Share

Bab 341

Author: Fitri
Peluncuran gim adalah tugas terpenting hari ini. Kehadirannya hanya untuk memperjuangkan hak.

Untuk dirinya sendiri, untuk Moonbreeze, juga untuk Grup Narasoma.

Untuk semua usaha yang pernah dia lakukan, untuk kerja keras yang pernah dia curahkan.

Dan juga untuk dirinya.

Setelah Moonbreeze muncul, situasi di lokasi langsung berbalik sepenuhnya.

Kayden mengambil mikrofon, lalu memutar tutup botol air mineral di meja dengan santai dan meletakkannya di depan Lunara. Dia bahkan tidak melihat Lunara
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 350

    Saat mereka sedang berbicara, seorang wanita muda di depan berjalan mendekati Saphira."Tante Saphira, lama nggak ketemu.""Oh, ini Hilda ya? Memang sudah lama. Ibunya bilang kamu tahun ini di Wall Street, kerjanya bagus ya?"Hilda mengangguk, tapi tatapannya tanpa sadar melirik ke belakang Saphira. Bulu matanya bergetar sedikit, tatapannya tampak tersipu.Saphira berkata dengan santai, "Kayden, ini putri dari Om Darno, Hilda. Waktu kecil kalian satu taman kanak-kanak.""Hilda, ini Kak Kayden dan kakak iparmu."Ekspresi wajah Hilda sempat membeku sesaat. Dia menatap Lunara dengan ragu. Tatapannya berulang kali menyapu, seolah ingin melihat apa kelebihan Lunara.Memang cantik, tapi di dunia ini wanita cantik terlalu banyak.Hilda menahan pertanyaannya, lalu menyapa dengan ramah, "Kakak Ipar dari keluarga mana? Aduh, aku baru pulang ke dalam negeri, jadi nggak kenal."Lunara tersenyum."Keluargaku hanya usaha kecil."Saphira menarik tangan Hilda, langsung memotong ucapannya, "Hilda, gima

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 349

    Lunara terdiam, lalu mengangkat tangan memukul dada Kayden beberapa kali."Bukannya besok harus bangun pagi?""Kalau begitu kamu tidur saja, aku makan prasmanan."Dengan kakinya yang panjang, Kayden sudah masuk ke kamar hanya dalam beberapa langkah. Di dalam kamar sudah diganti dengan seprai baru, seolah semua yang terjadi tadi malam tidak pernah ada. Di samping tempat tidur juga ada vas berisi bunga.Kayden mengangkat alis, lalu membuka laci dengan satu tangan. Seperti yang diduga, kosong."Ibuku sudah ambil semuanya."Entah dari mana Saphira mendapatkan bunga crocus yang melambangkan anak-anak. Seakan-akan, dia sedang mendesak mereka untuk cepat memiliki anak.Sementara isi laci itu sebenarnya bukan diambil oleh Saphira. Saphira masih tahu batasan soal privasi. Itu karena Kayden memang sengaja tidak menyiapkannya.Beberapa kali mereka tidak memakai pengaman, dan setelahnya Lunara juga tidak membahasnya, mereka berdua seperti punya kesepakatan diam-diam untuk mengabaikan hal itu.Namu

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 348

    Setidaknya, bagi Lunara.Para pria yang punya niat buruk dan pikiran licik, bahkan tidak akan punya kesempatan untuk mendekatinya untuk kedua kalinya. Kalau penolakan terjadi berulang kali, itu karena kesempatan untuk mendekat juga diberikan berulang kali.Kalau Elina benar-benar tidak punya perasaan pada Silvar, kemungkinan besar dia sudah menolaknya dengan tegas sejak dulu. Dan Silvar juga bukan tipe orang yang akan terus mengejar tanpa henti.Pria di kursi belakang terdiam. Tatapannya kosong mengarah ke luar jendela.Musim dingin di Kota Andara sangat dingin. Kota pesisir dengan suhu mendekati nol derajat itu berhawa dingin dan lembap, seolah berapa pun banyaknya pakaian tidak akan membantu. Rasa dingin itu seperti menempel sampai ke tulang, bahkan pakaian di tubuh juga terasa lembap.Kayden menyalakan pemanas mobil ke suhu yang nyaman.Mobil berhenti di dekat rumah Silvar, pria di kursi pengemudi berkata, "Turun."Begitu pintu mobil dibuka, udara dingin langsung masuk, membuat kepa

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 347

    "Satu urusan terakhir, aku antar kamu pulang."Elina menatap barang di depannya. Jarinya mencengkeram pinggir kantong plastik, untuk sesaat dia terdiam.Elina bersandar ke kursi. Dia ingin mendapatkan kekuasaan dan hak untuk bersuara. Itu berarti, dia harus memanfaatkan lebih banyak orang. Namun, Silvar adalah satu-satunya yang tidak boleh diperalat. Dia tidak bisa memanfaatkan orang yang dia sukai.....Di bar, lampu berkelap-kelip. Saat Kayden datang, Osmar dan yang lain sudah menyapanya, "Kak Kayden mau minum apa?""Aku nggak minum, cuma duduk saja. Istriku nggak mengizinkanku minum."Semua orang serentak berkata, "Hah?"Kayden mengangkat tangannya, memperlihatkan cincin pernikahan. "Sudah menikah, maaf."Meskipun mereka sudah melihat berita di internet kalau Kayden mengatakan dirinya sudah menikah, mereka tetap tidak berani percaya tanpa pengakuan dari orangnya secara langsung. Kini, melihat Kayden memperlihatkan cincin dengan santai, mereka semua langsung terdiam."Sama siapa? Ken

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 346

    Silvar merasa agak pusing melihat Elina. Sifatnya terlalu lembut, siapa pun yang lewat bisa menindasnya sesuka hati. Lalu, dia akan diam-diam pulih kembali seperti semula sendirian.Sifat seperti ini sebenarnya tidak cocok di kalangan mereka."Elina, kamu punya cita-cita nggak?""Maksudku, kamu punya rencana apa? Masa kamu mau terus bekerja di Grup Narasoma?"Elina menoleh.Silvar sedang menyetir. Dari navigasi terlihat, Silvar sedang mengantarnya pulang.Elina punya sebuah apartemen kecil di kawasan gedung Grup Narasoma. Penampilan Silvar terlihat agak santai dan bebas. Rambutnya setengah panjang, ujungnya bahkan baru saja diwarnai merah dan diikat.Di lengannya yang berotot, terlihat tato bunga camellia merah yang mencolok. Tato itu dibuatnya sendiri setelah belajar menato. Dia mengenakan kemeja longgar, di dalamnya ada inner kasmir hitam, sementara mantel besarnya dilempar ke kursi belakang.Sementara itu, Elina berpakaian rapi. Gaun yang aman tapi tidak mencolok, dipadukan dengan j

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 345

    Silvar lebih tinggi dari Alfie.Mendengar ucapan Alfie, Silvar langsung melepaskan tangan Alfie ke samping, lalu menarik Elina yang masih terpaku dan melindunginya di belakang."Alfie, aku masih ingat waktu kamu memohon sama ayahku untuk investasi seperti anjing. Kamu sendiri sudah lupa? Hotel Internasional Lumino, Pak Alfie benar-benar nggak ingat sama sekali, ya."Keluarga Rasputi punya pengaruh besar di bidang kuliner. Mereka juga salah satu raksasa terkenal di industri film dan hiburan. Hanya saja, Silvar biasanya tidak terlalu peduli dengan urusan keluarga.Kalau benar-benar dibandingkan, status Keluarga Rasputi dan Keluarga Narasoma berada di level yang sama. Sedangkan Keluarga Sankara, hanya bisa memandang ke atas.Di mata Silvar, Keluarga Sankara hanyalah keluarga kaya baru yang baru naik daun beberapa tahun ini dan masih belum memiliki fondasi yang kuat.Begitu ada masalah, yang dilakukan hanya menekan anak perempuan di rumah untuk maju menyelesaikan masalah, benar-benar tidak

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 35

    Begitu pintu lift terbuka, Lunara langsung pergi tanpa menoleh sedikit pun, seolah-olah ada banjir bandang dan binatang buas mengejarnya dari belakang.Kayden berdiri di tempat. Di satu sisi berkomunikasi dengan tim penyelamat dan berbicara dengan manajer gedung yang baru saja tiba, di sisi lain mel

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 157

    Daisy sangat menyukai Kayden. Mungkin inilah ajaibnya hubungan darah. Setiap kali berada dekat Kayden, Daisy selalu terlihat senang. Bahkan setelah selesai makan pun, dia enggan pergi dan ingin tetap menemani.Daisy menopang dagu, lalu menatap Lunara. "Mama, hari ini aku ketemu Tante dan Kakak. Sepe

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 131

    Lunara menundukkan kepala melihat Daisy yang sudah tertidur. Dia tidak menyadari tatapan Zavian yang panas dan dalam. Dia teringat apa yang pernah dikatakan Saphira sebelumnya, bahwa pria di Keluarga Narasoma akan menyerahkan gaji mereka setelah menikah.Dompet Kayden tentu akan dipegang oleh calon

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 114

    Lama tidak terdengar suara dari pihak Lunara.Saphira pun sedikit menahan diri karena takut akan membuat gadis itu terkejut. Lagi pula, dia juga belum tahu apakah di seberang sana benar-benar seorang gadis muda."Nak? Gimana menurutmu?" Nada bicaranya menjadi jauh lebih hati-hati.Lunara memaksakan

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status