Share

Terbelalak

Ranggi masih terbelalak. Kagetnya belum hilang sebab tanpa disangka, Naldi orang yang paling dicemaskan ternyata hadir di hadapannya.

Ranggi tak siap dengan kondisi ini. Sehingga tak ada kata yang keluar dari mulutnya. Dia seperti anak kucing yang tiba-tiba melihat ada singa di depannya.

“Mana Fatimah?” Tanya Naldi lagi

“Di dalam Mak” Ranggi gugup bersangatan

Naldi menarik tangan Ranggi dan membawanya ke sedikit jauh dari kursi tunggu. Ranggi melangkah penuh ketakutan. Yang ditakutkan Ranggi adalah, jangan-jangan Naldi sudah tahu apa yang sebenarnya terjadi.

Ranggi makin gugup dan badannya panas dingin.

Krishna hanya diam saja dan sibuk melihat taman-taman rumah sakit yang ada kolom ikannya. Dia lalu mendekati kolam itu bermain ikan.

Naldi melepaskan pegangan tangannya di tangan Ranggi. Kemudian menatap mata Ranggi tak berkedip

“Ada apa dengan Fatimah??

“Dia jatuh setelah syuting Mak”

“Trus mengapa HP kamu matikan?’

“Awak ndak ingin mamak cemas”

“Ah, malah dengan begini, mamak jadi ce
Locked Chapter
Continue to read this book on the APP

Related chapters

Latest chapter

DMCA.com Protection Status