Compartilhar

Bab 13: Racun

Autor: Rianoir
last update Data de publicação: 2026-03-06 19:58:27

Ryan menarik tangannya perlahan.

Sesuatu yang dingin merambat dari ujung jarinya, naik ke pergelangan tangan, lalu menyebar ke seluruh dadanya seperti es yang mencair ke arah yang salah.

Wajahnya berubah dalam hitungan detik, senyum tipis yang tadi masih tersisa kini lenyap tanpa bekas.

Matanya menyipit.

'Racun.'

Satu kata itu saja sudah cukup untuk membuat seluruh pikirannya berhenti berputar, lalu mulai berputar lagi dengan kecepatan yang berbeda.

Lebih cepat. Lebih tajam. Lebih berbahaya.

D
Continue a ler este livro gratuitamente
Escaneie o código para baixar o App
Capítulo bloqueado

Último capítulo

  • Kaisar Iblis Gila Kembali Ke Kota   Bab 540: Persiapan Sebelum Berangkat

    Panglima Aldric memandang Ryan dengan semangat yang tidak bisa sepenuhnya dia sembunyikan."Sekarang kamu sudah resmi jadi Instruktur Kepala, mau aku minta seseorang membawa kamu langsung ke markas Batalion Garda Rahasia?" "Perkenalkan diri ke tim dulu, biar mereka tahu siapa yang akan melatih mereka ke depannya."Ia memang berharap Ryan bisa langsung mulai. Kompetisi antar-unit militer tahunan tidak lama lagi, dan Batalion Garda Rahasia sudah dua tahun berturut-turut terpuruk di peringkat bawah. Semakin cepat pelatihan dimulai, semakin baik."Belum." Ryan menggelengkan kepala. "Masih ada urusan yang harus diselesaikan di kawasan barat jauh. Nanti saja kalau sudah kembali."Panglima Aldric sedikit kecewa, tapi tidak mempersoalkannya. Dia mengangguk. Lalu seperti teringat sesuatu, mengeluarkan pertanyaan yang sudah ditahan sejak tadi."Oh ya, soal jabatan Pemimpin Aliansi Bela Diri. Sejak Silas Crane mati, posisi itu kosong. Bagaimana kalau kamu yang mengisi?"Di dunia Bela Diri K

  • Kaisar Iblis Gila Kembali Ke Kota   Bab 539: Menjadi Instruktur Kepala

    Ryan tidak membutuhkan penjelasan dari para ahli.Di luar gas alam dan minyak bumi, ada satu kemungkinan lain yang jauh lebih relevan baginya, lubang itu menyimpan Esensi Api. Esensi Api adalah nyala paling murni dan paling primitif yang ada, tidak akan padam dengan sendirinya, bahkan terus menguat seiring berjalannya waktu. Bukan sekadar api biasa, melainkan manifestasi paling awal dari energi bumi yang terkonsentrasi selama ribuan tahun.Dan tempat semacam itu adalah persis apa yang ia maksud dengan Nadi Bumi.'Tidak perlu dikonfirmasi lagi. Pasti itu.'Ryan mengambil surat pengangkatan dari atas meja dan menandatanganinya dengan tenang.Panglima Aldric melihat tanda tangan itu.Sesuatu di wajahnya akhirnya melunak sedikit. Dia berdiri, mengulurkan tangan, dan berkata dengan nada yang lebih resmi dari biasanya. "Selamat bergabung dengan Batalion Garda Rahasia, Instruktur Hartono. Mulai hari ini, kamu adalah Instruktur Kepala kami."Ryan menjabat tangannya dan mengangguk singkat.

  • Kaisar Iblis Gila Kembali Ke Kota   Bab 538: Api yang Tidak Pernah Padam

    Nadi Bumi sudah ditemukan?Ryan benar-benar tidak menyangka. Permintaan itu ia sampaikan kepada Panglima Aldric hanya secara sekilas, tanpa berharap terlalu banyak dalam waktu dekat. Tapi ternyata dalam waktu sesingkat itu sudah ada hasilnya.Tidak salah memang. Bukan sembarang orang, petinggi militer sekaliber Panglima Aldric.Meski hatinya sudah terlatih untuk tetap datar dalam situasi apa pun, tetap saja ada sesuatu yang berdesir di dadanya mendengar kabar itu. Kalau Nadi Bumi benar-benar ditemukan, ia bisa mencapai Ranah Pembentukan Fondasi. Dan begitu ia mencapai tahap itu, banyak metode yang selama ini tertutup baginya akan terbuka kembali sekaligus, mendorong kemampuannya ke level yang berbeda dari sekarang.Ryan meninggalkan Solus di rumah dan berjalan sendiri menuju Kompleks Pemerintahan Pusat.**Panglima Aldric duduk di balik meja lebar, mengenakan jas formal tradisional berwarna gelap.Sebuah peta kawasan terbentang di hadapannya, beberapa titik sudah ditandai dengan t

  • Kaisar Iblis Gila Kembali Ke Kota   Bab 537: Cincin dan Nadi Bumi

    "Aku menemui kawan lama. Kami makan malam bersama. Maaf, Ayah."Alasan itu sudah Ryan siapkan sebelum sampai di pintu.Hendrik mendengus pelan tapi tidak bertanya lagi. Elena melirik Ryan sekali, dalam, lalu mengalihkan pandangan ke Aira yang tidur di pelukannya. Ia tidak berkomentar apa pun, tapi sudut bibirnya bergerak tipis dengan cara yang tidak bisa sepenuhnya disebut senyum.Wulan meletakkan cangkir tehnya di meja dengan suara kecil yang rapi. "Ryan, Ayah dan Ibu sudah memutuskan. Besok kami pulang ke Kota Sentralis.""Semendadak itu?" Ryan duduk. "Tinggal beberapa hari lagi tidak apa-apa. Lagipula rumah kita...""Yang meledak itu rumah lama." Wulan melambaikan tangan santai seperti orang yang membahas sesuatu yang sudah tidak perlu diratapi. "Kamu masih punya villa di Teluk Sembilan Naga. Kami bisa langsung ke sana. Dan banyak hal yang perlu dipersiapkan di sana, Ryan.""Hal apa?"Wulan melirik Elena, lalu tersenyum lebar. "Pernikahan kamu dan Elena, misalnya. Pilih tanggal,

  • Kaisar Iblis Gila Kembali Ke Kota   Bab 536: Angin yang Tidak Tahu Diri

    Berita kematian Silas Crane sengaja ditekan oleh pemerintah.Nama Silas tidak muncul di surat kabar mana pun. Tidak ada pengumuman resmi, tidak ada pernyataan dari Aliansi, tidak ada penjelasan tentang apa yang terjadi di Gunung Vaelor. Bagi orang-orang biasa, hari itu berlalu seperti hari-hari lainnya.Tapi dunia Bela Diri Kuno di Garudapolis tidak bisa sepenuhnya dibutakan.Informasi merambat dengan caranya sendiri, bukan lewat berita atau pernyataan resmi, tapi lewat jaringan yang lebih tua dan lebih sulit diputus dari itu. Sebagian dari mereka, terutama master-master yang sudah lebih dulu mencium ketidakberesan Aliansi, memilih semakin menarik diri ke dalam pertapaan masing-masing setelah mendengar apa yang terjadi.Tidak ada yang berani bertanya.Tidak ada yang berani bersuara.**Di sebuah desa terpencil di kawasan barat Garudapolis, seorang pria tua berusia sekitar lima puluhan berlari tunggang-langgang di jalan tanah berbatu.Kakinya telanjang. Napasnya sudah tinggal separu

  • Kaisar Iblis Gila Kembali Ke Kota   Bab 535: Urusan Selesai

    Peti pertama menyimpan ramuan langka.Beberapa batang akar ginseng usianya ribuan tahun, warnanya merah tua dan hampir transparan, permukaannya halus seperti lilin yang sudah lama mengering. Di sampingnya terdapat batang-batang polygonum multiflorum yang sudah menghitam karena kematangannya sendiri, aromanya berat dan pekat bahkan dari balik segel petiknya.Bagi orang biasa, benda seperti ini hanya ada dalam dongeng. Bagi Ryan, nilainya lebih pada kegunaan praktis, tapi di dunia seperti ini, mendapatkan ramuan berkualitas setinggi itu tetap bukan perkara sepele. Ia menyapu isi peti pertama ke dalam cincin penyimpan tanpa banyak komentar.Peti kedua berisi botol-botol kecil dalam berbagai ukuran, masing-masing tersegel lilin berwarna. Ryan memeriksanya satu per satu dengan cepat. Semuanya dirancang untuk Ahli Bela Diri Kuno, efeknya berkisar pada penguatan tubuh dan pemadatan fondasi. Berguna, tapi tidak ada yang benar-benar istimewa.Sampai tangannya menemukan sebuah labu kecil di

Mais capítulos
Explore e leia bons romances gratuitamente
Acesso gratuito a um vasto número de bons romances no app GoodNovel. Baixe os livros que você gosta e leia em qualquer lugar e a qualquer hora.
Leia livros gratuitamente no app
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status