Share

Bab 510

Author: Darrel Gilvano
Setelah menutup telepon dari Yasmin, Jimmy tak bisa menahan senyuman tipis.

Sifat wanita itu benar-benar buruk. Sudah minta bantuan, masih saja galak. Memang perlu dididik!

Sambil berpikir demikian, Jimmy segera menghabiskan makanannya. Baru saja keluar dari tempat makan, dia langsung merasakan ada yang tidak beres. Perasaan sedang diawasi muncul begitu saja.

Hmm? Jimmy sedikit mengernyit. Jangan-jangan orang dari Keluarga Pratama? Bukankah Daffa sudah meminta damai lewat Argani? Masih berani ca
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter

Pinakabagong kabanata

  • Kebangkitan Pendekar Amnesia   Bab 675

    'Bisa nggak sih jangan nggak tahu malu begini?'Jangankan Yasmin, pada saat ini bahkan Yunan pun menatap Jimmy dengan ekspresi dingin. Untuk sesaat, Yunan bahkan hampir mencabut pedangnya.Serena jelas juga terkejut oleh syarat yang diajukan Jimmy. Namun setelah terdiam sejenak, Serena malah tertawa. "Hanya itu?""Ya." Jimmy mengangguk sambil tersenyum, lalu bertanya dengan penuh minat, "Kamu nggak marah?""Kenapa aku harus marah?" Serena tersenyum manis."Aku dengar dari Kakek dan Yasmin bahwa kamu adalah ahli kelas satu. Sepertinya bahkan lebih hebat daripada kakekku! Aku bukan hanya bisa sembuh, tetapi juga mendapatkan suami sehebat ini secara cuma-cuma. Kenapa aku harus menolak?"Mendengar perkataan Serena, Nargari sedikit tertegun.Setelah memikirkannya sejenak, dia langsung bertepuk tangan dan tertawa keras."Benar, benar! Serena benar sekali! Menantu sehebat ini mau dicari ke mana lagi! Sekarang dia malah datang sendiri ke depan pintu. Aku benar-benar nggak punya alasan untuk me

  • Kebangkitan Pendekar Amnesia   Bab 674

    Mendengar perkataan Serena, Nargari dan Yasmin juga langsung tersadar."Jimmy, kamu ... kamu benar-benar bisa menyembuhkan Serena?"Nargari langsung mencengkeram lengan Jimmy. Suaranya sampai bergetar. Di wajahnya terpancar ketegangan sekaligus kegembiraan. Dia benar-benar takut mendengar jawaban negatif dari Jimmy."Kamu benar-benar bisa menyembuhkannya?"Yasmin juga tampak sangat terkejut, tetapi tetap penuh keraguan. "Kamu tahu penyakit apa yang diderita Serena? Kamu ... sepertinya bahkan belum memeriksa nadinya, 'kan?"Yasmin bukan seorang dokter. Namun, dia masih memahami pengetahuan dasar. Setinggi apa pun kemampuan medis Jimmy, bukankah dia tetap harus memeriksa nadi pasien sebelum mengobati?Jimmy bahkan belum memeriksa nadi Serena tetapi sudah mengatakan bisa menyembuhkannya. Yasmin benar-benar tidak tahu apakah Jimmy yakin atau tidak. Jangan sampai Nargari dan cucunya kecewa nantinya.Jimmy tersenyum penuh percaya diri. "Tanpa periksa nadi sekalipun, aku sudah tahu penyakit a

  • Kebangkitan Pendekar Amnesia   Bab 673

    Biarkan saja dia!Mereka sudah bercerai. Tidak mungkin dia masih ikut campur dalam kebebasan Laura memilih pasangan, bukan?Setelah mengobrol singkat dengan Argani, Jimmy pun berpamitan dan pergi.Di tengah perjalanan, Yasmin kembali menelepon. Dia mengatakan bahwa Nargari diperkirakan tiba di Bataram sekitar pukul setengah sembilan pagi keesokan harinya. Jika tidak ada halangan, sebelum pukul sembilan mereka sudah bisa bertemu di vila.....Keesokan paginya, setelah Jimmy mengajak Yunan sarapan, sebuah helikopter terbang mendekati vila dan mendarat di luar.Begitu Jimmy dan Yunan sampai di depan pintu, mereka melihat Yasmin dan seorang lelaki tua berambut putih sedang mengangkat sebuah peti besi besar dari helikopter. Cara mereka mengangkatnya bahkan mirip seperti sedang mengusung peti mati.Jimmy dan Yunan saling berpandangan.Jangan-jangan Serena berada di dalam peti besi itu?Saat keduanya berjalan, air masih terus menetes dari peti besi tersebut. Tak perlu dipikir panjang pun suda

  • Kebangkitan Pendekar Amnesia   Bab 672

    Setelah jamuan berakhir, Argani secara pribadi mengantar Jimmy sampai ke pintu. Saat Jimmy hendak pergi, Laura dan Jasvin malah menghampiri mereka.Laura sama sekali tidak terpengaruh oleh kejadian sebelumnya. Dengan senyum manis, dia melangkah maju dan berkata, "Jimmy, bukannya kamu bilang mau perkenalkan aku sama Pak Argani?"Jimmy tertawa geli. Dia mengangguk ke arah Jasvin dan berkata, "Bukannya dia bilang dia yang akan perkenalkan ke kamu?""Dia?" Argani mengangkat pandangan ke arah Jasvin. "Kamu ... siapa ya?"Pertanyaan Argani itu langsung membuat Jimmy tak bisa berkata-kata. Orang ini tadi sepercaya diri itu mengatakan akan memperkenalkan Argani kepada Laura. Ternyata Argani bahkan tidak mengenalnya? Sandiwara pamer koneksi ini benar-benar kelewatan!Jasvin menatap Argani dengan canggung, lalu tersenyum meminta maaf."Saya Jasvin dari Keluarga Ongko di ibu kota provinsi. Saya memiliki beberapa kerja sama proyek di kawasan pengembangan bersama Pak Howard.""Oh!"Argani langsung

  • Kebangkitan Pendekar Amnesia   Bab 671

    Jasvin mengira Laura akan menamparnya lagi, sehingga tanpa sadar dia mundur selangkah.Laura langsung menarik Jasvin, lalu mengusap pipinya dengan lembut menggunakan telapak tangannya yang hangat. Dengan mata penuh kelembutan, dia berkata, "Pak Jasvin, kita ini teman! Aku sudah pernah merasakan akibat karena meremehkan Jimmy. Aku nggak ingin kamu juga mengulangi kesalahanku, apalagi sampai terjadi sesuatu padamu. Mengerti?"Di bawah belaian lembut Laura, Jasvin langsung merasa nyeri di wajahnya berkurang. Kemarahan di dalam hatinya juga perlahan mulai mereda. "Aku tahu kamu melakukan ini demi kebaikanku."Jasvin menggenggam tangan Laura. "Lain kali kalau ada sesuatu yang ingin dikatakan, bicarakan baik-baik. Jangan seperti ini lagi.""Aku juga nggak ingin begini, tapi aku harus menyadarkanmu." Laura menghela napas pelan. "Ingat baik-baik, Jimmy bukan musuh kita, setidaknya untuk saat ini bukan! Dengan kemampuan kita sekarang, kita sama sekali nggak punya modal untuk melawannya! Jangan

  • Kebangkitan Pendekar Amnesia   Bab 670

    Tamparan Laura itu langsung membuat Jasvin tercengang. Jasvin membelalakkan mata dan menatap Laura dengan linglung.Setelah beberapa saat, amarah mulai meluap di dalam dirinya. Jasvin mengepalkan tangannya erat-erat hingga seluruh tubuhnya gemetar karena marah.Kalau bukan dia yang membawa Laura ke sini, Laura tidak akan punya kesempatan menghadiri pesta Argani! Sekarang Laura malah berani menamparnya?Dia bahkan sudah bersiap untuk melangkah lebih jauh, tetapi malah ditampar oleh Laura? Dalam amarahnya, Jasvin tak lagi peduli untuk bersikap lembut kepada wanita.Plak! Jasvin membalas dengan tamparan keras ke wajah Laura. Laura meringis kesakitan, tetapi langsung membalas dengan tamparan lain ke wajah Jasvin.Laura yang sekarang sudah bukan lagi Laura yang dulu, yang penakut dan selalu mengalah. Dia bisa duduk semalaman di pemakaman liar tanpa rasa takut, bahkan bisa memancing seseorang ke tempat sepi, menyetrum orang dengan alat kejut hingga pingsan, lalu mencekik orang sampai mati.T

  • Kebangkitan Pendekar Amnesia   Bab 96

    Penipu? Mukhtar menatap Endaru dengan ekspresi bingung. Dia melihat kemampuan Jimmy dengan mata kepala sendiri. Bagaimana mungkin Jimmy adalah penipu?"Jadi kamu memang penipu ya!" Robin menepuk tangan sambil tertawa terbahak-bahak, menatap Mukhtar dengan wajah penuh ejekan. "Mukhtar, penglihatanmu

  • Kebangkitan Pendekar Amnesia   Bab 92

    Keesokan harinya, kabar bahwa Yasmin sedang mencari seseorang di Bataram langsung menyebar luas.Semua orang tahu, siapa pun yang bisa membantu Yasmin menemukan orang itu pasti akan mendapat keuntungan yang sulit dibayangkan.Untuk sementara waktu, banyak orang di Bataram seolah-olah berubah menjadi

  • Kebangkitan Pendekar Amnesia   Bab 81

    "Pura-pura saja terus!" Rafael mendengus sinis, lalu berkata, "Laura, menurutku hari ini dia memang nggak punya niat baik. Dia sengaja datang ke sini buat bikin keributan supaya menyeret Keluarga Sucipto!""Dia lagi balas dendam sama kamu! Sama seperti terakhir kali, waktu dia fitnah kamu selingkuh

  • Kebangkitan Pendekar Amnesia   Bab 82

    Begitu semua orang sadar kembali, kerumunan langsung gempar."Tsk, tsk, sampai bisa bikin Pak Howard dari Grup Horizon keluar sendiri buat menyambutnya. Pamornya benar-benar besar!""Orang sehebat itu malah datang naik skuter listrik, rendah hati banget ya?""Kamu nggak ngerti! Itu namanya percaya d

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status