Share

Bab 252

Author: Fitri
Kayden tampak seperti sosok ayah yang penuh kasih. Silvar menatapnya tanpa berkedip. Wajahnya penuh keterkejutan dan kebingungan. Dia langsung duduk di samping Kayden, lalu berkata dengan tulus, "Kayden, kamu ini memang sengaja mau mencelakakan aku?"

Kalau Kayden benar-benar ingin menolak pertunangan, ada banyak cara. Kenapa harus pilih cara sekejam ini?

Kayden tetap tenang.

"Nggak mau?"

Dalam hati Silvar berpikir, 'Orang normal mana yang mau?'

Kata-kata "anjing saja nggak akan mau melakukan ini
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 266

    Di antara orang-orang ini, hanya Sarah yang tahu Lunara dan Kayden pernah punya masa lalu bersama.Namun, saat dia menanyakan itu, Gaia dan yang lainnya tidak merasa curiga. Lagi pula, kemampuan Lunara memang luar biasa. Kalau mereka jadi bos, mereka tidak akan rela menandatangani surat pengunduran dirinya.Lunara mengangguk. Dengan tenang, dia berkata, "Ini pengunduran diri, bukan minta pendapat. Nggak perlu persetujuannya."Memandang tempat kerjanya yang sudah lama, Lunara juga merasa sedikit enggan. Tidak terhitung berapa malam dia lembur di sini, juga tidak bisa dihitung berapa kali dia bekerja ekstra. Di tempat ini, ada jerih payahnya.Sarah berpikir sejenak, lalu mengeluarkan sebuah gantungan ponsel dari tasnya dan menyerahkannya kepada Lunara. Dia mengedipkan mata. "Anggap saja ini hadiah perpisahanku untukmu."Lunara tertegun. Itu adalah gantungan ponsel dari boneka plester, bentuknya terlihat seperti figur kecil. Boneka itu terbelah menjadi dua, lalu direkatkan kembali dengan

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 265

    Lunara mengangguk."Ini keputusan pribadiku, nggak ada hubungannya dengan perusahaan. Kalau kamu merasa sulit, suruh Kayden cari aku, nanti aku yang jelaskan sama dia."Soal pengunduran diri ini, sebenarnya sudah lama dia bicarakan dengan Priya. Dia harus menyelesaikan urusan perusahaan keluarga dulu, lalu membangun kembali usaha yang menjadi jerih payah orang tuanya, jadi tidak mungkin terus membagi fokus di Grup Narasoma.Lunara belum memberi tahu Gaia dan yang lainnya tentang masalah ini. Dia hanya menyerahkan surat pengunduran diri kepada Ignas. Nada bicaranya tenang dan tegas. Tatapan yang dia berikan kepada Ignas juga tampak tegas dan tidak tergoyahkan.Ignas menatapnya dengan intens.Beberapa tahun lalu, saat Lunara baru kembali dari cabang luar negeri, dia masih gadis kecil yang tertutup dan cenderung menghindar. Setelah waktu berlalu, kini ada semangat dan ketegasan baru dalam dirinya.Ignas memang khawatir pada Kayden, tapi yang lebih dia khawatirkan adalah Lunara tidak akan

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 264

    Damaru Food.Bukankah itu perusahaan yang sedang dijalankan oleh Damar dan istrinya?Zavian seharusnya juga bekerja di perusahaan itu. Lunara menyuapkan sesendok makanan, lalu mengambil ponsel Gaia dan melihatnya sekilas. Nama pendaftar dan pemegang saham pengendali memang tertulis atas nama Damar.Kebetulan sekali.Lunara membuka internet dan melihat. Postingan tentang ditemukannya daging mentah di makanan siang sekolah anak-anak sangat banyak, ternyata bukan kasus tunggal.Di kolom komentar semuanya mengeluhkan makanan yang tidak enak. Bahkan orang tua tidak diizinkan mengantar makanan, anak-anak juga tidak boleh membeli sendiri, dan tidak boleh membawa makanan ke sekolah.Makanan siang dengan daging mentah seperti ini, harganya juga tidak murah.Harga per jatahnya adalah sekitar 60 ribu. Padahal makanan sekolah mendapat subsidi dari pemerintah, tapi masih dijual dengan harga seperti ini. Jelas sekali, perbuatan ini sangat tidak etis.Tidak berlebihan jika Gaia menyebutnya kejam. Lun

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 263

    Alasan Lunara memutuskan untuk memberi tahu Saphira identitas Daisy adalah karena dia melihat Saphira yang terbaring lemah di ranjang dan ditambah dengan anak anjing itu. Seketika, hati Lunara seperti tersentuh. Dia teringat pada Orion.Kalau ayahnya masih ada, mungkin Orion juga akan mencintai Lunara dan Daisy tanpa batas.Ikatan darah memang sesuatu yang sangat ajaib. Meskipun Saphira tidak tahu bahwa Daisy adalah cucunya, hanya karena Daisy terlihat mirip dengannya, dia tetap menyayangi Daisy dan bahkan cenderung memanjakannya.Bahkan Rupert juga pernah bilang, Saphira terlalu menyukai Daisy sampai-sampai melebihi dirinya.Lunara berpikir, dia tidak akan menyerahkan hak asuh Daisy. Namun jika Daisy bisa memiliki satu nenek lagi yang menyayanginya, itu juga merupakan suatu berkah bagi Daisy.Anak anjing itu sangat penurut. Mungkin karena tahu mereka masih di dalam mobil, dia jadi terus berbaring di paha Lunara.Daisy menatapnya dan berkata, "Mama, kita kasih dia nama, yuk.""Kamu mau

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 262

    Saphira memang sudah tidak punya banyak tenaga.Cairan infus yang diberikan dokter juga mengandung cukup banyak komponen penenang dan obat tidur. Tak lama kemudian, dia sudah tidak mampu menahan kantuk dan kelopak matanya mulai terpejam.Melihat kondisi itu, Lunara menarik dua anak yang sedang terisak pelan di sana.Pasien seharusnya dibiarkan beristirahat dengan baik. Kalau mereka terus di sini, Saphira akan tetap memaksakan diri ingin melihat mereka lebih lama dan tidak tega untuk tidur.Daisy menepuk selimut Saphira dengan lembut, lalu berkata, "Nenek Ayam Satu, kamu harus tidur yang baik ya. Aku dan Rupert nanti datang lagi untuk jenguk Nenek."Rupert mengangguk dengan kuat. "Iya! Nenek Saphira harus patuh!"Saphira mengangguk, lalu melirik Kayden dan Lunara, seolah ingin mengatakan sesuatu. Namun, satu kata pun tidak bisa keluar. Dia menutup mata dan tertidur.Saat anggota keluarga lain dari Keluarga Narasoma datang, pintu ruang rawat Saphira sudah tertutup. Selain Javier yang mas

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 261

    Daisy juga khawatir pada Saphira, sehingga dia berkata, "Aku mau ke rumah sakit lihat Nenek Ayam Satu."Setir pun diputar dan mobil berbelok di persimpangan depan, menuju arah yang berlawanan.Setibanya di rumah sakit, luka Saphira sudah selesai ditangani. Dia terbaring di ranjang dengan kakinya ditopang tinggi dan tidak bisa digerakkan. Tubuhnya terlihat lemah. Dia memakai alat bantu napas sehingga tidak bisa berbicara.Melihat keadaannya seperti itu, kedua anak itu langsung khawatir. Mereka berdiri di kedua sisi sambil memegang tangannya dengan mata berkaca-kaca.Tubuh Kayden memancarkan aura tajam. Polisi lalu lintas yang berdiri di samping pun menjelaskan, "Ini kecelakaan lalu lintas. Pengemudi di depan dalam kondisi mabuk. Dia sudah ditahan. Sebenarnya luka Bu Saphira nggak separah ini, tapi ... tadi dia sedang memeluk seekor anak anjing."Karena melindungi anak anjing itu, Saphira jadi terluka.Lunara mengangkat kepala dengan kaget. Matanya terasa perih.Polisi itu menggendong se

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 129

    Dengan lembut, Lunara bertanya, "Dari masa kuliah sampai ke pernikahan, akhirnya juga bisa seperti ini?""Lihat saja kami, bukankah ini contoh nyata? Dulu aku yang menyukainya, mengejarnya ke mana-mana. Waktu itu di kelas kami, semua bilang aku ini nona besar, sedangkan dia cuma mahasiswa miskin."H

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 131

    Lunara menundukkan kepala melihat Daisy yang sudah tertidur. Dia tidak menyadari tatapan Zavian yang panas dan dalam. Dia teringat apa yang pernah dikatakan Saphira sebelumnya, bahwa pria di Keluarga Narasoma akan menyerahkan gaji mereka setelah menikah.Dompet Kayden tentu akan dipegang oleh calon

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 121

    Kayden menarik dasinya secara asal. Hanya satu gerakan yang santai, tetapi tetap terlihat elegan."Tempatnya dipilih orang lain. Aku cuma pergi bayar."Saphira juga tidak peduli apa yang dia makan. Kayden sudah dewasa. Masa dia membiarkan dirinya sendiri kelaparan?"Waktu itu kamu telepon bilang mau

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 107

    Kayden menatap cairan infus yang menetes perlahan."Nggak termasuk selingkuh dariku. Bukannya kamu yang bilang? Itu balasan."Silvar mendengus.'Sudahlah. Siapa yang mau menghabiskan ratusan juta hanya untuk membalas seseorang, lalu setelah menelepon malah menunggu di depan pintu dengan penuh harap?

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status