/ Romansa / Ketika Keyla Menjadi Istri Kedua / [67] Cobaan yang Dicobain

공유

[67] Cobaan yang Dicobain

작가: qeynov
last update 최신 업데이트: 2025-09-16 18:39:11
“K-Key..” Seperti seorang maling yang baru saja ketahuan mencuri BH tetangga, Fathan mencicit, ketakutan.

Dari apa yang ia lihat, merahnya wajah Keyla menunjukkan tanda-tanda akan datangnya hari kiamat. Mungkin waktu kematiannya memang sudah dekat karena adanya malaikat maut di hadapannya.

“Hi-Hiyaaakk!!”

Buk.. Buk.. Buk..

Disaat Fathan disibukkan dengan pikiran nyelenehnya, malaikat maut yang pria itu maksud sudah lebih dulu menjalankan tugasnya sebagai jagal hidup Fathan.

Dengan media bantal,
qeynov

Bismillah.. Semoga Qey bisa sering update ya Guys. Besok after terapi saraf, Qey usahain buat ngetik lagi biar bisa update lagi. Terima kasih atas doa dan kesetian Bestie-Bestie semua ke Qey.. Setelah hasil MRI yang ternyata bikin mental makin down, Qey pikir Qey harus berusaha move on dan menguatkan diri buat ngelanjutin hidup. Sakit nggak sakit, hidup harus berlanjut. Semoga aja, Qey bisa terus bertahan dan ngehibur temen-temen semua melalui karya-karya Qey ya.. Sekali lagi, terima kasih atas doa dan dukungannya.

| 4
이 책을.
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터
댓글 (2)
goodnovel comment avatar
qeynov
terima kasih Kak Rina ......
goodnovel comment avatar
Rina Damayanti
sehat-sehat kakak Qey....
댓글 모두 보기

최신 챕터

  • Ketika Keyla Menjadi Istri Kedua   [73] Waduh!

    “Beli pizza dulu kan?”Tak mendengar balasan, Fathan pun memalingkan muka.Alangkah terkejutnya pria itu kala mendapati posisi duduk sang istri yang tengah memunggungi dirinya. “Key..” Panggil Fathan sebelum melayangkan kalimat tanya, “kamu nggak lagi bisulan kan?” yang kemudian membuat Keyla menarik rambut di kepalanya. “Aaak, ampun Key. Kamu sih nungging-nungging gitu duduknya. Kan saya jadi negative thinking jadinya.”“Negatif thinking, negative thinking!” Beo Keyla sampai dua kali. “Sumpah ya, Mas. Negative thinking-nya kamu tuh nggak banget. Kalau aku sampe bisulan beneran, ku peperin bisulnya ke kamu.” Sungut Keyla, berapi-api. Padahal rencananya Keyla ingin bungkam seribu bahasa untuk membalaskan dendamnya. Namun usahanya gagal karena ia tak tahan dengan kelaknatan mulut Fathan. “Jangan dong. Meperin kok bisul. Bisa kali yang lain.”“Iiih!” Erang Keyla, gemas sampai ia berusaha keras menahan kedua tangannya agar tidak melayang, menghantam wajah kurang sesajen Fathan. Seben

  • Ketika Keyla Menjadi Istri Kedua   [72] Mas Fathaaaaan!!!

    “Mami, Kula nggak mau nasi uduk.”“Loh, kenapa?” tanya Keyla karena Nakula baru mengatakannya setelah ia melakukan pemesanan.“Nggak keren.”Deg!Ucapan bocil setengah kematian itu tentu saja membuat Keyla memalingkan wajah, takut-takut untuk melihat respon si ibu penjual.‘Mampus..’ Pekik Keyla dalam hati sebab ia bersiborok dengan pelototan maut yang penuh akan dendam kesumat.“Jadinya gimana? Jadi nggak?!”Kegalakkan wanita berdaster yang kini tengah memegang capit berisikan mie kuning itu sempat menyentak tubuh Keyla.“Ja-Jadi, Bu. Tolong maafin anak saya. Seleranya emang agak kebule-bulean.”Siapa sangka jika sahutan Keyla itu justru membuat si ibu penjual semakin sensi terhadapnya.“Udah tau kayak gitu masih dibeliin uduk. Neng, Neng. Kalau nggak siap jadi ibu, ya jangan bikin anak.”Fathan yang menjadi penonton pun hanya bisa ketar-ketir. Di dalam hati pria itu memanjatkan doa. Memohon agar sang istri diberikan tambahan stok kesabaran sehingga terhindar dari masalah.“Jagain ego

  • Ketika Keyla Menjadi Istri Kedua   Tok! Tok! Tok!

    Hellooooo, Spadaaaa!Ehem..Kira-kira.. Kalau ceritanya dilanjut, masih ada yang mau baca nggak ya?

  • Ketika Keyla Menjadi Istri Kedua   [71] When a Daddy Iri Dengki

    “Key, tolong dong.”Fathan mengulurkan jar selai ke arah Keyla sembari mengedikkan alisnya.“Tolong, Key..” Ulang pria itu karena Keyla hanya menatapnya dengan tatapan anehnya.Bermaksud menghindari keributan di pagi harinya yang seharusnya damai, Keyla pun meraih jar tersebut untuk ia buka tutupnya.“K..”“Apa lagi?! Apa?!” Sentak Keyla emosi sebelum Fathan dapat menyelesaikan kalimatnya.Padahal Keyla sudah sangat sabar dalam menghadapi ke-useless-an Fathan, tapi pria yang menjadi kepala keluarga di KK terbarunya itu seakan sengaja ingin membuatnya kesal.“Piso? Mau piso apa? Piso daging, apa sekalian aku ambilin gergaji aja buat ngambil selainya?”“Piso buat selai aja, Key.”Grrr!!Dengan gigi bergemeletuk di dalam mulut, Keyla yang tengah menahan kepalan tangannya, menarik napas dalam-dalam.“Mas Fathan.. Suami yang nggak aku pengenin.”Dalam sepersekian detik, bola mata Fathan membulat.“Mas yang udah gede ini bisa nggak, nggak usah manja? Inget umur! Malulah sama anak-anak. Merek

  • Ketika Keyla Menjadi Istri Kedua   [70] When Fathan Kena Mental

    Bruk!!Fathan mendudukkan Keyla ke atas ranjang.“Kamu..” “Keyla..” Sahut Keyla, membuat kalimat yang hendak Fathan lontarkan menguap hingga menyisakan kedutan di sudut teratas bibirnya. Suami yang Keyla terima secara terpaksa itu menyugar helaian rambutnya. “Key, jangan dikit-dikit pulang, bisa?” “Lah, perasaan baru sekali.” Gemas, Fathan tanpa sadar mengulurkan tangannya untuk mencomot bibir Keyla. “Eh, anjir! Jangan pegang-pegang. Bukan muh..” “Muhrim, Key!” pekik Fathan, berhasil membungkam Keyla. Sebagai manusia, Fathan juga memiliki batas kesabaran. Ia pikir dengan memberikan kelonggaran, istrinya itu akan belajar menerima pernikahan mereka. Namun sampai detik ini, Keyla justru melakukan hal-hal yang bertolak belakang dengan apa yang ia bayangkan.“Saya minta maaf, oke? Saya janji nggak akan nawar-nawarin diamond lagi ke kamu.”Di ambang pintu yang tak tertutup, rahang mami Fathan seakan ingin copot dari wajahnya. Ia tak menyangka jika pertengkaran anak dan menantunya it

  • Ketika Keyla Menjadi Istri Kedua   [69] Keyla Mengeliminasi Diri

    Tak membutuhkan waktu lama untuk Fathan dapat menemukan istri dan anak-anaknya. Pria tampan itu harus sekuat tenaga menahan tawa saat pertama kali mendapati tampang istri yang dinikahinya. “Kalau mau ngakak, ya, ngakak aja! Lama-lama kentut tau rasa kamu, Mas!”Kedua bahu Fathan hampir berguncang, karena saking tak kuatnya. “Ehem..” Untuk memperkuat pertahanannya, Fathan pun berdehem sebelum kemudian melontarkan tanya, “tapi abis itu saya disuruh transfer kan ya?”Sontak saja Keyla mendelik, tajam. ‘Wah, mentang-mentang udah bantuin gue, lupa dia sama kesalahannya!’ Ucap Keyla, tentunya hanya membatin. Keyla bukan jenis kacang yang lupa kulitnya. Kalau bukan karena Fathan yang membantu dirinya, ia sudah pasti harus menjual ginjalnya ke agen per-Kambojaan sekarang. Untuk itu, kali ini saja ia akan melepaskan Fathan dan godaannya yang terkesan mengolok-ngolok dirinya itu.“Sumpah ya, Mas.. Ginjalku masih poco-poco ini.”Bayangkan saja, uang 200 juta terbuang hanya dalam beberapa de

더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 책을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 책을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status