Share

Bab 3

Penulis: KarlTzy
last update Tanggal publikasi: 2023-11-02 22:54:40

'Rossa Saraspati! Nama panggung Kelselyn adalah Rossa Saraspati?'

Mata Neilsen mengerjap beberapa kali.

"Apakah ada foto Kelselyn yang bisa saya lihat?"

"Tidak ada, HJ Group sangat merahasiakan identitas Kelselyn, aku telah mencoba mencari fotonya dari sumber manapun, tapi tak menemukannya. Katanya ia adalah seorang perempuan yang sangat cantik."

Sangat sulit membayangkan, seorang desainer mobil yang menggemparkan dunia justru adalah seorang wanita, dan lagi seorang wanita yang sangat cantik.

Ini agak tidak masuk akal.

Wanita mana yang tertarik dengan mobil?

Kebingungan Santo itu tidak dihiraukan oleh Neilsen, ia hanya terus menatap nama Rossa di dokumen itu begitu lama, kedua matanya terpaku, membuat orang tak bisa menebak isi hatinya, tapi tanpa sadar tangannya mengetuk meja, satu-satu, bertempo, dan seketika membuat suasana ruangan kantor itu bingung.

"Tuan Neilsen?" sapa Santo.

"Aturkan saja, saya sendiri yang akan menjemputnya." ucap Neilsen.

Akhirnya Neilsen membuka mulutnya, kedua matanya itu menyiratkan sinar yang tak seperti biasanya.

'Rossa!'

Nama itu tidak buruk, namun apakah hanya kebetulan saja?

Enam tahun lalu tak seorangpun menemukan jasad Rossa di tengah-tengah api, pihak kepolisian mengatakan bahwa api terlalu besar dan jasad itu telah habis terbakar, namun Neilsen tak pernah memercayai bahwa Rossa sudah mati, dan sekarang Kelselyn ini justru bernama Rossa.

Dia tidak sabar untuk segera bertemu dengan desainer ini.

Santo sedikit melongo, sudah enam tahun ini tidak banyak orang yang Neilsen mau turun tangan untuk menjemputnya sendiri, namun ia hanya terbengong sedetik, buru-buru ia merespon, berbalik dan segera mengatur jadwalnya.

Ketika mobil tiba di bandara, pesawat yang ditumpangi Rossa baru mendarat.

Rossa menarik kopernya keluar dari pintu pemeriksaan. Rambutnya yang berwarna coklat indah terurai, tubuhnya yang indah sempurna, menarik semua orang yang ada di sana.

Sementara itu di sisinya ada seorang anak lelaki berpakaian baju kasual berwarna putih, kulit yang putih besih, bulu matanya yang panjang mengerjap-ngerjap, membuat orang memperhatikannya. Ia mengenakan topi berbentuk mulut bebek dengan terbalik, di mulutnya tersumpal sebatang lollipop, terus mengikuti Rossa, melihatnya yang begitu menggemaskan itu, namun matanya yang bulat indah itu membuat orang tanpa sadar tidak berani mendekat.

"Wandy, di sini adalah Manado, bukan Amerika, tolong kendalikan ekspresimu yang sombong itu, dan ikuti mami."

Rossa kewalahan dengan ekspresi anaknya itu, namun di sisi lain ia juga menyukainya.

Di saat Wandy Shen mengacungkan tangannya, ia semakin melihat bayang-bayang Neilsen di dalam dirinya. Terkadang mau tak mau ia harus mengaki kekuatan genetik, namun ia lebih berharap semoga Wandy lebih mirip dengannya.

"Mami, memangnya apa yang telah kulakukan?"

Wandy mengangkat bahu tanpa rasa bersalah dengan muka nakal.

Rossa hanya menggeleng sambil tertawa kecil, ia mengulurkan tangannya dan mengusap kepala anaknya sejenak.

"Jangan tunjukkan wajah yang membohongi seluruh dunia itu untuk merengek pada mami, kamu adalah anakku, apa aku tak tahu sifat aslimu? Mami peringati kamu, kali ini kita kembali ke Manado kamu harus bersikap baik, jangan membuat onar, dengar tidak?"

"Ah, mami kembali untuk bekerja, aku kembali untuk melihat tempat mami dibesarkan, aku tidak akan melakukan apapun. Mami, aku ini anakmu loh! Bagaimana bisa mami melarangku seperti melarang musuh."

Mulut Wandy yang kecil itu manyun tanda tak puas.

Rossa mengelus kepalanya lembut.

"Dasar kamu pintar bicara, mami hanya mengingatkanmu berapa kalimat saja. Ayo jalan, kita keluar dari bandara dulu, nanti mami akan menelepon Tante Linny, kita akan tinggal di rumahnya beberapa hari."

"Baiklah mami." Wandy tertawa bak malaikat, ia menggandeng tangan Rossa dan berjalan keluar.

Tiba-tiba, Wandy merasakan ada sebuah bayangan yang taka sing.

Orang itu 80% mirip dengannya, segurat bayangan yang dingin yang membuat orang bisa merasakannya dari kejauhan.

Orang ini harusnya Neilsen bukan?

Katanya orang ini adalah ayahnya?

Wandy diam-diam mengangkat kepalanya dan melihat kepada Rossa sekilas, ia melihat Rossa yang sedang mencari nomor telepon itu, tiba-tiba ia memeluk perutnya.

"Aih, mami, perutku sakit, aku ingin ke toilet!"

Mendengar anaknya memanggil, Rossa memalingkan kepalanya dan melihat Wandy tengah meringkuk sambil memeluk perutnya, wajahnya memerah, kakinya yang kecil itu tidak berhenti bergerak, sepertinya ia sudah tak tahan lagi.

"Mami akan pergi denganmu."

Sambil berkata demikian, Rossa hendak menggendong Wandy, namun tiba-tiba Wandy berlari pergi.

"Tidak perlu, mami, aku sudah tak tahan lagi, mami di luar saja tunggu aku, aku akan segera kembali." Wandy langsung pergi berlari secepat kilat.

Melihat tingkahnya itu, Rossa hanya bisa menggeleng-geleng lembut, sambil kembali mulai menelepon.

"Linny, ini aku Rossa, aku telah kembali."

Rossa menelepon Linny Lan sahabat baiknya itu, selama enam tahun ini mereka tetap berhubungan, sampai saat ini Linny telah menjadi seorang guru TK, ia begitu senang ketika mendengar kabar bahwa Rossa telah kembali.

"Kapan kamu kembali? Aku akan izin untuk menjemputmu, kamu masih di bandara?"

Linny kegirangan setengah mati.

"Tidak perlu menjemputku, aku membawa Wandy pulang, aku akan naik taksi saja dan langsung ke rumahmu."

Sambil berjalan, Rossa sambil terus berbicara, ia tak melihat orang di depannya, akibatnya ia menabrak orang tersebut.

"Maaf, aku tidak melihatnya."

Di saat Rossa sedang sibuk minta maaf, ia mengangkat kepalanya dan seketika itu juga terdiam.

'Itu dia, Neilsen! Ini Benar-benar takdir!'

Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Komen (1)
goodnovel comment avatar
Lina Lestari
ud mati terbakar tak ad yg menolong masa ia bisa hidup kembali tanpa ad penjelasan, cerita GAJE ...
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • Kasih Aku Kesempatan Sekali Lagi   Bab 380

    Lulu mendengar kalau neneknya mengatakan jika anak yang baik adalah anak yang berani mengakui kesalahannya dan berusaha untuk berubah setelah itu, seketika dia langsung membawa neneknya datang ke taman itu, dan menunjuk ke kedua peony yang paling disukainya. "Aku saat itu sangat marah, jadi aku melakukan semua ini." Pada awalnya nyonya Ye tidak merasakan ada yang aneh dari kedua bunga itu, tetapi setelah diamati dengan baik baru menyadari jika akarnya sudah dicabut oleh Lulu, kemudian meletakannya kembali ke dalam pot. Dia melihatnya dengan seksama lagi, sepertinya masih baik-baik saja, tetapi bunga peony adalah bunga yang sangat sensitif, jika sudah dicabut, bagaimana mungkin dia akan kembali hidup? Ini adalah dua peony yang paling disukai olehnya. Seketika hatinya seakan mau menangis. "Nenek, nenek mengatakan jika anak baik akan mengakui kesalahannya dan berubah, sekarang aku sudah tahu kesalahank

  • Kasih Aku Kesempatan Sekali Lagi   Bab 379

    Rossa yang berkata seperti itu, seketika membuat ekspresi di wajahnya Nyonyq Huo menjadi tidak mengenakkan. Dia tidak benar-benar tidak bisa memberikan pukulan kepada Rossa. Sekarang dia melihat kebencian di sorot mata Rossa, dia benar-benar menjadi cemas, dan dia merasakan apakah dirinya memang sudah keterlaluan, tetapi bagaimanapun juga dia adalah orang tua, jika dia membuka mulutnya dan mengakui kesalahannya kepada Rossa, tentu saja menurunkan harga dirinya. Nyonya Huo merasa terjerat, dan dia melenguh pelan, "Lebih baik kamu ingat baik-baik tentang perkataanmu hari ini, kelak, keluarga Huo tidak memiliki hubungan apapun denganmu." "Aku akan mengingatnya dengan baik, dan juga terimakasih karena 10 pukulan yang sudah nyonya berikan kepada Neisen." Setelah itu dia langsung menarik tangan Neilsen meninggalkan kediaman Huo. Meskipun nyonya Huo sudah berusaha menutup mulut semua pelayan, tetapi tetap saja hal ini masih tidak

  • Kasih Aku Kesempatan Sekali Lagi   Bab 378

    Saat nyonya Huo keluar, ekspresi di wajah Rossa langsung terlihat serius. Bagaimanapun juga Wandylah yang melakukan semua ini, dia juga tidak bisa bersikap keras kepada nyonya Huo."Nyonya Huo." Rossa berkata pelan. Saat Rossa berkata nyonya Huo, seketika membuatnya menjadi begitu canggung, tetapi dia masih bisa menimpali perkataannya."Kenapa? Apa kamu ada masalah denganku? Jika ada, maka katakanlah, kenapa malah meminta anak kecil untuk membuat rusuh ditempatku, apa kalian pikir keluarga Huo bisa kalian perlakukan seperti apa yang kalian inginkan? Rossa, aku peringatkan kepadamu, aku tidak mengakuimu, meskipun kamu meminta anakmu untuk membuat rusuh, aku tetap tidak akan mengakuimu! Jangan pikir hanya karena anakmu yang berulah, maka aku tidak akan menganggapnya seperti tidak ada yang terjadi, bagaimanapun juga itu tidak mungkin."Neilsen yang mendengar perkataan nyonya Huo penuh dengan duri, dia ingin mengatakan sesuatu, tetapi dihentikan oleh Rossa. Dia berkata dingin dengan seny

  • Kasih Aku Kesempatan Sekali Lagi   Bab 377

    "Ada apa ini? Apa yang kamu teriakkan?" Nyonya besar langsung keluar, tetapi tidak bisa menghentikan Neilsen. Rossa langsung menariknya dan berkata, "Lebih baik kita tanyakan masalah ini kepada Wandy, jangan bersikap kasar kepadanya.""Bersikap kasar? Anak-anak lain tidak akan bisa melakukan hal seperti ini, tetapi Wandy sanggup untuk melakukannya." Emosi Neilsen seketika memuncak. Anak ini benar-benar sedang mencari masalah untuknya. Wandy baru saja membereskan drone miliknya, dan mendengar Neilsen di luar yang berteriak memanggilnya, dia sedikit menciut, sedikit ketakutan.Nenek itu tidak mungkin berpikiran sempit seperti itukan, baru sebentar saja sudah melaporkan masalah ini."Kakak, bagaimana ini? Daddy sepertinya sangat marah." Lulu sangat jarang melihat Neilsen bisa semarah ini. Wandy sebenarnya juga merasa takut, tetapi dia masih sanggup untuk tersenyum, "Tidak apa-apa, kamu jangan keluar, ini adalah aku sendiri yang melakukannya, tentu saja aku sendiri yang akan mempertang

  • Kasih Aku Kesempatan Sekali Lagi   Bab 376

    Dikeluarkan dari keluarga Huo? Apa maksudnya?Wandy seketika mengerutkan keningnya. Dia sedikit banyak mengetahui masalah yang terjadi kepada Rossa, pada awalnya dia berpikir jika Rossa bisa berhubungan baik dengan keluarga Huo, dan dia juga akan memiliki nenek dan paman yang lainnya nanti, tetapi kenapa sekarang malah jadi seperti ini?Masalah Winata saat itu dia merasa begitu kesal kepada keluarga Huo, sekarang mereka malah mengusir Rossa dari keluarga mereka, seketika membuatnya manjadi geram. Maminya adalah orang yang begitu baik, kenapa keluarga Huo selalu memperlakukan maminya sejahat itu?Wandy membalikkan badan kembali ke kamarnya.Lulu yang melihat kakaknya kembali dengan penuh amarah langsung bertanya ingin tau, "Kakak, kenapa?""Tidak apa-apa, lanjutkan saja permainanmu."Dia membuka laptop miliknya, dan dengan cepat memasukkan kata kunci pencarian, dia masuk ke CCTV keluarga Huo. Tidak lama kemudian semua yang terjadi di keluarga Huo dan apa saja yang sudah Rossa terima dia

  • Kasih Aku Kesempatan Sekali Lagi   Bab 375

    Tindakan nyonya Huo terlihat seperti sedang mengusir Rossa. Timothy yang melihat pemandangan ini terlihat begitu terkejut."Ma, apa yang mama katakan?""Kamu diam! Jangan pikir aku tidak mengetahui maksud licik di hatimu, aku peringatkan kepadamu, mulai hari ini, keluarga kita tidak menerima cucu seperti dia ini. Kakakmu di surga sana juga tidak akan menyalahkan kita." Nyonya Huo memelototi Timothy dengan kesal.Rossa merasa dirinya sudah tidak kuat lagi, terutama amarah nyonya Huo yang tidak terbendung membuat hatinya begitu sakit."Meskipun aku membuat ibuku berada dalam bahaya, tetapi itu masih dalam pengawasanku. Aku tidak mengerti, kenapa kamu berbuat seperti ini kepadaku, dan begitu membenciku, sebenarnya kenapa?""Kenapa? Kamu masih tanya kenapa? Kamu yang memaksa ibumu pergi! Dia sudah menderita begitu banyak, dia masih hidup atau tidak, tidak ada yang mengetahuinya, apa dia bisa berpikir logis atau tidak, tidak ada yang mengetahuinya. Meskipun dia belum pernah membesarkanmu d

  • Kasih Aku Kesempatan Sekali Lagi   Bab 155

    Rossa takut mengganggu anak-anak, cepat-cepat keluar ruangan. Ryu melihat Wandy di depannya dan merasa kagum. Kalau dia dan Wandy benar-benar menjadi saudara, berarti Rossa akan menjadi ibunya kan? Tiba-tiba dia rindu ibunya.Sudah beberapa hari, dia belum melihat ibunya, juga belum menerima telepon

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-24
  • Kasih Aku Kesempatan Sekali Lagi   Bab 154

    "Dok, apa putra saya baik-baik saja?"Neilsen berdiri sambil menggenggam tangan Rossa, segera berjalan kearah dokter. Dokter melihat Neilsen dan Rossa, dan berkata kepada mereka."Tuan, Ryu baik-baik saja untuk saat ini, tetapi karena racun didalam tubuh Ryu sangat keras, bila tidak sampai ke rumah sa

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-24
  • Kasih Aku Kesempatan Sekali Lagi   Bab 144

    Bisa di bilang bahwa pernyataan Landy Zhao benar-benar mengulik segala opini itu dan membuat ekspresi Rossa sangat jelek di pandang mata."Apakah kau pikir aku peduli? Aku bahkan tak harus memastikan, apakah kau benar-benar berpikir bahwa kau bisa mengancamku dengan berbicara denganku? L

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-24
  • Kasih Aku Kesempatan Sekali Lagi   Bab 156

    Messie sambil melihat dokter, menggenggam botol obat di tangannya dengan erat, dia memasukan obat tersebut kemulutnya dengan cepat, tapi sekejap dicegat oleh dokter, dan merebut botol obat itu."Kembalikan! Kembalikan barangku kepadaku!"Messie dengan gila berusaha merebut botol

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-24
Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status