Share

Bab 1114

Author: Imgnmln
last update publish date: 2025-05-15 23:40:18

Malam itu, mobil hitam mengantar mereka menuju kediaman keluarga Arteta. Rumah besar dengan arsitektur kuno bergaya Eropa itu menyambut mereka dengan lampu-lampu temaram yang menambah suasana misterius. Scholar, dengan jubah mewah dan senyum penuh pesona, menyambut Nathan secara langsung di halaman depan.

Saat melihat sosok pemuda yang memasuki kediamannya, Scholar mendekat dengan wajah senang. “Hahaha! Nathan!” serunya, menggenggam tangan Nathan erat. “Akhirnya aku bisa melihat langsung pemuda
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 2590

    Nathan dan kelompoknya tetap berdekatan sambil berpura-pura tak berdaya. Mereka berjalan perlahan mengikuti arus orang-orang yang digiring ke depan.Begitu menginjak hamparan tanah hangus, Nathan langsung merasakan aura mengerikan yang memancar dari bawah kakinya. Di balik aura mengerikan itu, terdapat pula kekuatan ilahi yang bercampur di dalamnya. Kekuatan tersebut seharusnya berasal dari Herba Awan Emas."AAAAH!"Jeritan kesakitan tiba-tiba terdengar. Beberapa orang telah dililit lengan Raja Iblis Lintah. Darah mereka tersedot keluar dari tubuh dalam sekejap.Orang-orang lainnya langsung berlarian panik, berusaha menyelamatkan diri. Namun, dengan Leva dan kelompoknya mengawasi dari belakang, mereka hanya bisa berlari secepat mungkin.Mereka semua berharap bisa lolos dari kejaran monster itu dengan membiarkan orang lain menjadi mangsanya.Melihat pemandangan tersebut, Leva justru memasang ekspresi geli. "Leva, ternyata kau jauh lebih kejam daripada yang kubayangkan. Aku tidak pernah

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 2589

    Nathan menggenggam Pil Penguras Energi di tangannya. Dia terdiam sejenak sebelum akhirnya menyipitkan mata. Ekspresinya berubah serius. "Sepertinya aku tahu alasannya.""Apa maksudmu?" Leon buru-buru bertanya."Leva tidak memberikan Pil Penguras Energi ini untuk menguras kekuatan kita. Tujuan sebenarnya adalah melemahkan Raja Iblis Lintah."Nathan menjelaskan dengan tenang, "Setelah kita meminum pil ini, efeknya akan menyebar melalui darah. Raja Iblis Lintah itu mengisap darah manusia. Jadi, ketika meminum darah kita, ia juga akan menelan sejumlah besar zat dari pil tersebut. Dengan begitu, kekuatannya akan berkurang drastis."Mendengar analisis Nathan, wajah Leon dan yang lainnya langsung memucat. Mereka akhirnya menyadari bahwa sejak awal, Leva dan Zavian hanya menganggap mereka sebagai umpan bagi Raja Iblis Lintah."Analisis Tuan Nathan benar. Pasti begitu! Kalau bukan karena alasan itu, mengapa mereka repot-repot membawa orang-orang lemah seperti kita untuk mengumpulkan ramuan? Ap

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 2588

    Semua orang terperanjat menyaksikan kejadian tersebut. Awalnya, mereka mengira telah mendapatkan pekerjaan yang menguntungkan. Siapa sangka, ternyata mereka hanya dianggap sebagai umpan yang bisa dikorbankan kapan saja!"Kalian berdua, maju!" Leva kembali menunjuk dua orang lainnya.Kedua penduduk desa itu langsung gemetar ketakutan. Mereka tak punya pilihan selain memohon kepada Zavian."Tabib Zavian, tolong selamatkan kami! Kita sudah saling mengenal sejak lama. Kumohon, tolong bantu kami!"Mereka memang tidak mengenal Leva, tapi mereka mengenal Zavian. Karena itulah, mereka berharap pria itu bersedia menolong.Namun, jawaban Zavian justru membuat mereka semakin putus asa. "Aku hanya menyuruh kalian melakukan pengintaian di depan, bukan mengirim kalian ke tempat kematian. Selama kalian berhasil memancing Raja Iblis Lintah itu keluar, kakakku dan aku akan menghadapinya sendiri. Jadi, tidak perlu takut!"Dia kemudian menambahkan dengan nada mengancam, "Tapi kalau kalian menolak, kakak

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 2587

    Sementara itu, setelah bergerak cepat selama beberapa waktu, Nathan dan kelompoknya akhirnya berhasil meninggalkan wilayah Klan Serigala. Semua orang pun sedikit lega.Namun, mereka sekarang sudah berada jauh di dalam pegunungan. Meskipun telah keluar dari wilayah Klan Serigala, bukan berarti mereka terbebas dari bahaya. Masih banyak binatang iblis tingkat tinggi yang berkeliaran di sekitar tempat itu.Menghadapi makhluk-makhluk buas tersebut, para penduduk desa sama sekali tidak memiliki kemampuan untuk melawan. Kini, keselamatan mereka hanya bergantung pada Leva dan kelompoknya."Aku sudah bisa mencium aroma Herba Awan Emas. Sepertinya tanaman itu berada tidak jauh dari sini. Ayo, cepat!" Leva mengendus udara sebentar, lalu segera berlari menuju satu arah.Sekitar sepuluh menit kemudian, sebuah hamparan tanah hangus terbentang di hadapan Nathan dan rombongannya.Seluruh permukaan tanah di tempat itu berwarna hitam. Tidak ada rumput yang tumbuh, bahkan pepohonan di sekelilingnya tamp

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 2586

    Mendengar tawaran itu, jantung Ragna berdebar. Dia segera bertanya, "Apa kau benar-benar punya cara untuk menghadapi penjaga Bunga Awan Putih itu?""Tentu saja. Kalau tidak, untuk apa aku bersusah payah datang ke sini?" Leva menjawab dengan penuh percaya diri.Ragna terdiam sejenak untuk mempertimbangkannya, sebelum akhirnya mengangguk. "Baiklah, aku setuju. Kau boleh mengambil Bunga Awan Putih, lalu bangkai penjaga Bunga Awan Putih harus menjadi milikku!""Tidak masalah!" Leva langsung merasa lega. Dia mengulurkan tangan kepada Ragna.Ragna menyambut uluran tangan itu. Jabat tangan tersebut menandai dimulainya kerja sama kedua kelompok."Lalu, bagaimana kita menghadapi kawanan serigala ini?" Ragna melirik serigala-serigala yang mengepung mereka sebelum bertanya."Kita hanya perlu menerobos keluar. Dengan bubuk penangkal serigala ini, kurasa mereka tidak akan berani menyerang." Sambil berbicara, Leva kembali membagikan bubuk penangkal serigala kepada Ragna dan anak buahnya, lalu memint

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 2585

    Leva terkejut melihat Ragna tiba-tiba membawa anak buahnya menyerbu ke arahnya. Dia segera melompat ke depan dan menghadang jalan mereka.Bagaimanapun, selama Nathan dan kelompoknya masih berguna, Leva tidak akan membiarkan Ragna mencelakai mereka."Leva, kau sengaja memancing kami masuk ke tengah kawanan serigala ini! Jangan kira kau bisa menghindari serangan mereka hanya dengan mengandalkan bubuk obat!" Ragna menggeram marah. "Aku akan menghadapimu sekarang. Aku ingin melihat bagaimana kau akan menghadapi kawanan serigala itu setelah ini!"Begitu selesai berbicara, Ragna langsung mengayunkan pedang panjangnya ke depan. Sebuah tebasan tajam melesat dengan kecepatan luar biasa dan seketika membunuh seorang penduduk desa.Ragna benar-benar bertindak tanpa ampun. Dia bahkan tidak menunjukkan keraguan sedikit pun saat membunuh orang tersebut.Melihat serangan itu, Leva segera mengeluarkan sepasang gunting berkilauan keemasan dan menerjang Ragna. Zavian juga tidak tinggal diam. Dia melomp

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 1646

    Namun semua ini belum diketahui Nathan. Ia masih berjuang, mencari jalan yang tidak pernah ada di dunia fana.Tak lama kemudian, seorang Ksatria Neraka muncul dan berlutut. “Penyihir,” katanya hormat, “Yang mulia memerintahkan agar Sektor Bayangan dibuka kembali dan Martial Shrine dipulihkan.”Waja

    last updateLast Updated : 2026-04-05
  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 1653

    “Semoga perjalananmu lancar.” Zephir menepuk bahu Nathan sebelum keberangkatan, senyum tipis masih terlihat di wajahnya.Di sampingnya, Nalan ikut menimpali dengan nada bercanda, “Perjalanan kali ini mungkin bukan soal musuh yang berat, tapi bagaimana kamu menghadapi rombonganmu sendiri.”Nathan ha

    last updateLast Updated : 2026-04-05
  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 1671

    Nathan baru saja hendak bergerak ketika monster Dreadfang Sovereign itu tiba-tiba berbalik.“ROARR!”Dengan satu lompatan besar, tubuh raksasanya melesat menjauh. Dalam beberapa detik saja, sosoknya sudah lenyap di balik kabut dan tebing bersalju.Nathan berhenti di tempat, sedikit tertegun.Bonang

    last updateLast Updated : 2026-04-05
  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 1719

    Aura kehidupan di tubuh mereka langsung meredup. Satu per satu, tubuh mereka jatuh ke tanah.Pemandangan itu membuat seluruh kerumunan bingung. Tidak ada yang mengerti apa yang sedang dilakukan para Ksatria Neraka.Mengapa mereka tiba-tiba bunuh diri?Namun tidak lama kemudian, tubuh para Ksatria N

    last updateLast Updated : 2026-04-05
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status