Compartir

2 Mencampakkan Ardy

Autor: Fander
last update Fecha de publicación: 2023-11-03 19:18:34

"Apa? Sayang, mengapa kamu pilih Cleaning Service itu?" tanya Ardy marah-marah dan mendelik ke arah Davin.

Davin yang ditatap Ardy, akhirnya bersuara. "Aku memilih Vania," kata Davin yang secara resmi menyambut pilihan Vania kepadanya sambil menatap wajah Vania.

"Namanya Davin. Gak perlu kan, nyebut profesinya. Aku memang memilih dia. Ini pilihanku. And by the way, kita putus!!!" tandas Vania kepada Ardy untuk kemudian berbalik kembali ke tempat duduknya.

Keadaan yang semula riuh, sempat hening setelah mendengar kata-kata dari Vania untuk Ardy.

Banyak sekali karyawan bahkan petinggi di PT. Agung Pratama yang sudah mengetahui kisah cinta yang bersemi antara Ardy, Executive muda yang kariernya sedang meroket di perusahaan walaupun baru sekitar lima bulan bergabung dengan perusahaan setelah lulus kuliah dari Harvard di Amerika itu, dengan Vania, karyawati yang baru setahun bergabung di perusahaan namun sudah disebut-sebut sebagai kembang Agung Pratama.

Karena Vania dianggap banyak orang, terutama kaum Adam di kantornya, sebagai karyawati tercantik.

Sejak sebulan belakangan ini, banyak orang tahu akan pendekatan intens yang dilakukan Ardy kepada Vania.

Dari mulai melakukan antar jemput kepada Vania, hingga memberikan banyak hadiah, bahkan beberapa hari belakangan ini, terdengar gosip di kalangan terbatas kalau Vania sudah menerima cinta Ardy.

Karena itu, banyak orang menduga, kalau Ardy dan Vania akan mengambil kesempatan berduaan dalam acara cari jodoh nanti, dan bahkan berkesempatan dipilih menjadi Raja dan Ratu acara Cari Jodoh, yang akan segera dilakukan setelah acara Cari Jodoh rampung.

Tapi, tidak disangka kalau keadaannya akan jadi seperti ini. Vania yang cantik jelita itu, malah memilih Davin yang hanya seorang Cleaning Servis, ketimbang Ardy yang seorang Direktur keuangan di kantor yang punya masa depan sangat cerah itu.

Saat ini, banyak mata terbelalak, banyak mulut melongo saat melihat apa yang terjadi di panggung Ballroom.

Ardy yang sangat malu, memandang geram penuh dendam ke arah Davin yang masih tersenyum sambil menatap ke arah Vania yang sudah duduk di tempat duduknya kembali bersama Rani dan Lenny.

Sementara itu, begitu duduk, Vania langsung dicecar pertanyaan oleh Rani dan Lenny.

"Mengapa kamu nolak Ardy, Van?" tanya Lenny.

"Kamu sehat kan, Van?" tanya Rani sambil menaruh tangannya di pelipis Vania.

"Aku sehat kok. aku gak apa-apa. Sumpah. Aku cuma gak mau lagi pacaran sama tukang selingkuh," kata Vania tenang.

"Selingkuh?" tanya Rani dan Lenny hampir bersamaan.

Di atas panggung, Ardy tidak mau berlama-lama dipermalukan dan dilihat dengan rasa kasihan. Karena itu, Ardy memutuskan untuk bertindak.

"Aku memilih Lita. Ayo sini, sayang. Mulai malam ini, kita tidak perlu lagi menyembunyikan hubungan kita yang sebenarnya," kata Ardy kepada Lita.

Lita dengan centilnya segera naik ke atas panggung untuk memeluk tubuh Ardy.

Saat Lita memeluknya, Ardy menatap Vania dingin.

"Ardy selingkuh sama siapa, sih?" tanya Rani.

"Tuh. Dia sudah terang-terangan sekarang," kata Vania sambil menunjuk ke arah Lita yang sedang gelayutan di pundak Ardy.

"Kamu tahu darimana? Mungkin saja itu cuma fitnah," kata Lenny yang selama ini menganggap Ardy seorang pria yang baik.

"Kemarin, saat aku mencoba ke ruangannya Ardy untuk memberinya kejutan, aku malah mendapatkan kejutan di sana. Pintu ruangannya tidak tertutup dan saat aku masuk, mereka berdua sedang berhubungan intim di atas meja dengan posisi Ardy di belakang tubuh Lita. Mereka sedang ... uh. Kalian tahulah apa yang terjadi," kata Vania sedih.

"Tapi, bisa saja kan mereka tidak sengaja dalam posisi gitu," kata Lenny coba berargumen.

"Celana Ardy sudah terbuka dan melotot ke bawah, rok Lita tersingkap, tubuh Lita sedang tertelungkup di meja, mereka sedang bergerak-gerak sambil mendesah. Apa kamu masih mau bilang itu tidak disengaja, heh!" tanya Vania yang membuat dua temannya terdiam.

"Tapi, kan, tidak perlu lah sampai mempermalukan Ardy di depan umum seperti itu. Kan kasihan. Apalagi, dia kan bos kita di kantor," kata Lenny ngeri.

"Awalnya, aku juga gak bermaksud kayak tadi. Awalnya, aku cuma berencana untuk berdiam diri di acara cari jodoh ini. Aku berencana untuk tidak memilih Ardy, tapi juga tidak memilih siapa pun," kata Vania pelan.

"Terus?" sambar Lenny dan Rani hampir bersamaan.

"Sikap pongahnya Ardy itu yang membuat aku berubah pikiran. Karena dia menghina profesi Davin secara berlebihan. Itulah yang membuat aku marah dan melakukan hal yang tadi," tandas Vania.

" Tunggu dulu. Tunggu ... Davin itu siapa, sih?" tanya Lenny.

"Itu tuh, cowok yang kupilih itu," kata Vania sambil menunjuk ke arah Davin yang saat ini sedang berjalan menuruni panggung.

"Maksud kamu, Cleaning Service itu?" tanya Lenny.

"Hus! Jangan ikut-ikutan Ardy lah, suka menghina profesi orang," kata Vania kesal.

"Tapi, dia kan gak level sama kamu. Kalau dibandingkan dengan kamu, jauh lah. Apalagi kalau statusnya dibandingkan dengan Ardy yang masih muda sudah jadi Direktur keuangan itu," kata Lenny sambil mengerutkan keningnya.

"Tapi, kalau tukang selingkuh kayak gitu, buat apa?" ketus Vania.

"Jangan-jangan Davin ini, adalah Mr. Cool, yang pernah kamu bilang dulu. Iya kan?" tanya Rani kepada Vania.

"Mr. Cool apaan sih?" sambar Lenny.

"Kamu pelupa sih?" kata Rani sementara Vania masih terdiam.

"Aku kan memang pelupa, ayo dong. kasih tau," tuntut Lenny.

"Itu tuh, enam bulan lalu, Vania bilang, dia suka sama seorang cowok yang cool dan ganteng di kantor kita. Tapi, cuma bisa saling senyum karena cowok itu, belum pernah melakukan pendekatan, kamu ingat kan?" kata Rani berusaha merefresh ingatan Lenny.

"Ingat sih. tapi, aku pikir, yang dimaksudkan dengan Mr. Cool itu, Si Ardy," kata Lenny sambil berpikir keras.

"Jelas bukan. Si Ardy kan baru mulai muncul di perusahaan kita sejak lima bulan yang lalu, nah, Mr. Cool itu, sudah ada sejak enam bulan yang lalu. jadi, duluan Mr. Cool lah," kata Rani.

"Van, apa Mr. Cool-mu itu, si Cleaning. Eh, si Davin itu?" tanya Lenny memastikan.

"Yes. Aku akui, Mr. Cool-ku itu, memang Davin. Jadi, aku sudah duluan naksir dia, tapi, dia tidak pernah melakukan pendekatan. Belakangan, Ardy muncul dan melakukan pendekatan, yang setelah ku terima. Ardy malah langsung selingkuh. Karena itu, aku memilih kembali ke hatiku yang sebelumnya."

Pengakuan Vania ini, membuat dua temannya melongo.

Selain Lenny dan Rani, ada seorang pemuda lain yang duduk di belakang, dia juga ikut-ikutan melongo.

Dia kemudian menyudahi rekaman suara di handphonenya. Rupanya, sejak tadi, dia telah merekam semua pembicaraan antara Vania dan teman-temannya.

Pemuda ini, bernama Bram. dia juga bekerja sebagai Cleaning Service di perusahaan. Dia beranjak dari tempat duduknya untuk mencari Davin, sahabatnya.

Continúa leyendo este libro gratis
Escanea el código para descargar la App

Último capítulo

  • Kekasih OB-Ku Ternyata Kaya Raya   50 ORANG KAYA PURA-PURA MISKIN

    Thomas Briegel nampak menatap ke arah Vino. Kalau sebelumnya, Vino cuma berpikir Thomas sedang menatap kearah salah satu orang yang berada di mejanya maka saat ini Vino sudah bisa memastikan kalau Thomas sedang menatapnya dan mengenalinya.Vino yakin kalau Thomas sudah mengenalnya dan itu berarti Thomas adalah orang pertama yang mengenal Vino selain anak buahnya yang beberapa waktu belakangan ini melindungi dan membantu Vino di Jakarta ini.Saat ini, tidak ada lagi kesempatan bagi Vino untuk menelpon Andre supaya Andre menelpon Thomas, karena Vino tidak tahu nomor telepon Thomas. Saat ini, yang dilakukan Vino hanyalah menggeleng lemah ke arah Thomas. Vino menatap Thomas dan menggeleng lemah, Vino berharap Thomas mengerti dan tidak membeberkan jatidiri Vino.Setelah gelengan kepala yang lemah dari Vino itu, Thomas nampak tertegun sesaat, kemudian dia melengos, mengalihkan pandangan matanya ke arah lain. Sambil memegang pengeras suara ditangannya dia memulai pidatonya."Perkenalkan. Nam

  • Kekasih OB-Ku Ternyata Kaya Raya   49 PIDATO UNTUK VINO

    Saat ini Victor menatap Vino kemudian dia tersenyum dan berkata kepada Rilya, kekasihnya, "aku merasa seperti mengenalnya karena wajahnya mirip dengan seseorang.""Mirip siapa?" tanya Rilya penasaran."Seorang bos besarku di Hongkong tapi tentu saja bukan Vino ini bukan dia karena usianya sudah tua, tentu saja Vino ini tidak mungkin adalah bosku itu, cuma memang Ada kemiripan. Itu saja," jawab Victor.Mendengar jawaban Victor itu, Vino langsung tahu kalau kemungkinan Victor belum pernah bertemu dengan Vito, kemungkinan Victor cuma pernah bertemu dengan Ayahnya Vino, itu tersirat dari kata-kata Victor tadi dan nampaknya Victor ini belum tahu kalau ayahnya memiliki anak kembar yang berwajah mirip dengan ayahnya, karena itulah Victor terlihat tidak menghubungkan wajah Vino dengan Ayah Vino."Sudahlah. Kalau begitu, ayo kita duduk dulu," kata Rilya. Sementara itu, Lady yang sempat merasa tidak enak kepada Joanna, kini dengan ramah memperkenalkan pacarnya kepada Joanna dan juga Vino dan ju

  • Kekasih OB-Ku Ternyata Kaya Raya   48 APAKAH VICTOR MENGENALIKU

    Setelah kedatangan Rilya ini, Joanna langsung melepas rindunya kepada sahabatnya ini, dia memeluk Rilya dan kemudian memperkenalkan Rilya kepada Vino. Setelah itu, Rilya mengajak Joanna dan Vino untuk masuk ke dalam.Saat masuk ke dalam, Joanna dan Rilya berjalan di depan dan bercakap-cakap tanpa putus-putusnya, saling menanyakan kabar masing-masing, karena mereka sudah lama tidak bertemu langsung seperti ini, sehingga ada banyak yang terus mereka bicarakan tanpa putus sambil berjalan.Vino berjalan di belakang dua wanita itu dan saat ini dia melihat ada banyak pasang mata yang menatapnya. Ada yang menatapnya dengan gaya merendahkan walaupun ada juga yang hanya menatapnya seperti penasaran akan tampangnya sehingga mereka terus menatap Vino dan tidak menatap Joanna maupun Rilya yang berjalan di depannya.Vino tahu kalau cerita tentang dirinya yang hanya seorang buruh yang bisa bersanding dengan cucu seorang konglomerat pasti sudah menyebar apalagi saat Vino melihat di panggung depan ka

  • Kekasih OB-Ku Ternyata Kaya Raya   47 TIDAK SEDERAJAT

    Saat ini, walaupun Vino tahu kalau Vino mungkin akan membuat Joanna malu tetapi, Vino tidak bisa mengakui jati dirinya yang sebenarnya, hatinya belum siap untuk mengakui dirinya sebagai pewaris Dinasty Group, karena kesalahan fatal yang dilakukannya di masa lalu, dia merasa belum belum banyak waktu yang dia habiskan sebagai orang miskin untuk menebus kesalahannya di masa lalu kepada seorang miskin yang dia hina di masa lalu.Setelah teringat peristiwa di masa lalu yang selalu menghantui pikirannya itu, Vino putuskan untuk belum akan mengumumkan jati dirinya yang sebenarnya. Vino masih belum ingin menyebutkan identitas aslinya, Vino masih belum bisa mengakui siapa dirinya kepada dunia, walaupun untuk itu dia harus mempermalukan gadis yang sangat dicintainya ini.Di dalam lubuk hatinya yang terdalam, Vino yakin kalau sekalipun Vino mengaku kalau dirinya hanya seorang buruh tapi, rasa cinta Joanna pada Vino, tidak akan berubah, Vino yakin akan hal itu. Sementara itu, Stefani dan kawan-k

  • Kekasih OB-Ku Ternyata Kaya Raya   46 JEBAKAN DI REUNI SMA

    "Jangan khawatir, Stefani. Aku sudah menyiapkan penyambutan yang tidak akan dilupakan oleh Joanna dan pacarnya itu," kata Gerrard sambil menatap iri ke arah Vino yang sedang bersama Joanna dan masih berada di sekitar depan pintu lift."Sebenarnya apa yang kamu siapkan, Gerrard?" tanya Stefanie penasaran."Sejak beberapa hari yang lalu, waktu aku dengar dari kamu kalau Joanna sudah pulang ke Jakarta dan pacaran dengan seorang buruh, aku sudah menyiapkan beberapa hal. Kamu akan melihatnya nanti."Tuti yang dari dulu merasa iri kepada kecantikan Joanna juga ikut-ikutan berkata, "aku yakin, kamu pasti menyiapkan cara yang terbaik untuk membuat Joanna dan pacarnya tidak sanggup mengikuti acara reuni ini sampai habis. Iya kan, Gerrard?""Tentu saja. Ini adalah pembalasan dendamku kepada Joanna karena perbuatannya dulu kepadaku yang menolak cintaku. Aku akan membuat dia dan pacarnya tidak bisa lama di acara ini," tegas Gerrard sambil menggertakkan gigi.Setelah itu, Gerrard mulai menceritaka

  • Kekasih OB-Ku Ternyata Kaya Raya   45 REUNI SMA

    "Sebenarnya sih, aku tidak mau mengikuti reuni ini, tapi, nampaknya aku harus pergi," tandas Joanna sambil manyun."Memang kenapa? Kenapa tidak mau?" tanya Vino penasaran."Karena waktu SMA kan, aku sudah tinggal di rumah oma-ku, karena itu, waktu SMA, aku satu sekolah dengan Stefani. Bahkan kami seangkatan dan sekelas. Stefani selalu membully aku di sekolah, dia dengan genk-nya selalu menganggap aku anak orang miskin yang tidak sepantasnya berada di sekolah itu, cuma karena mendiang ayahku orang miskin.""Padahal, kalian kan sepupu.""Ya. Padahal kami sepupu, tetapi dia tidak pernah welcome kepadaku sejak pertama aku tinggal di rumah oma-ku itu. Saat itu karena ibuku waktu itu baru saja pindah ke rumah Omaku maka belum banyak fasilitas yang aku dapatkan dan aku dianggap anak orang miskin di sekolah. Apalagi, Stefani tidak suka aku sehingga dia provokasi teman-temannya untuk memusuhi aku.""Hmmm. Kasihan sekali kamu dulu.""Kami tinggal satu rumah tapi, Stefani tidak pernah mau ke se

  • Kekasih OB-Ku Ternyata Kaya Raya   77 Tidak Berdaya

    "Tentu saja aku tidak bisa membiarkan mu sendirian menghadapi maut," kata Jacklyn sambil memegang tangan Davin. di belakang Jacklyn, seorang wanita datang dan kini berdiri di samping Jacklyn serta menatap Davin sambil menghapus air matanya."Ma, mama ke Jakarta, ma?" tanya Davin yang kaget dan tidak

  • Kekasih OB-Ku Ternyata Kaya Raya   74 Mencari Keberadaan Davin

    Besok paginya, Vania sengaja datang lebih awal ke kantor nya, begitu tiba di kantor nya, Vania langsung mencari Davin tapi, Davin tidak ada. Vania menunggu di dekat ruangan Cleaning Service sambil berusaha menelpon Davin tapi semuanya sia-sia, handphone Davin masih tidak bisa dihubungi, hingga Vania

  • Kekasih OB-Ku Ternyata Kaya Raya   58 Melihat Cahaya Rembulan

    Davin : "Tenang. aku punya caranya."Vania : "Oke. aku tunggu.Setelah itu, Vania pun menunggu di kamarnya. dia memasang TV dan mencari channel music, dia ingin mendengar kan lagu-lagu sambil menunggu kedatangan Davin.Beberapa saat kemudian, terdengar ketukan di pintu kamarnya, dengan sigap, Vania lan

  • Kekasih OB-Ku Ternyata Kaya Raya   33 Pertolongan dari Wilson, si Tangan

    Saat melihat benda itu diputar-putar oleh salah seorang pengeroyok nya, Davin tahu, kalau dia harus memakai strategi lain. yaitu, strategi Aikido.Strategi Aikido ini, pernah digunakan saat menghadapi pengeroyokan Ardy dan dua anak buahnya di kantor beberapa hari sebelum nya. strategi atau gaya Aikid

Más capítulos
Explora y lee buenas novelas gratis
Acceso gratuito a una gran cantidad de buenas novelas en la app GoodNovel. Descarga los libros que te gusten y léelos donde y cuando quieras.
Lee libros gratis en la app
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status