Share

100. Imbalan

Author: Murlox
last update Petsa ng paglalathala: 2025-10-15 12:57:36

"Ingatlah, bocah! Ini belum berakhir! Akan kami buat kau dan sekte busukmu mencium tanah dan berlutut menyembah Dewa Agung kami! Saat itu tiba, nyawa kultivator sepertimu tak ada harganya!"

Sambil berbicara, ia dengan cepat menjatuhkan sebuah bom asap ke tanah. Seketika, asap hitam yang tebal dan berbau belerang mengepul pekat, menyelimuti area di sekitar mereka dengan kegelapan total. Asap ini bukan asap biasa; ia mengandung jejak energi gelap yang mengganggu indra dan penciuman.

Saat itulah s
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter
Mga Comments (1)
goodnovel comment avatar
Sabam Silalahi
cerita yang sangat bagus
Tignan lahat ng Komento

Pinakabagong kabanata

  • Kembalinya Sang Penguasa Dengan Sistem   164. Berakhir Terlalu Cepat

    Alis Bao Sanpao mengerut. Ia tak pernah merasakan keberadaan pemuda itu sebelumnya. Namun begitu Feng Longwei muncul, ia langsung sadar bahwa apa yang selama ini ia cari berada pada pemuda tersebut."Bagaimana mungkin? Aku yakin sebelumnya kau hanyalah ahli Core Formation tahap awal. Bagaimana dirimu bisa melaju ke tahap Grandmaster begitu cepat? Selain itu, tubuhmu... ke mana fisik lima elemen itu?"Feng Longwei hanya terkekeh kecil begitu mendengar pria tua tersebut menyebut fisik lima elemen."Huh? Apa yang kau cari hanyalah ilusi. Kau sudah terkena tipu daya klon buatanku," balasnya dengan nada remeh.Bao Sanpao tampak semakin murka. Ia mungkin merasa telah dipermainkan oleh seorang anak muda yang bahkan usianya belum mencapai setengah dari usianya."Dasar kurang ajar! Pantas saja aura dari fisik lima elemen itu tiba-tiba menghilang! Karena sudah berani menipuku, akan kubuat kau membayarnya!"Bao Sanpao meraung penuh amarah. Ia segera membentuk segel tangan sederhana lalu menunjuk

  • Kembalinya Sang Penguasa Dengan Sistem   163. Pengacau Tua

    Cahaya keemasan melesat seperti kilat membelah langit, hingga hanya meninggalkan jejak samar di udara sebelum akhirnya menembus bangunan utama di pusat kediaman pemimpin Kota Linglong.Anehnya, tidak ada ledakan ataupun kerusakan yang ditimbulkan. Seolah-olah cahaya tersebut hanyalah bayangan yang melintas sesaat.Penduduk kota yang masih beraktivitas tidak menyadari apa pun. Mereka tetap berjalan, atau mengurus pekerjaan masing-masing tanpa mengetahui bahwa sesuatu yang aneh baru saja terjadi.Namun bagi mereka yang memiliki indra spiritual tajam, kemunculan cahaya itu sama sekali tidak bisa diabaikan.Tetua Mong Chuyun adalah salah satunya.Pria tua itu langsung membuka mata saat merasakan fluktuasi energi yang tidak biasa. Ia meninggalkan kamar penginapannya tanpa ragu dan melompat ke atap bangunan tertinggi di sekitar penginapan.Angin meniup jubahnya perlahan. Tatapan Mong Chuyun tertuju ke arah pusat kota.“Cahaya apa itu barusan?” gumamnya lirih, alisnya berkerut dalam. “Aneh..

  • Kembalinya Sang Penguasa Dengan Sistem   162. Alkemis Gila

    Bao Sanpao.Nama itu bukan sekadar dikenal, tetapi juga ditakuti.Di dataran tengah, siapa pun yang pernah mendengar kisah tentang alkemis gila atau eksperimen yang melampaui batas kemanusiaan, hampir pasti pernah mendengar namanya. Seorang pria tua yang tidak tunduk pada aturan sekte maupun hukum dunia. Seorang peneliti yang menjadikan tubuh manusia sebagai bahan uji coba, dan kehidupan sebagai harga yang wajar untuk sebuah penemuan.Sudah puluhan tahun ia menghilang.Banyak orang mengira ia mati. Ada juga yang percaya ia bersembunyi karena sudah tua dan tak sanggup muncul di dunia.Dan hari ini, ia malah muncul lagi.Tepat di hadapan Longyi.Tatapan Bao Sanpao tidak lepas dari tubuh Longyi sejak awal. Bukan sekadar melihat, tetapi mengamati. Setiap aliran Qi, getaran energi, bahkan stabilitas tubuh fisik yang tampak biasa di permukaan—semuanya ia teliti dalam diam.“Menarik…” gumamnya pelan.Ia melangkah perlahan di atas batang pohon, seperti seseorang yang sedang menikmati pemanda

  • Kembalinya Sang Penguasa Dengan Sistem   161. Pria Tua Misterius

    Pertempuran besar tengah berlangsung di benteng pertahanan wilayah barat daya Provinsi Guangli.Benteng itu, yang sebelumnya dibangun tergesa menjadi garis pertahanan darurat, kini berubah menjadi lautan kekacauan. Dinding kayu yang kokoh mulai rusak di beberapa titik. Api berkobar di sepanjang menara pengawas. Teriakan prajurit dan raungan monster saling bertumpuk, menciptakan suasana yang nyaris tak bisa dibedakan lagi antara hidup dan mati.Pasukan kota Linglong bertahan sekuat tenaga.Namun jumlah musuh terlalu banyak.Gelombang monster dari jurang kegelapan datang tanpa henti. Satu kelompok belum sepenuhnya dihancurkan, kelompok lain sudah muncul dari balik kabut hitam. Tubuh mereka berbeda-beda—ada yang menyerupai manusia dengan anggota tubuh terdistorsi, ada yang berbentuk binatang raksasa dengan mata merah menyala, dan ada pula yang tak memiliki bentuk jelas.“Jangan mundur! Tahan garis depan sekuat tenaga!” teriak salah satu komandan, suaranya serak karena terlalu lama berter

  • Kembalinya Sang Penguasa Dengan Sistem   160. Perintah Dewa

    Dari jarak yang sangat jauh, perubahan itu sudah bisa dirasakan bahkan oleh orang biasa.Udara yang semula hangat berubah dingin dalam waktu singkat. Bukan sekadar dingin biasa, melainkan dingin yang merayap perlahan hingga ke tulang. Angin yang berhembus tidak lagi terasa alami. Setiap hembusannya membawa tekanan aneh, seperti sesuatu yang hidup sedang mengintai dari baliknya.Orang-orang yang berada ratusan kilometer dari pusat kejadian mulai merasakan kegelisahan tanpa sebab. Kuda-kuda menjadi liar, burung-burung berhenti terbang, dan hewan buas yang biasanya mendominasi hutan justru bersembunyi tanpa berani keluar.Aura bengis itu menyebar seperti gelombang tak kasat mata.Ia tidak terlihat, tetapi bisa dirasakan dengan jelas. Tekanan yang dibawanya membuat dada terasa sesak, seolah-olah dunia itu sendiri sedang ditekan oleh sesuatu yang jauh lebih besar.Di pusat dari semua itu, berdiri sebuah bangunan yang seharusnya tidak ada di dunia ini.Kastil Dewa Kegelapan.Menjulang tingg

  • Kembalinya Sang Penguasa Dengan Sistem   159. Ritual Pemanggilan

    Di bawah reruntuhan istana kekaisaran yang telah lama ditinggalkan, terdapat sebuah ruang bawah tanah yang tak pernah tersentuh cahaya matahari.Lorong menuju tempat itu sempit dan lembap. Dindingnya dipenuhi retakan tua, sebagian runtuh, sebagian lagi ditumbuhi lumut hitam yang aneh. Udara di sana dingin, namun bukan dingin biasa. Ada sesuatu yang membuat napas terasa berat, seolah-olah tempat itu sendiri menolak kehidupan.Di ujung lorong, terbentang sebuah ruang luas berbentuk lingkaran.Namun ruangan itu tak gelap.Cahaya merah darah menyinari seluruh area, berasal dari sebuah lingkaran sihir besar yang terukir di lantai batu. Garis-garisnya rumit, saling terhubung membentuk pola bintang dengan banyak sudut tajam. Di tengahnya berdiri sebuah altar tua yang retak, seolah sudah menyaksikan ratusan ritual selama bertahun-tahun.Energi yang terpancar dari lingkaran itu tidak stabil. Ia berdenyut pelan, seperti jantung yang berdetak.Di sekitar lingkaran sihir, enam sosok berjubah hit

  • Kembalinya Sang Penguasa Dengan Sistem   142. Pengkhianatan II

    Kaisar Feng Zhuqu terhenti sejenak, dada berdebar kencang bukan karena kepanikan, melainkan karena kejutan yang menyayat hati dan kemarahan yang membara di dalam dada. Segala yang terjadi—monster yang dulunya pejabat istana, Jenderal Huang yang berubah wujud, bahkan rasa lemah yang tiba-tiba menye

    last updateHuling Na-update : 2026-04-04
  • Kembalinya Sang Penguasa Dengan Sistem   145. Pertarungan

    Aula utama istana kekaisaran Dinasti Yan, yang semula megah dengan pilar marmer berukir naga emas dan langit-langit bertabur permata, kini tak lebih dari puing-puing berantakan yang mengepulkan asap hitam pekat. Pilar-pilar retak roboh menimpa meja jamuan yang hancur, pecahan kristal dan kain sut

    last updateHuling Na-update : 2026-04-04
  • Kembalinya Sang Penguasa Dengan Sistem   144. God Of Darkness

    Aura kegelapan membengkak di telapak tangan Feng Jinan. Lingkaran sihir hitam berlapis-lapis terbentuk di udara, berputar dengan ritme yang tidak wajar. Dari dalamnya, lolongan rendah terdengar, seperti bisikan dari jurang yang tak memiliki dasar. Arwah-arwah jahat merayap keluar, wujud mereka sa

    last updateHuling Na-update : 2026-04-04
  • Kembalinya Sang Penguasa Dengan Sistem   143. Satu-satunya Yang Melawan

    Rasa sakit di dada Feng Zhuqu tidak lagi bisa dibedakan. Apakah itu akibat racun yang perlahan menggerogoti organ dalamnya, atau karena pengkhianatan yang menusuk lebih dalam dari bilah pedang. Napasnya berat, pandangannya kabur, dan lututnya akhirnya menyentuh lantai marmer yang dingin. Sang Kai

    last updateHuling Na-update : 2026-04-04
Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status