Share

Bab 511

Author: Darrel Gilvano
"Ngapain kamu ke Nursala?" tanya Hajahat dengan bingung.

Jimmy tersenyum, lalu menceritakan kejadian malam ini.

Begitu mendengarnya, Hajahat langsung tertarik. "Pergi dong! Kenapa nggak? Mau ajak Yunan sekalian?"

Hal seru begini, mana mungkin dia mau ketinggalan.

"Dia nggak usah ikut deh!" Jimmy menggeleng sambil tertawa. "Biar dia lanjut ribut sama Yasmin aja. Lagian mereka berdua sama-sama lagi gabut."

"Bener juga!" Hajahat mengangguk setuju.

....

Nursala tidak jauh dari Bataram. Kedua kota it
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Kebangkitan Pendekar Amnesia   Bab 514

    Sekte Tanoewan? Mendengar suara itu, Jimmy dan Hajahat sama-sama terkejut, lalu menoleh ke belakang.Seorang lelaki tua berambut putih dengan jubah panjang muncul di belakang mereka. Di zaman sekarang, orang yang masih memakai jubah panjang itu hanya ahli sejati atau tukang pamer. Entah orang tua ini termasuk yang mana.Andika? Sekte Tanoewan? Andika itu orang Sekte Tanoewan? Sekte Tanoewan memang terkenal dengan senjata tersembunyi dan racun.Di antara aliran bela diri kuno, sejarah Sekte Tanoewan juga cukup panjang. Namun, seiring berkembangnya teknologi, banyak aliran bela diri kuno yang tak terhindarkan mengalami kemunduran.Sekte Tanoewan yang mengandalkan senjata tersembunyi dan racun justru paling terdampak. Lagi pula, kebanyakan orang berlatih senjata tersembunyi tujuh atau delapan tahun, tetap tidak lebih efektif daripada satu pistol.Sampai sekarang, Sekte Tanoewan seperti banyak aliran lain, hampir tidak lagi muncul dalam bentuk sekte. Sebagian besar sudah berubah menjadi be

  • Kebangkitan Pendekar Amnesia   Bab 513

    "Siapa sih kamu?" Hajahat menatap orang itu dengan penuh minat.Orang ini memang punya sedikit aura. Dilihat dari penampilannya, sepertinya juga seorang praktisi bela diri."Aku Andika!" katanya dengan wajah penuh kesombongan.Dia adalah menantu Rita, sekaligus andalan terbesar Keluarga Gumilang. Alasan Keluarga Gumilang bisa bangkit di Nursala sangat berkaitan erat dengannya."Andika?" Hajahat sedikit mengernyit, lalu melirik Jimmy. "Kamu pernah dengar?"Jimmy mengangkat bahu. "Kamu saja nggak pernah dengar, mana mungkin aku pernah."Tujuh tahun lalu dia pergi ke luar negeri. Selama lima tahun setelah kembali, ingatannya masih tersegel. Orang-orang yang naik daun dalam tujuh tahun itu memang jarang dia kenal.Sementara Hajahat sering keluyuran ke mana-mana, orang yang dia kenal banyak, yang pernah dia dengar tentu lebih banyak lagi. Kalau Hajahat saja tidak pernah dengar, kemungkinan besar dia juga tidak pernah."Ya sudah." Hajahat menggeleng sambil tersenyum. "Sepertinya cuma bocah t

  • Kebangkitan Pendekar Amnesia   Bab 512

    Suara Hajahat terdengar menggema. Meskipun di dalam rumah Keluarga Gumilang ramai dengan suara orang, suara Hajahat tetap menekan semua suara yang ada.Seiring suara Hajahat terdengar, suasana di dalam rumah Keluarga Gumilang seketika menjadi sunyi senyap.Mendoakan Nyonya Tua Gumilang masuk surga? Menikmati jamuan duka? Ini jelas bukan datang untuk memberi ucapan ulang tahun! Ini terang-terangan datang untuk mencari masalah!Setelah sempat tertegun sejenak, anggota Keluarga Gumilang yang berjaga di pintu untuk menyambut tamu langsung menunjuk Hajahat dan Jimmy sambil berteriak ke petugas keamanan keluarga, "Berani datang bikin masalah hari ini? Tampar mulut mereka! Tampar keras!"Namun, beberapa petugas keamanan hanya berdiri diam di tempat, dengan sedikit rasa takut di wajah mereka.Menampar? Mereka juga harus berani dulu! Putra sulung Rita ini memang belum pernah melihat Jimmy, tetapi mereka dua hari lalu ikut Rita pergi ke Kuil Dagura.Orang itu benar-benar kejam! Bahkan tangan nyo

  • Kebangkitan Pendekar Amnesia   Bab 511

    "Ngapain kamu ke Nursala?" tanya Hajahat dengan bingung.Jimmy tersenyum, lalu menceritakan kejadian malam ini.Begitu mendengarnya, Hajahat langsung tertarik. "Pergi dong! Kenapa nggak? Mau ajak Yunan sekalian?"Hal seru begini, mana mungkin dia mau ketinggalan."Dia nggak usah ikut deh!" Jimmy menggeleng sambil tertawa. "Biar dia lanjut ribut sama Yasmin aja. Lagian mereka berdua sama-sama lagi gabut.""Bener juga!" Hajahat mengangguk setuju.....Nursala tidak jauh dari Bataram. Kedua kota itu berdampingan. Lewat tol, kurang dari dua jam sudah sampai.Pagi hari setelah Jimmy dan Hajahat sarapan, mereka pun berangkat ke Nursala. Keluarga Gumilang adalah keluarga terpandang di Nursala.Kepala keluarga lama sudah meninggal beberapa tahun lalu. Sejak itu, Rita, Nyonya Tua Gumilang menjadi pemimpin keluarga.Hari ini adalah ulang tahunnya yang ke-70, jadi tentu banyak orang datang memberi selamat. Akibatnya, jalan menuju rumah Keluarga Gumilang pun menjadi macet."Wah, cukup megah juga y

  • Kebangkitan Pendekar Amnesia   Bab 510

    Setelah menutup telepon dari Yasmin, Jimmy tak bisa menahan senyuman tipis.Sifat wanita itu benar-benar buruk. Sudah minta bantuan, masih saja galak. Memang perlu dididik!Sambil berpikir demikian, Jimmy segera menghabiskan makanannya. Baru saja keluar dari tempat makan, dia langsung merasakan ada yang tidak beres. Perasaan sedang diawasi muncul begitu saja.Hmm? Jimmy sedikit mengernyit. Jangan-jangan orang dari Keluarga Pratama? Bukankah Daffa sudah meminta damai lewat Argani? Masih berani cari masalah dengannya?Sepertinya tidak mungkin. Sambil berpikir, Jimmy masuk ke mobil. Begitu mobilnya mulai jalan, sebuah mobil langsung mengikuti di belakang.Sekarang dia yakin dirinya memang sedang diawasi. Menarik! Sudut bibir Jimmy sedikit terangkat. Dia diam-diam menebak siapa yang mengawasinya.Semakin dipikir, tatapannya mulai menunjukkan pemahaman. Keluarga Gumilang! Kemungkinan besar orang-orang dari Keluarga Gumilang.Mereka pasti melacaknya lewat mobil ini. Mobil ini memang terlalu

  • Kebangkitan Pendekar Amnesia   Bab 509

    Mereka sudah bersusah payah, baru akhirnya bisa bertemu Hajahat. Sementara Jimmy cuma pergi pijat sebentar, malah bisa kenal Hajahat?Ini ... keberuntungan bajingan itu benar-benar luar biasa!Saat mereka masih saling memandang, Hajahat kembali menyuruh Rubah Perak memijatnya dengan tidak sabar.Rubah Perak tak punya pilihan, hanya bisa maju dengan terpaksa. Sementara itu, Yasmin langsung ditarik Yunan ke halaman dan kembali mulai bertarung.Baru beberapa jurus, Yunan langsung merasa ada yang tidak beres."Kamu sepertinya jadi lebih kuat?" Yunan menatap Yasmin dengan heran."Benar." Yasmin tersenyum tipis, mengangkat alis. "Aku sudah jadi petarung tingkat tujuh."Dia sendiri juga tidak menyangka, dua kali terluka justru membuatnya berhasil menembus tingkat tujuh. Ini benar-benar kejutan menyenangkan baginya."Petarung tingkat tujuh? Apa hebatnya?" Yunan mendengus, kembali menyerang. Gerakannya lebih tajam dari sebelumnya.Yasmin sedikit terkejut. Ternyata bukan hanya dia yang semakin k

  • Kebangkitan Pendekar Amnesia   Bab 11

    "Hm?" Mukhtar mendongak dan bertanya pada Jimmy, "Kamu paham ilmu medis? Apa kamu tahu apa yang terjadi padanya?"Jimmy tersadar, lalu mengumpat dalam hati karena asal bicara. Dia segera menggeleng dan berkata, "Aku nggak tahu ilmu medis. Aku hanya bicara tanpa pikir ...."Mendengar itu, Jaka langsu

  • Kebangkitan Pendekar Amnesia   Bab 13

    Inspirasi yang muncul tiba-tiba itu benar-benar berguna? Jimmy terkejut, tetapi segera menggeleng dan berkata sambil tersenyum, "Aku hanya asal ngomong, nggak kusangka itu akan berhasil.""Kamu terlalu rendah hati." Argani tidak percaya bahwa Jimmy hanya asal bicara. Dia bertanya lagi, "Boleh aku ta

  • Kebangkitan Pendekar Amnesia   Bab 12

    Dalam perjalanan pulang, Jimmy kembali memikirkan berbagai dugaan dalam hati. Apa jangan-jangan sebelum kehilangan ingatan, dia adalah seorang dokter? Apa dia pernah menyelamatkan nyawa Yahya, makanya Yahya bersikeras menikahkan Laura dengannya?Pemikiran ini membangkitkan antusiasme Jimmy. Setelah

  • Kebangkitan Pendekar Amnesia   Bab 18

    Itu Yasmin! Jimmy merasa kesal sekaligus pusing. Kenapa bisa bertemu wanita ini di mana-mana? Baru dua hari, tetapi sudah bertemu empat kali. Pantas saja dia bisa punya perjanjian pernikahan dengan wanita ini.Benar-benar berjodoh. Hm, lebih tepatnya jodoh buruk!"Dilihat dari ekspresimu, sepertinya

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status