bisnis istriku adalah prioritas utama. Jangan sampai tertukar dengan dokumen manifes lainnya," perintah Reyner. Mitha tersenyum masam, tatapannya menyiratkan rasa tidak suka yang terpendam. "Tentu, Pak. Sudah diproses. Kalau begitu, saya permisi

  • Jerat Manis Istri Siri   129. Tiba-Tiba Kimmy

    Siang itu, setelah rapat selesai, Lana kembali ke ruangannya dan Dante telah menunggunya."Aku mengajakmu makan siang, apa kau keberatan? Maaf aku tidak mengabarimu, Lan."Lana tersenyum tipis sambil merapikan berkasnya. "Tentu, Dante. Kebetulan aku butuh suasana baru untuk membicarakan progres suplier Eropa. Mari, aku yang tahu tempat tenang di dekat sini."Di keheningan mobil Range Rover Dante, hanya terdengar sayup-sayup lagu dari platform musik. Lana sedang mengisi daya ponselnya saat sebuah pesan masuk muncul di fitur pop-up aplikasi hijau dari Kimmy."Lana, baru saja kukirim ya uang jajan untuk Eden. Btw makasih sebelumnya."Dante sempat membaca sekilas pesan itu. "Kimmy? Kimmy Cassandra?""Kamu kenal, Dante?" tanya Lana."Tidak terlalu. Dia dulu dekat dengan Reyner, kan? Mantan pacar Reyner?""Bukan, teman saja," jawab Lana singkat."Kau yakin? Mereka lengket sekali lho, seperti sepasang kek

  • Jerat Manis Istri Siri   128. Senjata Kerapuhan

    Lana berbalik, menghadap tepat ke arah Reyner. Ia melangkah satu langkah lebih dekat, memangkas jarak di antara mereka hingga aroma parfumnya yang elegan memenuhi indra penciuman suaminya. "Mas, aku dan Dante hanya bertemu sesekali dalam seminggu, itu pun di jam kerja. Dia investorku, dan kami sangat profesional. Tolong jangan mulai lagi," ucap Lana sambil menatap lurus ke dalam manik mata Reyner. "Aku sedang berusaha mengedepankan logika, padahal hatiku sebenarnya jauh lebih cemburu melihat kamu yang setiap hari berinteraksi dengan Mitha." Lana menjeda kalimatnya, memberikan penekanan pada setiap kata yang keluar. "Di sini seharusnya aku yang marah karena kamu sudah melakukan pengkhianatan kecil soal kontrak itu. Aku harap kamu bisa segera meninjau ulang keputusannya." Rahang Reyner mengeras mendengar istilah 'pengkhianatan kecil' yang dilemparkan Lana. Ia merasa seperti terdakwa di rumahnya

  • Jerat Manis Istri Siri   127. Konfirmasi

    Reyner turun ke lantai bawah, menatap dapur bersih dengan lampu yang telah padam. Istrinya sudah tidak ada di sana. "Lana sudah ke kamar sepertinya," gumamnya.Reyner pun segera menyusul dan benar saja, Lana tidur terlentang dengan penutup mata yang biasa ia gunakan. Reyner berbaring di samping istrinya; ia tahu Lana belum benar-benar tidur, tapi ia memilih tidak ambil pusing. Reyner memeluk Lana dan mengecup bahunya yang terbuka karena gaun tidur sutra itu."Selamat tidur, Lana. Maafkan aku," bisiknya. Kecupan terakhir mendarat di pelipis Lana, lalu ia langsung memberi jarak, sadar bahwa istrinya sedang tidak dalam suasana hati yang baik.Di balik penutup matanya, Lana masih terjaga sepenuhnya. Dadanya terasa sesak saat mendengar kata maaf yang meluncur begitu saja dari bibir Reyner."Maaf untuk apa, Mas?" batinnya getir. "Maaf karena sudah ingkar janji, maaf karena membiarkan Mitha menyentuhmu, atau hanya maaf agar beban pikiranmu hilang se

  • Jerat Manis Istri Siri   126. Berdebat

    Lana menghela napas panjang sebelum melangkah masuk. Sambil membawa clutch-nya, ia masuk ke kamar. Reyner melepas bajunya dengan membelakangi istrinya, lalu melenggang ke kamar mandi. Tak lama, Lana menyusul setelah berganti gaun malam. "Mas, kamu kenapa sih? Di sini seharusnya aku yang marah lho. Aset wanita lain disodorkan ke suamiku? Itu baru yang aku lihat, enggak tahu keseharian kalian di kantor bagaimana," ucap Lana pedas. Reyner menghentikan gerakannya di depan wastafel, lalu berbalik dengan tatapan tajam yang masih menyala. "Jangan memutarbalikkan fakta, Lan! Mitha itu bekerja, sedangkan kamu? Kamu sengaja membiarkan Dante menyentuhmu hanya untuk memancing emosiku, kan?" jawab Reyner dengan suara tertahan. "Kamu baru lihat sekali ini saja sudah jengkel, kan? Bagaimana denganku yang melihatmu mempekerjakannya selama empat bulan? Kamu bilang masa percobaanny

  • Jerat Manis Istri Siri   40. Akhirnya Mengaku

    Di kos sederhana itu, Lana sibuk menata bahan-bahan segar ke dalam kulkas mini yang ada di pantry kecil. Ia berencana memasak ayam teriyaki menggunakan panci listrik yang baru saja dibelinya. Ada pula rice cooker mini, beberapa sendok-garpu, gelas dan piring melamin yang ia

  • Jerat Manis Istri Siri   38. Di Semarang

    Reyner menepi sejenak di bahu jalan tol yang lengang, lalu menggenggam jemari Lana dengan erat. Tatapannya dalam, berusaha menghapus sisa-sisa kemarahan di wajah istrinya."Abaikan saja, Lan. Jangan biarkan mulut kotornya merusak perjalanan kita. Kita makan siang di rest area depan,

  • Jerat Manis Istri Siri   35. Reyner Poligami

    "Kau tidak setia karena sekarang kau masih berani menggodaku di sini, padahal kau sudah memilih dia!" sentak Lana kuat. Tanpa aba-aba, ia menghentakkan lututnya tepat ke arah pangkal paha Roy.Roy mengerang kesakitan, tubuhnya merosot sambil memegangi bagian pribadinya yang berdenyu

  • Jerat Manis Istri Siri   45. Rencana Pindah

    ​"Darimana kau tahu alamat Reyner di sini? Perasaan tak satu pun keluarga Papa Julian tahu letak persisnya. Kau memata-matai kami, ya? Dan apa tujuanmu kemari? Kau lupa, ya, kalau tidak ada bonding apalagi hubungan fisik dengan Rey?" desak Lana telak.​Kimmy menyesap es tehnya perla

Weitere Kapitel
Entdecke und lies gute Romane kostenlos
Kostenloser Zugriff auf zahlreiche Romane in der GoodNovel-App. Lade deine Lieblingsbücher herunter und lies jederzeit und überall.
Bücher in der App kostenlos lesen
CODE SCANNEN, UM IN DER APP ZU LESEN
DMCA.com Protection Status