Share

Bab 598

Author: Imgnmln
last update Last Updated: 2024-10-19 22:02:37

BAAM!

Hwoossshhh!

Tubuh Nathan bergetar dan aura membunuh yang menakutkan datang dengan dahsyat dan langsung bertabrakan dengan aura pemuda itu. Puncak gunung yang semula sunyi, tenang dan damai saat ini diterpa oleh hembusan angin yang disebabkan oleh benturan dua aura.

“Tidak disangka, kamu juga memiliki kekuatan seperti itu!” Pemuda itu mengernyitkan keningnya saat auranya berbenturan.

Sedangkan Nathan juga sedikit kaget, karena pemuda di depannya bisa dibilang masih muda dan kekuatannya jel
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 1723

    Nathan segera membuka pintu sel. Tanpa ragu dia langsung berlari masuk dan memeluk Sarah.Sarah juga memeluknya erat. Seolah dunia hanya menyisakan mereka berdua.Nathan dapat merasakan suhu tubuh Sarah yang hangat dan nyata dengan jelas. Karena itulah dia tidak percaya dengan ucapan Seraphyne sebelumnya yang mengatakan bahwa Sarah hanyalah bayangan. Jika hanya ilusi, mustahil terasa senyata ini.Nathan memeluk Sarah cukup lama, matanya memerah. Ia sudah menunggu momen ini terlalu lama.Terlalu banyak yang telah dia korbankan untuk sampai di sini.Di sisi lain, Beverly juga memeluk Sarah, air mata mengalir di pipinya. Seolah mereka memiliki seribu hal untuk diceritakan satu sama lain.Namun tiba-tiba—GGRRR~~ BRAAAKKK! BRAKK! BRAKKK!Tanah bergetar hebat, seluruh penjara bawah tanah mulai runtuh. Debu dan retakan-retakan berjatuhan dari langit-langit.“Penjara bawah tanah akan runtuh!” Seraphyne langsung berkata. “Cepat keluar!”Ia langsung melesat keluar.Yang lain segera mengikuti.

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 1722

    Nathan mendorong pintu batu itu, pintu penjara bawah tanah terbuka perlahan. Tanpa menunggu lagi, Nathan langsung berlari masuk.Beverly dan yang lainnya segera mengikuti. Mereka sudah terlalu lama tidak melihat Sarah.Begitu memasuki penjara bawah tanah, mereka langsung melihat sebuah sel di sudut ruangan.Sarah masih terkurung di sana. Namun kali ini, tubuhnya dipenuhi luka.“Sarah!” Nathan memanggil dengan suara serak.Melihat luka di tubuhnya, hati Nathan terasa seperti disayat.“Sarah!” Beverly juga berteriak dengan cemas.Sarah menatap mereka dengan kaget. Ia sama sekali tidak menyangka mereka akan muncul di sini.“Bagaimana bisa kalian masuk?” tanya Sarah dengan bingung.Ia tahu tempat ini adalah penjara bawah tanah Martial Shrine. Tempat ini dijaga dengan sangat ketat. Bukan tempat yang bisa dimasuki sembarangan.“Sarah!” Beverly melangkah maju. “Nathan sudah menghancurkan Martial Shrine! Kami datang untuk membawamu keluar dari sini!”Beverly mencoba membuka pintu sel. Namun,

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 1721

    “KABUR!” pemimpin Ksatria Neraka berteriak keras.Dalam sekejap, beberapa bayangan hitam keluar dari tubuh para Ksatria Neraka.Roh spiritual mereka berusaha melarikan diri sebelum formasi Segel Api Cakrawala selesai terbentuk. Jika tidak, mereka akan terbakar menjadi abu.Tubuh para Ksatria Neraka yang tersisa tidak lagi penting. Tubuh itu sudah menjadi mayat dam beberapa roh spiritual langsung melesat ke langit. Mereka mencoba melarikan diri ke berbagai arah.Nathan melihat mereka, tatapan dingin melintas di matanya. “Kalian ingin kabur?”Nathan mengangkat tangannya, ia meraih ke arah udara. Sebuah roh spiritual langsung tertangkap olehnya.Tanpa ragu, Nathan membuka mulutnya. Roh spiritual itu langsung disedot ke dalam tubuhnya. Teknik Kijutsu langsung memurnikan energi roh tersebut.Beberapa roh lainnya langsung ketakutan. Mereka tidak berani berhenti sedikit pun. Namun, formasi api sudah menutup seluruh arena.BAAM!Api yang mengelilingi arena tiba-tiba menjulang beberapa meter k

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 1720

    SWOOSH!Energi pedang yang sangat tajam melesat langsung ke arah Ksatria pertama.Namun Ksatria pertama tidak menghindar, ia justru menerjang ke arah Nathan. Energi pedang itu langsung memotong lengannya.CRACK!Lengan itu putus seketika.Namun tinju Ksatria pertama tetap meluncur ke depan. Tinju itu menghantam tubuh Dewa Brahm yang berada di depan Nathan.BAANG!Nathan terdorong mundur beberapa langkah, ia langsung merasakan perubahan kekuatan lawannya. Untung saja tubuh Dewa Brahm menjadi perisai. Jika tidak, pukulan itu pasti akan melukainya.Serangan Nathan juga bukan tanpa hasil. Lengan Ksatria pertama telah putus olehnya. Saat Nathan menoleh kembali, dia langsung membeku.Lengan yang putus itu berubah menjadi kabut hitam, lalu menghilang dalam sekejap.Kemudian, kabut hitam kembali berkumpul. Perlahan-lahan, sebuah lengan baru tumbuh dari bahu Ksatria pertama.Nathan terkejut, namun sebelum dia sempat bereaksi, Ksatria Neraka lainnya sudah menyerangnya.Dalam sekejap, Nathan har

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 1719

    Aura kehidupan di tubuh mereka langsung meredup. Satu per satu, tubuh mereka jatuh ke tanah.Pemandangan itu membuat seluruh kerumunan bingung. Tidak ada yang mengerti apa yang sedang dilakukan para Ksatria Neraka.Mengapa mereka tiba-tiba bunuh diri?Namun tidak lama kemudian, tubuh para Ksatria Neraka yang telah mati mulai berkedip dengan cahaya aneh.Simbol-simbol Sigil mulai menyala di tubuh mereka. Baru saat itulah semua orang menyadari, Sigil sebenarnya terukir di tubuh mereka.Sigil itu bersinar semakin terang.Darah yang mengalir di tanah mulai terserap oleh simbol-simbol tersebut. Roh spiritual yang melayang di udara juga mulai disinari cahaya Sigil.Beberapa saat kemudian, tubuh para Ksatria Neraka yang telah mati tiba-tiba bergerak lagi. Aura yang sangat menakutkan memancar dari tubuh mereka.Tubuh mereka kaku seperti boneka mayat. Mata hitam mereka tiba-tiba berubah. Roh spiritual yang melayang di udara kembali masuk ke dalam tubuh mereka.Dalam sekejap, mata mereka beruba

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 1718

    Sementara itu, Ksatria ketujuh melemparkan Cincin Pembelahnya tinggi ke udara. Cincin Pembelah itu berputar cepat dan bilah tajamnya berusaha menghancurkan hujan energi yang datang.BANG! BANG! BANG!Bilah energi terus menghantam mereka. Ketiga sosok itu mulai terdorong mundur. Ksatria pertama dan Ksatria ketujuh masih mampu bertahan. Setidaknya mereka memiliki senjata untuk menangkis serangan.Namun Ksatria kelima berbeda, ia hanya mengandalkan tubuhnya. Satu demi satu luka mulai muncul, bilah energi mulai menembus tubuhnya. Darah segar menyembur ke mana-mana, tubuhnya segera dipenuhi luka.Pemandangannya sangat mengenaskan.“Aku ingin melihat berapa lama kalian bisa bertahan!” kata Nathan dengan suara dingin.Pedang Origin di tangannya kembali diayunkan. Bilah energi yang hampir menghilang kembali muncul.Para Ksatria Neraka hampir runtuh.BRUK!Ksatria kelima akhirnya tidak mampu bertahan, ia menyemburkan seteguk darah. Tubuhnya terlempar ke belakang, banyak bilah energi menembus t

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status