مشاركة

Bsb 25 bos??

مؤلف: Miss Luxy
last update تاريخ النشر: 2025-11-11 13:26:49
Tepat pukul dua pagi, Ramli sudah berada di kamarnya. Pria itu istirahat dan terlihat senyum-senyum sendiri setelah apa yang terjadi hari ini bersama istri majikannya.

Tak pernah terpikirkan olehnya akan melakukan hal seperti itu bersama wanita yang sudah bersuami.

"Hmmm, dia memang bukan perawan, tapi hanya dengannya aku bisa merasakan kepuasan yang maksimal! Dia tidak seperti wanita-wanita lainnya, sepertinya aku harus mendapatkan dia dengan cara apa pun, tidak peduli dia sudah punya suami
استمر في قراءة هذا الكتاب مجانا
امسح الكود لتنزيل التطبيق
الفصل مغلق
تعليقات (17)
goodnovel comment avatar
budiman thea
ceritanya bikin penasaran
goodnovel comment avatar
Elmon Sanam
...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️
goodnovel comment avatar
Neng Uar
ternyata Ramli CEO ya
عرض جميع التعليقات

أحدث فصل

  • Ah! Mantap Mas Ramli   Bab 497 menerima undangan

    "Pras, tapi itu anakmu! Darah dagingmu!" sahut Pak lurah. "Bukan! Aku tidak pernah yakin kalau itu adalah anakku. Ada Mas Agus yang ikut andil juga, kenapa harus aku yang dituduh! Enak sekali tinggal nuduh orang!" bantah Pras atas pernyataan dari hasil tes DNA itu. "Kamu jangan sembarang ngomong, Pras. Hasil tes DNA itu berdasarkan data-data yang akurat dan diteliti oleh dokter yang ahli di bidangnya. Jadi nggak mungkin hasilnya bohong. Seharusnya kamu bersyukur bisa punya anak meskipun caranya salah, dan kamu kudu bisa menerima kenyataan ini. Toh, anak itu tidak berdosa, kamu dan masmu itu yang sinting!" oceh Pak lurah menasehati anaknya yang benar-benar tidak mau peduli. "Kalian itu kok bisa-bisanya main sama satu cewek di lubang yang sama. Apa itu namanya kalau bukan cah sableng! Untung ada Tuan Aland yang akhirnya membuat kalian mendapatkan ganjarannya, kalau tidak, seumur hidup bapak pasti menanggung malu dan dosa gara-gara perbuatan mesum kalian!" lanjut Pak lurah seraha me

  • Ah! Mantap Mas Ramli   Bab 496 aku tidak peduli

    Ani makin sedih melihat Nyonya Ratna yang begitu bersedih. Sepertinya wanita itu menutupi kesedihannya selama bertahun-tahun. Bahkan Aland sekalipun tidak tahu jika sang Tante pernah melahirkan. "Saya mengerti perasaan, Nyonya. Ini memang tidak mudah. Semoga suatu hari nanti Nyonya bisa bertemu dengan anak nyonya lagi," kata Ani menguatkan. "Tapi itu tidak mungkin. Putraku sudah pergi jauh entah dibawa kemana. Aku hanya memiliki foto saat dia masih berusia satu hari, hanya itu yang bisa mengobati rinduku padanya," kata Nyonya Ratna seraya menyeka air matanya. Ani tahu betul jika Nyonya Ratna teramat merindukan anaknya. "Tidak ada yang tidak mungkin, Nyonya. Jika Tuhan sudah berkehendak, kita tidak bisa menolaknya. Semoga nyonya dan anak nyonya bisa bersama lagi," katanya Ani sambil tersenyum memberikan semangat. Nyonya Ratna pun tersenyum. Ternyata Ani memang sudah banyak berubah. Wanita itu terlihat lebih dewasa dalam berpikir. "Terima kasih banyak, An. Aku bangga padamu.

  • Ah! Mantap Mas Ramli   Bab 495 hamil di luar nikah

    "Iya, Vin. Sekarang Tante sedang menemani dia. Kasihan, dia kesakitan sekali! Tante bisa rasakan itu! Karena Tante juga pernah melahirkan. Emm maksudnya Tante bisa merasakan bagaimana wanita yang sedang melahirkan itu!" ucap Nyonya Ratna seolah wanita itu pernah melahirkan. Padahal diketahui wanita itu tidak memiliki anak meskipun ia seorang janda. "Iya, Tante. Ya Tuhan, semoga Ani dan bayinya selamat. Aku ikutan panik," balas Vina sambil mengusap perutnya. Ia tahu bagaimana paniknya seorang wanita yang hendak melahirkan. "Iya Sayang. Tante juga berharap kamu segera melahirkan!" kata Nyonya Ratna. Di saat itu, Ani yang sedang menunggu kontraksi penuh, ia ingin sekali bicara dengan Vina. Nyonya Ratna mengerti dan ia mengizinkan Ani untuk berbicara dengan Vina. "Vina, Ani ingin bicara!" Mendengar itu, Vina segera mengiyakan permintaan wanita itu. "Halo, Mbak Vina!" Suara Ani terdengar lemah namun ia berusaha untuk kuat. "Ani, Ani kamu baik-baik saja, kan? Kamu harus kuat y

  • Ah! Mantap Mas Ramli   Bab 494 harus berhati-hati

    Tak berselang lama, mobil Mercedes Benz yang ditumpangi oleh Aland Orlando tiba di depan gedung bertingkat itu. Seorang pria sudah menunggunya. Iya, Erick Hermawan sudah tidak sabar untuk berjumpa dengan suami Vina itu. Aland turun bersama sang asisten. Pria itu melihat Erick Hermawan yang sedang berdiri di depan kantornya. Sepertinya pria itu baru saja datang. Saat Aland hendak menemui pria itu, Romi membisikkan sesuatu pada sang bos. "Anda harus berhati-hati, Bos. Kita harus tetap waspada meskipun dia terlihat baik!" Aland terdiam sejenak. Pria itu memang tidak pernah mendengar berita miring tentang Erick. Tapi ucapan Romi cukup membuatnya berpikir lagi. Aland melanjutkan langkahnya. Di sana, ia sudah disambut hangat dengan sebuah senyuman. Seorang pria yang berusia sama dengan istrinya, terlihat sangat antusias menunggu nya. "Halo Tuan Aland! Senang sekali bisa bertemu dengan Anda!" kata Erick mengawali obrolan mereka sambil mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan.

  • Ah! Mantap Mas Ramli   Bab 493 tidak boleh memiliki

    Aland merasakan sensasi yang ditarik tapi rasanya sangat nyut-nyutan. "Salah sendiri! Kamu yang mulai duluan!" sahut Vina. "Ya aku kan gemes, aku belum puas mimik cucu kamu. Keburu anak kita lahir, aku mimik apa dong!" jawab Aland yang masih enggan pergi. Ia masih betah menggoda istrinya yang baginya terlihat cantik dan lucu. Apalagi saat itu Vina sedang memakai daster selututyang membuat penampilannya makin gembul. "Ya udah masih banyak susu yang lainnya, Mas. Kamu bisa minum sepuasnya. Tuh, kayak susu kambingnya si Wiwik yang ada di kampung. Malah menyehatkan!" kata Vina sambil menyilangkan kedua tangannya. "Iya juga sih. Tapi aku nggak suka rasanya. Rasanya bau puting kambing!" seloroh Aland tanpa dosa. Kali ini Vina tertawa kecil mendengar pengakuan suaminya. "Memangnya kamu tahu rasanya puting kambing? Pernah minum langsung dari sumbernya?" tanya Vina yang masih penasaran dengan jawaban suaminya. "Hehehe ya nebak-nebak aja sih. Namanya juga susu kambing. Pasti khasiatn

  • Ah! Mantap Mas Ramli   Bab 492 dasar pikun!

    Vina tersenyum sumringah mendengar jawaban suaminya. "Bener, dua bulan kamu sanggup bobo sendiri tanpa aku?" goda Vina. "Ya harus bisa. Kamu sendiri yang ngomong tadi kalau kamu minta dua bulan buat aku bisa! Padahal sebenarnya aku nggak mau seperti itu!" Kalimat terakhir yang Aland katakan, seketika membuat Vina melototkan matanya. "Apa katamu?" sahut wanita itu. Aland mendadak terkejut dan ia ingat-ingat apa yang baru saja ia katakan. "Ohhh iya, maksudku aku mau puasa dua bulan kok. Kan semua itu demi kamu dan anak kita!" jawab Aland sambil mengulum senyumnya. Vina memutar bola matanya dan ia tahu jika suaminya sedang putra setuju. **** Sementara itu di tempat lain jauh dari luar negeri. Seorang pria tampan sedang menatap foto seorang wanita. Pria berwajah tegas dan bertubuh proposional itu sepertinya sedang merencanakan sesuatu. "Aku akan datang. Vina, tunggu kedatanganku!" gumamnya sambil tersenyum miring. Iya, foto yang ia pandangi itu adalah foto Vina saat masih muda

فصول أخرى
استكشاف وقراءة روايات جيدة مجانية
الوصول المجاني إلى عدد كبير من الروايات الجيدة على تطبيق GoodNovel. تنزيل الكتب التي تحبها وقراءتها كلما وأينما أردت
اقرأ الكتب مجانا في التطبيق
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status