공유

[58] Let's Go to War

작가: qeynov
last update 게시일: 2025-04-22 13:33:51
“Guys, kalian ke rumah Mami dulu ya. Mami sama Daddy mau ngobrol bentar.”

“Nggak berantem kan?”

“Nggak.” Balas Keyla, menjawab pertanyaan Nakula.

“Janji ya, Mami?”

Nakula mengulurkan jari kelingkingnya dan Keyla menyambutnya sekalipun ia akan mengingkari janji jari kelingking mereka.

Sudah jelas kan?! Ya kali mereka tidak ribut. Mana bisa sih perang dunia tidak pecah ketika Fathan kembali menyalahi aturan yang telah mereka sepakati di awal pernikahan.

Memangnya Keyla sebaik hati itu ya? Jawab
qeynov

Deng.. Deng.. Deng... Deng

| 2
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터
댓글 (1)
goodnovel comment avatar
mommy can
Yach nggak asik kak qey dikit updatenya padahal LG seru2 nya..yg banyak dong kak
댓글 더 보기

최신 챕터

  • Ketika Keyla Menjadi Istri Kedua   [76] Cosplay Banteng Si Calon Janda

    Membawa-bawa nama ibu mertuanya ternyata cukup ampuh dalam meluluhkan sikap bar-bar Keyla. Fathan sungguh tak menyangka jika Keyla pada akhirnya akan bersedia untuk merawat dirinya. Yah, meskipun tampak kentara kalau Keyla amat teramat sangat terpaksa dalam melakukan dalam melakukan tugas keistriannya. Setidaknya, Keyla tetap merawatnya. Hebatnya lagi, istrinya itu melakukannya tanpa meninggalkan kewajibannya dalam mengurus kebutuhan sekolah dua putranya. Untung saja Nakula dan Dion bersedia untuk berangkat ke sekolah dengan diantarkan oleh ayah mertuanya. Jika tidak, Keyla pasti akan lebih memilih untuk menetap di sekolah mereka, dibandingkan pulang untuk merawat dirinya yang tengah terserang demam. Karena perawatan istri mudanya itu, kini kondisinya sudah membaik, dan ia berencana untuk kembali ke kantor agar dapat menyelesaikan pekerjaan keduanya yang sempat tertunda.“Setelah makan siang nanti, kita ke kantor ya, Key.” “Hah? Ngapain? Bukannya kita cuti ya hari ini?” tanya Keyla

  • Ketika Keyla Menjadi Istri Kedua   [75] Lebay-nya Mantan Duda

    Mengerjapkan mata, pria yang sejatinya pernah menduda satu kali itu menatap lamat istri keduanya. Disamping anak-anaknya, Keyla, sosok yang ia kenal jauh sebelum pernikahan mereka, tengah tertidur dengan sangat pulasnya.“Loh, kok nggak kayak yang mereka infoin di grup ya?”Setelah menutup sesi permintaan masukannya, pesan terus datang silih berganti, menginformasikan hal-hal berbau dewasa yang tak Fathan mintai.Katanya, para istri yang mendepak suaminya untuk tidur di halaman itu, akan menunggu suami mereka untuk melancarkan rayuan. Tapi mana?! Mana?! Jangankan menunggu, Keylanya saja malah asyik mendengkur, jauh berbeda dengan apa yang teman-temannya informasikan.Merasa telah diberi harapan palsu padahal jantungnya sudah berdebar-debar, Fathan pun menepuk pundak Keyla, berniat untuk membangunkan istri mudanya itu.“Key.. Keyla.” Tak ada tanggapan. Keyla hanya memutar posisi tidurnya, lalu memunggungi Fathan.“Ya Tuhan, kok begini sekali hidup saya.” Keluh Fathan, mendramatisir ke

  • Ketika Keyla Menjadi Istri Kedua   [74] Nggak Sabar, Ceunah

    “Yon,” Dion mengangguk ketika sang mami dengan kedikan kepalanya memberikan instruksi agar ia mendekat ke daddy-nya.“Daddy..” Panggil Dion sedikit keras demi untuk mengalihkan atensi Fathan dari layar laptop di meja kerjanya.“Ya, Bang, kenapa?” tanya Fathan. Pria itu sempat tersentak kala mendapati sebuah bantal, hinggap di dalam pelukan anak sulungnya.“Kok bawa bantal? Abang mau nemenin Daddy kerja sambil bobok-an?”“Ehem!!” Pertanyaan itu langsung disahuti Keyla dengan deheman kerasnya.Ibu sambung kedua anak Fathan itu, tanpa kata mendorong lemah punggung si bungsu. “Kul,” ia hanya menyebut nama, dan Nakula melangkah maju, kali ini menyerahkan sarung mini miliknya kepada sang daddy.“Oh, Kula juga mau nemenin Daddy ya? Nggak usah, Sayang. Daddy udah selesai kok kerjanya.”Keyla yang bersedekap dada berdecih. “Kebetulan Mas udah selesai, sekarang, cepet keluar.”“Iya, Key. Sebentar. Saya matikan dulu laptopnya.”Fathan kira keluar yang Keyla maksud itu, keluar dari ruang kerjanya.

  • Ketika Keyla Menjadi Istri Kedua   [73] Waduh!

    “Beli pizza dulu kan?”Tak mendengar balasan, Fathan pun memalingkan muka.Alangkah terkejutnya pria itu kala mendapati posisi duduk sang istri yang tengah memunggungi dirinya. “Key..” Panggil Fathan sebelum melayangkan kalimat tanya, “kamu nggak lagi bisulan kan?” yang kemudian membuat Keyla menarik rambut di kepalanya. “Aaak, ampun Key. Kamu sih nungging-nungging gitu duduknya. Kan saya jadi negative thinking jadinya.”“Negatif thinking, negative thinking!” Beo Keyla sampai dua kali. “Sumpah ya, Mas. Negative thinking-nya kamu tuh nggak banget. Kalau aku sampe bisulan beneran, ku peperin bisulnya ke kamu.” Sungut Keyla, berapi-api. Padahal rencananya Keyla ingin bungkam seribu bahasa untuk membalaskan dendamnya. Namun usahanya gagal karena ia tak tahan dengan kelaknatan mulut Fathan. “Jangan dong. Meperin kok bisul. Bisa kali yang lain.”“Iiih!” Erang Keyla, gemas sampai ia berusaha keras menahan kedua tangannya agar tidak melayang, menghantam wajah kurang sesajen Fathan. Seben

  • Ketika Keyla Menjadi Istri Kedua   [72] Mas Fathaaaaan!!!

    “Mami, Kula nggak mau nasi uduk.”“Loh, kenapa?” tanya Keyla karena Nakula baru mengatakannya setelah ia melakukan pemesanan.“Nggak keren.”Deg!Ucapan bocil setengah kematian itu tentu saja membuat Keyla memalingkan wajah, takut-takut untuk melihat respon si ibu penjual.‘Mampus..’ Pekik Keyla dalam hati sebab ia bersiborok dengan pelototan maut yang penuh akan dendam kesumat.“Jadinya gimana? Jadi nggak?!”Kegalakkan wanita berdaster yang kini tengah memegang capit berisikan mie kuning itu sempat menyentak tubuh Keyla.“Ja-Jadi, Bu. Tolong maafin anak saya. Seleranya emang agak kebule-bulean.”Siapa sangka jika sahutan Keyla itu justru membuat si ibu penjual semakin sensi terhadapnya.“Udah tau kayak gitu masih dibeliin uduk. Neng, Neng. Kalau nggak siap jadi ibu, ya jangan bikin anak.”Fathan yang menjadi penonton pun hanya bisa ketar-ketir. Di dalam hati pria itu memanjatkan doa. Memohon agar sang istri diberikan tambahan stok kesabaran sehingga terhindar dari masalah.“Jagain ego

  • Ketika Keyla Menjadi Istri Kedua   Tok! Tok! Tok!

    Hellooooo, Spadaaaa!Ehem..Kira-kira.. Kalau ceritanya dilanjut, masih ada yang mau baca nggak ya?

  • Ketika Keyla Menjadi Istri Kedua   [4] Bajigur! Keyla Kena Teror

    Keyla melepaskan tali shoulder bag dari tangannya, lalu.. Brak!! Melemparkan tas itu hingga berakhir mendarat ke atas meja kerjanya.Tindakannya yang serampangan pun membuat teman-teman satu divisinya menggelengkan kepala.Mereka ingin heran tapi ini Keyla— gadis yang terkenal mempunyai watak sengg

  • Ketika Keyla Menjadi Istri Kedua   [3] Fix! Fathan Membutuhkan Keyla

    “Mas! Kamu gila sih, nggak war..” teringat jika dirinya tak hanya berdua dengan Fathan, Keyla pun berdecih lalu memutar tubuhnya. Sekesal-kesalnya ia kepada suami pencari madu istrinya, Keyla masih mempunyai otak yang lurus untuk tidak mengajarkan keburukan pada anak dibawah umur seperti Dion.“Po

  • Ketika Keyla Menjadi Istri Kedua   [2] When Fathan Ngaku-Ngaku

    Keyla menyuap potongan martabak telur hingga menggembungkan pipi-pipinya. Ia mengunyah makanan dimulutnya dengan perasaan kesal yang menggerogoti jiwa. Ditengah kegiatannya mengunyah makanan itu, Dion— putra pertama Fathan memanggilnya.“Wappah?” tanya Keyla, berucap tak jelas karena makanan yang

  • Ketika Keyla Menjadi Istri Kedua   [1] Dilamar Suami Orang

    “APA?! Ulangin coba?!”Keyla— gadis 28 tahun yang masih tetap setia dengan ke-single-annya itu baru saja berteriak.Setelah tidak ada satu pun pria yang berani mengajukan lamaran kepadanya, lamaran itu justru datang dari anak sahabat bundanya. Masalahnya, Fathan ini bukan lah seorang perjaka, bukan

더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status