Share

Bab 2149

Author: Imgnmln
last update publish date: 2026-07-29 22:30:33

Mata Velisa langsung berbinar. "Tuan Nathan, apa Anda mendengarnya?" katanya penuh semangat. "Bukankah sungai ini terdengar persis seperti Sumber Kehidupan Abadi? Mungkin air dari mata air itu memang mengalir hingga ke sini."

Ia menatap sungai dengan penuh antusias. "Aku ingin memeriksanya."

Baru saja Velisa hendak melangkah, Nathan mengangkat tangan untuk menghentikannya. "Biar aku saja."

Tatapannya tetap tertuju pada aliran sungai. "Aku pernah berendam beberapa hari di Sumber Kehidupan Abadi.
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 2445

    Noor hanya bisa menatap punggung putranya yang semakin mengecil. Untuk beberapa saat, pikirannya kosong.Selama ini dia mengira semua pengorbanan dan kekuatan yang dia bangun bersama putranya akan membuat Zayne berdiri di sisinya sampai akhir. Namun, ketika benar-benar dihadapkan pada kematian, putranya justru memilih menyelamatkan dirinya sendiri.Pukulan itu terasa jauh lebih menyakitkan daripada luka di tubuhnya.Zayne belum pergi terlalu jauh ketika sesuatu bergerak dari balik reruntuhan. Seekor serigala liar tiba-tiba menerjang.Zayne yang sudah kehilangan seluruh kekuatannya langsung panik. “Aaaah!”Dia berusaha melarikan diri, namun tubuh yang kini tidak lebih kuat dari manusia biasa tidak mungkin mampu mengimbangi kecepatan binatang liar.Serigala itu menerkamnya dan menggigit lengannya.Jeritan Zayne menggema di tengah reruntuhan.Binatang tersebut terus menyerangnya hingga Zayne tidak mampu lagi melawan. Dalam waktu singkat, sosoknya lenyap di antara rahang dan tubuh serigal

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 2444

    Nathan tidak terkejut mendengar penolakan tersebut. Dia sudah menduga Noor tidak akan pernah menyerahkan kultivasinya dengan mudah.Namun, dari arah lain tiba-tiba terdengar suara Zayne. “Aku setuju!”Zayne yang masih terbaring di tanah langsung berteriak. “Aku setuju, Nathan! Selama kau tidak membunuhku, aku bersedia memberikan seluruh kekuatanku kepadamu!”Noor menoleh tajam. “Zayne!”Namun, Zayne sama sekali tidak berani memandang ayahnya. Dia tahu posisinya sekarang.Di hadapan Nathan, dirinya tidak lebih dari ikan yang sudah berada di atas talenan. Menolak hanya akan membuatnya mati, sedangkan menyerahkan kekuatan masih memberinya kesempatan untuk bertahan hidup.Setelah mempertimbangkan pilihan yang tersisa, Zayne memilih jalan yang menurutnya paling mungkin menyelamatkan nyawanya. Baginya, kehilangan kekuatan masih lebih baik daripada kehilangan kehidupan.“Dasar anak tidak tahu malu! Kau benar-benar mempermalukan Aula Jujutsu!” raung Noor, dia menatap putranya dengan wajah mem

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 2443

    DUAAAR!Ledakan dahsyat mengguncang seluruh kawasan.Gelombang energi yang dilepaskan Panah Kaisar Langit menyapu tubuh Noor seperti badai yang mengamuk. Tubuhnya dihantam kekuatan besar dan langsung terlempar jauh sebelum akhirnya jatuh menghantam tanah.BRAAAK!Tanah bergetar hebat ketika tubuh Noor menghantam permukaan bumi. Tubuhnya menyeret tanah hingga meninggalkan sebuah parit panjang dan dalam.Nathan turun perlahan dari udara. Kakinya menyentuh tanah tanpa suara berarti. Dia kemudian mengangkat pandangan ke arah Noor yang masih berada di dasar parit.Sebenarnya, serangan tadi sudah cukup untuk merenggut nyawa Noor. Tapi Nathan sengaja menahan kekuatannya.Dia masih membutuhkan Noor sebagai sumber kultivasi. Selama kekuatan besar yang tersimpan dalam tubuh pria itu belum diserap, Nathan tidak akan membiarkannya mati begitu saja.Noor perlahan bangkit dari dalam parit. Wajahnya pucat, napasnya berat, dan tatapannya kepada Nathan dipenuhi ketidakpercayaan. Dia masih sulit meneri

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 2442

    Salah satu rantai langsung menghantam dada Nathan.Plak!Tubuh Nathan terdorong beberapa langkah. Karena Nathan tidak mengaktifkan Tubuh Vajra Naga Emas, serangan itu meninggalkan bekas merah di dadanya. Namun, luka tersebut sama sekali tidak terlihat parah.Noor justru tertawa puas. “Di hadapanku, kau tidak lebih dari seekor semut. Namun, kau masih berani melawanku?” Tatapannya penuh penghinaan. “Sepertinya kau memang ingin mati.”Nathan mengusap bekas luka di dadanya, lalu tersenyum dingin. “Kalau seseorang menyerangku, tentu aku harus membalas.” Tatapannya berubah tajam. “Kalau begitu, sekarang giliranku menunjukkan kemampuan.”Nathan mengangkat Pedang Aruna.SLASH!Begitu pedang itu diayunkan, cahaya pedang langsung memenuhi langit. Gelombang energi tajam menyebar ke segala arah hingga tanah di bawah kaki mereka terus bergetar.Dalam sekejap, ribuan pancaran pedang mengepung Noor, raut wajahnya langsung berubah. Kekuatan yang terkandung dalam cahaya pedang tersebut jauh melampaui

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 2441

    Zayne langsung menghembuskan napas lega. Namun, sebelum dia sempat benar-benar tenang, Nathan tiba-tiba mengayunkan pedangnya.Sreet!Pedang Aruna menghantam bahu Zayne dengan keras.Tubuh Zayne langsung terlempar dan menghantam tanah. Darah segar menyembur dari mulutnya, aura kehidupannya merosot drastis.“Kau—!” Zayne menatap Nathan dengan penuh kemarahan.Nathan berdiri dengan tenang, senyumnya dingin tersungging jelas di sudut bibirnya. “Aku memang tidak bilang akan membunuhmu.”“Kau masih berguna bagiku.”Nathan sengaja membiarkan Zayne tetap hidup karena dia berencana menyerap kekuatan yang tersimpan di dalam tubuh pemuda tersebut.Setelah mengetahui betapa besarnya jarak antara dirinya dan sosok mengerikan yang sebelumnya muncul dari Ordo Maledicta, keinginan Nathan untuk memperkuat dirinya justru semakin besar.“Ayah! Bunuh dia!” Zayne yang menyadari dirinya telah dipermainkan langsung berteriak penuh amarah.Namun, Noor tidak segera bergerak, wajahnya justru tampak pucat. Ba

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 2440

    Noor langsung menoleh. Ketika melihat Nathan, amarah dalam matanya semakin membara. “Nathan! Aku tidak tahu metode apa yang kau gunakan hingga monster-monster itu mau mematuhi perintahmu. Namun, apa pun caranya, kau tetap akan mati hari ini!”Dengan Noor berdiri di sampingnya, Zayne kembali mendapatkan keberanian.“Kau dengar sendiri!” Zayne melangkah maju dengan wajah penuh amarah. “Kali ini kau tidak akan bisa kabur!”Sebuah pedang panjang langsung muncul di tangannya. Energi pedang yang tajam menyelimuti bilah tersebut hingga menghasilkan suara siulan ketika Zayne mengayunkannya.Sret!Dia menerjang ke arah Nathan dengan kecepatan tinggi.Nathan bahkan tidak menunjukkan ekspresi serius. Tatapannya hanya dipenuhi penghinaan. “Kau ingin melawanku?”Nathan mengangkat tangan. “Kalau yang datang ayahmu, mungkin aku masih tertarik.”Begitu kalimat itu selesai, Pedang Aruna muncul di tangannya.Nathan melangkah maju dengan langkah yang tenang.Klang!Dua pedang bertabrakan.Dalam sekejap,

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 1646

    Namun semua ini belum diketahui Nathan. Ia masih berjuang, mencari jalan yang tidak pernah ada di dunia fana.Tak lama kemudian, seorang Ksatria Neraka muncul dan berlutut. “Penyihir,” katanya hormat, “Yang mulia memerintahkan agar Sektor Bayangan dibuka kembali dan Martial Shrine dipulihkan.”Waja

    last updateLast Updated : 2026-04-05
  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 1653

    “Semoga perjalananmu lancar.” Zephir menepuk bahu Nathan sebelum keberangkatan, senyum tipis masih terlihat di wajahnya.Di sampingnya, Nalan ikut menimpali dengan nada bercanda, “Perjalanan kali ini mungkin bukan soal musuh yang berat, tapi bagaimana kamu menghadapi rombonganmu sendiri.”Nathan ha

    last updateLast Updated : 2026-04-05
  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 1671

    Nathan baru saja hendak bergerak ketika monster Dreadfang Sovereign itu tiba-tiba berbalik.“ROARR!”Dengan satu lompatan besar, tubuh raksasanya melesat menjauh. Dalam beberapa detik saja, sosoknya sudah lenyap di balik kabut dan tebing bersalju.Nathan berhenti di tempat, sedikit tertegun.Bonang

    last updateLast Updated : 2026-04-05
  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 1719

    Aura kehidupan di tubuh mereka langsung meredup. Satu per satu, tubuh mereka jatuh ke tanah.Pemandangan itu membuat seluruh kerumunan bingung. Tidak ada yang mengerti apa yang sedang dilakukan para Ksatria Neraka.Mengapa mereka tiba-tiba bunuh diri?Namun tidak lama kemudian, tubuh para Ksatria N

    last updateLast Updated : 2026-04-05
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status