Share

145. Klimaks

last update publish date: 2026-05-26 23:05:10

Reyner semakin gila mengendalikan permainan. Ia menarik kedua tangan Lana ke belakang punggung, menyatukannya dalam satu cengkeraman tangannya yang besar dan kuat, mengunci pergerakan istrinya hingga Lana benar-benar tak berdaya di bawah kuasanya.

Dengan posisi Lana yang terkunci, Reyner merapatkan tubuhnya dari belakang. Sembari menahan kedua tangan Lana, lengan kokohnya merengkuh bahu sang istri, memeluknya erat seolah enggan memberi jarak satu inci pun. Sementara itu, tangan
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Jerat Manis Istri Siri   145. Klimaks

    Reyner semakin gila mengendalikan permainan. Ia menarik kedua tangan Lana ke belakang punggung, menyatukannya dalam satu cengkeraman tangannya yang besar dan kuat, mengunci pergerakan istrinya hingga Lana benar-benar tak berdaya di bawah kuasanya.Dengan posisi Lana yang terkunci, Reyner merapatkan tubuhnya dari belakang. Sembari menahan kedua tangan Lana, lengan kokohnya merengkuh bahu sang istri, memeluknya erat seolah enggan memberi jarak satu inci pun. Sementara itu, tangan Reyner yang lain bergerak merayap naik ke leher depan Lana, melingkarkan jemarinya di sana dengan remasan yang semi-mencekik—tidak sampai menyakiti, namun cukup kuat untuk memberikan tekanan dominan yang mendebarkan dan menuntut kepatuhan total."Mas... ahh," Lana melenguh pasrah, kepalanya sedikit terdongak akibat tekanan di lehernya, menciptakan sensasi sesak yang berbaur dengan gairah yang kian memuncak."Kamu hanya milikku, Lana. Ingat itu," bisik Reyner parau tepat di teli

  • Jerat Manis Istri Siri   144. Slowburn

    Reyner menyentak kemejanya hingga beberapa kancing terlepas dan mencampakkannya sembarang tempat. Gerakannya tergesa, didorong oleh gairah yang sudah di ujung tanduk. Melalui tatapan sayunya, ia bisa melihat Lana benar-benar menikmati setiap sentuhannya—jauh berbeda dengan semalam saat sang istri menyambutnya dengan beban pikiran yang tertahan. Reyner menarik thong Lana ke bawah, melewati lekuk kakinya yang masih terbungkus pump heels. Bukannya langsung melakukan penetrasi, Reyner justru berlutut di lantai. Ia menumpu tubuhnya, lalu dengan perlahan mulai mengecup dan menjilati jemari kaki Lana yang bersih dan terawat. "Ughhh.... hmmmm,," desah Lana tertahan, kepalanya mendongak dengan mata terpejam erat sementara jemarinya mencengkeram pinggiran meja kerja demi menyalurkan sensasi menggelitik yang aneh sekaligus nikmat. Reyner mendongak, menikmati ekspresi pasrah istrinya sebelum kembali bangkit. Ia tidak ingin terburu-buru mer

  • Jerat Manis Istri Siri   143. Hukuman Untuk Lana

    "Maafkan aku, Mas. Aku sempat meragukanmu," bisik Lana di tengah tangisnya yang pecah, menenggelamkan wajahnya di dada bidang Reyner. Cengkeramannya pada kemeja sang suami mengerat, menyalurkan rasa bersalah yang sempat mengendap di hatinya. Reyner tidak langsung menjawab. Ia justru semakin mendekap tubuh Lana, membiarkan istrinya menumpahkan seluruh sisa sesak yang mengganjal. Tangannya yang besar bergerak lembut, mengusap punggung dan sesekali mengecup puncak kepala Lana dengan penuh kasih. Setelah beberapa saat, Reyner melonggarkan pelukannya sedikit. Ia menangkup wajah Lana dengan kedua tangan, lalu menghapus sisa air mata di pipi istrinya menggunakan ibu jari. "Hei, lihat aku," pinta Reyner lembut, memaksa mata amber yang sedang sayu Lana untuk menatapnya. Reyner tersenyum tipis, tatapannya begitu hangat dan penuh pengertian. "Jangan minta maaf. Kamu sama sekali enggak salah, Sayang. Wajar kalau kamu ragu se

  • Jerat Manis Istri Siri   142. 45 Menit Kemudian

    Lana melirik jam di sudut layar laptopnya. Pukul sepuluh pagi. Biasanya, pada jam seperti ini Reyner sedang sibuk-sibuknya memimpin rapat atau memeriksa berkas di kantor. Namun, Lana tahu ia tidak akan bisa fokus bekerja seharian jika tidak membagikan kabar ini sekarang juga.Dengan jantung yang masih bertalu karena rasa lega, ia mencari kontak suaminya dan menekan tombol panggil.Ponsel di seberang sana berdering. Satu kali, dua kali, tiga kali... Lana menggigit bibir bawahnya cemas, cengkeramannya pada ponsel mengerat. Tepat pada deringan keempat, panggilan itu tersambung."Ya, Sayang? Ada apa?" Suara berat dan serak khas milik Reyner terdengar di speaker. Ada latar belakang suara riuh rendah khas suasana kantor, namun nada bicara pria itu langsung melunak begitu menyapa istrinya.Mendengar suara itu, tenggorokan Lana mendadak tercekat. Air mata yang sejak tadi ditahannya kini mendesak keluar."Mas..." panggil Lana lirih, suaranya agak berge

  • Jerat Manis Istri Siri   141. Dan Hasilnya

    Pagi itu di galeri perhiasannya, sebuah notifikasi surel masuk ke laptop Lana. Ia menatap layar dengan binar cemas."Duh, jadi deg-degan. Dibuka sekarang enggak, ya? Atau tunggu nanti saja pas bareng Mas Rey?" gumamnya lirih pada diri sendiri.Pikirannya mendadak kalut. Badai gairah yang ia lewati semalam bersama suaminya ternyata tetap tidak mampu meredam kegelisahan yang membayangi sejak kemarin. Rasa penasaran dan ketakutan kini berebut tempat di dadanya, membuat jemarinya yang menggantung di atas mouse pad mendadak terasa dingin.Lana menarik napas dalam-dalam, mencoba menenangkan debar jantungnya yang kian berpacu. Setelah menimbang beberapa saat, ia akhirnya memutuskan untuk mengklik surel tersebut. Setidaknya, ia harus tahu isinya terlebih dahulu daripada tersiksa oleh asumsi yang berputar-putar di kepalanya sendiri.Dengan tangan yang sedikit gemetar, Lana mengarahkan kursor dan membuka pesan itu. Begitu deretan kalimat di layar terbaca ol

  • Jerat Manis Istri Siri   140. SexyBack

    Reyner menatap istrinya sesaat. Lengan yang mengalung di lehernya itu seolah menjadi lampu hijau dari Lana. Tanpa bicara, Reyner mulai mengecup leher jenjang istrinya, memberikan jejak godaan dengan kecupan dan gigitan kecil di sana.Tangan Reyner kemudian beralih menyentuh tali kimono tipis yang dikenakan Lana. "Boleh, kan?"Lana memejamkan mata, deru napasnya mulai tidak beraturan saat merasakan sentuhan Reyner di kulitnya. Ia menarik tengkuk suaminya agar semakin mendekat, lalu berbisik pelan tepat di telinga pria itu."Jangan bertanya lagi, Mas. Lakukan saja apa yang ingin kamu lakukan.""Nungging, Sayang. Aku ingin mengeksplorasi keindahan tubuhmu," bisik Reyner parau, menuntun Lana agar berbalik.Lana hanya menurut dengan napas yang masih memburu. Ia mengambil posisi merangkak di atas ranjang, membiarkan rambut panjangnya tergerai menutupi sebagian punggung. Dari posisi ini, ia bisa merasakan tatapan lapar Reyner yang menelusur

  • Jerat Manis Istri Siri   49. Mengejar Jalang Kecil

    "Mas, kamu ini! Masih saja main perempuan. Aku ini sedang mengandung anakmu, lho!" protes Kimmy sengit. "Mati-matian aku di sini menghadapi Reyner agar dia tunduk, tapi dia malah makin patuh pada istrinya. Eh, kamu sebagai bapak biologisnya malah tidak ada pedulinya sama sekali pada adik ang

  • Jerat Manis Istri Siri   48. Memata-matai

    "Aku... aku memata-matai kalian, Rey," jawab Kimmy akhirnya dengan suara pelan. "Memata-matai? Bagaimana caranya?" cecar Reyner, tidak puas dengan jawaban menggantung. "Itu pun tak penting, mana mungkin aku membeberkan pada kalian? Aku tidak bisa tenang di Jakarta sementara tahu suamiku sedang a

  • Jerat Manis Istri Siri   45. Rencana Pindah

    ​"Darimana kau tahu alamat Reyner di sini? Perasaan tak satu pun keluarga Papa Julian tahu letak persisnya. Kau memata-matai kami, ya? Dan apa tujuanmu kemari? Kau lupa, ya, kalau tidak ada bonding apalagi hubungan fisik dengan Rey?" desak Lana telak.​Kimmy menyesap es tehnya perla

  • Jerat Manis Istri Siri   40. Akhirnya Mengaku

    Di kos sederhana itu, Lana sibuk menata bahan-bahan segar ke dalam kulkas mini yang ada di pantry kecil. Ia berencana memasak ayam teriyaki menggunakan panci listrik yang baru saja dibelinya. Ada pula rice cooker mini, beberapa sendok-garpu, gelas dan piring melamin yang ia

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status