Share

Apakah Gratis?

Author: RajaFantasi
last update publish date: 2026-01-16 15:04:50

Setelah melaporkan keberhasilan misi mereka di desa Sukahati, Dien, Freya, dan Aamon pulang ke rumah masing-masing. Tiga orang itu pulang tanpa saling bertegur sapa, tanpa mencoba mengakrabkan diri, atau hanya sekedar berbasa-basi. Mereka bertiga tampak seperti orang yang tidak saling kenal.

Dien kembali jalan-jalan di pasar tradisional untuk menemui nenek Rose, demi mendapatkan beberapa pencerahan tentang ilmu ramalan. Setelah berjalan dan menelusuri pasar selama satu jam, Dien akhirnya melih
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Kegelapan dibalik Kedamaian   Eira Bantu Aku!!!

    Monster iblis tingkat 1 membangkitkan energi iblis yang bersifat jahat dan haus darah. Monster iblis tingkat 2 memiliki regenerasi super dan bisa melakukan regenerasi secara otomatis, tanpa perlu diperintah oleh otak. Monster iblis tingkat 3 memungkinkan monster iblis berubah menjadi gumpalan energi iblis yang bisa masuk kemanapun layaknya hantu. Monster iblis tingkat 4 memungkinkan monster iblis dapat meniru dan menyamar menjadi manusia. Monster iblis tingkat 5 membuat monster iblis dapat mengendalikan energi alam dan menggunakannya untuk menciptakan sihir yang berhubungan dengan energi alam. Dan monster iblis tingkat 6 memberikan iblis kemampuan energi iblis tak terbatas saat malam hari. Warga desa melihat petir terus menyambar area yang sedang didatangi kelompok pemburu monster ke-3 yang dipimpin kapten Waden. Dari kejauhan warga desa dapat merasakan betapa mengerikannya tempat tersebut. Beberapa warga desa bahkan berencana untuk memeriksa, namun entah mengapa setiap kali mereka m

  • Kegelapan dibalik Kedamaian   Masa Lalu Sang Monster

    Wanita iblis laba-laba melancarkan tusukan kuku beracun ke leher Dien, namun Dien menunduk menghindar dan melepaskan tinju guntur saketi ke perut bawah sang lawan. Iblis wanita itu menyemburkan racunnya yang sangat kuat dan bersifat korosif, memaksa Dien untuk mundur menjauh dan menjaga jarak. "Cakar petir hitam!" Pekik Dien mengayunkan tangan menciptakan cakar petir hitam. Wanita iblis laba-laba menghentakkan kaki ke tanah menciptakan dinding pelindung, lalu memukul dinding tanah menciptakan tusukan tombak lurus dari dinding tanah tersebut. Dien dengan reflek menghindar ke samping, lalu bergerak cepat dan teleportasi di belakang sang wanita iblis. BANG! Wanita iblis menjadi gumpalan energi, membuat tinju guntur saketi Dien menghantam dinding tanah. Dien mengarahkan tangannya ke samping, petir dari langit langsung turun menghantam tanah yang bertepatan dengan gumpalan energi wanita iblis lewat. Sambaran petir itu membuat sang wanita iblis terluka cukup parah dan keluar dari bawah

  • Kegelapan dibalik Kedamaian   Klon Yang Merepotkan

    Ledakan api raksasa yang menghancurkan gua dan menciptakan kawah besar itu berakhir tanpa meninggalkan jejak apapun. Di tengah kawah besar yang tercipta akibat ledakan terlihat kura-kura bayangan yang terluka cukup parah, tubuhnya seperti kertas yang dibakar. Kura-kura bayangan itu perlahan-lahan menjadi butiran abu, lalu menghilang dan kembali ke dalam buku 100 bayangan. Dien batuk-batuk menghirup asap pekat akibat ledakan. Pria itu melihat sekelilingnya yang rata dengan tanah dan hanya menyisakan beberapa orang saja yang selamat. Dimana mereka semua ditutupi abu debu yang sangat tebal. Kapten Waden yang tidur telungkup segera berdiri dan batuk-batuk sembari memukul-mukul bajunya yang kotor. Kapten melihat Dien dengan tatapan tidak percaya sekaligus lega. "Kamu memang bocah sialan! Jika kami tidak memakai cincin ini, maka kami juga akan hancur menjadi abu akibat sihirmu itu. Sepertinya kamu tidak pernah memikirkan keselamatan kami." Ucap kapten Waden marah. "Untuk apa aku memikir

  • Kegelapan dibalik Kedamaian   Monster Iblis Mode Manusia

    Eira dipaksa berpisah dari rekan-rekannya. Wanita muda itu kini berada di sebuah ruangan yang cukup luas dengan empat lorong gua. Eira langsung waspada ketika mendengar suara langkah kaki yang tidak beraturan dan banyak, lalu menoleh ke kanan dan menatap lorong gua yang ada di sisi kanannya tersebut. Seekor monster iblis laba-laba keluar dari lorong gua dan berlari lurus ke arah Eira. "Apa?" Pekik Eira kaget, lalu menyingkir ke samping dengan cepat menggunakan energi petir. Laba-laba iblis itu menabrak dinding hingga hancur dan menggetarkan gua, lalu melompat tinggi dan menghilang dalam kegelapan langit-langit gua. Beberapa saat kemudian, laba-laba iblis itu menghantam tanah hingga menciptakan retakan besar. Sebuah hantaman yang ditujukan kepada Eira. "Tombak tanah!" Eira berhasil menghindar, lalu melepaskan serangan sihir tombak tanah. Laba-laba iblis itu meludahkan jaring lengketnya, mencoba menangkap Eira hidup-hidup. Eira memotong jaring laba-laba itu dengan tebasan angin, l

  • Kegelapan dibalik Kedamaian   Terpisah

    Saat mereka melangkah masuk, gua tiba-tiba bergetar hebat dan mulai bergerak memisahkan diri seperti kepingan puzzle. Dien dengan cepat mengulurkan tangan untuk meraih tangan Eira yang meminta bantuan. Disisi lain Dien sendiri perlahan-lahan dijauhkan dari rekan-rekannya tersebut. "Tolong aku!" Pekik Eira berusaha meminta bantuan kepada Luke yang lebih dekat. Jarak dua orang itu pada akhirnya semakin menjauh. Luke dengan cepat berusaha mendekat, namun gua yang bergerak menghalangi langkahnya. Selain mereka, kapten Waden, Kateline, dan Dien juga dibuat menjauh satu sama lain. "Apa yang terjadi?" Ucap Dien berusaha melangkah mendekati Kateline yang memiliki jarak lebih dekat dengannya daripada yang lain, namun kakinya dibuat keseleo dan dibawa ke sisi lain. Dien menggunakan perisai energi untuk menahan beberapa batu gua yang berjatuhan dari langit-langit gua. Pandangan Dien dibuat kabur akibat asap debu bongkahan batu yang berjatuhan, ketika berhasil melihat dengan jelas Dien menyad

  • Kegelapan dibalik Kedamaian   Gua Buatan

    Dien melangkah sedikit jauh ke dalam hutan yang sebagian kecil wilayahnya ditumbuhi pohon sawit yang baru berusia 1 tahun. Dien terus melangkah masuk ke dalam hutan hingga menemukan beberapa jejak kaki yang berukuran besar. Dien mengikuti jejak kaki raksasa tersebut hingga menemukan sebuah gua yang jaraknya 6 km dari pemukiman warga. Gua itu tertutup akar dan daun pohon yang sangat serut dan tidak beraturan. "Ada gua di hutan yang berdekatan dengan pemukiman?" Batin Dien melihat gua, lalu melangkah mendekat. Dien melihat ke dalam gua yang suram dan dipenuhi rumput liar tersebut. "Kamu mau kemana?" Tanya Luke yang sudah berada dibelakang Dien dengan senyuman dan menepuk lembut bahu Dien. Luke melihat gua tersebut, lalu melihat Dien dengan senyuman aneh. "Hancurkan saja gua ini, tidak perlu masuk." Ucap Luke mengeluarkan beberapa bom dari gulungan segel miliknya, lalu melemparnya ke dalam gua dan memicu tombol ledakannya. BOOM! BOOM! BOOM! DUAR!!!Gua itu langsung hancur dari d

  • Kegelapan dibalik Kedamaian   Cincin Lima Elemen Kesatuan

    Setelah ledakan berakhir, kapten Waden menarik sihir ratusan tombak tanah raksasa miliknya, membuat matahari yang tertutup tombak tanah raksasa kembali menyinari area pertarungan, dan terlihatlah area tersebut sudah menjadi kawah besar yang sangat dalam. Dien terlihat terluka bakar parah akibat le

  • Kegelapan dibalik Kedamaian   Berlebihan

    Luke bertahan dengan perisai kura-kura, sebuah senjata sihir tipe pertahanan yang dia miliki. Luke dengan cepat mengambil gulungan segel yang tergeletak di lantai, karena terlalu terburu-buru mengeluarkan perisai kura-kura, lalu memasukkannya ke dalam kantong celana depan.BANG! Dien sudah di depa

  • Kegelapan dibalik Kedamaian   Dunia Monster

    Dien pulang larut malam. Dia bertemu ibu yang menunggunya di ambang pintu, wanita tua itu tersenyum hangat melihat kedatangan Dien. Wajah keriputnya yang pucat pasi menjadi cerah ketika melihat Dien pulang. Melihat ibunya, Dien tersenyum, lalu menyerahkan buah-buahan yang dibelinya kepada ibu yang

  • Kegelapan dibalik Kedamaian   Peramal Tua

    Kantor kepolisian, kota Selabatu.Dien Moretz keluar dari markas pasukan malam yang berada di bawah tanah kantor kepolisian kota Selabatu. Dia bertemu beberapa polisi yang berlalu-lalang, melihat beberapa polisi yang bermain judi, melihat beberapa polisi tidur di jam kerja, melihat beberapa polisi

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status